Potensi Tambah Penumpang Pada Whoosh
PT Kereta Cepat Indonesia China atau KCIC menargetkan penambahan 3.000-5.000 penumpang kereta cepat Whoosh per hari seusai beroperasinya Stasiun KCIC Karawang, Jawa Barat, Selasa (24/12). Beroperasinya stasiun yang berjarak 8 km dari kawasan industri Karawang ini diharapkan berdampak bagi geliat ekonomi nasional. Dalam peresmian Stasiun KCIC Karawang di Desa Wanakerta, Telukjambe Barat, Karawang, Jabar, Selasa, Dirut PT KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan, pada tahap pertama, Stasiun KCIC Karawang akan melayani 20 jadwal keberangkatan kereta cepat Whoosh setiap harinya, yang terdiri dari 10 keberangkatan dari Stasiun KCIC Halim, Jakarta Timur, dan 10 keberangkatan dari Stasiun KCIC Tegalluar Summarecon, Kabupaten Bandung, Jabar. ”Targetnya. ada penambahan 3.000-5.000 penumpang per hari dari beroperasinya Stasiun Karawang,” ujarnya.
Penambahan penumpang akan ditunjang dengan layanan konektivitas, di antaranya bus pengumpan gratis untuk penumpang Whoosh. Secara bertahap, jumlah keberangkatan kereta akan ditambah hingga 62 keberangkatan per hari mulai Februari 2025. Penambahan jumlah keberangkatan kereta akan dilakukan sejalan dengan perbaikan akses dan infrastruktur penunjang yang menghubungkan stasiun dengan pusat kegiatan industri di Karawang. Dwiyana mengatakan, penambahan penumpang akan ditunjang dengan layanan konektivitas, salah satunya shuttle bus gratis bagi penumpang kereta cepat Whoosh, yang menghubungkan Stasiun KCIC Karawang dengan pusat perbelanjaan Summarecon Villaggio Outlets untuk mempermudah mobilitas penumpang. ”Dengan perbaikan akses secara utuh, ditargetkan Stasiun KCIC Karawang dapat mengangkut 14.000 penumpang per hari. Ditargetkan berbagai infrastruktur dan fasilitas penunjang stasiun untuk mempermudah akses penumpang dapat rampung Juli 2025,” ujarnya. (Yoga)
Menjalar di Berbagai Lini Terhadap Toleransi
Obral Diskon untuk Mendongkrak Daya Beli Konsumen yang Melemah dan untuk Mendorong Ritel yang Tertekan
Taksi Xanh Asal Vietnam Resmi Mengaspal di Indonesia
Bus Transjakarta Tingkat dengan Atap Terbuka Bisa Dinikmati di Masa Libur Nataru
Program Open Top Tour of Jakarta memiliki beberapa fitur keunggulan. Mulai dari akses eksklusif bagi pelanggan untuk dapat menikmati perjalanan dari lantai dua bus tingkat dengan pemandangan terbuka, disediakannya silent headphones untuk pelanggan mendengarkan narasi pemandu wisata dan musik untuk kenyamanan selama perjalanan, akses ke ruang tunggu premium dimana pelanggan dapat bersantai di lounge Ratu Plaza dengan sajian kuliner khas hasil kurasi Brightspot, pemesanan tiket digital yang mudah dan praktis untuk memberikan kepastian bagi pelanggan, serta pelanggan dapat membeli merchandise eksklusif hasil kerjasama dengan Brightspot sebagai kenang-kenangan. (Yetede)
Pengertian Diferensiasi, Jenis, Kelebihan, dan Kekurangannya
Diferensiasi adalah istilah yang menyatakan proses, cara, atau perbuatan untuk membedakan maupun pembedaan, sebagaimana menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Diferensiasi juga bermakna perkembangan tunggal, dari sederhana ke rumit, dari homogen ke heterogen, atau pembedaan hak dan kewajiban antarwarga negara. Melansir laman Merriam Webster, kata diferensiasi yang dalam bahasa Inggris disebut sebagai differentiation, berasal dari bahasa Latin, yaitu differiation, differiatio, atau differiare, yang berarti membedakan. Berikut informasi lengkapnya. Menurut laman etheses.iainkediri.ac.id, diferensiasi merupakan strategi yang digunakan oleh perusahaan untuk membedakan penawaran di pasar dengan tujuan untuk mendapatkan banyak pelanggan. Proses diferensiasi melibatkan integrasi antara konten, konteks, dan infrastruktur dari penawaran yang diberikan kepada pelanggan.
Kemudian, mengacu pada repository.iainkudus.ac.id, diferensiasi adalah tindakan merancang serangkaian perbedaan yang berarti untuk membedakan penawaran perusahaan dengan pesaing. Selain itu, diferensiasi juga didefinisikan sebagai upaya perusahaan untuk menciptakan perbedaan di antara kompetitor dalam rangka membentuk nilai terbaik di mata pelanggan. Maybank Indonesia Luncurkan 2 Layanan Asuransi Berbasis Syariah dengan Fitur Wakaf hingga 45 Persen. Senada dengan hal itu, melansir repositori.unsil.ac.id, diferensiasi merupakan semua usaha yang dilakukan perusahaan untuk menciptakan perbedaan agar mendapatkan nilai terbaik dari konsumen. Pengertian diferensiasi lainnya, yaitu sesuatu yang bersifat inovasional dan biasanya ditanggapi positif oleh pembeli, karena memiliki mutu yang lebih baik dan memenuhi selera yang berkembang. Sebuah perusahaan dapat membedakan produk secara fisik, seperti konsistensi, mutu, keawetan, keandalan, atau dapat diperbaiki. Implementasi diferensiasi produk berdasarkan hasil survei, wawancara, observasi kepada konsumen, dan sebagainya dengan memperhatikan anggaran. (Yetede)
Pemerintah Menetapkan Target Penyaluran KUR sebesar Rp 300 Triliun pada Tahun Depan
Keuangan Syariah Bantu Capai target Potensi Pertumbuhan Ekonomi Baru
Industri keuangan syariah pada 2025 masih tumbuh lebih tinggi dengan potensi sumber pertumbuhan baru. Dari penciptaan sumber ekonomi baru, nantinya mendorong terget pertumbuhan ekonomi Indonesia. Chief Economist PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Banjar Surya Indrastomo mengatakan, ekonomi syariah menjadi salah satu strategi pemerintah dalam mendorong pembangunan ekonomi, menjadikan peluang ekonominya menjadi lebih besar. Mulai 2025, setiap pelaku ekonomi syariah khususnya perbankan syariah harus mampu mengarahkan perannya untuk mendukung pembangunan nasional.
Ekonomi syariah dalam RPJPN 2025-2045 diharapkan mendorong peningkatan posisi keuangan syariah Indonesi di tingkat global. Peningkatan peran keuangan sosial syariah dalam rangka pengentasan kemiskinan dan pengurangan ketimpangan sosial ekonomi. Berikutnya, penguatan ekonomi industri utamanya makanan minuman, fesyen muslim, industri komestik dan obat-obatan, pariwisata dan ekonomi kreatif, yang mencakup bahan baku halal, penguatan rantai nilai industri, kewirausahaan dan UMKM industri halal. Penguatan regulasi, kelembagaan ekonomi dan keuangan syariah, serta infrastruktur ekonomi dan keuangan syariah. Salah satunya melalui pengembangan indsutri halal sebagai sumber pertumbuhan baru. (Yetede)
Solidaritas Kemanusiaan Mengadakan Natal Sederhana
Perantau Rindu Kembali ke Kampung Halaman
Oleh karena itu, hidup hemat dan belanja sesuai kebutuhan menjadi solusi bagi dia. Dalam beberapa tahun terakhir, Leo tidak membeli banyak barang saat merayakan Natal dan Tahun Baru. Cara itu juga masih akan diterapkan saat ini. ”Untung dari dulu sudah biasa tidak terlalu berlebihan merayakan Natal. Dulu, saya sering belanja dalam momen Natal dan Tahun Baru. Kalau sekarang, beli barang-barangnya kalau lagi perlu saja. Paling tahun depan saya juga lebih memilih-milih lagi barang mana yang akan dibeli,” ujarnya. Cindy Silviana (36), warga Jakarta lainnya, memilih untuk tetap berlibur di Jakarta. Biasanya ia vakansi ke Bandung atau Bogor, Jawa Barat, untuk merayakan libur akhir tahun. Ia ingin di Jakarta saja karena malas terjebak macet sekaligus tidak ingin melakukan perjalanan jauh. Agar tidak terlalu mati gaya, dia dan keluarga menginap di salah satu hotel di Jakarta, akhir pekan lalu. Hotel di bilangan Jakarta Pusat itu terbilang mewah. (Yoga)









