Pemanfaatan Ikan Sidat Perlu Ditata
Tren meningkatnya permintaan ekspor sidat membuat penangkapan ikan sidat di alam semakin masif. Pada 2019, hasil produksi sidat di Indonesia sebanyak 515,18 ton, meningkat 59 persen ketimbang tahun 2018. Indonesia tergolong 10 besar negara produsen utama sidat.
Direktur Pemasaran Kementerian Kelautan dan Perikanan Machmud Sutedja, Minggu (8/11/2020), mengatakan, volume ekspor sidat cenderung meningkat, antara lain dalam bentuk sidat beku, dengan negara tujuan China.
Penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Ekonomi Maritim, Laode M Kamaluddin, menambahkan, permintaan yang meningkat menyebabkan eksploitasi sidat berlebihan. Tingginya eksploitasi ini memicu penurunan stok di alam sehingga perlu pengatur-an terkait lokasi, ukuran, dan alat tangkap.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023