Ekosistem Kendaraan Listrik Diperkuat
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral meluncurkan stasiun penukaran baterai kendaraan listrik umum. Langkah ini merupakan bentuk komitmen dukungan program percepatan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk transportasi jalan.
Ada tiga lokasi stasiun penukaran baterai kendaraan listrik umum (SPBKLU) yang diluncurkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif secara virtual di Jakarta, Selasa (3/11/2020).
Pertama, SPBKLU di Kantor PLN UP3 Cikokol Tangerang, Banten, yang dimotori Grab Indonesia dan Kymco. Kedua, SPBKLU di Alfamart Gandaria 3 Jalan Jatayu, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, oleh Oyika. Ketiga, SPBKLU di Kantor Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan oleh Ezyfazt dan Oyika.
Saat ini tersedia sembilan titik lokasi SPBKLU. Sebanyak 6 unit di Jakarta Selatan, 1 unit di Kota Tangerang, dan 2 unit di Tangerang Selatan. Sesuai dengan peta jalan SPBKLU, nantinya ditargetkan akan tersedia SPBKLU sebanyak 10.000 unit pada 2025 dan 15.625 unit pada 2030.
Insentif Kartu Prakerja Disalurkan Rp 5,7 Triliun
Pemerintah telah menyalurkan insentif bagi para peserta program Kartu Prakerja senilai total Rp 5,7 triliun dari gelombang ke-1 hingga ke-10.
Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari, Selasa (3/11/2020), mengatakan, dari 40 juta orang yang mendaftar pada gelombang ke-1 hingga ke-10, sebanyak 5.597.179 di antaranya mendapatkan surat keputusan penerima manfaat. “Jumlah insentif yang telah disalurkan Rp 5,7 triliun,” ujarnya dalam diskusi virtual “Peran Kartu Prakerja dalam Pembangunan SDM di Masa Pandemi”.
Bangun 9 SPBKLU, Percepat Operasional Kendaraan Listrik
Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meluneurkan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU), Selasa (3/11).
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, saat ini terdapat sembilan unit SPBKLU. Enam unit SPBKLU berada di Jakarta Selatan, satu unit berada di Tangerang dan dua unit lainnya berada di Tangerang Selatan (Tengsel).
Pembentukan SPBKLU merupakan amanat dari Peraturan Menteri ESDM No. 13/2020 tentang Penyediaan Infrastruktur Pengisian Listrik untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai. Berdasarkan Permen tersebut, pemerintah menyediakan dua jenis stasiun pengisian.
Lebih lanjut, pemerintah memiliki peta jalan bahwa sampai 2025 nanti diharapkan akan terbangun 10.000 unit SPBKLU di seluruh Indonesia. Jumlah ini kembali meningkat menjadi 15.625 SPBKLU pada tahun 2030 mendatang.
Adapun terkait SPKLU, saat ini jumlahnya ada 62 unit yang tersebar di 37 lokasi berbeda. Di tahun 2025 nanti, jumlah SPKLU ditargetkan tumbuh hingga 2.465 unit sedangkan ditahun 2030 diharapkan SPKLU yang terpasang mencapai 7.146 unit.
Menteri ESDM Arifin Tasrif menambahkan, dengan mulai berkembangnya penggunaan kendaraan listrik, mau tidak mau infrastruktur penunjang kendaraan tersebut harus ikut berkembang dengan pesat. Kehadiran SPBKLU ini pun dipercaya akan semakin menumbuhkan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.”Makin merebaknya kendaraan listrik beserta infrastruktur penunjangnya membawa dampak yang positif bagi lingkungan, “ kata dia.
Makin Diminati Market
Produk syariah semakin mendapat tempat di hati masyarakat Indonesia yang didominasi muslim. Asuransi syariah, salah satunya. Seperti kinerja yang dicatat Asuransi Prudential.
Di tengah situasi perekonomian yang tak menentu akibat pandemi Covid-19, salah satu produk syariah Prudential, justru diminati market. Produk yang diberi label Prudential PRUCinta itu dikenalkan ke pasar hanya beberapa pekan sebelum pandemi Covid-19 terjadi di Indonesia. Tepatnya dilempar ke pasar di awal Maret.
Sharia, Government Relations and Community Investment Director Prudential Indonesia Nini Sumohandoyo menjelaskan, sejak dikenalkan hingga saat ini, pemegang polis PRUCinta sudah mencapai 30 ribu. Jumlah itu diyakini akan terus bertambah hingga akhir 2020 nanti.
Dijelaskannya, PRUCinta termasuk produk asuransi yang simple sehingga market meminatinya. Dipasarkannya juga secara virtual. “Jadi, saat ada pandemi, penyerapan market tetap bagus,” sambungnya.
Dalam kesempatan yang sama, President Director Prudential Indonesia, Jens Reisch menambahkan, beragam inovasi terus dilakukan perusahaan sejak awal berdiri di 1995. Selama 25 tahun ini, Prudential sudah memiliki 270 ribu tenaga pemasar yang tersebar di 160 kota. Jumlah nasabah perseroan sudah menebus angka 2 juta nasabah.
Kredit Kendaraan Bermotor Menurun
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat per September 2020 realisasi kredit konsumsi baru tumbuh sebesar 0,75 persen secara year on year (yoy) menjadi Rp 1.538,2 triliun. Bila dirinci secara year to date (ytd) posisi tersebut turun sekitar 1,35 persen.
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh menjelaskan, pada akhir September 2020 sebenarnya pertumbuhan kredit mulai beranjak secara bulanan atau month on month (mom). Kredit konsumer tercatat sudah naik 0,55 persen secara bulanan. Walau tipis, pertumbuhan itu menandakan tren perbaikan kredit mulai terlihat.
Wimboh juga menjelaskan, per September 2020 secara total kredit memang lambat, dengan pertumbuhan hanya sebesar 0,12 persen yoy. Meski begitu secara bulanan sudah naik 0,16 persen mom.
Sementara, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Heru Kristiyana mengamini, ada potensi kenaikan kredit di kuartal IV 2020. “Dengan didukung berbagai kebijakan dari Bank Indonesia (BI), OJK dan pemerintah diharapkan bisa menumbuhkan permintaan kredit dan kita harapkan pertumbuhan bulanan ini terus berlanjut, “ kata Heru, Senin (2/11).
Penumpang Feri Naik 10 Persen
Liburan panjang yang baru berlalu, berdampak pada peningkatan penumpang kapal penyeberangan Batulicin - Tanjung Serdang. Meskipun tidak signifikan karena peningkatan sekitar 10 persen dibandingkan hari biasanya.
Hal ini disampaikan General Manager PT ASDP Cabang Batulicin, Hamdani, Selasa (3/11) kepada BPost. “Ya ada kenaikan pas liburan panjang selama lima hari kemarin. Lumayan peningkatannya, 10 persen dari biasanya. Biasanya sekitar 50 persen, ketika liburan itu menjadi 60 persen,” sebut dia.
Hamdani mengakui, selama pandemi Covid-19, terjadi penurunan drastis tingkat penumpang. Namun sejak Agustus-September mulai ada kenaikan walau sedikit.
Oktober 2020, Pematangsiantar Kembali Alami Inflasi 0,46 Persen
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Edhi Rahmanto Hidayat mengungkapkan, Pematangsiantar pada periode Oktober 2020, mengalami inflasi sebesar 0,46 persen (mtm) atau secara inflasi tahunan sebesar 1,21 persen (yoy).
Sementara itu, tekanan inflasi pada periode Oktober berlanjut setelah pada periode September 2020 mengalami inflasi sebesar 0,29 persen (mtm) serta lebih tinggi dibanding historis inflasi bulan Oktober selama 5 tahun terakhir, yang secara rata-rata mengalami inflasi sebesar 0,40 persen (mtm). Adapun pada periode laporan, Provinsi Sumatera Utara mencatat inflasi sebesar 0,47 persen (mtm) atau secara tahunan inflasi sebesar 0,69 persen (yoy).
Tekanan inflasi pada periode Oktober disebabkan, peningkatan harga cabai merah, daging ayam ras, bawang merah dan udang basah. Komoditas cabai merah naik sebesar 42,43 persen (mtm), dengan inflasi andil sebesar 0,28 persen, disusul kenaikan daging ayam ras sebesar 10,20 persen (mtm), dengan andil inflasi sebesar 0,09 persen. Komoditas bawang merah memberikan tekanan inflasi sebesar 13.49 persen (mtm), dengan andil inflasi sebesar 0.08 persen dan udang basah memberikan tekanan inflasi sebesar 9.10 persen (mtm), dengan andil inflasi sebesar 0.04 persen.
Peningkatan tekanan inflasi dari komoditas cabai merah juga terjadi di 5 kota IHK di Provinsi Surnatera Utara. Andil peningkatan cabai merah tertinggi terjadi di Kota Gunungsitoli dan Kota Sibolga, dengan inflasi masing-masing sebesar 0,52 persen dan 0,51 persen, disusul Kota Padangsidimpuan dengan inflasi 0,32 persen.
Mentan Lepas Ekspor Perdana Pakan Ternak ke 7 Negara di Asia dan Eropa
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melepas ekspor produk asam amino untuk pakan ternak berupa Tryptophan Granule sebanyak 327 metrik ton ke tujuh negara di Asia dan Eropa. Produk dengan nilai mencapai Rp 22,5 miliar ini berhasil menembus pasar baru di Vietnam, India, Jerman, Inggris, Polandia, Belanda, dan Prancis.
“Saya mengapresiasi pencapaian dari PT CJ indonesia, walau di masa pandemi mampu menembus pasar ekspor baru. Pencapaian yang luar biasa.” kata Syahrul dalam keterangan tertulis, Selasa (3/11).
Adapun Tryptophan Granule merupakan produk baru yang dikembangkan PT CJI guna menjawab permintaan pasar global, khususnya untuk produk asam amino pakan ternak dan hewan yang lebih kompetitif baik harga dan ramah lingkungan.
Sementara itu, Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), Ali Jamil yang turut mendampingi menyampaikan data dari sistem perkarantinaan, 1QFAST, sepanjang tahun 2020 PT CJI telah rutin melakukan ekspor asam amino berup Lyson sulfat. Dengan total 10.632 ribu ton senilai Rp 133,4 milyar ke 17 negara.
Angin Segar untuk Industri Travel Haji dan Umrah
Keberangkatan perdana umrah new normal pada 1 November menjadi angin segar bagi industri travel tanah air. “Alhamdulillah keberangkatan perdana ini menjadi angin segar untuk industri travel umrah khususnya masyarakat Sulawesi Selatan setelah 8 bulan non aktif,” kata Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Sulampua, Ardiansyah Arsyad.
Menurutnya, Pemerintah Saudi terlihat sangat menyambut baik kedatangan peserta umrah new normal ini. Sekretaris AMPHURI Sulampua Andi Candrawali tak menampik umrah new normal ini mengakibatkan biaya membengkak 40 hingga 50 persen dibanding musim normal.
“Inilah konsekuensi yang harus dihadapi. Akan tetapi kupikir ini tidak menjadi penghalang bagi kami juga masyarakat untuk beribadah ke Tanah Suci ini,” ujarnya.
Ekonomi Membaik di Kuartal III
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, Yos Rusdiansyah menyampaikan, indikator ekonomi pada kuartal III-2020 sudah menunjuk perbaikan ketimbang kuartal II-2020.
Sebelumnya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan optimis pertumbuhan ekonomi positif di tahun 2020. Hal itu ditegaskan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dalam pembukaan Anging Mammiri Creative Festival (AMCF) 2020 di Ballroom Hotel Claro, Rabu (7/10) lalu.
Nurdin optimistis ekonomi Sulsel tumbuh karena kasus Covid mulai menurun. Tak dapat dipungkiri, kasus Covid-19 memang ikut mempengaruhi perekonomian. “Laporan Satgas pusat, Sulsel sudah keluar dari zona merah,” katanya.
Nurdin mengajak masyarakat bersyukur karena kasus Covid bisa ditekan dan ekonomi terus jalan. “Hotel-hotel sudah buka, ekonomi sudah berjalan dan kita sudah mulai buka pariwisata. Sudah ada penerbangan ke Toraja, kita subsidi tiketnya,” ujarnya.









