;

Perantau Rindu Kembali ke Kampung Halaman

Ekonomi Yoga 24 Dec 2024 Kompas
Perantau Rindu Kembali ke Kampung Halaman
Tidak semua orang merayakan Natal dan Tahun Baru bersama keluarga. Ada yang terpaksa menunda pulang karena pekerjaan atau menghindari lonjakan harga. Namun, di pengujung 2024 ini, ada juga warga yang tidak berlibur karena gamang menghadapi kondisi ekonomi di tahun depan. Leo (41), karyawan swasta di Jakarta, misalnya, memilih untuk menghabiskan akhir tahun di rumah saja. Untuk kesekian kali, ia memutuskan untuk menunda mudik ke Manado, Sulawesi Utara, dan berkumpul bersama keluarga dalam suasana Natal dan Tahun Baru. ”Tahun ini berarti sudah empat kali (Natal di Jakarta) karena terakhir saya mudik waktu Natal itu tahun 2020,” ujarnya, di Jakarta, Senin (23/12/2024). Selain memikirkan harga tiket pesawat yang tinggi, Leo juga melihat kondisi ekonomi pada tahun depan bakal kian pelik. Rencana kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen dikhawatirkan berujung pada naiknya harga barang-barang kebutuhan.

Oleh karena itu, hidup hemat dan belanja sesuai kebutuhan menjadi solusi bagi dia. Dalam beberapa tahun terakhir, Leo tidak membeli banyak barang saat merayakan Natal dan Tahun Baru. Cara itu juga masih akan diterapkan saat ini. ”Untung dari dulu sudah biasa tidak terlalu berlebihan merayakan Natal. Dulu, saya sering belanja dalam momen Natal dan Tahun Baru. Kalau sekarang, beli barang-barangnya kalau lagi perlu saja. Paling tahun depan saya juga lebih memilih-milih lagi barang mana yang akan dibeli,” ujarnya. Cindy Silviana (36), warga Jakarta lainnya, memilih untuk tetap berlibur di Jakarta. Biasanya ia vakansi ke Bandung atau Bogor, Jawa Barat, untuk merayakan libur akhir tahun. Ia ingin di Jakarta saja karena malas terjebak macet sekaligus tidak ingin melakukan perjalanan jauh. Agar tidak terlalu mati gaya, dia dan keluarga menginap di salah satu hotel di Jakarta, akhir pekan lalu. Hotel di bilangan Jakarta Pusat itu terbilang mewah. (Yoga)
Download Aplikasi Labirin :