;

Bisnis Syariah Tunjukkan Tren Positif

Ekonomi Hairul Rizal 19 Nov 2024 Kontan
Bisnis Syariah Tunjukkan Tren Positif
Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) menunjukkan kinerja solid hingga kuartal III-2024 dengan laba bersih Rp 5,11 triliun, tumbuh 21,6% secara tahunan (yoy). Dana pihak ketiga (DPK) juga meningkat 14,92% menjadi Rp 301,22 triliun, dengan 61,69% berupa dana murah (CASA). Produk unggulan seperti Tabungan Wadiah dan Tabungan Haji mencatat pertumbuhan signifikan, masing-masing sebesar 19,04% dan 16,47%, memperlihatkan respons positif masyarakat terhadap layanan BRIS.

Menurut Maximilianus Nico Demus dari Pilarmas Investindo Sekuritas, pengembangan produk berbasis syariah dan peluncuran aplikasi super Byond by BSI akan memperkuat ekosistem perbankan syariah di Indonesia. Ekspansi ini diperkuat oleh kemitraan dengan Prudential Syariah, yang pada 2024 telah menghasilkan pendapatan berbasis biaya sebesar Rp 86 miliar.

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Victor Stefano, memperkirakan laba bersih BRIS mencapai Rp 6,82 triliun atau naik 19,64% yoy pada akhir 2024. Tabungan haji diprediksi akan terus menjadi andalan dalam pendanaan berbiaya rendah, sementara pembiayaan emas yang tumbuh 61% yoy hingga kuartal III-2024 menunjukkan daya tarik investasi syariah yang kuat.

Meski demikian, tantangan tetap ada, seperti rasio kredit macet (NPL) UMKM yang mencapai 4% per September 2024. Namun, mekanisme syariah seperti akad murabahah dan musyarakah dinilai mampu mengurangi risiko tersebut. Analis Kiwoom Sekuritas, Miftahul Khaer, menyebut fokus BRIS pada ekosistem halal dan UMKM memberikan keunggulan kompetitif.

Dengan fundamental yang kokoh, strategi bisnis inovatif, serta prospek positif dari pelonggaran suku bunga, BRIS memiliki peluang untuk terus bertumbuh. Nico merekomendasikan buy dengan target harga Rp 3.500, sementara Victor dan Khaer merekomendasikan hold dan trading buy dengan target Rp 3.000.
Download Aplikasi Labirin :