;

Empat Sektor Dominasi Utang Luar Negeri Swasta

Budi Suyanto 18 Apr 2019 Kontan

Utang luar negeri swasta awal tahun ini tercatat mengalami pertumbuhan cukup tinggi. BI mencatat pertumbuhan utang luar negeri swasta ini bersumber dari empat sektor. Pertama, sektor pengadaan listrik, gas, uap atau panas air (LGA) naik 26,8% yoy. Kedua, sektor pertambangan dan penggalian naik 26,8% yoy. Ketiga, sektor jasa keuangan dan asuransi naik 9,34% yoy. Keempat, sektor industri pengolahan naik 0,5% yoy. Dari sisi penggunaan, mayoritas utang luar negeri swasta untuk refinancing atau membayar utang jatuh tempo. Ekonom Core menilai kenaikan ULN swasta seiring dengan aktivitas produksi dan ekspansi tahun ini. Selain itu, likuiditas dalam negeri minim. Pemerintah perlu mewaspadai pertumbuhan ULN swasta karena dua hal. Pertama, meningkatnya utang swasta bisa menjadi preseden buruk bagi penilaian lembaga rating kredit. Kedua, saat ULN swasta naik, kebutuhan dolar juga akan naik, terutama saat jatuh tempo.

Superdeduction Tax Berlaku di 36 Vokasi

Budi Suyanto 18 Apr 2019 Kontan

Pemerintah masih mematangkan rencana insentif fiskal bagi pelaku usaha yang berinvestasi ke program pendidikan vokasi. Kementerian Perindustrian telah menentukan jenis pendidikan vokasi apa saja yang bisa menerima insentif pajak superdeduction tax. Menteri Perindustrian menjelaskan ada 36 kompetensi keahlian untuk vokasi yang bisa mendapatkan superdeduction tax.

Kelompok kompetensi terdiri dari 16 jenis keahlian vokasi kategori umum. Diantaranya elektronika industri, instalasi pemanfaatan tenaga listrik, permesinan, pengelasan, pengecoran, pemeliharaan mekanik industri, instrumentasi logam, dan fabrikasi logam. Selain itu, keahlian kontrol proses, kontrol mekanik, otomasi industri, mekatronika, kimia industri, kimia analisis, perbaikan dan perawatan audio video, dan perawatandan perbaikan alat berat.

Lalu, ada 20 kompetensi keahlian yang terbagi lima kategori: otomotif, furniture, perkapalan, tekstil dan garmen, dan logistik industri.

Bisnis Jasa Tambang Batubara Masih Bisa Jaya

Budi Suyanto 18 Apr 2019 Kontan

Di tengah fluktuasi harga batubara, prospek bisnis jasa pertambangan batubara masih panas. Perusahaan jasa pertambangan meyakini, kinerja mereka bisa tetap positif seperti tahun lalu.

Tiket Pesawat Mahal, Bisnis Hotel Keteteran

Budi Suyanto 18 Apr 2019 Kontan

Kinerja bisnis perhotelan belum akan terangkat signifikan hingga semester pertama tahun ini. Penyebabnya antara lain dampak kenaikan tiket pesawat dan tekanan tahun politik. Bahkan, adanya jaringan infrastruktur darat yang masif dibangun pemerintah tidak lantas menggairahkan bisnis perhotelan, meski menjelang Lebaran. Pengusaha hotel khawatir masyarakat cenderung memilih berlibur ke luar negeri lantaran harga tiket pesawat yang lebih murah daripada tiket penerbangan domestik.

Tiket Pesawat Mahal, Bisnis Hotel Keteteran

Budi Suyanto 18 Apr 2019 Kontan

Kinerja bisnis perhotelan belum akan terangkat signifikan hingga semester pertama tahun ini. Penyebabnya antara lain dampak kenaikan tiket pesawat dan tekanan tahun politik. Bahkan, adanya jaringan infrastruktur darat yang masif dibangun pemerintah tidak lantas menggairahkan bisnis perhotelan, meski menjelang Lebaran. Pengusaha hotel khawatir masyarakat cenderung memilih berlibur ke luar negeri lantaran harga tiket pesawat yang lebih murah daripada tiket penerbangan domestik.

LHKPN Bentuk Integritas Legislator

Ayu Dewi 18 Apr 2019 Republika

Melaporkan nilai kekayaan dan patuh terhadap pelaporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) bisa menjadi tolak ukur integritas seorang legislator. Pelaporan LHKPN juga menjadi syarat transparansi berpolitik. Indonesia Corruption watch (ICW) mengatakan, pelaporan harta kekayaan para penyelenggara negara masih rendah. ICW mengatakan,mayoritas menteri hanya memperbarui LHKPN selama menjabat. ICW berharap, DPR periode mendatang akan merevisi UU 28/1999 dan 30/2002 agar menebalkan sanksi bagi para pejabat negara yang tak melakukan LHKPN seperti penundaan gaji bahkan pemecatan.

Tak Mudah Cari Mitra Baru

Ayu Dewi 18 Apr 2019 Kompas

Teknologi dalam jaringan ke luar jaringan untuk pedagang mikro sudah mulai dikenalkan sejak dua tahun lalu. Namun dalam perjalanany, akuisisi pengguna baru tidak mudah dilakukan. Akuisisi yang tidak mudah itu disebabkan antara lain : kondisi infrastruktur jalan yang belum merata hingga ke pelosok daerah. Sehingga terdapat inefisiensi waktu yang berdampak terhadap harga jual barang ke konsumen yang tetap mahal.

Sejak didirikan pada November 2017 sampai saat ini, jumlah pedagang mikro berupa warung kelontong mitra warung pintar sekitar 2000 orang, sekitar 90% tergolong aktif. Pedagang tersebut berada di Jabodetabek dan Banyuwangi. Selain lokasi usaha, tantangan lain yang harus dihadapi adalah legalitas lokasi atau tempat yang dijadikan pengusaha untuk mendirikan warung kelontong. Akusisi mitra baru akan dilakukan terhadap pedagang yang telah mengurus izin ke pemerintah daerah setempat.

Menurut founder dan CEO Bukalapak Achmad Zaky, tantangan utama membesarkan bisnis layanan mitra Bukalapak adalah budaya. Pelaku usaha dagang mikro dan produsen harus menambah kultur. Layanan mitra Bukalapak memungkinkan pemilik warung dan toko kelontong lebih mudah memesan barang secaea daring, mendapat harga lebih murah dan mengakses modal. 

GoJek Jadi Aplikasi "On-Demand" Nomor 1 di Indonesia

Ayu Dewi 16 Apr 2019 Kompas

Fakta terbaru GoJek :

  • aplikasi on demand dengan jumlah pengguna aktif bulanan terbanyak di Indonesia sepanjang tahun 2018
  • Gross Transaction value GoJek mencapai 9 miliar dollar AS atau tumbuh sekitar 13,5 kali lipat dari Desember 2016 sd Desember 2018
  • GoJek juga menjadi aplikasi ride-sharing yang paling banyak digunakan di Indonesia
  • Go-Food, layanan food delivery terbesar di Asia Tenggara dan nomor 3 di dunia dengan jumlah order mencapai 30 juta order per bulan pada tahun 2018
  • Go-Pay, layanan uang elektronik paling banyak digunakan di Indonesia
Angka GoJek di Indonesia :
  • >1,7 juta mitra driver
  • >300.000 merchant go food yang lebih dari 80% merupakan industri UMKM
  • 60.000 penyedia layanan Go-Life
  • 2,5 juta anggota arisan mapan
  • 142 juta download (per Maret 2019)

Produksi Ditopang Kapal Kecil

Ayu Dewi 16 Apr 2019 Kompas

Pemerintah menargetkan produksi perikanan tangkap tahun ini sebanyak 8,4 juta ton. Target ini meningkat 25% dibanding tahun 2018 yang hanya 6,7 juta ton. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Zulficar Mochtar mengemukakan, produksi bisa meningkat karena sejumlah hal antara lain stok ikan semakin banyak, lokasi tangkap semakin dekat, serta ukuran ikan makin besar dan kian mudah didapatkan.

Saat ini pembangunan kapal ukuran kecil hingga besar berkembang pesat. Izin kapal berukuran 10-30 gros ton (GT) dalam kewenangan pemerintah daerah, sedangkan  izin kapal-kapal ukuran di atas 30 GT merupakan kewenangan pemerintah pusat. Hal yeng perlu diantisipasi adalah persoalan pendataan. Dengan demikian, data ikan yang masuk melalui berbagai pelabuhan bisa dilaporkan dengan tepat. Oleh karena itu, pelaku usaha diharapkan lebih patuh dalam melaporkan informasi usaha dan kapalnya. 

Ketua Bidang Hukum dan Organisasi Asosiasi Tuna Indonesia (Astuin) Muhammad Billahmar mengatakan, sistem pendataan secara elektronik belum optimal menjamin akurasi data tangkapan. Hal ini karena data tetap dimasukan dan dimutakhirkan secara manual. Lebih lanjut pihaknya menambahkan, perizinan kapal berukuran diatas 30 GT dinilai sangat ruwet, akibatnya pelaku usaha memilih usaha kapal berukuran kecil. 

Perusahaan Asal Oman Tambah Investasi

Ayu Dewi 16 Apr 2019 Kompas

Overseas Oil & Gas LLC (OOG), Perusahaan asal Oman menambah investasi di Indonesia dengan membangun fasilitas pendukung kilang minyak. Investasi senilai 3 miliar dollar AS ini dilakukan bersama 2 mitra lokal yakni PT Sanurhasta Mitra Tbk dan PT Meta Epsi Tbk.

Kesepakatan kerjasama sudah dilakukan tinggal menyiapkan persyaratan untuk studi kelayakan di perbankan oleh OOG. Menurut Chairman OOG Khalfan Al Riyami, pihaknya tertarik berinvestasi di Indonesia karena pasar yang besar. Hasil kilang minyak ini untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri serta diekspor ke Australia dan Papua Nugini.

Pilihan Editor