Jiwasraya Sulit Melepas Investasi Bermasalah
PT Asuransi Jiwasraya (Persero) berusaha menata kembali portofolio investasi sebagai salah satu upaya restrukturisasi dan pnyehatan perusahaan. Perubahan komposisi penempatan investasi akan dilakukan secara bertahap dalam lima tahun ke depan, dimulai dengan melepas saham bervaluasi rendah.
Setelah itu, menurut Hexana, pengelolaan investasi dirombak dengan menerapkan manajemen portofolio yang memperhatikan prinsip kehati-hatian. Komposisi yang sehat itu meliputi surat utang pemerintah paling sedikit 30 persen, surat utang perusahaan BUMN dengan rating investment grade, juga saham dan reksadana saham kelompok papan atas LQ45 maksimal 20 persen. BPK mencatat Jiwasraya melakukan investasi pada saham-saham perusahaan yang berkualitas rendah yang dilakukan tidak sesuai dengan ketentuan, di antaranya saham PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR), PT Semen Baturaja Tbk (SMBR), dan PT Property Tbk (PPRO). Indikasi kerugian akibat transaksi itu diperkirakan sekitar Rp 4 triliun. Jiwasraya juga memiliki sekitar 28 produk reksa dana dan 20 produk reksa dana di atas 90 persen, yang sebagian besar memiliki underlyingsaham berkualitas rendah atau lapis kedua dan tidak likuid, di antaranya saham PT Inti Agri Resources Tbk (IIKP), PT SMR Utama Tbk (SMRU), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR), PT Semen Baturaja Tbk (SMBR), PT Property Tbk (PPRO), saham PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM), serta PT Hanson International Tbk (MYRX). Indikasi kerugian sementara akibat penurunan nilai saham pada reksa dana ini diperkirakan sekitar Rp 6,4 triliun.
Angkasa Pura II Perkirakan Jumlah Penumpang Pesawat Anjlok
Jumlah penumpang pesawat tahun ini diperkirakan anjlok dibanding pada tahun sebelumnya. Direktur Teknik PT Angkasa Pura II (Persero), Djoko Murjatmodjo, mengatakan penurunan penumpang pesawat di bandara yang dikelola perseroan turun 18,85 persen, dari 112,6 juta penumpang pada 2018 menjadi 90,4 juta pada 2019.
Djoko mengatakan ada beberapa penyebab penurunan tersebut. Salah satunya, kata dia, adalah tingginya harga tiket pesawat di kelas penerbangan murah atau low cost carrier sejak akhir 2018. Isu bagasi berbayar juga turut menyebabkan penurunan jumlah penumpang. Djoko mengatakan bisnis penerbangan dalam negeri mendapat persaingan. Salah satunya jalan tol Trans Jawa. Tekanan bagi maskapai dia perkirakan akan bertambah ketika kereta cepat Jakarta-Surabaya rampung. Turunnya jumlah penumpang juga secara langsung menyeret pundi-pundi pendapatan pengelola bandara. Tahun lalu, pendapatan PT Angkasa Pura II di bisnis penerbangan mencapai Rp 6 triliun atau 53,5 persen dari pendapatan total perusahaan. Tahun ini, pendapatan dari bisnis penerbangan mencapai Rp 5,6 triliun atau turun 59,4 persen dari pendapatan total.
Pengusaha Mikro Kecil dan Menengah Bidik Pasar Cina
Pemerintah berusaha menggenjot ekspor produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lewat perdagangan elektronik di Cina. Pemerintah mengekspor produk UMKM melalui pusat logistik berikat e-commerce PT Uniair Indotama Cargo untuk pertama kalinya sebanyak 45.530 unit. Produk tersebut berasal dari 17 pelaku usaha di DKI Jakarta dan Nusa Tenggara Timur.
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Teten Masduki, menuturkan pemerintah berencana membentuk kantor bersama UMKM yang terpusat di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kementerian Keuangan. Tujuannya agar proses perizinan, sertifikasi, hingga pembiayaan bisa terintegrasi. Kantor bersama ini bisa memanfaatkan jaringan kantor bea dan cukai supaya proses logistik lebih murah dan mudah. Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyebutkan ekspor produk UMKM akan terus digenjot untuk meningkatkan kinerja ekspor non-migas. Jumlah pelaku UMKM saat ini sekitar 62 juta. Dari angka itu, hanya 14 persen yang memiliki kegiatan ekspor. Salah satu penyebab rendahnya ekspor UMKM karena selama ini pelaku terkendala informasi hingga sarana pengiriman.
Unicorn Indonesia Tahan Ekspansi Bisnis
Perusahaan teknologi Tanah Air, khususnya yang bervaluasi lebih dari US$ 1 miliar atau sekitar Rp 14 triliun, tak lagi melakukan ekspansi bisnis secara sporadis. PT Aplikasi Karya Anak Bangsa alias Gojek, misalnya, mulai merampingkan produk jasa yang ditawarkan. Aplikasi Gojek yang khusus melayani berbagai jasa gaya hidup (Golife) bakal merampingkan produknya dari delapan layanan menjadi hanya dua layanan. Keenam layanan Golife yang akan disetop tersebut ialah Goglam, Gofix, Godaily, Goauto, Golaundry, dan Service Marketplace. Nantinya, aplikasi Golife hanya menyisakan dua layanan, yakni Goclean dan Gomassage.
Adapun platform e-commerce Tokopedia juga sedang menyasar pasar saham sejak tahun ini. Kepala Eksekutif Tokopedia William Tanuwijaya mengatakan, dengan jumlah mitra di angka 6 juta dan pengguna hingga ratusan juta, entitasnya sudah memiliki omzet transaksi (gross merchandise value) bulanan tak kurang dari US$ 1 miliar atau sekitar Rp 14 triliun. Pekan lalu, Presiden dan Co-Founder Bukalapak Fajrin Rasyid menuturkan, meski entitasnya tidak pernah absen dalam pesta belanja online yang bertaburan promo, alokasi anggaran “bakar uang” Bukalapak juga sudah dipotong sepertiga dibanding tahun lalu. Adapun pendiri Lippo Group, Mochtar Riady, mengatakan tidak mau lagi bakar uang jika perusahaan rintisan tak kunjung menunjukkan tanda keberlanjutan. Mochtar tak mau kejadian yang dialami Lippo saat membesarkan Mataharimall.com terulang.
Ambang Batas Pembebasan Bea Masuk Akan Diturunkan
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyatakan akan menurunkan ambang batas pembebasan bea masuk atas barang impor (de minimis value). Nilai maksimal barang impor yang tak terkena bea masuk akan diubah menjadi lebih rendah dari US$ 75.
Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 112 Tahun 2018, barang impor dengan nilai di atas US$ 75 akan dikenai bea masuk 7,5 persen. Nantinya batas nilai tersebut bakal lebih rendah, sehingga peluang pemerintah untuk memungut bea masuk bisa lebih besar. Tapi, kata Agus, pemerintah belum menentukan ambang batas baru. Pada dasarnya, dia mengimbuhkan, penurunan ambang batas tarif bebas bea masuk dimaksudkan untuk melindungi produk dalam negeri. Dirjen BC Heru Pambudi mengatakan revisi ambang batas perlu dilakukan setelah transaksi e-commerce yang memperdagangkan barang impor terus melonjak. Dia memperkirakan transaksinya mencapai 45 juta transaksi per tahun.
Lifting Minyak dan Gas Bertumpu pada Proyek Baru
Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto masih optimistis mampu mencapai target lifting minyak dan gas sebanyak 2 juta barel setara dengan minyak per hari (BOEPD). Target itu terdiri atas lifting minyak 775 ribu barel per hari dan 1,3 juta BOEPD.
Capaian itu salah satunya didongkrak produksi lapangan Kedung Keris di Blok Cepu. Lapangan yang ditemukan pada 2011 itu memiliki cadangan sebanyak 20 juta barel. Saat ini minyak yang diproduksi berkisar 3.800-5.000 barel per hari. Menurut Dwi, jumlahnya bisa bertambah maksimal hingga 10 ribu barel per hari. Vice President Relations PHE Ifki Sukarya menyatakan pihaknya baru menyumbang lifting minyak sebanyak 28.741 BOPD atau 89 persen dari target di APBN hingga kuartal III 2019. Sementara lifting gas sebanyak 81,6 MMSCFD atau 82 persen dari target. Selain mengandalkahn produksi sejumlah proyek, SKK Migas menyiapkan strategi lain. Salah satunya menguras stok minyak yang belum terangkat hingga 1 juta barel tahun ini. Hingga kuartal III ada 500 ribu stok yang berhasil diangkat. SKK Migas juga gencar mengkampanyekan enhanced oil recovery (EOR) di sumur-sumur tua. Tahun ini ada 11 pengujian lapangan dan 10 struktur yang menggunakan EOR. SKK Migas mendorong perusahaan melakukan eksplorasi menggunakan dana komitmen kerja pasti (KKP). PHE merupakan salah satu yang telah bergerak. Perusahaan melakukan survei seismik laut regional dua dimensi (2D) untuk mencari cadangan minyak. Survei ini merupakan yang terbesar di Asia-Pasifik da Australia dalam 10 tahun terakhir. Perseroan menyiapkan dana investasi dari KKP di Blok Jambi Merang pada 2019 senilai US$ 20,46 juta.
Kereta Bakal Menjadi Angkutan Terlaris
Kementerian Perhubungan memperkirakan kereta api bakal menjadi moda angkutan yang paling diminati pada masa libur akhir tahun. Tren ini mematahkan dominasi angkutan udara yang biasanya meraup penumpang terbanyak pada masa liburan Natal dan tahun baru.
Sekretaris Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Zulmafendi, mengatakan jumlah penumpang kereta hanya naik 4 persen dibanding pada akhir tahun lalu, tetapi dari grafik perjalanan, jumlahnya menjadi yang terbesar. Dalam proyeksi yang disusun Kementerian Perhubungan, kereta api bakal digunakan sekitar 5,91 juta penumpang pada akhir tahun ini. Jumlah itu setara dengan 35,8 persen jumlah total pemudik Natal dari seluruh moda angkutan yang diprediksi mencapai 16,41 juta orang. Tren nya meningkat dibanding pada periode serupa tahun lalu, saat jumlah pengguna kereta hanya 5,6 juta orang. Adapun jumlah penumpang pesawat memiliki porsi 32 persen dari jumlah total penumpang, atau mencapai 5,28 juta orang. Jumlah pengguna bus, kapal penyeberangan, serta kapal jarak tak lebih dari 2 juta orang.
Jiwasraya Gandeng Investor Strategis pada Maret 2020
Manajemen PT Asuransi Jiwasraya (Persero) tengah menyelesaikan proses uji tuntas (due diligence) calon investor strategis untuk anak usaha perseroan Jiwasraya Putra. Direktur Utama Asuransi Jiwasraya, Hexana Tri Sasongko, menuturkan sekema investor strategis ditempuh sebagai salah satu opsi penyelamatan dan penyehatan untuk memenuhi kebutuhan dana segar dalam jangka pendek.
Berdasarkan dokumen yang disampaikan manajemen Jiwasraya kepada DPR, skema investor strategis ini diharapkan mampu menghasilkan dana hingga Rp 5 triliun untuk membantu likuiditas dan solvabilitas perseroan. Namun dana tersebut tak mencukupi kebutuhan dana yang diproyeksikan mencapai Rp 32,89 triliun agar Jiwasraya mampu memperbaiki kinerja keuangan. Saat ini, ada lima investor yang berminat, yaitu empat entitas asing dan satu entitas dalam negeri. Hexana mengungkapkan, dalam proses pencairan investor, manajemen berkomitmen untuk menerapkan prinsip kehati-hatian dan good corporate governance yang bertanggung jawab. Selain dana dari investor strategis, terdapat tiga opsi penyelamatan dan penyehatan yang disiapkan manajemen Jiwasraya bersama Kementerian BUMN. Opsi tersebut adalah inisiatif pembentukan holding asuransi yang direncanakan berada di bawah PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI), skema finansial reasuransi, dan yang terakhir adalah penghimpunan dana penyelamatan dari pemilik saham.
Omzet Industri Game Bertumbuh 90 Persen
Pendapatan permainan (game) untuk telepon seluler atau mobile game di Asia Tenggara terus meningkat. Tahun ini pendapatan dari game telepon seluler diperkirakan mencapai US$3,2 miliar dan pada 2022 akan bertumbuh 90 persen menjadi US$ 6,1 miliar.
Menurut Director of Business Development Google Play Apps and Games, Kunal Soni, Indonesia menjadi pasar terbesar mobile game di Asia Tenggara. Chief Technology Officer Maentrus Digital Lab, Reza Febri Nanda, menilai pasar mobile game di Indonesia sangat besar. Ia mencontohkan game yang diluncurkannya, Gyro Buster, telah diunduh lebih dari 5 juta pengguna Android. Nanda menjelaskan, pendapatan dari game tersebut berasal dari iklan atau AdSense. Selain itu, pendapatan bersumber dari revenue share karena Maentrus Digital Lab bekerja sama dengan pengembang game dari Jepang. Merujuk pada data yang dilansir Newzoo, secara global pendapatan dari bisnis permainan diperkirakan mencapai US$ 152,1 miliar atau tumbuh 9,6 persen (year on year). Vice President for User Experiance and Product Management Google, Tian Lim, mengatakan saat ini terdapat 2,5 miliar pengguna Android dan lebih dari 2 miliar menggunakan Google Play. Tian mengatakan pada 2018 Google melakukan survei pada ribuan pengembang aplikasi. Hasilnya, 79 persen pengembang aplikasi itu puas dengan produk dan layanan Google.









