Pemanfaatan Ikan Sidat Perlu Ditata
Tren meningkatnya permintaan ekspor sidat membuat penangkapan ikan sidat di alam semakin masif. Pada 2019, hasil produksi sidat di Indonesia sebanyak 515,18 ton, meningkat 59 persen ketimbang tahun 2018. Indonesia tergolong 10 besar negara produsen utama sidat.
Direktur Pemasaran Kementerian Kelautan dan Perikanan Machmud Sutedja, Minggu (8/11/2020), mengatakan, volume ekspor sidat cenderung meningkat, antara lain dalam bentuk sidat beku, dengan negara tujuan China.
Penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Ekonomi Maritim, Laode M Kamaluddin, menambahkan, permintaan yang meningkat menyebabkan eksploitasi sidat berlebihan. Tingginya eksploitasi ini memicu penurunan stok di alam sehingga perlu pengatur-an terkait lokasi, ukuran, dan alat tangkap.
Pertambangan Kalsel Alami Kontraksi
Ekonomi Kalimantan Selatan (Kalsel) triwulan III 2020 dibandingkan triwulan III 2019 yang mengalami kontraksi sebesar 4,68 persen. Tiga lapangan usaha dengan kontraksi paling dalam adalah pertambangan dan penggalian sebesar 9,08 persen, diikuti transportasi dan pergudangan sebesar 8,41 persen dan industri pengolahan sebesar 8,10 persen.
"Meskipun mengalami kontraksi, sebagian lapangan usaha mengalami pertumbuhan positif. Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan positif di antaranya adalah jasa kesehatan dan kegiatan sosial 7,84 persen, dan informasi dan komunikasi 6,87 persen, " jelas Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel, Moh Edy Mahmud dikutip dari siaran pers, Minggu (8/11/2020).
Dijelaskannya, berdasarkan sumber pertumbuhan ekonomi Kalsel triwulan III 2020, sumber pertumbuhan tertinggi berasal dari lapangan usaha informasi dan komunikasi sebesar 0,25 persen, jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 0,14 persen, dan real estate sebesar 0.13 persen.
Kontraksi yang cukup dalam dialami oleh komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PKP) yakni sebesar 5,88 persen. Realisasi belanja barang dan jasa serta belanja modal yang lebih rendah dibandingkan triwulan yang sama pada tahun lalu turut menjadi pendukung kontraksi pada komponen ini.
Menurunnya, realisasi belanja modal ditambahkannya juga berdampak pada terkontraksinya komponen PMTB hingga 3,40 persen. Konsumsi rumah tangga yang tergambar pada komponen PKRT turut pula mengalami kontraksi pada kuartal ini yaitu sebesar 0.67 persen.
Pembangunan Jalan Tol Binjai - Langkat Zona II Mulai Dikerjakan
Proyek pembangunan jalan tol Trans Sumatera menghubungkan ruas Binjai - Langkat Zona II sejak sepekan lalu mulai tahap pengerjaaan dengan menumbang pohon sawit milik PTPN II Kebun Kwala Bingai di kawasan Titi Penceng Kelurahan Kwala Bingai Kecamatan Stabat.
Penebangan pohon sawit menggunakan alat berat sekaligus meratakan tanah untuk pembangunan proyek jalan tol mulai terlihat di beberapa titik bidang jalur yang melintasi kawasan PTPN II. Sebaliknya lahan warga terkena lintasan proyek jalan toi akan mendapat ganti untung.
"Untuk tahap awal pengerjaan sudah dimulai kawasan yang melintasi di kebun-kebun dulu," sebut Kepala Bappeda Kabupaten Langkat Sujarno menjawab wartawan SIB, Minggu (8/11).
Dari pantauan wartawan, pengerjaaan jalan tol terlihat di dua bidang titik seperti di Kelurahan Kwala Bingai Kecamatan Stabat tidak jauh dari Kawasan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Kwala Bingai , sudah terlihat ribuan meter jalan rata dan menyusul di Simpang Titi Penceng Stabat.
Sejumlah warga berharap pembangunan jalan tol nantinya membawa peningkatan ekonomi masyarakat terutama warga berharap dapat berdagang sekitar kawasan Tol sebut Gito warga Banyumas Stabat Jumat (6/11).
BTN dan Erick Tohir Kerja Sama dengan Jepang Bangun Rumah Milenial
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk akan menjajaki kerja sama dengan beberapa perusahaan properti Jepang. Dalam kunjungan Menteri BUMN Erick Thohir ke Jepang baru-baru ini, Indonesia dan Jepang akan mengembangkan kerja sama dalam pembangunan dan pembiayaan perumahan di Indonesia khususnya untuk memenuhi generasi muda atau millenia.
“Ini menjadi fokus dalam pengembangan kerja sama pemerintah Indonesia dengan Jepang untuk mendukung sektor properti di Indonesia dan kami menyatakan siap bekerjasama yang diharapkan dapat direalisasi pada tahun 2021,” kata Direktur Utama BTN Pahala N Mansury dalam keterangannya, Minggu (8/11).
Ada beberapa perusahaan properti Jepang yang akan diajak kerjasama Perusahaan itu antara lain Panasonic Home. Kemudian ada juga pengembang properti lain asal Jepang yang bekerjasama dengan Perumnas yaitu IIDA Group Holding Indonesia (IGHD-Ind).
Selain dengan perusahaan properti Jepang, BTN juga akan menjajaki kerjasama pendanaan jangka panjang untuk pembiayaan properti dengan Japan Bank for International Cooperation atau JBIC. Kerjasama dengan JBIC kami harapkan dapat mendorong ekspansi pembiayaan properti Bank BTN.
Awal November Dana Asing Masuk
Aliran modal asing kembali mengalir masuk ke pasar keuangan Indonesia di minggu pertama November 2020. Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Onny Widjanarko menyebut, berdasarkan data transaksi periode 2 November 2020-5 November 2020, nonresiden di pasar keuangan domestik beli neto capai Rp 3,81 triliun.
Terjadinya aliran modal tersebut (net inflow) disebabkan masuknya dana asing ke pasar Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 3,87 triliun meski di pasar saham asing tercatat jual neto sebesar Rp 0,06 triliun. “Berdasarkan data settlement selama 2020 (sejak awal tahun), asing di pasar keuangan domestik masih tercatat jual netto sebesar Rp 161,24 triliun,” jelas Onny, Minggu (8/11).
Kondisi ini terjadi karena persepsi investor terhadap risiko investasi di Indonesia terpantau membaik yang ditunjukkan dengan penurunan premi Credit Default Swap (CDS) bertenor 5 tahun ke 82,64 basis poin (bps), dari 97,96 bps per akhir Oktober 2020 lalu.
Dana PEN Belum Maksimal Angkat UMKM
Kredit perbankan di segmen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) hingga September 2020 masih belum menggembirakan. Padahal, segmen ini merupakan fokus utama pemerintah dalam mempercepat pemulihan ekonomi nasional (PEN).
Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kredit UMKM per September masih turun 1,57% year on year (yoy). Namun secara bulanan sudah berhasil naik tipis 0,7%. Perdagangan besar dan eceran serta sektor industri pengolahan berkontribusi paling besar dari total kredit UMKM terkontraksi paling dalam pada September 2020 dibanding posisi Maret 2020 Masing-masing turun 13,9% dan 5% secara tahunan.
Bank Mandiri misalnya hanya mencatat pertumbuhan tipis kredit segmen kecil dan menengah (UKM) pada kuartal III-2020, yakni hanya naik 0,8% yoy menjadi Rp 52,3 triliun. Sedangkan segmen mikro masih turun 9% yoy menjadi Rp 117,4 triliun. Tapi dibandingkan kuartal sebelumnya sudah tumbuh 4,8%.
Direktur Jaringan dan Retail Banking Bank Mandiri, Aquarius Rudianto mengaku, kredit segmen kecil dan menengah belum bisa tumbuh optimal karena keterbatasan ruang gerak bank untuk menggelar akuisisi baru karena permintaan kredit yang memang lesu.
Aquarius merinci, kredit segmen kecil dan menengah telah naik Rp 2,4 triliun dari posisi Juni 2020 dengan gross ekspansi periode Juli-September sebesar Rp 11,8 triliun. Dari gross ekspansi pada kuartal III itu, terdapat limit tambahan sebesar Rp 19,2 triliun, yakni 61% didukung dari program PEN.
Sementara UMKM di Bank Rakyat Indonesia (BRI) masih tumbuh di atas industri. Direktur Bisnis Mikro BRI, Supari mengatakan, pertumbuhan itu ditopang oleh segmen mikro yang per September berhasil naik di atas 7,5% secara yoy.
Untuk mendorong kredit segmen mikro, BRI akan ekspansi selektif pada sektor-sektor ekonomi yang berprospek. Seperti sektor pangan, perdagangan terkait makanan dan minuman, serta sektor terkait industri kesehatan.
Holding BUMN Pariwisata Dibentuk
Kementerian BUMN berencana membentuk Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung. Saat ini, bisnis pariwisata dan maskapai penerbangan menjadi sektor yang paling terpukul akibat wabah korona.
Induk holding adalah PT Survai Udara Penas (Penas). Adapun anggotanya meliputi tujuh perusahaan, yakni PT Angkasa Pura I, PT Angkasa Pura II, PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), Inna Hotels Resorts, PT Sarinah, Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), serta Taman Wisata Candi (TWC).
Menteri BUMN Erick Thohir menjamin, pembentukan holding tidak akan merugikan anggota dan induk holding. “Pembentukan Holding BUMN Pariwisata bertujuan mendorong pelaksanaan inisiatif lintas sektor yang terintegrasi, pengembangan infrastruktur pariwisata dan pendukung, peningkatan daya saing, serta penguatan kemampuan pendanaan di masa depan,” jelas dia, dalam dokumen tersebut.
Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk, Irfan Setiaputra mengungkapkan, Holding ini juga bisa mempercepat pertumbuhan GIAA pada masa mendatang. “Sinergi dan inisiatif bersama seharusnya akan menghasilkan output yang lebih baik dibandingkan sendiri-sendiri,” ungkap dia kepada KONTAN, Minggu (8/11).
Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung diharapkan terbentuk pada akhir tahun 2020. Sejatinya, rencana holding akan berlangsung dalam dua tahap, yakni inbreng dan restrukturisasi portofolio yang akan berlangsung pada 2021 hingga 2022 mendatang.
VP of Corporate Communication PT Angkasa Pura II (AP II) Yado Yarismano optimistis Holding BUMN Pariwisata dapat membantu sektor ini cepat bangkit setelah dihantam pandemi Covid-19. Saat ini mayoritas perjalanan udara hingga 78,5% dalam rangka wisata yang memiliki kolaborasi antar-mata rantai pariwisata yakni 3A; accessibilities (aksesibilitas), amenities (fasilitas), attraction (daya tarik). “Dengan holding ini koordinasi antar-anggota holding menjadi lebih baik,” ujar dia, Minggu (8/11).
Kipo Jual Hingga 200 gram per hari
Harga emas perhiasan dalam sepekan terakhir terus mengalami penurunan, walaupun tak terlalu signifikan. Sebelumnya emas 99 harganya Rp 898.000 per gram, sekarang turun menjadi Rp 880. 000.
Untuk emas perhiasan 99 karat harganya Rp 898.000 per gramnya, sedangkan emas 700 harganya Rp 630. 000. Emas perhiasan putih per gramnya, Rp 730. 000.
Sementara harga logam mulia produksi PT Aneka Tambang (Tbk) Antam juga kembali turun tipis berada di level Rp 1.004.000 per gram, Kamis (5/11).
Informasi Butik Emas Logam Mulia (BELM) Banjarmasin, terjadi penurunan harga Rp 4.000 dari per- dagangan hari sebelumnya di posisi Rp 1.008.000 per gram.
Kepala BELM Banjarmasin, Thamrin Latief mengatakan, meskipun bersifat fluktuasi harga tersebut terus berpotensi naik beberapa waktu ke depan. Minat konsumen atau masyarakat dalam berinvestasi emas masih pukian besar. Dibandingkan dengan transaksi buyback, penjualan tetap mendominasi di Butik Emas LM Banjarmasin.
Satgas Karhutla Siaga Hingga Akhir November
Pemerintah Provinsi menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sejak l Juli hingga 30 November, baik Satgas darat maupun satgas udara.
“Heli patroli dan water boombing pun tetap stanby sampai masanya nanti di Kalsel,” kata Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana pada BPBD Kalsel, Sahruddin, Kamis (5/11).
Dijelaskan Sahruddin, BPBD dalam penangan karhutla tahun ini diklaim lebih matang oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel. Hal ini dilihat juga dari jumlah spot dan luasan kebakaran yang jauh menurun.
BPBD merekap bahwa total luasan lahan terbakar tahun 2020 jauh menurun jika dibandingkan dengan tahun 2019 islam. Hingga minggu kemarin luasan lahan yang terbakar sekitar 400 hektare. Kondisi Ini jauh dibandingkan tahun sebelumnya, yang mencapai lebih dari 7.000 hektare.
Siklus ini ujarnya, terjadi secara terus-menerus setap lima tahun. Yang mana pada 2011 lalu, merupakan puncak musim panas yang mengakibatkan Karhutla meluas. Kemudian 2012 kembali turun. “Jika dilihat pada tahun 2013-14 kemball naik, 2015 puncak lagi. Begitu juga 2016 turun. Kembali naik pada 2017-18. 2019 puncak lagi. Nah, ini 2020 kemball turun, “ tandas Sahruddin.
MEMBANGKITKAN INDUSTRI MANUFAKTUR - BERPACU SIAPKAN VAKSIN
Pemerintah terus berupaya mempercepat pengadaan vaksin Covid19 untuk mengendalikan pandemi agar daya beli masyarakat kembali pulih. Dengan langkah tersebut, roda pabrikan bisa dipacu lebih kencang untuk membangkitkan perekonomian nasional.
Pelaku industri meyakini performa sektor manufaktur bisa hanya bisa ke zona hijau jika pandemi Covid-19 dapat terkendali dengan baik, melalui ketersediaan vaksin. Gabungan Pengusaha Farmasi Indonesia (GPFI) menyatakan bahwa imunisasi vaksin Covid-19 paling cepat pada kuartal I/2021. Direktur Eksekutif GPFI Dorojatun Sanusi mengatakan hasil uji klinis tahap III sangat penting sebelum memasuki tahap komersialisasi, mengingat risikonya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan produk farmasi lainnya.
Dorojatun menjelaskan kalau belum selesai [uji klinis] fase III, tidak bisa ada emergency use authorization [EUA]. EUA adalah izin penggunaan suatu produk dalam keadaan darurat sesuai dengan arahan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Pemerintah melalui holding BUMN Farmasi terus berupaya mempercepat pengadaan vaksin Covid-19, yaitu dengan Bio Farma-Sinovac (China), Kalbe Farma-Genexine (Korea Selatan), dan Kimia Farma-G42 Healthcare (Uni Emirat Arab), Indo Farma juga bekerja sama dengan Novavax (Amerika Serikat) untuk menghasilkan vaksin dengan nama NVX-CoV 2373.
Head of Corporate Communication PT Bio Farma (Persero) Iwan Setiawan mengatakan perseroan akan memproduksi vaksin Covid-19 jika pemeriksaan oleh BPOM pada pabrikan Sinovac Biotech Ltd. telah rampung. Project Integration Manager R&D Bio Farma Neni Nurainy sebelumnya membeberkan dengan melihat perkembangan uji klinis tahap III Vaksin Sinovac di Bandung, Jawa Barat yang berjalan baik, perseroan memperkirakan progres penyelesaian akan lebih cepat.
Sementara itu, vaksin yang seharusnya ditargetkan pemerintah untuk disuntikkan pada November 2020 tetapi mundur ke Desember merupakan vaksin darurat yang akan diutamakan kepada tenaga kesehatan serta TNI/Polri. Dalam program itu, ada tiga kandidat vaksin yang akan disuntikan yakni dari Sinovac, Sinopharm, dan CanSino yang mendapat EUA.









