;

Politik Hukum Pajak dalam UU Cipta Kerja

R Hayuningtyas Putinda 05 Nov 2020 Investor Daily

Dirumuskannya norma pajak dalam UU Cipta Kerja telah memberi jalan atau arah kebijakan (legal policy) bagaimana negara hendak memberlakukan aturan untuk mencapai tujuan negara melalui model omnibus. Pajak sebagai pungutan legal atas dasar UU dalam pemungutannya memiliki seni tersendiri. Contoh pasal 111 angka 2 sebagai perubahan pasal 4 dari UU PPh No 36/2008 yang menambahkan ketegasan , kepastian dan keadilan dakan konteks pemenuhan kewajiban pajak. Arah pungutan pajak telah memberi jalan politik hukum pajak yang diidealkan.

Politik hukum pajak adalah politik hukum yang tidak melihat teks pajak sebagai teks yang formal belaka tetapi teks sebagai karya seni. Pungutan pajak era saat ini adalah era menilai pajak dalam paradigma baru.

Paradigma baru pajak adalah paradigma menilai pajak pada tataran politik hukum yang diarahkan pada panduan jiwa bangsa kita sendiri. Konsep kebutuhan UU Cipta Kerja adalah konsep kepastian hukum yang amat diperlukan. Namun penerapannya diformulasikan pada konsep kontrol sosial yang terarah dan terukur.

Arah kebijakan pajak (tax policy) adalah arah dengan menggunakan kompas kesejahteraan yang tertuang jelas dalam UUD 45. Jika itu yang dituju, maka politik hukum pajak dalam UU Cipta Kerja sudah berjalan pada rel yang tepat dan dapat dilaksanakan untuk tujuan mulia buat bangsa dan masyarakat yang pada tataran implementasi harus terkontrol dengan baik. 

RI Peringkat Lima Dunia Pemilik Startup Terbanyak

R Hayuningtyas Putinda 05 Nov 2020 Investor Daily

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (indef) Bhima Yudhistira mengungkapkan, maraknya kelahiran perusahaan rintisan di Indonesia juga disebabkan karena banyaknya generasi milenial yang mulai menciptakan usaha baru. “Mereka ini menggunakan kesempatan dari booming ekonomi digital untuk membentuk startup. Indonesia sekarang masuk urutan kelima di dunia dengan jumlah startup paling banyak, sekarang ada 2.203, tahun lalu itu sekitar 1.500-1.800, dan karena pandemi jadi makin melonjak juga.” Terang Bhima dalam acara peluncuran generasi Djempolan Kredivo secara daring, Rabu (4/11).

Pada kesempatan itu, Direktur Grup Inovasi Keuangan Digital Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dino Milano mengungkapkan, di saat perkembangan keuangan digital yang pesat saat ini, literasi dan inklusi keuangan sangat dibutuhkan. 

OJK berperan aktif merajut ekosistem, sifatnya satu pihak dan pihak lain adalah saling menguntungkan atau simbiosis mutualisme. Saat ini, OJK memiliki fintech center atau dikenal OJK Infinity yang mewadahi para startup atau fintech. OJK juga menyelenggarakan regulatory sandbox, di sana startup atau fintech akan melakukan uji coba sebelum dianggap lulus, dan nantinya perlu berperan bersama untuk membuat rantai transaksi menjadi singkat dengan dukungan teknologi.

Properti Komersial, Tren Belanja Ruko Masih Ada

R Hayuningtyas Putinda 05 Nov 2020 Bisnis Indonesia

CEO Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda mengatakan pasar properti komersial masih menyimpan potensi daya beli kendati terbatas pada masyarakat menengah atas. Menurutnya, properti komersial semacam rumah toko (ruko) yang berada dalam lingkungan yang sudah jadi dengan harga yang menarik relatif masih diminati kalangan menengah atas.

Ruko Golden Madrid X merupakan bagian dari hype community complex yang tahun ini diperkenalkan oleh Sinar Mas Land. Ruko tersebut dirancang untuk menjadi tempat berkumpul generasi muda, dengan desain bangunan minimalis. Dia juga memprediksi ruko di Summarecon Bogor yang segera diluncurkan juga dibanjiri peminat.


Geliat Bisnis Barang Konsumen, Prospek 2021 Cukup Menjanjikan

R Hayuningtyas Putinda 05 Nov 2020 Bisnis Indonesia

Direktur Keuangan PT Unilever Indonesia Tbk Arif Hudaya menyebutkan pasar pada 2021 bakal cukup menantang jika merujuk pada perkembangan Covid-19 yang dipenuhi ketidakpastian. Dimana pertumbuhan ekonomi dan tingkat inflasi bakal menjadi dua indikator yang akan terus diamati pelaku usaha. “Tahun 2021 Ini sangat menarik. Saya rasa masih cukup menantang. Kita tidak tahu apakah situasi akibat Covid-19 akan terus berlanjut atau justru menjadi periode pemulihan ketika pertumbuhan PDB kembali terjadi,” Kata Arif dalam acara Indonesia Industry.

Secara umum, Arif meyakini bahwa barang konsumsi tetap akan diperlukan oleh masyarakat. Penjualan produk FMCG Unilever tercatat masih tumbuh dengan akumulasi selama Januari – September senilai Rp32,45 triliun atau naik 0,27% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp 32,36 triliun.

Secara terpisah, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto dalam sambutannya saat membuka IIO 2021 Conference Mengemukakan bahwa Indonesia telah menunjukkan sinyal pemulihan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan bergerak rentang -1,6% sampai 0,6% sepanjang 2020. “Kita masih punya kesempatan untuk tumbuh di rentang lebih baik dari negara lain.” Ujarnya

Di sisi lain, pertumbuhan penjualan FMCG pada 2021 bakal amat tergantung pada perfoma di general trade atau toko tradisional. Penjualan di segmen ini tercatat mengalami kontraksi dalam lantaran daya beli kelompok menengah ke bawah yang kehilangan daya beli.

Staff Ahli Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) dan pengamat ritel Yongky Susilo mengatakan jumlah toko mencapai 3,5 juta unit secara nasional, kontribusi penjualan FMCG di general trade menyumbang sampai 65% setiap tahunnya. Namun dengan kontribusi yang besar itu, penjualannya justru tumbuh negatif. Namun, dia meyakini pada 2021 penjualan pada segmen general trade dan modern trade bakal sangat membaik, didukung dengan optimism vaksin Covid-19 serta kemudahan yang di tawarkan Undang-Undang Cipta Kerja.

Pemilihan Presiden AS, Merapal Arah Sinyal Pajak Digital

R Hayuningtyas Putinda 05 Nov 2020 Bisnis Indonesia

Di sisi pajak digital, Trump sangat berang saat fenomena uni lateral merebak, yang diwujudkan dengan langkah sejumlah negara memajaki perusahaan digital AS. Trump tak segan memberikan sanksi balasan, dan melalui United States Trade Representative (USTR) menginvestigasi skema pemajakan sejumlah negara, termasuk Indonesia. Sikap Trump kemudian memberikan ketidakpastian terhadap pemajakan ekonomi digital, dan melahirkan ancaman tax war. Hal ini pula yang menjadi alasan forum global di bawah komando Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) tak kunjung menyelesaikan konsesus pemajakan global. Di sisi lain, Joe Biden yang merupakan lawan politik Trump, tentu punya siasat tersendiri. Bisa dibilang Biden memiliki konsep pemajakan yang berbeda. Biden berjanji akan menerapkan konsep pemajakan yang lebih adil.

Direktur Eksekutif MUC Tax Research Institute Wahyu Nuryanto menambahkan, posisi AS di mata dunia memang cukup vital. Sehingga, setiap negara atau ke lompok ekonomi akan berpikir ulang saat menerbitkan kebijakan. Namun demikian, potensi mulusnya pembahasan konsensus pemajakan digital terbuka jika Biden memenangkan pemilihan presiden.

Trump diakui menjadi salah satu penghambat terwujudnya konsensus global. Adapun Biden, setidaknya bisa menjaga harapan komunitas global untuk menerapkan pemajakan yang lebih adil. 

Beleid Tarif Bea Masuk Perdagangan Bebas Dirilis

R Hayuningtyas Putinda 05 Nov 2020 Bisnis Indonesia

Kementerian Keuangan menerbitkan empat peraturan terkait dengan tata cara pengenaan tarif bea masuk yang didasarkan pada perjanjian perdagangan bebas. Antara lain tentang:

Pertama, Berdasarkan Persetujuan Pembentukan Kawasan Per­da­gangan Bebas ASEAN-Australia-Selandia Baru. Kedua, Berdasarkan Persetujuan Antar Pemerintah Anggota Per­him­punan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara dan Republik Korea. Ketiga, Berdasarkan Persetujuan Antara Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara dan Republik India. Keempat, Ber­dasarkan Persetujuan antara Per­himpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara dan Republik Rak­yat Tiongkok.

“Diharapkan PMK tersebut dapat memberikan kemudahan bagi pengguna jasa dalam memahami ketentuan perdagangan bebas yang akan di gunakan dalam kegiatan importasi di Indonesia,” kata Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan Syarif Hidayat, Rabu (4/11) 

Udang UMKM Diekspor Ke Jepang

Mohamad Sajili 05 Nov 2020 Banjarmasin Post

Udang tangkapan dan hasil budidaya dari tiga kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pembudidaya udang tambak dari Kotabaru, Kalsel, resmi diekspor ke Jepang, Rabu (4/11). Pelepasan ekspor udang tersebut dilaksanakan berbarengan dengan peresmian Program Akselerasi UMKM Berorientasi Ekspor Bank Indonesia Kalsel (Pamor Baintan) secara virtual.

Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Kalsel, Amanlison Sembiring mengatakan, pihaknya melakukan kurasi produk UMKM berpotensi ekspor untuk mendapatkan perluasan akses pasar khususnya pasar ekspor.

Total produksi udang yang berhasil diekspor dari ketiga kelompok pembudidaya tersebut pada 2019 mencapai 334,9ton atau senilai Rp 26,7 miliar. Kemudian, pada 2020 sampai dengan September 2020 hasil produksi udang mencapai 189 ton atau Rp 15,1 miliar. Kendati demikian, 90 persen dari nilai. 

Berdasarkan data ekspor udang dari Kalsel pada 2019, tercatat mencapai 14,74 juta US Dollar atau 1,06 persen dari ekspor udang nasional dan di 2020 sampai dengan Agustus sudah mencapai 8,80 juta US Dollar atau 0,88 persen dari ekspor udang nasional.

Selain sektor perikanan, potensi ekspor lainnya juga didorong melalui UMKM sektor kreatif, meliputi fashion, handycraft, aksesoris, dan makanan olahan.


Pulau Komodo Untuk siapa

Mohamad Sajili 05 Nov 2020 Kompas

Rencana pemerintah menjadikan Pulau Rinca (Taman Nasional Komodo) sebagai kawasan wisata superpremium mendapat sorotan. Sejumlah kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) di NTT, Labuan Bajo (terutama wilayah Pulau Rinca dan Pulau Komodo) menjadi daerah yang kini disorot. Penyebabnya,rencana pembangunan infrastruktur diwilayah itu bersinggungan langsung dengan wilayah habitat komodo (Varanus komodoensis) yang menjadi kebanggaan Indonesia.

Pemerintah memandang kekayaan hayati di pulau ini merupakan asset berharga bagi pengembangan pariwisata dan mendongkrak pendapatan negara di sektor tersebut. Posisi Labuan Bajo merupakan titik awal menuju lokasi Taman Nasional Komodo (TNK). Dari sana, jarak menuju Pulau Komodo sekitar 50 kilometer dan menuju Pulau Rinca sekitar 40 kilometer.

Pulau Rinca menurut rencana menjadi destinasi wisata premium dengan pendekatan konsep geopark. Melalui Ditjen Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menganggarkan Rp 69,96 miliar untuk menata kawasan Pulau Rinca dengan segala bangunan yang menunjang keperluan wisata.

Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Nomor 21/IV-Set/2012 tertanggal 24 Februari 2012, TNK memiliki luasan 173.300 hektar, terdiri dari 34.311 hektar zona inti dan 22.187 hektar zona rimba.

Menanggapi isu itu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menegaskan bahwa tidak ada upaya privatisasi kawasan. KLHK menegaskan bahwa izin ini berada di ruang usaha pada zona pemanfaatan. Prosedur penerbitan izin kedua perusahaan juga sudah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dengan dibukanya izin pembangunan oleh pihak swasta ini, masyarakat setempat cemas akan bahaya kerusakan lingkungan sekitar dan kawasan yang mereka huni saat ini. Misalnya, dilakukan penggalian sumur bor untuk mengambil air demi kebutuhan hotel dan infrastruktur lainnya, sementara NTT masih rentan bencana kekeringan air setiap tahun.

Jika melihat kembali rencana KSPN,terdapat dua pulau lagi yang disasar, yakni Pulau Muang dan Bero (Pulau Rohbong). Keduanya terletak di antara Pulau Rinca dan Golo Mori. Dua pulau ini masing-masing menjadi zona rimba dan zona inti TNK. Pulau Muang merupakan tempat bertelur penyu, sementara Pulau Bero atau Rohbong menjadi habitat kakaktua kecil jambul kuning.

Maka, proyek KSPN berhadapan dengan dilema antara kepentingan mendongkrak pendapatan negara dan usaha konservasi lingkungan serta pembangunan masyarakat setempat. Perlu ada mediasi dan pembangunan berbasis lingkungan hidup yang didasari penelitian yang akurat. Jangan sampai percepatan ekonomi mengorbankan kepentingan masyarakat setempat dan kelestarian alam.


Diduga Tipu dan Gelapkan Kapal

Mohamad Sajili 05 Nov 2020 Surya

Terdakwa Willy Gunawan yang tinggal di Perumahan Citra Land Rafles Garden disidangkan dalam kasus penipuan dan penggelapan di Pengadilan Negeri (PN) Gresik, Rabu (4/11).

Pria 50 tahun, warga Rungkut Lor, Kelurahan Kalirungkut, Kecamatan Rungkut, Surabaya ini, diduga melakukan tindak pidana jual beli kapal tug boat dan kapal tongkang senilai Rp 35 miliar.

Agenda sidang mendengarkan keterangan saksi yaitu pembeli kapal. Diceritakan, pembelian kapal tug boat dan tongkang itu berasal dari penawaran terdakwa Willy kepada ayah saksi.

 Sesudah deal, kesepahaman, transaksi jual beli berlangsung, Saksi mengatakan, saat terjadi kesepahaman, Willy menyakinkan kepada ayahnya, kapal tugboat dan tongkang akan diserahkan jika pembayarannya lunas.

Atas permintaan Willy, ayah saksi membayar ke rekening terdakwa, rekening saksi Novita Eka dan rekening perusahaan terdakwa. Terjadi pembayaran secara berkala sejak Januari 2017 sampai April 2017.

“Pembayaran melalui tranfer bank ada yang Rp 5 miliar, ada yang Rp 4,5 millar dan mencapai total pembayaran Rp 35 millar seperti kesepahaman awal,” imbuhnya.

Dalam sidang yang dipimpin hakim Eddy, saksi menyebutkan, setelah lunas dan terjadi akta jual beli di notaris Oktober 2018, tiga kapal tug boat dan tiga kapal tongkang tidak kunjung diserahkan.

Enam kendaraan laut itu hingga kemarin tidak ada barangnya. Kepada Jaksa Ferry Hary dan Beatrix N Temmar, saksi menilai, Willy dianggap menguasai objek itu dan mengoperasionalkannya untuk kepentingan pribadi.


ATPM Bidik Sektor Logistik

Mohamad Sajili 05 Nov 2020 Surya

Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) Ernando Emily mengatakan pihaknya sebagai salah satu agen tunggal pemegang merek (ATPM) Isuzu mencoba membidik sektor logistik. “Isuzu meningkatkan produktivitas unit kendaraan yang digunakan oleh pelaku usaha, termasuk sektor logistic,” kata Ernando, Rabu (4/11).

Alhasil, pangsa pasar Isuzu meningkat mulai Juni 2020, dari 25,7 persen naik menjadi 28,6 persen pada Juli 2020. Tapi sedikit melemah pada Agustus 2020 menjadi 25,1 persen, kemudian meningkat menjadi 26,3 persen pada September 2020.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan penjualan mobil wholesales di Indonesia berangsur membaik pada Juni, yakni 12.623 lalu Juli 25.283, Agustus naik lagi menjadi 37.277, dan September yang tertinggi selama pandemi Covid-19 dengan 48.554 unit.

Sebelumnya, data Kementerian Keuangan menyebutkan selama pandemic transaksi pembelian lewat e-commerce meningkat 18,1 persen menjadi 98,3 juta transaksi dengan total nilai transaksinya meningkat 9,9 persen menjadi Rp 20,7 triliun.

Indonesia akan memasuki ASEAN Connectivity pada 2025, nantinya tidak hanya orang tapi juga barang yang terhubung. Dampaknya, akan terjadi penurunan biaya lebih dari 6 persen dari seluruh proses dari hulu sampai hilir.


Pilihan Editor