Pemotongan Bunga untuk Mendorong Ekonomi
Hairul Rizal
16 Jan 2025 Kontan (H)
Bank Indonesia (BI) secara mengejutkan memangkas suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,75%, meskipun rupiah tengah berada di posisi terlemah dalam enam bulan terakhir di angka Rp 16.311 per dolar AS. Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan bahwa keputusan ini diambil untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang tertekan dan menciptakan peluang pemulihan meskipun ketidakpastian global masih tinggi.
Dinamika Kebijakan BI Pemangkasan suku bunga acuan oleh BI merupakan langkah kedua dalam lima bulan terakhir, dengan pertimbangan inflasi yang rendah (2,5% ±1%) serta peluang pertumbuhan ekonomi 2025 di rentang 4,7%-5,5%. Perry menekankan bahwa penurunan suku bunga saat ini adalah langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang stagnan di level 5%.
Tekanan pada Rupiah Nilai tukar rupiah yang melemah hingga 5% year-on-year menjadi perhatian, terutama karena sentimen global seperti penguatan dolar AS dan ketidakpastian kebijakan suku bunga Federal Reserve (FFR) pasca terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS.
Dukungan dari Stimulus Fiskal
Ekonom Bank Maybank Indonesia, Myrdal Gunarto, menyoroti pentingnya sinergi kebijakan fiskal dan moneter. Dengan pemangkasan suku bunga, ditambah stimulus pemerintah dan momentum Ramadan, pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2025 diproyeksikan mencapai 5,2%.
Tantangan dan Prospek Ekonomi
Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, memprediksi pertumbuhan ekonomi akan tetap tertekan akibat faktor eksternal seperti perang dagang yang menekan ekspor dan pelemahan permintaan domestik. Sementara itu, Kepala Ekonom Bank BCA, David Sumual, menilai masih ada ruang bagi kebijakan moneter untuk mendukung pertumbuhan, meski tekanan terhadap rupiah akibat ekspektasi kebijakan tarif AS tetap membayangi.
Langkah BI menurunkan suku bunga menunjukkan upaya agresif untuk menopang pertumbuhan ekonomi, meskipun harus menghadapi tantangan berupa pelemahan nilai tukar rupiah dan ketidakpastian global. Kombinasi kebijakan moneter dan fiskal diharapkan mampu menjaga ekonomi tetap stabil pada tahun 2025.
Ekspor Batubara dan CPO Mengancam Surplus Dagang
Hairul Rizal
16 Jan 2025 Kontan
Indonesia mencatatkan surplus neraca perdagangan sebesar US$ 2,24 miliar pada Desember 2024, lebih rendah dibandingkan November 2024 yang mencapai US$ 4,37 miliar. Sepanjang tahun 2024, surplus neraca dagang mencapai US$ 31,04 miliar, turun dari US$ 36,88 miliar pada 2023.
Komoditas ekspor utama menurun, Ekspor batubara, besi dan baja, serta minyak sawit mentah (CPO) menunjukkan tren penurunan. Contohnya, ekspor batubara Desember 2024 tercatat US$ 2,69 miliar, turun 10,36% secara tahunan, meski naik sedikit secara bulanan (2,81%). Defisit perdagangan dengan beberapa negara, Defisit terbesar terjadi dengan China (US$ 11,41 miliar), Australia (US$ 4,76 miliar), dan Thailand (US$ 3,84 miliar).
Permintaan global melemah, Menurut David Sumual, Kepala Ekonom BCA, perlambatan surplus dipicu oleh pelemahan harga komoditas dan permintaan ekspor dari negara seperti China.
Surplus perdagangan terbesar pada 2024 adalah dengan Amerika Serikat (US$ 16,84 miliar), diikuti India (US$ 15,39 miliar), dan Filipina (US$ 8,85 miliar). David Sumual memprediksi surplus 2025 akan turun menjadi US$ 26,2 miliar, sementara Myrdal Gunarto dari Bank Maybank Indonesia lebih optimis, memperkirakan surplus perdagangan mencapai US$ 43 miliar jika tidak ada tekanan besar, seperti kebijakan proteksionis Presiden AS Donald Trump.
Penurunan surplus neraca perdagangan pada 2024 menunjukkan dampak pelemahan harga komoditas dan permintaan ekspor global. Meski surplus masih diproyeksikan berlanjut pada 2025, tantangan dari kebijakan perdagangan internasional dan fluktuasi harga komoditas perlu diantisipasi untuk menjaga stabilitas ekonomi.
Kredit Investasi Jadi Penopang
Yuniati Turjandini
16 Jan 2025 Investor Daily (H)
Bank Indonesia (BI) mencatatkan peran kredit/pembiayaan perbankan pada 2024 tetap kuat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan kredit pada 2024 mencapai 10,39% secara tahunan (year on year/yoy), berada dalam kisaran target BI sebesar 10-12%. Apabila dibandingkan dengan tahun 2023, kredit perbankan tumbuh 10,38% (yoy). Artinya kredit hanya naik tipis di tahun 2024 menjadi 10,39% (yoy). Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan pertumbuhan kredit dipengaruhi oleh terjaganya minat penyaluran kredit perbankan, berlanjutnya realokasi alat liquit ke kredit oleh perbankan, tersedianya dukungan pendanaan dari pertumbuhan DPK, serta positifnya dampak insentif kebijakan liquiditas makroprudensial (KLM) BI. Dari sisi permintaan, pertumbuhan kredit didukung oleh kinerja usaha korporasi yang terjaga, ditengah konsumsi rumah tangga yang terbatas. Berdasarkan kelompok penggunaan, pertumbuhan kredit modal kerja, kredit investasi, dan kredit konsumsi, masing-masing sebesar 8,35% (yoy), 13,62% (yoy), dan 10,61% (yoy) Pembiayaan syariah tumbuh sebesar 9,87% (yoy), sementara kredit UMKM tumbuh 3,37% (yoy). (Yetede)
Saham Migas Tersulut Sangsi Rusia
Yuniati Turjandini
16 Jan 2025 Investor Daily (H)
Pengenaan sanksi oleh Amerika Serikat terhadap perusahaan minyak Rusia, memicu kenaikan harga minyak dunia hingga mencapai level tertinggi dalam empat bulan terakhir. Harga minyak yang diproyeksi naik terus hingga US$ 90 per barel, dipercaya akan menjadi bahan bakar saham-saham terkait komoditas tersebut untuk terus menanjak, potensi peningkatan harga saham hingga 425 pun terbuka lebar, dengan analis merekomondasikan buy untuk saham migas. Pada awal pekan ini, harga minyak Brent naik US$ 1,25 (1,6%) menjadi US$ 81,01 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik U$ 2,25 (2,9%) menjadi US$ 78,82 per barel. Kenaikan tersebut membawa Brent mencatatkan penutupan tertinggi sejak 26 Agustus 2024. Kedua acuan harga minyak itu tetap berada dalam overbought untuk dua hari berturut-turut. Analis Indo Premier Sekuritas Ryan Winipta dan Reggie Parengkuan memperkirakan, pergerakan harga minyak mentah kedepannya akan ditentukan oleh imbas pengenaan sanksi terhadap Rusia. Dengan harga minyak Bren diperkirakan terus merangkak naik hingga US$ 90 per barel. (Yetede)
Kerugian NelayanRp 7,7 MiliarPer Bulan Akibat Pagar Laut
Yoga
16 Jan 2025 Kompas (H)
Kerugian nelayan akibat keberadaan pagar laut sepanjang 30,16 kilometer yang melintasi enam kecamatan di Kabupaten Tangerang, Banten, ditaksir mencapai Rp 7,7 miliar per bulan. Kerugian ini berasal dari melambungnya biaya operasional untuk melaut dan menurunnya hasil tangkapan. Penghitungan ini disampaikan anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika, setelah meninjau pagar laut di kawasan Pulau Cangkir, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Rabu (15/1/2025). Dari hasil investigasi Ombudsman sejak Agustus 2024, pagar laut tersebut terbukti mendatangkan kerugian yang signifikan bagi nelayan. Terhitung ada 3.888 nelayan yang biasa mencari ikan di kawasan tempat pagar laut itu berdiri. Mereka terpaksa mengeluarkan biaya bahan bakar lebih besar karena harus memutar saat mencari ikan. Hasil tangkap menurun karena waktu perjalanan lebih panjang dan daerah tangkap terusik pagar laut.
Kerugian nelayan sekitar Rp 100.000 per hari. Jika hari kerja rata-rata 20 hari per bulan, kerugian 3.888 nelayan mencapai Rp 7,7 miliar per bulan. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten Eli Susiyanti mengatakan, selain merugikan ribuan nelayan, keberadaan pagar laut itu juga merugikan sekitar 500 pembudidaya hasil laut lainnya. Direktur Pengaduan dan Pengawasan Lingkungan Hidup dari Kementerian Lingkungan Hidup Ardyanto Nugroho mengatakan, jika dari hasil analisis terbukti memicu terjadi kerusakan alam, seperti hilangnya biota laut atau kerusakan lain, pembuat pagar laut bisa dijerat sanksi administrasi hingga sanksi pidana. Diminta keterangan Direktur Pengawasan Pengelolaan Sumber Daya Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Halid Yusuf menegaskan, pihaknya terus mendalami siapa yang bertanggung jawab atas pemasangan pagar laut di Kabupaten Tangerang.
Sampai saat ini, ada beberapa pihak yang sudah dimintai keterangan terkait hal itu. ”Dengan penyegelan ini, kami berharap akan ada yang datang sebagai pihak yang bertanggung jawab,” kata Halid. Kalaupun nantinya tidak ada yang mau bertanggung jawab, pemerintah akan bertindak tegas dan segera membongkar pagar laut itu secara bertahap. ”Mengenai kapan akan dibongkar, akan diputuskan dua hari ke depan,” ujarnya. ”Kami juga berharap adanya partisipasi warga jika nanti pagar laut ini jadi dibongkar,” tambah Halid. Direktur Penanganan Sengketa Pertanahan Kementerian ATR/BPN Eko Prianggodo memastikan, pagar laut itu masih Kesenjangan Masih Lebar Penurunan kemiskinan harus nyata dan berkelanjutan, bukan hanya bergantung pada bantuan sosial. (Yoga)
BI Memutuskan untuk Memangkas Bunga Acuan Jadi 5,75 Persen
Yoga
16 Jan 2025 Kompas
Bank Indonesia memutuskan untuk memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen. Keputusan tersebut mempertimbangkan tingkat inflasi mendatang yang diperkirakan tetap terjaga rendah dan dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi. Hal itu disampaikan Guber- nur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulanan BI di Jakarta, Rabu (15/1/2025). RDG yang berlangsung selama 14-1 Januari 2025 ini juga memutuskan untuk menurunkan suku bunga deposit facility dan suku bunga lending facility sebesar 25 basis poin (bps) sehingga masing-masing menjadi 5 persen dan 6,5 persen. ”Rapat Dewan Gubernur BI pada 14-15 Januari 2025 memutuskan untuk menurunkan BI Rate (suku bunga acuan BI) menjadi 5,57 persen,” kata Perry. Perry menjelaskan, keputusan ini konsisten dengan tetap rendahnya perkiraan inflasi pada 2025 dan 2026 yang terkendali dalam sasaran 1,5-3,5 persen dan terjaganya nilai tukar rupiah sesuai dengan fundamental.
Di sisi lain, BI memandang perlunya upaya untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Selanjutnya, BI turut menempuh kebijakan makroprudensial longgar guna meningkatkan kredit perbankan kesektor-sektor prioritas pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ekonomi hijau. Kemudian, kebijakan sistem pembayaran juga diarahkan untuk turut menopang pertumbuhan. ”Ke depan, Bank Indonesia akan terus mengarahkan kebijakanmoneter untukmenjaga inflasi dalam sasarannya dan nilai tukar yang sesuai dengan fundamental, dengan tetap mencermati ruang untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi sesuai dinamika yang terjadi pada perekonomian global dan nasional,” tutur Perry. Pada Desember 2024, inflasi tercatat sebesar 1,57 persen secara tahunan atau berada dalam kisaran target BI.
Perkembangan ini dipengaruhi oleh inflasi inti yang terkendali pada level 2,26 persen secara tahunan, sejalan dengan konsistensi suku bunga kebijakan BI untuk mengarahkan ekspektasi inflasi sesuai dengan sasarannya. Sementara itu, inflasi kelompok harga bergejolak (volatile food) tercatat sebesar 0,12 persen secara tahunan didukung oleh peningkatan pasokan pangan seiring berlanjutnya musim panen, serta eratnya sinergi pengendalian inflasi oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Perry menambahkan, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS hingga 14 Januari 2025 hanya melemah 1 persen dibandingkan nilai tukar akhir 2024. Perkembangan tersebut relatif lebih baik dibandingkan dengan mata uang regional lainnya, seperti rupee India yang melemah 1,2 persen, peso Filipina sebesar 1,33 persen, dan baht Thailand sebesar 1,92 persen. Dinamika global Sementara itu, ekonom Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Teuku Riefky, berpendapat, perkembangan dinamika global membuat BI tidak memiliki banyak fleksibilitas untuk memangkas suku bunga acuannya dalam jangka pendek. (Yoga)
Dua dari Tiga Prajurit TNI AL Disebut Lakukan Pembunuhan Secara Berencana
Yoga
16 Jan 2025 Kompas
Dua dari tiga anggota TNI Angkatan Laut yang menjaditersangka penembakan terhadap Ilyas Abdurrahman (48), bos rental mobil, di Rest Area Kilometer 45 Jalan Tol Tangerang-Merak, dijerat pasal pembunuhan berencana. Komisi Kepolisian Nasional pun mengingatkan agar dalam proses penyidikan kasus ini dilihat rangkaian peristiwanya yang disebut mulai dari dugaan penggelapan mobil hingga penembakan. Ketiga prajurit TNI AL yang terlibat dalam penembakan yang menewaskan Ilyas itu adalah Sersan Satu (Sertu) AA, Sertu RH, dan Kelasi Kepala (KLK) BA. Dua prajurit berasal dari satuan Komando Pasukan Katak TNI AL. Satu prajurit lain bertugas di KRI Bontang. Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Danpuspomal) Laksda Sasmita, yang didampingi Kepala Dinas Hukum TNI AL Laksma Farid Ma’ruf, Kepala Oditur Militer (Kaotmil) II 07 Jakarta Kolonel Sus Riswandono, dan Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksma I Made Wira Hady, di Jakarta, Rabu (15/1/2025), mengungkapkan, telah diperoleh cukup bukti bahwa para tersangka melakukan pembunuhan terhadap Ilyas. ”Cukup bukti melakukan tindak pidana pembunuhan dengan dakwaan primer 340 KUHP jo 55 Ayat 1, dakwaan subsider 338 jo Pasal 55 Ayat 1 Ke-1 KUHP dan 408 jo Ayat 55 KUHP.
Dengan telah selesainya Puspomal, hari ini akan kami limpahkan ke Oditur Militer II 07 Jakarta,” kata Sasmita dalam jumpa pers yang turut dihadiri keluarga Ilyas. Jadi penadah Kaotmil II07 Jakarta Kolonel Sus Riswandono, mengatakan, di sidang akan terbukti siapa saja yang melakukan pembunuhan berencana. Ia merinci, ada dua tersangka, yaitu KLK B dan Sertu AA yang kena pasal pembunuhan berencana, yaitu Pasal 340 KUHP. Pasal itu berlapis dengan Pasal 338 KUHP mengenai pembunuhan. Selain itu, juga ada pasal penadahan. Riswandono mengatakan, dari rekonstruksi terlihat bahwa salah satu tersangka, Sertu RH, tidak ada di lokasi. Ia akan dikenai pasal penadahan. Pada kesempatan itu, diserahkan pula berkas perkara para tersangka dari Puspomal kepada Oditur Militer atau jaksa militer. Sasmita kemudian menyampaikan, Puspomal telah memeriksa 18 saksi serta menyita barang bukti berupa Daihatsu Sigra warna hitam, senjata api, 5 butir selongsong peluru, baju korban, bukti transfer uang, serta beberapa bukti lain. Dari seluruh penyelidikan dan penyidikan, disimpulkan bahwa para tersangka melakukan pembunuhan berencana. (Yoga)
Tukin Dosen ASN Pacu Peningkatan Kinerja
Yoga
16 Jan 2025 Kompas
Para dosen terus mendesak pemerintah memenuhi janji untuk membayarkan tunjangan kinerja dosen aparatur sipil negara atau ASN di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Langkah menyejahterakan dosen ASN secara adil ini diharapkan memacu peningkatan kinerja dan profesionalisme dosen menjalankan tridarma perguruan tinggi. Perjuangan para dosen ASN Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) ini mendapat dukungan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) danForum Direktur Politeknik Negeri Se-Indonesia. Kini, penghasilan tambahan dosen ASN di PTN berbeda-beda bergantung status PTN (satuan kerja/satker, badan layanan umum/BLU, atau badan hukum/BH) serta kemampuan PTN mendapatkan pendapatan negara bukan pajak (PNBP) dari uang kuliah mahasiswa maupun kerja sama.
”Tukin untuk dosen itu penting. Jika ini dibayarkan, menjadi langkah awal untuk mendukung peningkatan kinerja dosen yang lebih baik. Pasti akan ada dampak baik bagi dosen dan perguruan tinggi. Karena sudahada aturannya, tugas kementerian untuk memperjuangkan anggarannya sehingga dosen menerima tukin seperti tenaga kependidikan di PTN ataupun dosen ASN di kementerian lain,” kata Ketua MRPTNI Eduart Wolok yang dihubungi dari Jakarta, Rabu (15/1/2025). Menurut Eduart, yang juga Rektor Universitas Negeri Gorontalo, sejak Desember 2024, MRPTNI sudah menanyakan perkembangan pembayaran tunjangan kinerja (tukin) bagi dosen ASN yang dijanjikan akan dibayarkan mulai tahun 2025. Dalam rapat MRPTNI di awal tahun ini, pembahasan tukin bagi dosen juga menjadi perhatian pimpinan PTN di Indonesia. Eduart mengakui, ada remunerasi yang diterima dosen di PTN,terutama di PTN BLU dan BH. ”Namun, besarnya berbeda-beda, tergantung pendapatan PTN,” ujarnya.
Ia menjelaskan, besaran remunerasi atau semacam pengganti tukin dosen yang dibayarkan tiap PTN, untuk PTN yang di luar Jawa, lebih kecil dari besaran tukin yang ditetapkan pemerintah. Karena itu, ia menyatakan, tukin bagi dosen tetap penting direalisasikan dan diperjuangkan anggarannya. Mengacu pada aturan terbaru, besaran tukin dosen untuk asisten ahli kelas jabatan 9 se- besar Rp 5.079.200; lektor kelas jabatan 11 sebesar Rp 8.757.600; lektor kepala kelas jabatan 13 sebesar Rp 10.936.000; dan profesor kelas jabatan 15 sebesar Rp 19.280.000. Secara terpisah,KetuaForum Direktur Politeknik Neger se-Indonesia Mohammad Nurdin mengatakan, meskipun ada 14 politeknik negeri sudah berstatus BLU, baru dua politeknik yang memberikan remunerasi kepada dosen. Ketika politeknik/PTN berstatus BLU, pendapatan yang didapat dari uang kuliah mahasiswa dan kerja sama dengan pihak luar dapat dipakai untuk memberikan insentif atau disebu remunerasi
bagi dosen. (Yoga)
Tony Blair Telah Menyampaikan Tiga Agenda Prioritasnya Jika Terpilih Memimpin Inggris
Yoga
16 Jan 2025 Kompas
Perdana Menteri Inggris pada 2 Mei 1997, Tony Blair telah menyampaikan tiga agenda prioritasnya jika terpilih memimpin Inggris, yaitu ”pendidikan, pendidikan, dan pendidikan”. Salah satu warisan Blair di bidang pendidikan selama memimpinInggris (1997-2007) adalah keberhasilannya mengembangkan sekolah-sekolah unggul yang disebut school academy. Sekolah-sekolah ini meski tetap di- biayai negara, tetap diberi otonomi lebih besar dalam pengelolaannya. Seperti dalam penggunaan anggaran, pengangkatan guru, pengayaan kurikulum, kerja sama dengan pihak swasta, universitas, industri, dan bisnis untuk mendapatkan dukungan finansial atau dukungan lain. Sejak Blair memberlakukan undang-undang Learning and Skills Acts 2000, sekolah-sekolah unggul ini telah berkembang amat pesat di bawah pengawasan Office for Standards of Education (Ofsted) sebagai lembaga independen. Semula, ketika sekolah-sekolah akademi ini mulai dikembangkan di daerah-daerah tertinggal, jumlahnya hanya sekitar 3.500 dari total 32.163 sekolah di Inggris.
Namun, pada 2022, angkanya sudah mencapai 88 persen atau hampir semuanya dinilai unggul (Ofsted, 2022). Standar mutu sekolah-sekolah di Inggris terlihat jauh sekali berbeda dengan keadaan sekolah-sekolah di Indonesia. Pada 21 Maret 2011, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR melaporkan, 88,8 persen sekolah di Indonesia, mulai dari SD hingga SMA/SMK, belum melewati mutu standar pelayanan minimal. Berdasarkan data yang ada, 40,31 persen dari 201.557 sekolah di Indonesia berada di bawah standar pelayanan minimal, 48,89 persen pada posisi standar pelayanan minimal, dan hanya 10,15 persen yang memenuhi standar nasional pendidikan. Sekolah yang dinilai unggul atau bertaraf internasional hanya 0,65 persen (Kompas, 28/12/2012). Diperkirakan, potret suram itu belum banyak berubah hingga saat ini karena keterbatasan anggaran. Data menunjukkan bahwa anggaran 20 persen APBN dan APBD untuk pendidikan sebagaimana yang diamanatkan oleh Konstitusi ternyata hampir seluruhnya habis dibelanjakan bukan untuk pendidikan. Bank Dunia melaporkan, 86 persen dana APBN dan APBD itu habis dikonsumsi untuk gaji guru dan pejabatnya, bahkan di 32 kabupaten/kota jumlahnya mencapai 90 persen, bukan untuk peningkatan mutu pembelajaran. (Yoga)
Cadangan Strategis Bitcoin AS Membaca Arah Kebijakan
Yoga
16 Jan 2025 Kompas
Rencana Amerika Serikat (AS) membentuk cadangan strategis Bitcoin tengah menjadi sorotan global. Kebijakan yang diusulkan melalui Bitcoin Act ini bertujuan menempatkan Bitcoin sebagai aset strategis nasional. Hal ini juga serupa dengan cadangan strategis minyak yang dimiliki AS. Dampaknya juga terasa instan. Harga Bitcoin telah melonjak ke level 107.000 dollar AS, mencapai rekor tertingginya. Namun, di balik euforia ini, muncul pertanyaan mendalam tentang rasionalitas, implikasi global, dan bagaimana respons negara berkembang. Kebijakan ini tampaknya tidak lepas dari keinginan Donald Trump untuk menerapkan strategi inward-looking policy dalam ekonomi domestik AS. Dengan menjadikan Bitcoin cadangan strategis, AS berusaha memperkuat dominasinya di ekonomi global. Langkah ini juga dipandang sebagai antisipasi terhadap upaya dedolarisasi yang didorong negara BRICS seperti China dan Rusia. Paradoks stabilitas harga Bitcoin Di sisi lain, kebijakan ini juga menjadi respons terhadap tekanan inflasi dan utang fiskal yang diprakirakan meningkat. Diversifikasi aset ke Bitcoin dinilai mampu melindungi ekonomi AS dari risiko volatilitas global.
Dengan pasokan Bitcoin yang terbatas, hanya 21 juta koin, AS dapat memonopoli sebagian aset ini untuk mengontrol dinamika pasar global. Dalam skenario ini, Bitcoin akan berfungsi layaknya ”dollar digital”, memperluas pengaruh AS di luar sistem keuangan tradisional. Kendati demikian, dominasi AS atas Bitcoin juga memicu kekhawatiran. Langkah ini bisa memicu resistensi dari negara-negara lain yang merasa terancam oleh upaya monopolistik ini. Secara teoretis, apabila Bitcoin menjadi cadangan strategis Pemerintah AS, permintaan Bitcoin akan melonjak drastis. Lonjakan ini dapat terus mendongkrak harga Bitcoin ke level yang belum pernah terjadi sebelumnya. Namun, pertanyaannya: apakah harga Bitcoin akan stabil? Karena Bitcoin selama ini dikenal sebagai aset dengan volatilitas yang tinggi. Data historis menunjukkan volatilitas Bitcoin memang jauh melampaui emas dan dollar AS. Langkah ini mungkin akan meningkatkan adopsi global Bitcoin, tapi belum tentu menjamin volatilitas Bitcoin berkurang signifikan. (Yoga)









