Ekspansi Peer To Peer Lending, Borrower dari Luar Jawa Makin Pesat
Peminjam di sektor jasa keuangan pinjam meminjam berbasis teknologi atau peer to peer (P2P) lending dari luar Pulau Jawa mengalami pertumbuhan signifikan pada Maret 2019. Data ikhtisar keuangan yang dirilis oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan, bahwa jumlah rekening peminjam (borrower) tekfin lending sampai dengan Maret 2019 mencapai 6,96 juta akun. Jumlah tersebut bertumbuh sebesar 59,70% dibandingkan dengan jumlah rekening (borrower) pada akhir Desember 2018 (year-to-date/ytd) sebanyak 4,35 juta akun. Pertumbuhan borrower dari luar Jawa justru menunjukkan pertumbuhan lebih besar dibandingkan dengan pertumbuhan borrower di Jawa. Seiring dengan perkembangan tersebut, jumlah pinjaman yang disalurkan oleh industri yang masih relatif baru ini juga bertumbuh signifikan. Data OJK menunjukkan, jumlah pembiayaan yang disalurkan industri tekfin lending per akhir Maret 2019 mencapai Rp33,20 triliun, bertumbuh 46,48% secara ytd. Peningkatan signifikan itu didorong dengan makin banyaknya perusahaan yang terdaftar. Sampai dengan Desember 2018, jumlah P2P lending yang terdaftar di OJK baru mencapai 78 entitas, sedangkan pada Maret 2019 sudah mencapai 106 entitas.
Tags :
#Financial TechnologyPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023