;

BPI Danantara Kelola Dana Abadi, Investasi, dan Aset Negara

Yoga 20 Nov 2024 Kompas

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara mulai memperkenalkan diri kepada sejumlah BUMN yang menurut rencana bergabung dalam lembaga superholding tersebut. Nantinya, Danantara menjalankan tiga tugas utama, yakni sebagai pengelola dana abadi, pengelola investasi pembangunan, dan pengelola aset negara. Wakil Kepala BPI Danantara, Kaharuddin Djenod mengatakan, Danantara masih dalam persiapan. Proses tersebut, dilakukan dengan mengundang sejumlah BUMN yang nantinya tergabung ke dalam kendaraan finansial negara itu. ”Danantara (tengah) melakukan persiapan-persiapan formalitas. Kemudian, kami ingin juga mengenal lebih lanjut BUMN-BUMN yang akan bergabung dengan Danantara. Dan, saya pikir, BUMN-BUMN yang akan bergabung juga membutuhkan informasi tentang Danantara,” katanya di Jakarta, Selasa (19/11).

Karena itu, pekan depan, Danantara akan mengadakan pertemuan dengan jajaran direksi sejumlah BUMN. Pertemuan tersebut dimulai dengan jajaran direksi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk di kantor Danantara, Menteng, Jakpus, Selasa. Kemudian, Danantara akan memanggil jajaran direksi PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN dan PT Mineral Industri Indonesia (Persero) Tbk (MIND ID) pada Rabu (20/11). Danantara juga akan mengadakan pertemuan dengan jajaran direksi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Pertamina (Persero) pada Senin (25/11). Kaharuddin menambahkan pertemuan tersebut sebagai bagian dari pengenalan, baik dari sisi Danantara maupun BUMN yang akan bergabung di dalamnya. (Yoga)


Mengampuni Para Pengemplang Pajak

Yoga 20 Nov 2024 Kompas

Program pengampunan pajak yang tutup buku di era Jokowi ”hidup” lagi di era Prabowo. Pengampunan pajak (tax amnesty) dinilai tidak masuk akal dan bakal memperparah ketidakpatuhan pajak di kalangan superkaya. Kebijakan tersebut juga dianggap tidak adil saat warga biasa mesti berhadapan dengan kenaikan tarif pajak konsumsi. RUU tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak itu telah resmi diusulkan masuk dalam Prolegnas Prioritas 2025. RUU itu akan dibahas mulai tahun depan. Masuknya RUU itu dalam Prolegnas 2025 telah disetujui DPR dan pemerintah dalam rapat Badan Legislasi (Baleg) DPR, Senin (18/11) malam, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Pengampunan pajak adalah program pengampunan wajib pajak yang selama ini mengemplang atau tak membayar pajak.

Caranya, para pengemplang diminta mengungkap harta mereka dan membayar uang ”tebusan” ke pemerintah. Sebagai gantinya, pemerintah menghapus tunggakan pokok pajak, sanksi administrasi, dan pidana pajak akibat ketidakpatuhan mereka di masa lalu. Meski terbuka untuk semua wajib pajak, besar dan kecil, program ini lebih mengincar kelompok superkaya, konglomerat, atau taipan yang memiliki tunggakan pajak besar. Sejauh ini, Indonesia sudah dua kali menggelar program pengampunan pajak. Pertama, di masa pemerintahan Jokowi pada 2016. Kedua, masih di era Jokowi, pengampunan memakai nama Program Pengungkapan Sukarela (PPS) yang berlangsung selama enam bulan pada 1 Januari-30 Juni 2022.

Setelah PPS, pemerintah sempat berikrar untuk tidak akan melanjutkan lagi program pengampunan pajak. Ketua Komisi XI DPR dari Fraksi Partai Golkar Mukhamad Misbakhun mengatakan, Komisi XI sebagai mitra Kemenkeu berinisiatif mengusulkan RUU Pengampunan Pajak menjadi prioritas pada 2025. Ia mengatakan, rencana pengampunan pajak mendadak muncul. ”Sektor apa saja yang akan dicakup dalam tax amnesty, meliputi perlindungan apa saja, itu yang nanti kami bicarakan bersama pemerintah,” kata Misbakhun, Selasa (19/11). Ia menegaskan, saat ini sudah berganti pemerintahan baru di bawah Prabowo. Dengan demikian, tidak masalah meski pemerintahan Jokowi sebelumnya telah berikrar tak akan melanjutkan program pengampunan pajak. (Yoga)


Kenaikan PPN Kontraproduktif dari 11% Menjadi 12%

Yuniati Turjandini 20 Nov 2024 Investor Daily (H)
Pemerintah tidak perlu ngotot mengejat target penerimaan tahun 2025, dengan merilis kebijakan kontraproduktif seperti menaikkan pajak pertambahan nilai (PPN) dari 11% menjadi 12%. Sebab, kebijakan ini dikhawatirkan malah menekan ekonomi uang  berujung pada penurunan penerimaan negara. Sejumlah kalangan menilai, kenaikan PPN yang ditargetkan berlaku Januari 2025 bakal menggerus pertumbuhan ekonomi nasional. Hitungan tim riset Maybank, ekonomi 2025 hanya tumbuh 5% dari proyeksi awal 5,17% jika PPN naik. Ini wajar terjadi, mengingat kenaikan PPN yang diatur dalam UU Peraturan Perpajakan (HPP) akan menghantam sejumah mesin ekonomi seperti konsumsi rumah tangga, ekspor, invetasi, hingga berujung pada peningkatan anggka pengangguran. Bukan hanya itu, sektor perdagangan diprediksi turut terkena imbas negatif kenaikan PPM. Itu sebabnya, asosiasi ritel modren meminta kebijakan  ini ditunda. Asosiasi ini sadar pemerintah butuh tambahan penerimaan untuk mewujudjan program-program prioritas. Namun, menaikkan PPN kala ekonomi melemah dinilai bukanlah pilihan bijak. Selain itu, tarif PPN Indonesia saat ini sudah termasuk tinggi di kawasan Asean. Artinya pemerintah bisa mengoptimalkan tarif PPN lama demi meningkatkan penerimaan. (Yetede)

Dibutuhkan Sebanyak-banyaknya Orang Kaya Baru dari Pertanian

Yuniati Turjandini 20 Nov 2024 Investor Daily (H)
Kabinet Merah Putih bergerak cepat mengeksekusi program-program yang telah dicanangkan Presiden Prabowo Subianti, tak terkecuali Kementerian Pertahanan (Kementan). Kementerian ini langsung gaspol, mengambil langkah untuk mewujudkan target swasembada pangan yang mesti terealisasi dalam tiga tahun, lebih cepat dari target awal 4-5 tahun. Tidak hanya membuka tiga juta hektar lahan, untuk mewujudkan itu Kementan juga melakukan pemberdayaan petani milenial, dan manfaatan teknologi. Untuk menaikan minat petani milenial, menurut Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono, menfaat nyata pertanian harus dirasakan, yakni mendatangkan keuntungan. Karenanya, ia bertekad untuk melahirkan orang kaya baru dari sektor pertanian. "Saya punya kepercayaan bahwa tujuan pembangunan itu adalah mencipatkan orang kaya baru sebanyak-banyaknya. Artinya menciptakan kesejahteraan sebanyak-banyaknya," ujar dia. Seperti apa program-program tersebut hendak diwujudkan. (Yetede)

BTN, Akusisi Bank Syariah

Yuniati Turjandini 20 Nov 2024 Investor Daily (H)
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) saat ini sedang melakukan limited review sehubungan dengan adanya rencana aksi korporasi yakni, mengakuisisi bank syariah untuk nantinya digabungkan dengan BTN Syariah. Saat ini proses tersebut memasuki babak akhir yang diperkirakan akuisisi berlangsung pada awal tahun depan. "Saat ini proses uji tuntas atau deu diligence terhadap calon bank yang akan diakuisisi telah sampai pada tahap finalisasi perseroan dan pemegang saham pengendali (PSP) bank uang akan diakuisisi sedang melakukan negiosasi serta menyusun  perjanjian jual beli bersyarat (conditional sale and purchase agreement/CSPA)," jelas Corporate Secretary BTN Ramon Armando. Adapun, sesuai Peraturan OJK (POJK) No.12 Tahun 2023 tentang Limit Usaha Syariah (UUS), BTN wajib melakukan proses permisahan UUS (Permohonan izin atau persetujuan kepada regulator), selambatnya dua tahun setelah publikasi laporan keuangan per Desember 2023 pada kuartal I-2024 bahwa UUS BTN telah memiliki aset lebih dari Rp 50 triliun. Perseroan mengambil opsi yang paling efisien, mudah, dan cepat dilaksanakan dalam persiapan pemisahan atau spin off UUS dan saat ini dalam proses finalisasi due diligence terhadap calon bank yang akan diakuisisi. (Yetede)

Makan Bergizi Gratis Bagian Vital Strategis Pemerintah RI Saat Ini

Yuniati Turjandini 20 Nov 2024 Investor Daily (H)

Presiden Prabowo Subianto menekankan program makan bergizi gratis bagi anak-anak merupakan bagian vital atau sangat penting dari strategi pemerintahan Indonesia saat ini. Memberikan makanan yang cukup dan bergizi untuk anak-anak adalah bagian dari strategi jangka panjang Indonesia untuk memerangi kemiskinan dan kelaparan. Hal ini disampaikan Presiden Prabowo pada pernyataannya saat menghadiri sesi pertama KTT G20, di Brasil, Senin (18/11/2024) waktu setempat. "Makanan gratis untuk anak-anak kami adalah bagian vital  (sangat penting) dari strategi kami, ini juga merupakan bagian dari pemberdayaan generasi muda kami agar bisa mendapatkan manfaat pendidikan" ujar Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo memuji Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva karena menempatkan isu kemiskinan dan kelaparan sebagai titik fokus sesi pertama KTT G20. Prabowo menyampaikan baru saja terpilih sebagai presiden di negara dengan populasi terbesar ke-4 di dunia. Oleh karena itu, kelaparan dan kemiskinan bagi Indoensia adalah masalah yang nyata, "Dalam kehidupan sehari-hari kami masih mempunyai persentase cukup besar penduduk di bawah garis kemiskinan, kami juga melihat 25% anak-anak kami kelaparan setiap hari," terang Prabowo. Presiden pun optimis pemerintah bisa mengatasi kelaparan di Indonesia yang saat ini tercatat sebanyak 25% anak di Indonesia kelaparan setiap hari. (Yetede)

Kemendag Memasang Target Ambius

Yuniati Turjandini 20 Nov 2024 Investor Daily (H)

Kementerian Perdagangan (Kemendag) memasang target ambisius dalam rangka mendukung target pertumbuhan  ekonomi besar 8%. Ekspor ditargetkan mencapai US$ 405,69 miliar dengan pertumbuhan 9,64% pada 2029. Kepala badan kebijakan Perdagangan Kemendag Fajarini Puntodewi merinci, pada tahun depan, pihaknya menargetkan pertumbuhan ekspor 7,1% atau US$ 294,45 miliar. Lalu, pada 2026, pertumbuhan ekspor ditargetkan mencapai 7,09% atau US$ 315,31 miliar. Selanjutnya, pada 2027, target ekspor naik menjadi 7,89% atau US$ 340,20 miliar. 

Sementara pada 2028, pertumbuhan ekonomi ditargetkan 7,26%, maka ekspor perlu berkontribusi 8,77% atau US$ 370,04 miliar. Puncaknya pada 2029, target ekspor naik 9,64% untuk mendukung pertumbuhan ekonomi 8%. "Jadi (target ekspor) antara 7,1% hingga 9,64%. Nah ini merupakam satu target yang cukup luar biasa," kata dia di Gambir Trade Talk (GTT). Fajarini mengakui target tersebut sangatlah besar, namun, dia tetap optimistis target ini akan tercapai mengingat ekspor  Indonesia terus mengalami pertumbuhan. Data Kemendag mencatat, nilai ekspor Indonesia periode Januari-September 2024, mencapai US$ 192,85 miliar atau naik 0,32% dibandingkan tahun sebelumnya. (Yetede)

Berapa Banyak Anggaran yang Dibutuhkan untuk Membuat Merealisasikan Program 3 Juta Rumah?

Yuniati Turjandini 20 Nov 2024 Tempo
DALAM rapat bersama Kementerian Keuangan pada Jumat, 15 November 2024, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait meminta tambahan anggaran untuk merealisasi program 3 juta rumah. Program tersebut merupakan salah satu janji Presiden Prabowo Subianto saat kampanye untuk menyediakan hunian layak. Untuk mewujudkan target pembangunan 3 juta rumah bersubsidi pada 2025, Maruarar meminta tambahan anggaran sebesar Rp 48,4 triliun. Pasalnya, jumlah anggaran yang tersedia hanya Rp 5,1 triliun. Sedangkan berdasarkan usulan Satuan Tugas Perumahan, kebutuhan dana pembangunan rumah setidaknya Rp 53,6 triliun.

"Kami mengharapkan dukungan dan masukan dari Kementerian Keuangan terkait dengan usulan program dan kebutuhan anggaran Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP)," ujar Maruarar di kantor Kementerian Keuangan. Menjawab permintaan Maruarar itu, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan pihaknya siap memberikan dukungan kepada program 3 juta rumah. Menurut dia, program itu diperlukan karena sektor properti dapat membuka keran investasi sekaligus mendorong berjalannya sektor industri dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat luas. Namun Kementerian Keuangan akan berkoordinasi lebih lanjut ihwal kebutuhan anggaran yang diperlukan.

Anggota Satuan Tugas Perumahan, Bonny Z. Minang, membeberkan pemerintah akan menyediakan 2 juta rumah di perdesaan dan 1 juta apartemen di perkotaan per tahun. Untuk program 2 juta rumah di perdesaan, dibutuhkan dana sebanyak Rp 21,6 triliun. Pemerintah akan membangun 500 ribu rumah baru dengan kisaran harga Rp 100 juta per unit serta merenovasi 1,5 juta rumah. Untuk wilayah perkotaan, Kementerian Perumahan akan menyediakan 271.631 unit hunian pada 2025 dengan total anggaran Rp 40,7 triliun. Rinciannya, akan dibangun 37.431 unit hunian melalui Direktorat Jenderal Perumahan dengan total alokasi anggaran Rp 5,078 triliun. Kemudian 234.200 unit hunian bakal dibangun lewat Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan Perumahan dengan total anggaran Rp 35,66 triliun. (Yetede)


Pemerintah Menyakini Program 3 Juta Rumah Bakal Membantu Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Yuniati Turjandini 20 Nov 2024 Tempo
PEMERINTAH menyakini program 3 juta rumah bakal membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Setelah pertumbuhan ekonomi stagnan di kisaran 5 persen selama sepuluh tahun terakhir, Presiden Prabowo Subianto menargetkan ekonomi bisa terdongkrak hingga 8 persen. Menurut Ketua Satuan Tugas Perumahan Hashim Djojohadikusumo, sektor perumahan bisa menyumbang hingga 1,5 persen terhadap pertumbuhan ekonomi. "Dari perumahan kami sudah hitung bisa tambah 1,1-1,5 persen," ujarnya saat berbicara dalam Dialog Ekonomi Kamar Dagang dan Industri Indonesia pada Rabu, 23 Oktober 2024.

Hashim mengatakan kontribusi sebesar itu antara lain datang dari luasnya dampak sektor perumahan. Saat pemerintah berfokus menggenjot sektor ini, terdapat 185 sektor usaha lain yang akan ikut bergeliat tumbuh, seperti furnitur, semen, keramik, cat, dan jasa konstruksi.  Kontribusi sektor perumahan kembali digaungkan pemerintah lewat Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait. Menurut dia, dukungan terhadap ekonomi bakal ditopang konsumsi para pelaku industrinya. "Jutaan orang yang terlibat, baik itu developer, kontraktor, maupun agen properti. Kalau mereka bertumbuh, ekonomi juga akan bertumbuh," ujarnya pada 19 November 2024 lewat keterangan tertulis.

Ketua Real Estat Indonesia (REI) Joko Suranto menjelaskan sektor properti berkontribusi hingga 14 persen terhadap PDB nasional. Dia menuturkan efek pengembangan usaha ini berkali-kali lipat karena melibatkan hingga 185 jenis usaha. Total terdapat 14-17 juta tenaga kerja yang bergelut di sektor properti. "Sektor ini berperan menurunkan angka kemiskinan sebesar 8 persen," katanya.  Itu sebabnya dia optimistis dukungan terhadap industri ini bisa membantu mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia. Joko memberikan gambaran, dari program 3 juta rumah, sekitar 2 juta unit bakal didirikan di perdesaan. Dia menyatakan REI tengah menyiapkan tenaga konstruksi dari masyarakat sekitar perdesaan untuk membangun rumah tersebut. (Yetede)


Kementerian Pertanian Membentuk Brigade Swasembada Pangan atau Brigade Pangan

Yuniati Turjandini 20 Nov 2024 Tempo
Kementerian Pertanian (Kementan) membentuk Brigade Swasembada Pangan atau Brigade Pangan untuk mengawal cita-cita swasembada pangan. Brigade Pangan tersebut nantinya bertugas membantu petani milenial atau mahasiswa generasi Z yang ingin bertani untuk membantu optimasi lahan (oplah) dan cetak sawah. “Ini mengawal nantinya mahasiswa di lapangan,” kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di kantornya, Rabu, 20 November 2024. Kementan menargetkan ada 20 ribu petani milenial atau mahasiswa yang akan ikut serta membantu program ini. Dimana setiap satu orang brigade, kata Andi, akan ditugaskan untuk mengawasi sekitar 15 orang petani milenial atau mahasiswa yang akan menggarap lahan seluas 200 ribu hektar.

“Sistemnya adalah setiap 1 brigade itu (mengawal) 15 orang (petani),” ujar Amran Sulaiman.Amran Sulaiman mengatakan, pemerintah akan memberikan hibah alat mesin pertanian untuk program ini, beserta pemberian bibit gratis pada awal program. Menurut Amran Sulaiman, program ini diperkirakan akan menghabiskan dana anggaran hingga sekitar Rp 29 triliun. Deflasi Beruntun 5 Bulan, Kemenko Perekonomian Sebut Masyarakat Tak Perlu Khawatir “Total anggaran kita semuanya diberikan oleh bapak presiden Rp 29 triliun,” ucap sepupu pengusaha tambang Haji Isam tersebut. Brigade Pangan ini nantinya akan ditugaskan di 12 provinsi di Indonesia dengan total lahan yang akan digarap diperkirakan seluas 1,3 juta hektar, baik itu lewat optimalisasi lahan maupun lewat pencetakan sawah baru. Kementan memastikan tidak ada alih fungsi lahan dalam program ini. (Yetede)


Pilihan Editor