Pelindo 1 Dorong Pertumbuhan Ekonomi Wilayah Melalui Pengembangan Kuala Tanjung PEI
Pengembangan Kuala Tanjung Port and Industrial Estate (PIE), terdiri dari kawasan Pelabuhan Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) dan Kawasan Industri/KualaTanjung Industrial Zone yang saling terintegrasi akan meningkatkan utilisasi dan aktivitas bongkar muat di KTMT serta mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia bagian barat khususnya wilayah Sumatera Utara.
Pengembangan Kuala Tanjung PIE ditandai dengan telah beroperasinya kawasan pelabuhan Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) sejak 2019 lalu dan direncanakan sebagai The Next Indonesia’s Logistic and Supply Chain Hub.
Dalam Pengembangan Kuala Tanjung PIE, juga terdapat rencana pengembangan Kawasan Business and Residential Area yang didukung oleh akses jaringan transportasi terpadu berupa jalan tol Trans-Sumatera dan jaringan jalur kereta api yang langsung masuk ke dalam Kuala Tanjung PIE, juga terintegrasi dan terhubung langsung dengan Kawasan Industri Sei Mangkei, yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
Selain itu Kuala Tanjung PIE, juga akan menerapkan konsep smart port and smart industrial area, didukung dengan perencanaan implementasi IoT (Internet of Things) dan ICT (Information and Communication Technology), sehingga nantinya akan menjadi suatu kawasan industri modern berskala International sesuai dengan visi Pelindo 1 yakni, menjadi gerbang utama Indonesia ke jaringan logistik global.
LPI Siap Petakan Proyek Strategis Nasional
JAKARTA – Ketua Komisi XI DPR RI Dito Ganinduto mengatakan, terbentuknya struktur organisasi Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA) akan menarik investasi asing untuk berinvestasi di Indonesia melalui berbagai proyek yang disiapkan oleh LPI. Bahkan, adanya LPI diharapkan mampu menjadi opsi investasi dan pembiayaan di berbagai sektor prioritas di Indonesia.
“Presiden telah mengumumkan direksi LPI. Ini
menjadi sinyal yang penting kepada investor bahwa
Indonesia menjadi salah satu daya tarik untuk berinvestasi melalui berbagai proyek yang akan disiapkan
oleh LPI,”jelasnya kepada Investor Daily, Rabu (17/2).
Dito menilai, LPI masih memiliki tantangan ke
depan terkait bagaimana mempercepat investasi
segera masuk ke Indonesia, sesuai dengan tujuan
pendirian lembaga ini. Selain itu, ia mengaku optimistis bahwa investor asing akan tertarik masuk ke
Indonesia, meskipun di tengah tantangan pandemi
yang masih dihadapi. Hal ini tak terlepas dari berbagai
indikator perekonomian dalam negeri.
Tumbuhkan Geliat Investasi
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Shinta Widjaja Kamdani menyambut
positif terkait susunan organisasi LPI yang sudah
lengkap. Di satu sisi ia berharap kehadiran LPI dapat
semakin menumbuhkan geliat investasi di Tanah Air.
"Kami menyambut baik keberadaan LPI bisa menjadi trigger positif untuk iklim usaha dan investasi di
Indonesia apabila LPI betul-betul dijalankan sesuai
konsepsi awalnya, independen, profesional, dan
akuntabel," ujarnya saat dihubungi.
Shinta optimistis iklim investasi tahun ini akan lebih
baik dibandingkan tahun lalu. Pasalnya, di tahun lalu
saja penerimaan investasi secara kuartalan meningkat
sejak disahkannya Undang-Undang Cipta Kerja. Hal ini
tercermin dari Penanaman Modal Asing Masuk (PMA)
dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN)
(oleh - HR1)
Pembeli Properti di Australia Dapat SHM
JAKARTA – Warga negara Indonesia (WNI) yang membeli apartemen di Australia akan memperoleh sertifikat hak milik (SHM). Di Australia hanya berlaku satu jenis sertifikat, yaitu freehold certificate.
“Orang asing tetap akan mendapatkan jenis sertifikat yang sama dengan penduduk lokal, yaitu SHM yang berlaku seumur hidup dan dapat diwariskan” ujar Manajer Penjualan Crown Group Indonesia, Reiza Arief, dalam siaran pers, Rabu (17/2).
Dia menerangkan, di Australia hanya berlaku satu
jenis sertifikat, yaitu freehold
certificate dan lahan di atas
gedung akan dibagi dalam
bentuk strata ke setiap unit.
Menurut dia, orang asing khususnya dari Indonesia lebih banyak membeli apartemen dibandingkan rumah tapak. Hal itu terjadi karena rumah tapak harganya lebih tinggi dibandingkan unit apartemen, terutama di area yang strategis seperti di dekat CBD dan area sekitar kampus.
Pemeliharaan rumah tapak juga lebih mahal dibandingkan dengan apartemen,
bahkan ada pajak tambahan apabila rumah tapak
tersebut kosong lebih dari
enam bulan yang besarannya sendiri sekitar 1% dari
nilai properti yang dimiliki.
Reiza mengatakan, 70% pembeli dari Indonesia adalah tipe investor dimana mereka mencari properti yang mudah disewakan dan memberikan imbal hasil yang tinggi.
Dia menjelaskan,
persentase penyewa rumah
tapak di Australia adalah
sebesar 14% pada tahun 2009
dan hanya naik sebesar 1%
menjadi 15% pada 2019. Lalu,
persentase penyewa unit
apartemen adalah sebesar
43% pada 2009 dan naik menjadi 56% di tahun 2019. Di
sisi lain, ada penurunan
persentase sebesar 13% bagi
mereka yang membeli dan
tinggal di unit apartemennya, yaitu dari 56% pada
2009 menjadi 43% pada 2019.
(oleh - HR1)
Indofood CBP Rampungkan Akuisisi Indofood Fritolay
JAKARTA — PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) menuntaskan pembelian seluruh saham PT Indofood Fritolay Makmur (IFL) yang dimiliki Fritolay Netherlands BV, afiliasi dari PepsiCo Inc.
Berdasarkan keterangan tertulis, Rabu (17/6), Indofood CBP membeli sebesar 49% dari total seluruh saham yang telah diterbitkan IFL dengan nilai transaksi Rp 494 miliar yang akan didanai oleh kas internal perseroan.
Dengan dilakukannya transaksi
tersebut, IFL akan mengakhiri
perjanjian lisensi dengan PepsiCo
Inc setelah IFL menuntaskan semua proses persiapan penghentian
produksi dan penjualan produk merk
milik PepsiCo. Aksi korporasi tersebut harus diselesaikan dalam waktu
6 bulan sejak dilakukann transaksi.
Pembelian saham tersebut membuat kepemilikan saham perseroan dalam IFL bertambah dari semula 15% menjadi 99,99% dari total seluruh saham yang diterbitkan IFL. Adapun aksi ini bukan merupakan transaksi material dan bukan transaksi afiliasi sesuai POJK nomor 17/POJK.17/2020 dan nomor 42/ POJK.42/2020.
Di sisi lain, kinerja keuangan Indofood CBP Sukses Makmur pada
tahun ini dinilai akan terdongkrak
seiring dengan tuntasnya akuisisi
Pinehill Company dan peningkatan
penjualan mi instan. Perseroan juga
bakal mendapatkan dukungan dari
membaiknya perekonomian nasional.
Tim riset Sinarmas Sekuritas
menyebutkan bahwa akuisisi Pinehill Company akan mendorong
kinerja keuangan Indofood CBP.
Akuisisi Pinehill Company berpotensi menaikkan margin keuntungan penjualan Indofood CBP dan
beban biaya menjadi lebih rendah.
Namun, akuisisi tersebut berimbas terhadap peningkatan beban
bunga, karena sebagian pendanaan
akuisisi bersumber dari pinjaman.
Meski demikian, Indofood CBP
diprediksi bakal melanjutkan pertumbuhan tahun ini. Hal tersebut
juga akan ditopang oleh sifat defensif produk yang dipasarkan
perseroan. Per tumbuhan juga
bakal didorong oleh upaya pemerintah untuk memperkuat daya beli
masyarakat
(oleh - HR1)
OJK Nilai Penurunan PPnBM Dorong Permintaan Kredit
JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai
penurunan Pajak Penjualan atas Barang Mewah
(PPnBM) dapat mengungkit permintaan kredit
kendaraan bermotor (KKB). Oleh karena itu, industri
perbankan diminta untuk mempercepat penyaluran
kredit pada kuartal I-2021.
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mendukung kebijakan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan sektor otomotif, dengan penurunan PPnBM kendaraan bermotor yang berlaku mulai 1 Maret 2021. Dukungan ini melalui berbagai ketentuan yang bisa dikeluarkan OJK seperti penurunan aktiva tertimbang menurut risiko (ATMR) dan penetapan uang muka kredit kendaraan bermotor.
“Kemarin sudah diumumkan oleh pemerintah penurunan pajak PPnBM kendaraan bermotor diharapkan bisa mengungkit demand. Karena masyarakat terutama milenial bisa mengungkit konsumsi, mobil, motor, kami dorong termasuk rumah, kami harap dorong pertumbuhan perkreditan dan demand,” ungkap Wimboh dalam kunjungan kerja bersama Komisi XI DPR ke Jawa Barat, dikutip Rabu (17/2).
Menurut dia, sebagai regulator,
OJK bersama dengan Kementerian
Keuangan, dan Bank Indonesia (BI)
selaku pemangku kepentingan masih
harus berupaya keras mempercepat
pemulihan ekonomi. Salah satunya dengan memberikan relaksasi penurunan
PPnBM kendaraan bermotor.
Insentif diberikan untuk mobil dengan kapasitas mesin kurang dari
1.500 cc, berpenggerak 4x2, termasuk
sedan dengan kandungan lokal mencapai 70%. Pada tahap pertama, insentif
diberikan 100%, pada tahap kedua
insentifnya 50%, dan tahap ketiga 25%.
Menanggapi hal itu, Direktur Konsumer PT Bank CIMB Niaga Tbk
Lani Darmawan mengungkapkan,
penurunan PPnBM berdampak positif
untuk memacu permintaan KKB. Diharapkan pertumbuhan KKB perbankan tahun ini mengalami peningkatan.
Percepat Penyaluran Kredit
Saat OJK mengadakan pertemuan
dengan pimpinan perbankan, Wimboh
juga meminta industri perbankan mempercepat penyaluran kredit pada kuartal
pertama tahun ini melanjutkan tren pertumbuhan kredit yang mulai membaik
pada kuartal IV-2020. Menurutnya, OJK
akan terus mengawal upaya perbankan
menyalurkan kredit sesuai rencana
bisnis bank (RBB) yang disampaikan
ke OJK sebesar 7,13% pada 2021.
Selain meminta peningkatan pada
kredit konsumsi, Wimboh juga meminta industri perbankan untuk
meningkatkan pertumbuhan kredit
khususnya ke sektor usaha mikro,
kecil, dan menengah (UMKM) guna
mendorong pemulihan ekonomi dari
dampak pandemi Covid 19.
Sementara itu, Ketua Himbara Sunarso menyambut baik kebijakan OJK
di masa pandemi khususnya restrukturisasi kredit yang sudah diperpanjang
hingga Maret 2022 serta diperbolehkannya debitur melakukan restrukturisasi ulang dalam jangka waktu
tersebut. Dia juga mengatakan kondisi
industri perbankan masih cukup baik
untuk mendorong pemulihan ekonomi.
“Policy response ini sangat tepat. Kami
menyambut baik,” kata Sunarso.
Dalam kesempatan dialog tersebut,
Wimboh menyatakan akan mempertimbangkan beberapa hal yang menjadi
perhatian para bankir seperti penyediaan
platform marketplace, pemanfaatan usance letter of credit (L/C), berbagai insentif untuk menggairahkan sektor properti,
peningkatan peran perbankan swasta
dalam program Pemulihan Ekonomi
Nasional (PEN), termasuk komunikasi
relaksasi beberapa ketentuan dan menyampaikan kepada pemerintah mengenai kemungkinan keringanan pajak
dalam kurun waktu sementara.
(oleh - HR1)
Kementerian Minta BUMN Borong Produk UMKM
Kementerian BUMN menggelar pameran bertajuk Pasar Digital (PaDi) UMKM Virtual Expo 2021. Acara yang digelar secara virtual dari 15 Februari hingga 22 Februari 2020 ini mempertemukan perusahaan pelat merah dengan ratusan UMKM.
Wakil Menteri BUMN Pahalan N Mansury mengatakan, kemitraan antara BUMN dan UMKM sangat penting di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini, terutama untuk mempercepat pemulihan ekonomi.
Lanjutnya, dengan PaDi UMKM diharapkan perusahaan pelat merah yang tengah membutuhkan barang atau dalam tahap pengadaan bisa melakukannya lewat platform tersebut. Sebelumnya, BUMN mencari barang di wilayahnya masing-masing.
Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN, Loto Srinaita Ginting mengatakan, tercatat sebanyak 2.000 buyer group BUMN ikut meramaikan acara ini. Sementara, lapak UMKM yang tersedia sekitar 244 lapak.
BPS: Ekspor Pertanian Tumbuh hingga 14, 03% Selama Covid -19
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto menyampaikan apresiasi atas capaian ekspor dan peningkatan produksi sektor pertanian selama pandemi Covid-19, yakni pada periode tahun 2019 hingga memasuki awal tahun 2021.
Ia mengungkap, berdasarkan catatannya ekspor pertanian tumbuh sebesar 14,03 persen. Dengan subsektor tanaman pangan sebagai penyumbang tertinggi dalam distribusi dan pertumbuhan ekonomi subsektor pertanian tahun 2020.
Suhariyanto pun menjelaskan bahwa berdasarkan subsektornya tampak sejumlah kenaikan, di antaranya pada subsektor tanaman pangan yang tumbuh 3,54 persen, tanaman hortikultura 4,37 persen dan tanaman perkebunan tumbuh sebesar 1,33 persen. Akan tetapi, lanjutnya, ada subsektor peternakan yang minus sebesar 0,33 persen.
Gubernur Sumut Resmikan Pembangunan PLTGU Milik Investor Korea di Batubara
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi melakukan groundbreaking proyek pembangunan PLTGU berkapasitas 2x800 MW (megawat) di Desa Perupuk Kabupaten Batubara, Rabu (17/2).
Proyek yang dikerjakan di lahan 200 hektare oleh PT Hanlim Energy Power dengan nilai investasi USD 2 miliar itu, proses pembangunannya ditargetkan selama tiga tahun.
Disebutkan, pembangunan PLTGU tiga tahap dan tiga tahun harus selesai, karena di bulan Mei dan Juni mulai akan dibangun kegiatan industri dan wisata di atas lahan 23 ribu hektare, semua terbangun di Batubara.
Dia menambahkan, PLTGU itu diperuntukkan untuk perusahan dan industri besar. Mr Kim, Lee Korea dan Amerika akan mendatangkan ratusan investor ke Batubara, setelah pembangunan proyek tahap pertama ini.
Bantuan Donatur Diduga Disalahgunakan
Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulbar, mencurigai ada penyalahggunaan anggaran yang dikelola Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulbar.
Kepala BPBD Sulbar, Darno Majid juga telah diperiksa BPKP terkait dugaan tersebut. Darno diperiksa menyusul adanya dugaan dana penanganan bencana, bersumber dari donatur sebesar Rp1,2 miliar yang tidak jelas penggunaannya.
Ketua Pansus Pengawasan Anggaran dan Penyaluran Logistik DPRD Sulbar, Sudirman mengatakan, anggaran dari donasi pihak luar harusnya digunakan untuk kebutuhan pengungsi, bukan digunakan sebagai biaya operasional.
Pertumbuhan Sektoral, Pertanian Sulit Melejit
Bisnis, JAKARTA — Kendati telah terbukti mampu bertahan di tengah pandemi Covid-19, sektor pertanian Indonesia diproyeksikan tidak akan tumbuh signifikan pada tahun ini.
Direktur Eksekutif Institute for Development of Economic and Finance (Indef) Ahmad Tauhid meramalkan pertumbuhan sektor pertanian tahun ini berkisar antara 2%—3%. Hal itu disebabkan sektor ini masih diliputi oleh beragam tantangan.
Adapun sepanjang tahun lalu, dari sisi investasi, sektor ini memiliki catatan yang cukup baik. Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), pada tahun lalu realisasi investasi penanaman modal asing (PMA) sektor pertanian naik menjadi US$1,27 miliar dari periode 2019 senilai US$1,04 miliar.
Penanaman modal dalam negeri (PMDN) juga turut mencatatkan kenaikan menjadi Rp53,21 triliun dari periode 2019 senilai Rp33,82 triliun.
Sementara itu, Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Arif Satria merekomendasikan sejumlah langkah untuk meningkatkan peran sektor pertanian dalam menunjang ketahanan pangan masyarakat.
Salah satunya dengan peningkatan produktivitas dan mutu komoditas pertanian.
(Oleh -HR1)








