;

Program Baru Pertamina Tukar Minyak Jelantah ke Pertamina dengan Saldo Mulai Rp6.000 per Liter

Yuniati Turjandini 24 Dec 2024 Tempo
PT Pertamina Patra Niaga memperkenalkan program pengumpulan minyak jelantah atau used cooking oil bertajuk Green Movement UCO. Program yang diluncurkan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) serta rumah sakit IHC di Jabodetabek dan Bandung tersebut berlangsung selama setahun ke depan dengan evaluasi dan ekspansi ke lokasi lainnya. Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan mengatakan peluncuran program yang dilaksanakan dalam rangkaian acara MyPertamina Fair Show 2024 itu bertujuan untuk mendukung pengembangan energi terbarukan. Selain itu, program diselenggarakan untuk mendukung usaha pengurangan emisi karbon. 

“Dengan menggandeng UCOllect, perusahaan green technology yang fokus pada pengelolaan minyak jelantah dan memanfaatkan superapps MyPertamina, kami akan membeli minyak jelantah yang dikumpulkan di UCOllect Box di beberapa SPBU, mitra CSR, serta RS IHC Pertamina di Jabodetabek dan Bandung,” kata Riva saat peluncuran di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu, 21 Desember 2024, seperti dikutip dari Antara. Lantas, bagaimana cara tukar minyak jelantah ke Pertamina? Syarat Tukar Minyak Jelantah ke Pertamina Melansir MyPertamina.id, masyarakat yang menyetorkan minyak jelantah akan mendapatkan saldo dompet digital (e-wallet) mulai dari Rp6.000 per liter. Tak hanya itu, ada juga kesempatan memperoleh voucer elektronik MyPertamina senilai Rp25.000 untuk 50 orang beruntung setiap bulan selama program berlangsung. (Yetede)

Cara Daftar Penerima Bansos 2025 dan Syaratnya

Yuniati Turjandini 24 Dec 2024 Tempo
Pemerintah berencana akan kembali menyalurkan sejumlah bantuan sosial (bansos) pada 2025. Alokasi anggaran program perlindungan sosial (perlinsos) yang disiapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 mencapai Rp504,7 triliun. Bagi masyarakat yang merasa berhak, tetapi belum mendapatkan bansos, dapat mendaftarkan dirinya sendiri dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial (Kemensos). Lantas, bagaimana cara mendaftar sebagai penerima bansos 2025? 

Melansir unggahan cerita (story) akun Instagram @kemensosri, setiap calon penerima manfaat bansos harus terdaftar di DTKS. Namun, setelah masuk ke dalam basis data DTKS, masyarakat tidak otomatis mendapatkan bansos, karena setiap program memiliki syarat dan mekanismenya masing-masing yang ditentukan oleh penyelenggara. “Jika sudah terdaftar di DTKS, maka bisa diusulkan untuk memperoleh program bansos dan pemberdayaan dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,” kata Kemensos. 

Agar bisa masuk ke dalam DTKS, masyarakat bisa mendaftarkan diri ke desa/kelurahan setempat dengan membawa kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) dan kartu keluarga (KK). Selain itu, masyarakat juga dapat mengusulkan dirinya melalui aplikasi Cek Bansos yang tersedia untuk ponsel bersistem operasi Android di Google Play Store. (Yetede)

Roda Perekonomian pada Saat Nataru Diprediksi Menggeliat

Yuniati Turjandini 24 Dec 2024 Investor Daily (H)

Roda perekonomian pada saat Nataru diprediksi menggeliat, Di tengah daya beli yang menurun, ternyata tidak mengurangi keinginan masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik maupun berwisata. Perputaran uang selama libur Nataru yang dipresikdi mencapai Rp 19,2 triliun-Rp 100 triliun sangat strategis dalam meningkatkan konsumsi rumah tangga dan akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2024 di atas 5%. Berdasarkan data Kementerian  Perhubungan, jumlah pemudik pada Nataru  kali ini diperkirakan mencapai 110,67 juta oraang atau tumbuh 3,67 juta (3,43%) daei 2023. 

Perputaran uang selama Nataru tahun ini, meningkat dibandingkan Nataru tahun lalu yang mencapai Rp 80,250 triliun. Pergerakan masyarakat yang signifikan tersebut menunjukkan potensi besar untuk mendongkrak konsumsi domestk,  utama dalam sektor-sektor seperti transportasi pariwisata perdagangan, dan akomodasi. Sektor transportasi menjadi salah satu yang paling diuntungkan, dengan peningkatan penjualan tiket pesawat, kereta api, bus, dan kapal laut. Penurunan harga tiket pesawat ikut meningkatkan daya tarik tersendiri. Hal itu mendorong mobilitas masyarakat, baik untuk kunjungan ke kampung halaman maupun destinasi wisata. Selain itu, UMKM sekitar destinasi wisata juga ikut meraskan dampak positif beruoa peningkatan produk lokal dan kuliner. (Yetede)

Kenaikan Harga-harga Komoditas Perlu Diwaspadai

Yuniati Turjandini 24 Dec 2024 Investor Daily (H)

Pemerintah daerah (Pemda) diminta untuk mewaspadai kenaikan harga komoditas menjelang Nataru 2025. Karena, sejumlah komoditas, seperti bawang putih, bawang merah, cabai merah, telur ayam ras, hingga minyak goreng, terpantau mengalami kenaikan harga. "Jadi, ini adalah kenaikan angka  kabupaten/kota di beberaoa komoditas tadi yang disampaikan oleh Ibu Plt (Pelaksana Tugas) kepala BPS. Kita lihat tadi seperti yang disampaikan beberapa provinsi mencatat angka yang tinggi untuk IPH (Indeks Perkembangan harga)," kata Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto. Dia mengungkapkan, menjelang perayaan seperti Natal, biasanya terjadi peningkatan permintaan barang/jasa dari masyarakat yang berdampak terhadap kenaikan harga. 

Kondisi itu perlu untuk diantisipsi oleh pemda dengan melakukan langkah konkret. Ia merinci langkah-langkah itu seperti dengan menggelar operasi pasar, sehingga mengadakan gerakan pangan murah. "Peningkatan permintaan masyarakat inilah yang harus kita antisipasi agar stoknya selalu ada. Jadi mohon dilanjutkan tadi upaya gerakan pangan murah, operasi pasar, dan lain-lain," imbuh dia. Selain itu, Bima mengapresiasi langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam mengendalikan inflasi.  Kota tersebut diketahui telah menjalankan strategi 4 K dalam mengendalikan inflasi, yakni Keterjangkauan Harga Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, hingga Komunikasi Efektif. Strategi tersebut diterapkan dengan melibatkan pihat terkait. (Yetede)

Menjemput Investasi dari Negeri Tirai Bambu Senilai US$ 7,46 Miliar

Yuniati Turjandini 24 Dec 2024 Investor Daily (H)

Pemerintah Indonesia berhasil meraih komitmen  investasi senilai US$ 7,46 miliar atau sekitar Rp 120 triliun dari hasil kunjungan ke China pada 18-20 Desember 2024. Adapun investasi yang masuk ke dalam negeri merupakan sumber pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang. Karena mendorong peningkatan kapasitas produksi.  Berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), nilai investasi China di Indonesia sejak 2019 hingga semester 1-2024 mencapai US$ 32,2 miliar (sekitar Rp525,17 trililiun). Pada tahun lalu, nilai investasi tersebut mencapai US$ 7,4 miliar. Dalam kunjungan yang dilaksanakan di Hangzou, Quzhou, dan Beijing pada 18-20 Desember 2024 tersebut, Menteri BKPM Rosan Perkasa Roeslani menjelaskan, pihaknya dengan 8 perusahaan dan menawarkan sejumlah prospek investasi di Indonesia. Salah satunya pertemuan penting terjadi dengan Geely Auto Group, produsen otomotif global terkemuka dan pemegang saham di beberaoa merek mobil terkenal Eropa, diantaranya Volvo, Daimler, dan Lotus. Geely mengungkapkan minat untuk mengembangkan mobil berbahan bakar metanol, memafaatkan potensi kelapa sawit Indonesia. (Yetede)

Kebijakan PPN 12% Mulai Diberlakukan pada 1 Januari 2025 Diyakini Berdampak ke Berbagai Sektor

Yuniati Turjandini 24 Dec 2024 Investor Daily (H)
Kebijakan PPN 12% yang mulai diberlakukan pada 1 Januari 2025 diyakini akan berdampak ke berbagai sektor, termasuk pasar saham. Beberapa saham diperkirkan bakal tertekan akibat kebijakan PPN 12% yang berpotensi menggerus kinerja keuangan emiten bersangkutan. Di tengah kondisi tersebut, pelaku pasar dapat mendiversifikasi portfolionya ke saham-saham defensif terjadap kenaikan PPN. "Pemberlakukan PPN 12% mulai 1 januari 2025 diperkirakan memberikan dampak signifikan pada pasar saham, terutama pada sektor yang sangat tergantung pada konsumsi domestik seperti ritel, otomotif, dan properti. Diversifikasi portfolio menjadi strategis penting untuk mengurangi risiko dari volatilitas pasar," kata Founder Stocknow.id Hendra Wardana. Hendra menilai, kebijakan PPN 12% berpotensi menekan daya beli masyarakat yang telah tertekan oleh tren deflasi selama delapan bulan terakhir. Penurunan daya beli dapat memengaruhi penjualan dan laba perusahaan di sektor tersebut, sehingga menekan valuasi saham. (Yetede)

Hari Ini Puncak Penyebrangan di Merak, Tol Lancar

Yoga 23 Dec 2024 Kompas (H)

Hingga Minggu (22/12/2024) malam, arus lalu lintas di Jalan Tol Trans-Jawa relatif lancar. Sementara itu, puncak arus libur Natal dan Tahun Baru melalui Pelabuhan Penyeberangan Merak, Banten, diprediksi terjadi pada Senin (23/12) ini. Hingga semalam di Jalan Tol Jakarta-Cikampek tidak terlihat antrean panjang di Gerbang Tol Cikampek Utama. Volume kendaraan yang melintas bahkan lebih rendah dibandingkan dengan Sabtu, sehari sebelumnya. Berdasarkan data PT Jasa Marga, ada 17.821 kendaraan yang melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama menuju Palimanan (Cirebon), Minggu pukul 06.00-14.00 WIB. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan dengan periode yang sama pada hari sebelumnya, yakni 22.930 unit. Arus kendaraan dari ruas Tol Jakarta-Cikampek menuju Bandung juga relatif lancar. Dalam periode waktu yang sama, jumlah kendaraan di Gerbang Tol Kalihurip Utama mencapai 15.953 unit atau belum melewati periode hari Sabtu yang mencapai 23.072 kendaraan. Direktur Penegakan Hukum Korps Lalu Lintas Polri Brigadir Jenderal (Pol) Raden Slamet Santoso menyatakan, puncak arus libur Natal 2024 yang diprediksi terjadi pada Sabtu (21/12) telah terlewati.

Lonjakan kendaraan diantisipasi dengan pengawasan petugas hingga pelaksanaan contraflow atau rekayasa lalu lintas yang mengambil jalur dari lajur yang berlawanan. Rekayasa ini berlangsung pada Sabtu, dari pukul 09.40 hingga pukul 13.06 WIB, di ruas Tol Jakarta-Cikampek ke arah timur. ”Puncak arus Sabtu itu sesuai prediksi. Selain dalam rangka mudik, ada juga perjalanan liburan. Karena itu, kendaraan yang balik ke Jakarta pada Minggu (22/12) ini juga padat,” ujarnya. Namun, Slamet melihat kemungkinan potensi waktu puncak arus libur Natal dan Tahun Baru melebar hingga ke hari-hari lainnya, seperti Selasa (24/12) dan Jumat (27/12). Perubahan ini diprediksiterjadi karena sejumlah pengguna jalan masih bekerja. ”Rekan-rekan ASN (aparatur sipil negara) dan pegawai lainnya masih ada yang libur setelah tanggal 24. Jadi, kami mengantisipasi kepadatan di tanggal-tanggal tersebut. Meskipun momen Natal dan Tahun Baru ini lebih banyak digunakan untuk rekreasi, kami tetap memastikan masyarakat bisa mudik dan berlibur dengan lancar,” ujarnya. Secara garis besar, lonjakan volume kendaraan terjadi sejak H-7 hingga H-4 periode libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Trans jawa Tol Ria Marlinda Paallo menjabarkan,total volume kendaraan yang melewati Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama dalam tiga hari tersebut mencapai 159.169 unit atau 36,2 persen lebih banyak dibandingkan dengan lalu lintas normal. (Yoga)

Menikmati Liburan Sembari Mengencangkan "Ikat Pinggang"

Yoga 23 Dec 2024 Kompas (H)

Deonisus Pradipta (27), karyawan swasta di Jakarta, kali ini memilih menghabiskan waktu bersama keluarga. Berlibur dinilainya sebagai ruang menikmati hasil kerja dan jerih payah selama ini dengan orang-orang terkasih. Berbelanja barang-barang baru bukan inti dari sebuah perayaan Natal dan Tahun Baru. Perayaan bersama keluargalah yang kini dicarinya. ”Tetapi, kalau diajak tukar kado, boleh-boleh saja. Kalau untuk pribadi, enggak wajib punya sesuatu yang baru,” ujarnya saat dihubungi, Minggu (22/12/2024), di Jakarta. Hal serupa diutarakan karyawan lainnya, Faustina Galuh (29). Liburan kali ini, ia dan keluarga tidak pulang ke kampung halaman di Jawa Tengah. Pasalnya, ia ingin menghabiskan waktu hanya bersama keluarga inti guna menghindari kemacetan di jalan. Meski demikian, mereka tetap antusias jelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Ragam dekorasi Natal mulai dipasang di rumahnya. ”Sekarang, beli hiasan Natal hanya untuk Sejumlah penghargaan pun telah diterima Kompas dari beberapa pihak, yang menandakan bahwa kualitas jurnalistik masih diakui baik oleh banyak pihak. Meski begitu, sejumlah tantangan perlu diantisipasi pada tahun mendatang. Pada tahun 2024 ini terbit sebuah buku yang sangat menarik yang ditulis oleh Anne Applebaum, Autocracy Inc.: The Dictators Who Want to Run The World (London: Allen Lane, 2024), yang menjadi pemenang Penghargaan Pulitzer dan disebutkan oleh The New York Times sebagai salah satu buku nonfiksi terbaik tahun ini.

Penulisnya sendiri adalah seorang kolumnis di The Atlantic dan menjadi senior fellow di Johns Hopkins University. Dari halaman pertama saja, buku ini sudah menggedor pembacanya: ”Sistem pemerintahan otokrasi (pemerintahan yang dilakukan oleh satu orang dengan kekuasaan yang absolut) hari-hari ini tidak dijalankan oleh satu orang jahat, tetapi oleh jejaring yang rumit yang dijalankan oleh struktur keuangan yang kleptokratif, layanan keamanan yang kompleks (militer, paramiliter, polisi), dan ahliteknologi yang menyediakan pengawasan, propaganda, dan disinformasi. Anggota jejaring ini terhubung tidak hanya antara satu orang dan orang lainnya dalam negara tersebut, tetapi juga berjejaring dengan mereka yang berada dalam negara otokrasi yang lain, kadang-kadang mereka juga menyebut diri mereka sebagai negara demokratis” (Applebaum, 2024, hlm 1). Perusahaan yang korup dan dikuasai negara di satu pemerintahan diktator, berbisnis dengan perusahaan korup dan dikuasai negara di pemerintahan lainnya. Polisi dari suatu negara bisa saja mempersenjatai, melengkapi, dan melatih polisi di negara lainnya. Di dunia ini mungkin ada sekitar tiga lusin (kurang lebih 36 negara) yang dikuasai oleh orang kuat ini, dan mereka tidak ragu-ragu untuk menyingkirkan masyarakat sipil dan menghindari transparansi dalam pemerintahan. Sesama orang kuat dari berbagai negara ini berusaha memelihara agar sesama anggota mereka akan tetap berkuasa, dan walaupun dunia internasional mengecam pimpinan sejumlah negara ini, tetapi di antara sesama negara otokrasi akan menunjukkan dukungannya, terutama dari sisi bisnis (Applebaum, 2024, hlm 2-4). (Yoga)

Warga Berburu Tiket Murah

Yoga 23 Dec 2024 Kompas

Lumernya sambal petis khas Jawa Timur sudah terbayang dalam benak Fachrizal (26), karyawan swasta asal Jakarta Barat. Meski baru enam bulan yang lalu dia pulang ke kampung halamannya di Gresik, Jawa Timur, kerinduan terhadap makanan khas Suroboyoan tetap tak bisa dibendung. Selain bersua dengan keluarga, alasan itu pula yang membuatnya merasa wajib pulang kampung pada liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. ”Sambal petis, sambal pecel, tahu tek, atau rujak cingur, sudah kebayang semua. Sebenarnya ada juga yang jual di Jakarta, tapi tetap beda rasanya dengan masakan asli kampung,” kata Fachri, panggilan Fachrizal, saat ditemui di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Sabtu, akhir pekan lalu. Khawatir kehabisan tiket murah pada periode libur Natal dan Tahun Baru, Fachri memutuskan membelitiket lebih dari satu bulan sebelum keberangkatan. Dia sudah membeli tiket pada pertengahan November 2024 untuk keberangkatan ke Stasiun Pasar Turi, Surabaya, Jawa Timur, pada 20 Desember 2024.

Dengan membayar Rp 370.000, Fachri bisa duduk di kursi kelas bisnis yang menurut dia hampir sama nyamannya dengan kursi kelas eksekutif. Adapun harga tiket untuk kelas eksekutif bisa lebih dari Rp 500.000. ”Tiket kelas bisnis menurut saya paling ideal, bisa dapat tiket murah, tapi tetap nyaman,” ungkapnya. Terbukti, sepekan sebelum periode libur Natal, tiket kereta yang sekelas dengan milik Fachri sudah ludes terjual. Saat itu hanya tersisa beberapa tiket di tanggal 20 Desember denganharga lebih tinggi danjam keberangkatan pada pagi hari yang tidak pas untuk jadwal kerjanya. Tak hanya membeli tiket sejak jauh hari, Fachri juga memanfaatkan tarif reduksi yang merupakan hasil kerja sama antara PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan kampus tempat ia berkuliah dulu. Dengan fasilitas tersebut, ia bisa mendapatkan diskon sebesar 10 persen setiap membeli tiket kereta. Oleh karena itu, ia tidak ragu untuk mengurus pendaftaran tarif reduksi meski harus langsung datang ke stasiun dan mengantre. Bagi Fachri, berbagai cara membeli tiket murah penting demi mengatur pengeluarannya. Sebab, tidak hanya pada periode libur Natal dan Tahun Baru, ia juga berencana pulang kampung kembali pada libur panjang akhir Januari 2025 dan Idul Fitri, Maret 2025. (Yoga)

Perlu Waktu, Dampak Suku Bunga The Fed

Yoga 23 Dec 2024 Kompas

Penurunan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat alias The Fed diperkirakan baru berdampak positif bagi negara berkembang, seperti Indonesia, dalam jangka menengah hingga panjang. Stabilitas domestik turut menentukan arah perkembangan makroekonomi di tengah ketidakpastian global. Mengakhiri tahun 2024, The Fed memangkas suku bunga acuannya 25 basis poin (bps) menjadi 4,25-4,5 persen sesuai dengan ekspektasi. Di sisi lain, arus modal portofolio investor asing keluar dari pasar ke-uangan Indonesia sehingga nilai tukar rupiah dan pasar saham dalam negeri melemah. Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) MRizal Taufikurahman hari Sabtu (21/12/2024) di Jakarta menyampaikan, pemangkasan suku bunga The Fed umumnya akan memberikan peluang positif bagi negara berkembang, seperti Indonesia. Arus modal juga akan masuk ke pasar keuangan domestik karena para investor mencari imbal hasil lebih tinggi dibandingkan dengan aset di negara maju.

Di sisi lain, terbuka ruang bagi Bank Indonesia (BI) untuk menyesuaikan kebijakan moneternya, seperti menurunkan suku bunga acuan, demi mendorong pertumbuhan ekonomi. ”Kebijakan The Fed seharusnya dapat memperkuat nilai tukar rupiah dan meningkatkan daya tarik investasi. Namun, realitasnya menunjukkan dinamika yang lebih kompleks.Meski The Fed telah menurunkan suku bunga, nilai tukar rupiah tetap melemah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan,” katanya. Berdasarkan data transaksi 16-19 Desember 2024, arus modal investor asing tercatat keluar Rp 8,81 triliun dari pasar keuangan domestik. Alhasil, nilai tukar rupiah pada perdagangan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), Jumat (20/12), ditutup pada level Rp 16.270 per dollar AS. Meski sedikit menguat sebesar 0,04 persen dibandingkan perdagangan hari sebelumnya, rupiah terdepresiasi 2,61 persen dibandingkan akhir November 2024. Sementara itu, pada periode yang sama, IHSG menguat tipis 0,09 persen ke level 6.983,86 pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kendati demikian, IHSG masih mencatatkan pelemahan 4,65 persen dalam sepekan terakhir dan 11,66 persen dalam tiga bulan terakhir.

Menurut Rizal, dampak dari kebijakan moneter, baik ditingkat global maupun domestik, biasanya tidak langsung terasa karena pasar membutuhkan waktu untuk beradaptasi dan membangun kepercayaan. Investor juga cenderung menunggu stabilitas dan kejelasan prospek ekonomi sebelum mengalokasikan dana secara riil. Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, berpendapat, penurunan suku bunga The Fed pada Desember 2024 telah diperkirakan oleh pasar sehingga terefleksi pada kurs dollar AS. Namun, The Fed justru memberikan sinyal penurunan suku bunga pada 2025 akan lebih sedikit dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya. ”Ini di luar ekspektasi pasar dan membuat dollar AS melejit terhadap hampir seluruh mata uang di dunia, termasuk rupiah,” kata Wijayanto. Pergerakan rupiah juga dipengaruhi sentimen domestik. Dalam beberapa waktu terakhir, pemerintah mengambil kebijakan, seperti kenaikan upah minimum provinsi (UMP), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), serta outlook fiskal yang kurang menjanjikan. Dihubungi terpisah, Ketua Umum Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S Lukman menyampaikan, para pelaku usaha, khususnya industri manufaktur, tengah menghadapi tantangan bertubi-tubi. Tantangan itu mulai dari kenaikan UMP dan PPN, hingga harga bahan baku dan energi yang masih tinggi. Hal itu menyulitkan pelaku industri dalam membuat perencanaan (AGP). (Yoga)

Pilihan Editor