Keuangan Syariah Bantu Capai target Potensi Pertumbuhan Ekonomi Baru
Industri keuangan syariah pada 2025 masih tumbuh lebih tinggi dengan potensi sumber pertumbuhan baru. Dari penciptaan sumber ekonomi baru, nantinya mendorong terget pertumbuhan ekonomi Indonesia. Chief Economist PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Banjar Surya Indrastomo mengatakan, ekonomi syariah menjadi salah satu strategi pemerintah dalam mendorong pembangunan ekonomi, menjadikan peluang ekonominya menjadi lebih besar. Mulai 2025, setiap pelaku ekonomi syariah khususnya perbankan syariah harus mampu mengarahkan perannya untuk mendukung pembangunan nasional.
Ekonomi syariah dalam RPJPN 2025-2045 diharapkan mendorong peningkatan posisi keuangan syariah Indonesi di tingkat global. Peningkatan peran keuangan sosial syariah dalam rangka pengentasan kemiskinan dan pengurangan ketimpangan sosial ekonomi. Berikutnya, penguatan ekonomi industri utamanya makanan minuman, fesyen muslim, industri komestik dan obat-obatan, pariwisata dan ekonomi kreatif, yang mencakup bahan baku halal, penguatan rantai nilai industri, kewirausahaan dan UMKM industri halal. Penguatan regulasi, kelembagaan ekonomi dan keuangan syariah, serta infrastruktur ekonomi dan keuangan syariah. Salah satunya melalui pengembangan indsutri halal sebagai sumber pertumbuhan baru. (Yetede)
Solidaritas Kemanusiaan Mengadakan Natal Sederhana
Perantau Rindu Kembali ke Kampung Halaman
Oleh karena itu, hidup hemat dan belanja sesuai kebutuhan menjadi solusi bagi dia. Dalam beberapa tahun terakhir, Leo tidak membeli banyak barang saat merayakan Natal dan Tahun Baru. Cara itu juga masih akan diterapkan saat ini. ”Untung dari dulu sudah biasa tidak terlalu berlebihan merayakan Natal. Dulu, saya sering belanja dalam momen Natal dan Tahun Baru. Kalau sekarang, beli barang-barangnya kalau lagi perlu saja. Paling tahun depan saya juga lebih memilih-milih lagi barang mana yang akan dibeli,” ujarnya. Cindy Silviana (36), warga Jakarta lainnya, memilih untuk tetap berlibur di Jakarta. Biasanya ia vakansi ke Bandung atau Bogor, Jawa Barat, untuk merayakan libur akhir tahun. Ia ingin di Jakarta saja karena malas terjebak macet sekaligus tidak ingin melakukan perjalanan jauh. Agar tidak terlalu mati gaya, dia dan keluarga menginap di salah satu hotel di Jakarta, akhir pekan lalu. Hotel di bilangan Jakarta Pusat itu terbilang mewah. (Yoga)
Padatnya Lalu Lintas di Kawasan Wisata
Butuhnya Kajian Dalam Perubahan Sistem Pilkada
Menurut dia, wacana itu semestinya didahului kajianakademik dan sesuai dengan keinginan rakyat, bukan atas kemauan sepihak segelintir elite. ”Penyakit kronis pemerintah dan DPR tampak pada tradisi yang nir-akademik. Selalu memaksakan kehendak politik sepihak. Tak merasa berdosa dengan tradisi jahiliah politiknya,” ujar Busyro. Lebih jauh, kata Busyro, perubahan sistem pilkada harus melalui proses evaluasi praktik pelaksanaan dari undang-undang tersebut. Evaluasi pun harus melibatkan partisipasi masyarakat karena salah satu elemenpenting dalam pilkada adalah pemilih. Dengan demikian, perubahan aturan main pilkada itu dapat memperkuat demokrasi di Indonesia. ”Perubahan yang seharusnya ditempuh dengan langkah adab evaluasi tentang praktik undang-undang pilkada justru diterjang dengan vulgar tanpa rasa malu,” tuturnya. Setelah dilontarkan Presiden Prabowo, wacana untuk mengubah sistem pemilihan dalam pilkada dibahas di berbagai forum oleh para politisi, akademisi, hingga masyarakat sipil. (Yoga)
Restorasi Sosial dan Natal
Gunakan QRIS Konsumen Bebas Biaya
Kesanggupan Indonesia Tangkap Investasi Asing dalam Tarik Ulur Apple
Terhitung sejak November 2024, Kementerian Perindustrian memang mendorong Apple untuk menaikkan tawaran penanaman modal mereka dari 10 juta dollar AS menjadi 1 miliar dollar AS, sebagai syarat untuk mendapatkan izin penjualan iPhone 16 di Indonesia. Dalam wawancara dengan Kompas pada awal Desember 2024, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani menuturkan, upaya meningkatkan investasi Apple merupakan salah satu cara pemerintah untuk mengamankan lebih banyak penanaman modal asing (PMA). Harapan dari pemerintah adalah dengan membuka pabrik manufaktur di Tanah Air, Apple dapat lebih berperan dalam menciptakan lapangan kerja, sekaligus mendorong rantai pasok dari komponen produk Apple, seperti iPhone, Macbook, dan iPad, untuk ikut beralih membuka pabrik manufaktur di Indonesia. (Yoga)









