Diharapkan Kementerian dan Lembaga Pemerintah Segera Umumkan Rencana Pengadaan
The Prakarsa Ingatkan Tantangan Food Waste Paling Mengerikan
Penerbitan SBN Ritel Lebih dari Rp 148 Triliun Tahun Ini
Mengapa Penyakit Mulut dan Kuku pada Sapi Mewabah Lagi
Es Krim Tak Lagi Dijual PT Unilever Indonesia
Dividen Naik Imbal Hasil IHSG Turun
Diusulkan Oleh Pengusaha Transisi Core Tax Agar Diperpanjang
Perlu Evaluasi untuk MBG
Bekas Bupati Kukar Simpan Uang Suap di Rekening hingga Rp 476,9 Miliar
Dividen Berlimpah Menanti Pemegang Saham
Musim pembagian dividen untuk tahun buku 2024 yang akan dilakukan pada 2025 diperkirakan akan mengalami penurunan, meskipun tetap menarik untuk dicermati oleh investor. Pembagian dividen pada 2024 diperkirakan mencapai Rp322,4 triliun, turun 11,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini terutama disebabkan oleh tidak adanya dividen spesial seperti yang terjadi pada PT Alamtraya Resources Indonesia (ADRO) di 2024.
Namun, sektor finansial dan energi, terutama emiten besar seperti ADRO, Bank BRI (BBRI), Bank BCA (BBCA), dan Bank Mandiri (BMRI), masih diperkirakan akan memberikan dividen yang cukup menarik. Selain itu, perusahaan BUMN juga tetap diharapkan memberikan dividen besar, mengingat kontribusinya yang signifikan terhadap kas negara.
Felix Darmawan, Equity Research Analyst dari Panin Sekuritas, menambahkan bahwa dividen dapat menjadi faktor yang menggairahkan pasar modal, terutama dalam kondisi ketidakpastian global, karena memberikan pengembalian langsung kepada investor. Investor disarankan untuk memilih emiten dengan fundamental yang kuat dan arus kas yang stabil, yang menjamin pembagian dividen berkelanjutan.
Rekomendasi saham dividen tinggi dari Mirae Asset Sekuritas dan Panin Sekuritas mencakup emiten-emiten seperti BBRI, BMRI, PTBA, PGAS, dan TPMA, yang diperkirakan dapat menjadi pilihan menarik di musim pembagian dividen ini.









