;

10 Korporasi Korsel Siap Berekspansi

Ayu Dewi 27 Nov 2019 Kompas

Sedikitnya 10 korporasi raksasa asal Korea Selatan menegaskan komitmenya untuk berkespansi di Indonesia. Kesepuluh raksasa tersebut adalah Hankokk Tire & Technology Group, Sk E&C, Doosan Group, Lotte Corporation, Kexim Bank, CJ Group, Posco, Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering, LG International dan GS Global.

Hyundai Motor Company bahkan akan mulai membangun pabrik seluas 77,6 ha di Cikarang Desember 2019 sebagai basis produksi untuk pemasaran Asia Tenggara dan sekitarnya. Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto, Hyundai akan berinvestasi di Indonesia dengan nilai 1,55 miliar dollar AS. 

Tren Mutiara

Ayu Dewi 27 Nov 2019 Kompas

Penjualan perhiasan mutiara secara daring terus meningkat dan diminati pasar milenial. Sejumlah produk mutiara laut selatan (south sea pearl) asal Indonesia juga dipasarkan dengan harga puluhan ribu hingga ribuan dollar AS.

Dari data Kementerian Kelautan dan Perikanan nilai ekspor mutiara Indonesia pada 2018 sebesar 42,27 juta dollar AS atau peringkat kelima setelah Hongkong, Jepang, Tahiti dan China. Padahal kontribusi Indonesia terhadap produksi mutiara laut selatan dunia mencapai 50%.

Peluang Riset Manufaktur Terbuka

Ayu Dewi 27 Nov 2019 Kompas

Pemerintah menilai program percepatan kendaraan listrik menjadi peluang bagi manufaktur untuk mendorong riset, pengembangan dan desain. Perpres No 55/2019 mengatur penelitian dan pengembangan, tingkat kandungan dalam negeri dan insentif dan diterbitkan juga PP No 73/2019 tentang PPnBM Kendaraan Bermotor, mengatur hal-hal terkait percepatan program tersebut. 

Dalam skema PPnBM yang baru, tarif dihitung berdasarkan kapasitas mesin ditambah parameter baru yaitu konsumsi bahan bakar dan emisi karbondioksida.  

Penawaran Obligasi Ritel Sukses Menggaet Investor Baru dari Kalangan Milenial

Benny 27 Nov 2019 Kontan

Pemerintah telah mengakhiri penawarn obligasi ritel untuk tahun ini. Pemerintah menutup penawaran sukuk tabungan seri ST-006 sekaligus obligasi ritel terakhir yang ditawarkan tahun ini. Melihat hasil penawaran sepanjang tahuin ini, pemerintah cukup berhasil memperbesar basis investor. Jumlah investor baru yang masuk setiap penawaran obligasi ritel mencapai ribuan. Perolehan investor baru terjadi pada penawaran SR-011 pada Maret lalu. Jumlah investor baru yang masuk saat itu 20.630 investor. Selain itu tingkat keritelan di setiap penerbitan obligasi ritel terus meningkat. ST-006 menjadi obligasi ritel dengan tingkat keritelan terbaik sepanjang penerbitan SBN ritel online. Direktorat           Jendral Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mencatat rata-rata volume pemesanan tabungan ini mencapai Rp 189 juta per investor.

Persentase investor milenial juga terus meningkat. Pada penerbitan ST-006, jumlah investor milenial mencapai 3.950 investor, setara 51,07% dari total investor. Bahkan, 56% investor baru adalah generasi milenial. Bulan sebelumnya, pada penerbitan ORI016 jumlah investor baru dari kalangan milenial 40,37%.


Peluang Penjualan Avtur Akan Dibuka bagi Swasta

Benny 27 Nov 2019 Kontan

Kementerian Perhubungan kembali menggulirkan wacana penjualan avtur oleh pihak swasta jika harga bahan bakar pesawat tersebut masih mahal. Pasalnya, banyak maskapai yang menutup rute penerbangan demi menghemat biaya avtur yang dianggap terlalu tinggi. Mengenai peluang swasta masuk ke bisnis avtur, Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Muhammad Ibnu Fajar mengatakan, pihaknya siap mendukung agenda yang berkaitan dengan upaya efisiensi.  BPH Migas akan mendukung dari sisi regulasi. Nantinya setiap perusahaan swasta wajib memperoleh lisensi Izin Niaga Umum (INU) sesuai ketentuan yang berlaku.

Menanggapi kembali bergulirnya rencana tersebut, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menyatakan kesiapannya memasok bahan bakar pesawat di Tanah Air. Direktur PT AKR Corporindo Tbk, Suresh Vembu, menyatakan PT Dirgantara Petroindo Raya, yang merupakan perusahaan joint venture antara AKR Corporindo dan British Petroleum (BP), siap mendukung program pemerintah tersebut. Suresh mengklaim AKRA telah memiliki infrastruktur di beberapa pelabuhan di Indonesia yang bisa mendukung rantai distribusi pasokan bahan bakar minyak (BBM), termasuk avtur. Adapun kesiapan infrastruktur tersebut akan menekan biaya logistik. Selain itu, Suresh memastikan Dirgantara Petroindo Raya telah memperoleh lisensi INU. Di sisi lain, PT Pertamina mengaku tidak masalah dan siap bersaing apabila pihak swasta turut serta dalam penyediaan avtur di bisnis penerbangan tanah air. 

Garap Blok Migas, Pertamina Mencari Mitra

Benny 27 Nov 2019 Kontan

Demi memaksimalkan pengembangan sejumlah lapangan minyak dan gas (migas), PT Pertamina tidak berniat mencari mitra bisnis untuk mendukung proyek tersebut. Apalagi Pertamina mulai mengelola blok migas yang cukup strategis, seperti Blok Mahakam sejak awal 2018 lalu. Dengan mengelola Blok Mahakam, Pertamina membutuhkan pendanaan jumbo. Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati, menyatakan Pertamina sedang mencari mitra untuk Blok Mahakam.  Kendati demikian, Nicke memastikan semuanya berlangsung secara internal. Ia pun enggan membeberkan lebih jauh mengenai proses pencarian mitra strategis ini. Pertamina memang perlu membangun kongsi bisnis. Sebab, hingga kini Pertamina baru menggandeng mitra bisnis di 30% blok migas yang mereka kelola. Sementara, rata-rata perusahaan migas global menjalin kemitraan untuk 80% blok migas yang dikelola. Cuma, manajemen Pertamina belum memasang target berapa persentase peningkatan investasi pihak ketiga tersebut.

Saat ini, Pertamina mengelola 99 aset migas di dalam dan luar negeri melalui sejumlah anak usaha. Nicke bilang, mitra yang mereka incar adalah perusahaan yang sudah berpengalaman dalam mengimplementasikan teknologi yang sudah terbukti. Selain itu, Pertamina turut menjadikan aspek finansial calon mitra sebagai bahan pertimbangan.

Di sisi lain, Pertamina belajar dari apa yang terjadi di Blok Mahakam. Sejak mengelola Blok Mahakam pada 2018, produksi blok tersebut cenderung menurun hingga kini. "Tahun 2017 pengeboran hanya empat sumur, sehingga ketika Pertamina masuk, kami melakukan eksplorasi secara masif," tutur Nicke. Lewat upaya eksplorasi, laju penurunan yang semula mencapai 57% berhasil ditekan hingga 25%. Belajar dari pengalaman itu, Nicke memastikan Pertamina terus berdiskusi agar bisa terlibat lebih awal dalam masa transisi pengelolaan blok migas.


Domper Digital Gencar Berekspansi ke Layanan Transportasi

Leo Putra 27 Nov 2019 Tempo

Penyelenggara paltform dompet digital terus memperluas layanannya. Penyelenggara uang elektronik berbasis server ini gencar merambah segmen pembayaran jalan tol dan transportasi umum yang selama ini dikuasai oleh uang elektronik berbasis kartu. CEO LinkAja, Danu Wicaksana, mengatakan layanan pembayaran moda transportasi memiliki potensi untuk merangkul pengguna yang selama ini belum memiliki akses perbankan.

Platform pelat merah tersebut mengawal inya dengan menjadi alat pembayaran tiket bus Perum DAMRI, tiket kapal ASDP Ferry, dan pembayaran jalan tol. Target selanjutnya, QR Code Link-Aja dapat digunakan untuk pembayaran Commuter Line di 400 gerbang. Adapun dompet digital Dana belum lama ini juga berkolaborasi dengan penyedia taksi PT Blue Bird Tbk sebagai salah satu alternatif pembayaran nontunai.  Kerja sama berikutnya adalah menggandeng PT MRT Jakarta. Bukan hanya Dana, tiga penyelenggara uang elektronik berbasis server lainnya, yaitu LinkAja, Ovo, dan Gopay, juga berencana menjadi alat pembayaran MRT. Berdasarkan data Bank Indonesia, nilai dan volume penggunaan uang elektronik berbasis server terus meningkat dalam satu tahun terakhir. Hal ini berpotensi menjadi disrupsi bagi eksistensi uang elektronik berbasis kartu yang diterbitkan oleh perbankan. Hal itu tercermin dari total dana floating uang elektronik perbankan yang mengalami penurunan 8,9 persen secara tahunan menjadi Rp 2,3 triliun pada September 2019.


Operator Angkutan Siapkan Armada Mobil Listrik

Leo Putra 27 Nov 2019 Tempo

Operator angkutan umum mulai mematangkan rencana penggunaan armada kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Peluang untuk mengurangi ketergantungan kendaraan terhadap bahan bakar fosil semakin terbuka sejak terbitnya Perpres Nomor 55 Tahun 2019 tentang Program Percepatan Mobil Listrik pada Agustus lalu.

Presiden Direktur PT Transjakarta, Agung Wicaksono, mengatakan akan mengoperasikan 14 ribu unit bus listrik pada 2030. Dengan subsidi Rp 2,7 triliun tahun ini, Agung mengatakan bus Transjakarta melayani 1 juta penumpang per hari. Bila target ekosistem EV berjalan lancar dan 60 persen pengguna jalan sudah memanfaatkan transportasi umum, dia menargetkan jumlah penumpang bus ini bisa menembus 47 juta orang per hari. Di sampin itu Project Leader EV Grup Blue Bird, Prayoga Wiradisuria, mengatakan ada 200 unit taksi listrik tipe MPV yang akan meluncur dalam waktu dekat. Saat ini Blue Bird sudah mengoperasikan 35 unit mobil listrik yang terdiri atas 25 unit sedan buatan BYD yang melayani segmen reguler dan 10 uni sedan Tesla Model X untuk layanan eksekutif. Executive General Manager Pt Toyota Astra Motor, Fransiscus Soerjopranoto, mengatakan produsen otomotif bakal semakin gencar memasok EV ke berbagai segmen, dari mobil pribadi hingga kendaraan logistik. Terlebih, pemerintah sudah menargetkan 20 persen EV dari total kendaraan beroperasi pada 2025.


Pertamina Tawarkan Aramco Bangun Kilang Baru

Ulhaq Z 27 Nov 2019 Republika

PT Pertamina (Persero) akan menggunakan valuasi Kilang Cilacap sebagai acuan dalam kerjasama pengembangan kilang minyak bersama perusahaan migas Arab Saudi, Saudi Aramco. Namun apabila nilai valuasi dari penilai independen tidak kunjung disepakati, Pertamina menawarkan Aramco untuk membangun kilang baru di Cilacap. Opsi tersebut merupakan opsi lanjutan yang ditawarkan agar kerja sama dengan Aramco tetap dapat dilanjutkan jika valuasi tidak disepakati. Potensi kerja sama hulu dengan perusahaan mitra lainnya akan tetap dibuka. Langkah kemitraan sudah dilakukan Pertamina di beberapa wilayah kerja, yang terbaru pertamina sedang mencari mitra untuk pengelolaan Blok Rokan. Pemerintah mendorong Pertamina untuk menggaet mitra atau bekerja sama dengan perusahaan migas ataupun bekerja sama dengan perusahaan migas multinasional lain, untuk memaksimalkan produksi minyak dan gas nasional. Dua strategi diterapkan, jangka pendek adalah memperkuat kapasitas keuangan dan teknis, Pemerintah mengizinkan Pertamina untuk menggandeng mitra guna meningkatkan aliran modal ke dalam negeri, sedangkan jangka panjang dengan mempertahankan tingkat produksi yang ada, mengubah sumber daya alam menjadi cadangan, melaksanakan EOR, dan meningkatkan eksplorasi.

Jokowi Ajak Perusahaan Terkemuka Korsel Ikut Bangun Ibu Kota Baru

Leo Putra 27 Nov 2019 Investor Daily

Presiden Joko Widodo mengajak para pimpinan atau CEO perusahaan-perusahaan terkemuka di Korea Selatan untuk bekerja sama membangun ibu kota baru Indonesia yang akan dipindahkan dari Jakarta ke Kalimantan Timur. "Ibu kota baru tersebut akan kita desain sebagai sebuah kota yang smart city, yang greeen city, safe city, inclusive city, dan resilient city," kata Presiden Jokowi saat bertemu dengan CEO perusahaan-perusahaan terkemuka Korea Selatan di Lotte Hotel, Busan, Senin (25/11). Menurut Presiden, komitmen Indonesia untuk lima tahun terakhir iklim investasi akan makin menarik, penyederhaan birokorasi juga akan terus dilakukan.

Pilihan Editor