Pemerintah Catat Serapan Biodiesel 1,5 juta KL
Kementerian ESDM mencatat realisasi serapan unsur nabati (fatty acid methyl eter/FAME) untuk program B20 sampai awal April lalu sebesar 1,5 juta KL, atau sudah mencapai 24,19% dari target tahun ini sebesar 6,2 juta KL. Pemerintah telah menetapkan 19 Badan Usaha Bahan Bakar Nabati yang menyediakan pasokan biodiesel di tahun depan adalah PT Cemerlang Energi Perkasa 449.753 KL, PT Wilmar Bioenergi Indonesia 844.949 KL, PT Pelita Agung Agrindustri 145.396 KL, PT Ciliandra Perkasa 171.854 KL, PT Darmex Biofuel 85.680 KL, PT Musim Mas 745.504 KL, PT Wilmar Nabati Indonesia 904.431 KL dan PT Bayar Biofuel 229.075 KL. Selanjutnya, pemasok lainnya yakni PT LDC Indonesia 292.927 KL, PT SMART Tbk 269.914 KL, PT Tunas Baru Lampung 216.875 KL, PT Multi Nabati Sulawesi 253.427 KL, PT Permata Hijau Palm Oleo 261.183 KL, PT Intibenua Perkasatama 241.053 KL, PT Batara Elok Semesta Terpadu 78.818 KL, PT Dabi Biofuels 207.344 KL, PT Sinarmas Bioenergi 262.011 KL, PT Kutai Refinery Nusantara 220.189 KL, PT Sukajadi Sawit Mekar 219.677 KL.
LinkAja Masuk Holding Keuangan
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyebut LinkAja akan masuk dalam pembentukan induk usaha (holding) BUMN keuangan. Prosesnya masih berlanjut dan diharapkan rampung tahun ini.
PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) yang menjadi gerbang layanan pembayaran daring, LinkAja juga bakal masuk dalam induk usaha ini. LinkAja yang tertunda peluncuranya lantaran belum tersedianya dompet elektronik sehingga pihak kementerian perlu menyempurnakanya terlebih dahulu.
Salah satu bank BUMN, PT Bank Tabungan Negara Tbk (Persero) akan menjajaki akuisisi perusahaan modal ventura. Langkah ini agar BTN leluasa memiliki saham perusahaan tekfin seperti LinkAja dan ATM Link. BTN juga baru saja menandatangani perjanjian pembelian saham bersyarat untuk membeli saham 30% PT Permodalan Nasional Madani Investment Management (PNMIM) dari PT Permodalan Nasional Madani (persero).
Menurut ekonom Indef Bhima Yudhistira, masuknya Finarya menjadi anggota induk usaha BUMN perbankan akan semakin memperkuat Bank Himbara (Himpunan Milik Negara) sehingga semakin mengintegrasikan sistem pembayaran di Indonesia. Kemungkinan besar setelah holding, perbankan akan lebih solid. Adanya Finarya turut mendongkrak pasar inklusi keuangan khusunya dompet digital
BCA Akuisisi Bank Royal Rp 1 Triliun
PT Bank Central Asia Tbk mengakuisisi PT Bank Royal Indonesia senilai Rp 1 triliun. Aksi Korporasi BCA ini ditandatangani dengan perjanjian jual beli saham bersyarat pada 16 April 2019.
Berdasarkan perjanjian, para pembeli (BCA dan BCA Finance) akan membeli sebanyak 2.872.000 saham Bank Royal yang mewakili seluruh modal yang ditempatkan dan disetor oleh Para Penjual dalam Bank Royal.
Kinerja APBN Kuartal I/2019, Penerimaan Tak Capai Target
Pemerintah mewaspadai realisasai dari dua komponen utama pendapatan negara, yaitu penerimaan pajak dan penerimaan negara bukan pajak, yang pada kuartal I/2019 tidak sesuai ekspektasi. Berdasarkan data Kemenkeu penerimaan pajak hanya tumbu 1,8%. Bahkan, jika dikurangi dengan penerimaan PPh migas, pertumbuhan penerimaan pajak hanya 0,6%. Padahal, target pertumbuhan penerimaan pajak pada tahun ini ditetapkan sebesar 19%. Palagi, penerimaan pajak berisiko menghadapi lonjakan restitusi. Selain itu, tren penurunan PNBP masih terus terjadi. Hingga akhir kuartal I/2019, PNBP turun 1,47%.
Pengamat DDTC BawonoKristiaji mengatakan, ada tiga catatan terkait dengan realisasi penerimaan negara sepanjang kuartal I/2019. Pertama, realisasi pajak nonmigas mencapai 15,5% dari target APBN pada dasarnya merupakan pola distribusi bulanan yang umumnya terjadi pada awal tahun, yaitu sekitar 4,5%-6% per bulan. Kinerja PPN yang negatif perlu diwaspadai. Kedua, restitusi hendaknya tidak perlu dipersoalkan seolah-olah menjadi hal yang melemahkan kinerja. Ketiga, kinerja PPN akan meningkat, impor barang modal dan konsumsi dalam negeri akan membaik sejalan dengan kondisi politik yang kondusif pascapemilu dan menyambut lebaran.
Elektrifikasi Pasar Mobil, Blue Bird Luncurkan Taksi Listrik
Meski regulasi kendaraan listrik belum terbit, Blue Bird meluncurkan layanan taksi dengan armada mobil bertenaga listrik. Perusahaan taksi terbesar ini menargetkan pengoperasian armada 2.000 unit mobil listrik pada 2020-2025. Blue Bird menyatakan rasa bangganya menjadi pioneer dalam menghadirkan kendaraan listrik di Industri transportasi Indonesia. Selain untuk peningkatan layanan, terobosan perusahaan taksi Blue Bird diharapkan menjadi katalis elektrifikasi transportasi di pasar Indonesia. Tahap pertama Blue Bird akan menggunakan 25 unit BYD e6 A/T dan 4 unit Tesla Model X 75D A/T sebagai armada baru untuk layanan Bluebird dan Silverbird. Perusahaan menginvestasikan hampir RP 40 miliar untuk membuka layanan taksi reguler dan premium menggunakan 30 unit mobil listrik, termasuk membangun 15 unit stasiun pengisian listrik (SPL).
Penerimaan Negara Tersedot Restitusi
Penerimaan pajak sepanjang kuartal pertama lesu darah. Penerimaan pajak hanya tumbuh 1,8% yoy per akhir Maret 2019. Kondisi ini terjadi karena restitusi pajak yang tumbuh drastis 47,83%. Sebaliknya penerimaan bea dan cukai tercatat tumbuh 73%. Sementera penerimaan negara bukan pajak (PNBP) tercatat turun 1,4%.
Sarana Mudik Siap, Tarif Menjadi Kendala
Kemhub memastikan sarana prasarana mudik siap. Namun masih ada satu kendala, yakni tarif terutama transportasi udara yang memberatkan masyarakat. Kemhub berencana memanggil satu per satu maskapai untuk membahas soal tarif. Menhub mengakui, meski sudah diberi imbauan, tiket pesawat masih terasa cukup tinggi.
Eksportir Batubara Mulai Pakai Asuransi Nasional
Kebijakan penggunaan asuransi nasional akan berlaku mulai 1 Juni 2019. Masa transisi dimaksudkan agar pelaku usaha pertambangan bisa memiliki waktu untuk bernegosiasi dengan para pembeli atau importir di luar negeri. Apabila pada tenggat waktu itu para pengekspor tidak mematuhi ketentuan, pemerintah akan menjatuhkan sanksi berupa larangan ekspor. Saat ini sudah ada 15 perusahaan asuransi dan tiga konsorsium sudah terdaftar dan mendapatkan persetujuan dalam implementasi kebijakan wajib asuransi.
Mobil Listrik Sudah Siap Memintas Jalan
Sejumlah agen pemegang merk (APM) sudah siap mengeluarkan produk mobil hibrida di Indonesia. Toyota meluncurkan C-HR Hybrid, kendaraan sport utility vehicle (SUV) listrik pertama yang dipasarkan di Indonesia secara nasional. Mobil ini diklaim lebih irit 62% pada penggunaan BBM. Sementara, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) masih menunggu kepastian regulasi, termasuk infrastruktur pengisian bahan bakar kendaraan listrik tersedia secara memadai.









