Domper Digital Gencar Berekspansi ke Layanan Transportasi
Penyelenggara paltform dompet digital terus memperluas layanannya. Penyelenggara uang elektronik berbasis server ini gencar merambah segmen pembayaran jalan tol dan transportasi umum yang selama ini dikuasai oleh uang elektronik berbasis kartu. CEO LinkAja, Danu Wicaksana, mengatakan layanan pembayaran moda transportasi memiliki potensi untuk merangkul pengguna yang selama ini belum memiliki akses perbankan.
Platform pelat merah tersebut mengawal inya dengan menjadi alat pembayaran tiket bus Perum DAMRI, tiket kapal ASDP Ferry, dan pembayaran jalan tol. Target selanjutnya, QR Code Link-Aja dapat digunakan untuk pembayaran Commuter Line di 400 gerbang. Adapun dompet digital Dana belum lama ini juga berkolaborasi dengan penyedia taksi PT Blue Bird Tbk sebagai salah satu alternatif pembayaran nontunai. Kerja sama berikutnya adalah menggandeng PT MRT Jakarta. Bukan hanya Dana, tiga penyelenggara uang elektronik berbasis server lainnya, yaitu LinkAja, Ovo, dan Gopay, juga berencana menjadi alat pembayaran MRT. Berdasarkan data Bank Indonesia, nilai dan volume penggunaan uang elektronik berbasis server terus meningkat dalam satu tahun terakhir. Hal ini berpotensi menjadi disrupsi bagi eksistensi uang elektronik berbasis kartu yang diterbitkan oleh perbankan. Hal itu tercermin dari total dana floating uang elektronik perbankan yang mengalami penurunan 8,9 persen secara tahunan menjadi Rp 2,3 triliun pada September 2019.
Tags :
#KeuanganPostingan Terkait
Afrika Tunjukkan Inovasi Pembayaran Bebas Dolar
Transaksi Digital Melaju Kencang
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023