;

Sembuh Usai Konsumsi Madu, Putuskan Berwirausaha - Danang dan Kesuksesan Menjalankan Bisnis Madu Sialang

Fadilla Anggraini 01 Mar 2021 Sumatera Ekspres

Meski sudah menggeluti dunia perkebunan selama 32 tahun. Hal itu tak membuat  Danang ragu untuk berwirausaha. Pria berusia 57 tahun itu rela berhenti kerja menekuni usaha madu. Tak bisa dipungkiri. Madu Sialang memiliki banyak khasiat. Hal itu dirasakan Danang. Awal mula menggeluti usaha madu Sialang, lantaran dirinya diterpa penyakit kronis. Beragam upaya dia lakukan untuk menyembuhkan penyakit yang menggerogoti tubuhnya. Uniknya, beberapa dokter menyarankan agar dia mengkonsumsi madu. Begitupula ketika dia memetik penggalan buku religi, dimana Rasulullah SAW, sangat menyukai madu sebagai obat dan stamina. Alhasil, pengobatan alami itu berjalan dengan baik. Penyakit yang menggerogoti tubuh pria itu pun sirna.

Kini untuk mendapatkan madu Sialang, sedikit sulit. Itu lantaran hutan mulai di rambah. Hal ini pula membuat alumnus Universitas Tunas Pembangunan, bersikukuh membuat penakaran madu Sialang. Namun penangkaran madu Sialang, tidak semudah penangkaran madu klanceng. Madu Sialang, harus tumbuh kembang di alam liar. Pohon tempat madu Sialang bersarang, antara lain menggeris (Koompassia excelse), pohon Kedondong hutan, batang kayu Sialang, dan batang kayu Ara. Umumnya pohon yag hidup di hutan hujan ini tumbuh di dataran rendah, tapi juga ditemukan di dataran sedang. Tinggi dapat mencapai 88 meter.

Agar bisa mendapatkan Madu Sialang dari lebah liar ini, Danang harus bekerja sama dengan para petani serta pemilik lahan. Kini pohon Sialang yang tersisa tidak lagi dimiliki masyarakat. Pemiliknya lebih ke perseorangan yaitu pengelolah atau penggarap lahan, tempat pohon itu tumbuh. Danang sendiri, kini menekuni usahanya di dua daerah, Bayung Lincir dan Lahat. Karena di dua daerah tersebut masih memiliki banyak pohon tempat madu Sialang membuat sarang. Dalam satu tahun, pemanenan dilakukan sekitar 7-8 kali, hasilnya bisa mencapai 10 ton madu Sialang. Jenis madu yang dihasilkanpun ada dua warna. Khusus Bayung Lincir, madunya lebih dominan berwarna hitam. Sedangkan asal Lahat biasanya berwarna agak lebih kekuningan. Mengenai khasiat, keduanya sama - sama memiliki khasiat yang sama. Untuk memanen madu, ada petugas tersendiri. Selain pohonya besar dan tinggi, harus mengetahui teknik tata cara memanen. 

Dalam pengepakan madu , juga dilakukan dengan hati-hati. Ada bebrapa tips untuk mengetahui madu tersebut asli atau tidak. Pertama kita harus ikut sendiri orang mengambil madu dari sarangnya. Kedua, berdasarkan hasil BPPOM. Dan terakhir, adalah berdasarkan pengalaman. Bagi penikmat madu Sialang, bisa merasakan sensasi manisnya madu dengan mengeluarkan kocek sekitar Rp 250 ribu / kg. Penuh percaya diri Danang menyebut, angkanya bisa mencapai miliaran rupiah pertahun. 10 ton dikalikan Rp 250 rb, sekitar Rp 2,5 miliar. itulah yang memyebabkan dia meninggalkan pekerjaan sebagai manager perkebunan.

Dua Investor Lirik Pulo Kemaro

Fadilla Anggraini 01 Mar 2021 Sumatera Ekspres

PALEMBANG - Tak butuh waktu lama bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dalam menggaet investor unuk mengembangkan wisata di Pulo Kemaro, Kawasan yang akan dijadikan destinasi wisata air ini sudah di lirik dua investor sekaligus.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu PIntu (DPMPTSP) Kota Palembang, Ahmad Mustain, mengatakan, pengembangan kawasan seluas 30 hektar itu memang membutuhkan dana besar.

Dia mengakui, dua calon investor sudah mulai melakukan komunikasi dengan Pemkot Palembang. Mereka tertarik menjadi Pulo Kemaro sebagai  potensi wisata baru yang ada di metropolis.

"Dari dua investor ini salah satunya dari Tiongkok, tapi masih orang kita (Indonesia) bahkan sudah ada yang paparan, menampilkan konsep mereka untuk pengembangan Pulo Kemaro menjadi destinasi wisata pilihan," ungkapnya.

Menurutnya, investor tertarik menanamkan investasi itu karena upaya pemkot yang sudah melakukan pembersihan kawasan lewat program gotong royong. Bahkan, sudah ada patok batas sehingga bisa di tawarkan ke pihak ketiga.

Menurut sudut pandang pihak ketiga (calon investor) jika meniru konsep Ancol, maka orang cukup datang ke Ancol. Namun jika dikembangkan berbeda, seperti pengalaman bandar, maka ini akan jadi daya tersendiri karena berbeda.

Jika nanti pengembangan Pulo Kemaro ini melalui pihak ketiga, maka akan ada sejumlah kerja sama yang dilakukan, bisa saja berbentuk perjanjian kerja sama dalam waktu tertentu, seperti BOT, dan lainnya.

Sementara itu, Ketua Percepatan Pengembangan Pembangunan Pulo Kemaro, Safri Nungcik, menambahkan, rencana perubahan itu sebenarnya sudah juga dikonsep Pemkot Palembang. Namun pihaknya belum memutuskan untuk mengimplementasikan penerapannya..

Menurutnya, konsep pantai dan arena atau wahana permainan tetap menjadi fokus yang akan dikembangkan Pemkot Palembang sejauh ini. "Untuk investor siapa saja boleh masuk, asal mengikuti arahan kita," pungkasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Palembang H. Harnojoyo, mengatakan, kawasan Pulo Kemaro ini akan dikembangkan menjadi destinasi wisata air yang akan menarik wisatawan, dengan konsep seperti Dufan Ancol di Jakarta.

Pemkot Palembang, lanjut dia juga sudah membentuk tim percepatan pembangunan Pulo Kemaro ini, dengan fokus di 25 hektare milik pemkot dan 5 hektare milik Pemprov Sumsel. " Dalam pengembangannya kami melibatkan semua, baik CSR, APBD bantan provinsi dan APBN untuk men-support pembangunan disini," ujarnya.

Salah satunya seperti dari penggunaan APBN membangun jembatan sebagai akses selain jalur sungai. "Jadi nanti ada dua jalur kesini, sungai dan darat jika sudah ada jembatan, tapi parkir tidak di Pulo Kemaro tetap diluar, hanya akses saja bisa lewat darat," tukasnya.

Wajib Pajak Nonkaryawan, Kepatuhan Orang Kaya Anjlok

R Hayuningtyas Putinda 01 Mar 2021 Bisnis Indonesia

Bisnis, JAKARTA — Kontribusi orang kaya terhadap perekonomian nasional kian terkikis. Hal itu tecermin dalam jebloknya rasio kepatuhan formal wajib pajak orang pribadi nonkaryawan, di mana mayoritas merupakan masyarakat berkantong tebal, sepanjang tahun lalu.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, rasio kepatuhan formal wajib pajak orang pribadi nonkaryawan pada tahun lalu hanya 52,45%. Angka realisasi tersebut jauh di bawah capaian pada tahun sebelumnya yang tercatat menyentuh 75%. Pada tahun lalu, jumlah wajib pajak orang pribadi nonkaryawan yang wajib menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) sebanyak 3,35 juta wajib pajak. Adapun total SPT yang disampaikan hanya 1,75 juta.

Terpantau, selama 2017—2019 rasio kepatuhan formal wajib pajak orang kaya justru cukup moncer, yakni berada di atas 70%, sebelum akhirnya jeblok pada tahun lalu di angka 52,45%.

Di sisi lain, jumlah wajib pajak orang pribadi karyawan yang wajib SPT pada 2020 mencapai 14,17 juta dengan total SPT yang disampaikan menyentuh angka 12,10 juta.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Kementerian Keuangan Neilmaldrin Noor mengatakan otoritas fiskal akan melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

LEBIH BAIK

Direktur Eksekutif MUC Tax Research Institute Wahyu Nuryanto mengatakan kepatuhan formal kalangan pekerja alias karyawan memang lebih baik dibandingkan dengan orang kaya yang menjadi sasaran PPh Pasal 25/29 Orang Pribadi.

Hal inilah yang menyebabkan PPh Pasal 25/29 Orang Pribadi memiliki pangsa yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan jenis pajak lain, termasuk pajak karyawan.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Pratama-Kreston Tax Research Institute Prianto Budi Saptono menambahkan, sikap sukarela dari wajib pajak untuk mengungkap aset atau penghasilan yang berhasil diperoleh juga menjadi kunci untuk meningkatkan kepatuhan.

Sebab Indonesia menganut self-assessment, di mana otoritas pajak menginginkan agar di masyarakat tercipta kepatuhan sukarela (voluntary compliance) sehingga target penerimaan pajak dapat tercapai dan tax ratio meningkat.

(Oleh - HR1)

Menjaring Untung Di Keramba Apung

R Hayuningtyas Putinda 01 Mar 2021 Bisnis Indonesia

Budidaya Ikan Nila di Sungai Mempawah menawarkan potensi usaha yang cukup menjanjikan. Tercatat sampai saat ini sudah ada sekitar 2000 keramba jaring apung yang ada di Sungai Mempawah dari 6 Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan). Edy Mohsar, Ketua dari Pokdakan Kawan Sejati yang juga mitra binaan Askrindo telah mengapungkan kerambanya di atas Sungai Mempawah sejak tahun 2005. Dengan modal awal delapan juta rupiah, ia memulai usaha budidaya Ikan Nila sebanyak tiga petak kerambayang terletak di belakang rumahnya di kelurahan Terusan.

Perjuangan Edy dan kelompoknya dalam membudidayakan Ikan Nila berbuah manis di 2016, Edy bersama dengan 10 anggota Pokdakan Kawan Sejati terpilih menjadi mitra binaan Askrindo. Melalui Program Kemitraan tersebut, Askrindo memberikan bantuan modal kerja masing-masing 50 juta rupiah untuk jangka waktu pinjaman 24 bulan. Tidak hanya modal usaha, Askrindo juga melakukan pembinaan dan pelatihan serta memberikan motivasi kepada Edy dan mitra binaan lainnya. Salah satu pelatihan yang pernah diselenggarakan adalah peningkatan kapasitas usaha. 

Pangsa pasar hasil budidaya Ikan Nilanya ikut meluas. Meningkatnya kebutuhan suplai Ikan Nila juga berdampak pada munculnya lapangan kerja baru. Meskipun permintaan hasil tambak meningkat ia tidak pernah kekurangan stok ikan. Dalam stahun , Edy dapat memanen Ikan di keramba apung setiap bulannya. Hal tersebut mampu ia lakukan dengan diverifikasi ikan tambak seperti Ikan Mas, Ikan Patin, Ikan Lele dan Ikan Baung. Selain itu, ia juga menetapkan pola pembenihan bergiir di setiap petak kerambanya. Dengan begitu, ia bisa menjaga konsistensi pasokan ikan ke para pelanggannya. 

(Oleh - IDS)

Komoditas Kopi, Karawang dan Purwakarta Jadi Sentra Baru

R Hayuningtyas Putinda 01 Mar 2021 Bisnis Indonesia

Bisnis, Karawang - Provinsi Jabar berencana menjadikan Kabupaten Karawang menjadi sentra kopi, karena wilayah tersebut cukup potensial ditanami kopi. Dalam waktu dekat akan ada bimbingan teknis bersama asosiasi petani kopi di wilayah tersebut. Bimbingan teknis tersebut, selain untuk meningkatkan kebersamaan para petani kopi. Bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan petani tentang budidaya kopi. Apalagi, kopi merupakan salah satu komoditas strategis perkebunan di Jawa Barat. Oleh karena itu, pengembangan kualitas produksi kopi Karawang juga harus digalakkan. Supaya kopi Karawang bisa bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Adanya bimtek diharapkan dapat memberikan manfaat berupa bekal pengetahuan bagi petani. Khususnya petani pemula yang akan berbudidaya kopi. Adapun, bimtek ini akan diselenggarakan pada pekan kedua Maret mendatang.  

Kopi juga menjadi salah satu komoditas unggulan Kabupaten Purwakarta yang didorong untuk menembus pasar ekspor. Kabupaten Purwakarta diklaim sebagai salah satu daerah penghasil kopi terbaik. Perkebunan kopi di Kabupaten kecil tersebut, tersebar di empat kecamatan yang ada di wilayah Selatan. Tepatnya, di Kecamatan Wanayasa, Bojong, Darangdan dan Kiarapedes. Perkebunan kopi rakyat di wilayah Purwakarta cukup potensial untuk terus dikembangkan. Adapun jenis kopi yang ditanam adalah jenis robusta. Sejauh ini pemerintah daerah terus berupaya untuk membantu para petani kopi ini. Salah satunya dalam hal pengemasan dan pemasarannya.

(Oleh - IDS)

Ketua DPRD Tala Dukung Pemkab Tawarkan Industri Jorong kepada Investor

Mohamad Sajili 01 Mar 2021 Banjarmasin Post

Upaya Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) menawarkan Kawasan Industri (KI) Jorong kepada investor mendapat dukungan wakil rakyat setempat.

Ketua DPRD Tala, Muslimin menyatakan mendukung langkah Pemkab Tala yang saat ini sedang menjajaki kerjasama dengan pihak investor ternama Indonesia (PT Jababeka Tbk) tersebut.

Gencarnya pemerintah daerah menawarkan KI Jorong kepada pihak investor, menurut dia, masih perlu kesiapan internal. Termasuk kesiapan di kawasan industri yang berada di wilayah Desa Swarangan, kecamatan Jorong tersebut.

Apalagi KI Jorong juga telah masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN). Area KI Jorong cukup luas mencapai ribuan hektare. Sejumlah sarana dan prasarananya pun telah tersedia, termasuk pelabuhan berskala besar yang sangat layak untuk aktivitas bongkar muat barang dalam kapasitas besar pula.

Infrastruktur menuju lokasi pun telah ada dan cukup memadai, jaraknya juga tak terlalu jauh dari jalan poros Trans Kalimantan. Pemerintah daerah juga terus berupaya melakukan peningkatan kualitas dan kelas jalan menuju lokasi.


Tanggulangi Dampak Covid-19 , Menteri KKP Bantu Gudang Beku Pengolahan Ikan

Mohamad Sajili 01 Mar 2021 Sinar Indonesia Baru

Menteri Kelautan dan Perikanan atau KKP Sakti Wahyu Trenggono menyatakan bantuan cold storage atau gudang beku kepada sejumlah UMKM pengolahan ikan merupakan upaya menanggulangi dampak ekonomi pandemi Covid-19.

Melalui sarana penyimpanan beku itu ia berharap bisa dimanfaatkan untuk menyimpan kelebihan produksi saat musim puncak sekaligus menjaga harga agar tetap stabil di tingkat nelayan serta dapat menjamin ketersediaan ikan pada saat musim paceklik dengan harga yang terkendali.

Dengan demikian diharapkan dapat menguatkan dan meningkatkan peranan UMKM sektor kelautan dan perikanan sekaligus membangun rasa percaya diri dalam menghadapi tantangan ke depan, katanya.

Ia menyatakan perusahaan Unit Pengolahan Ikan (UPI) berskala mikro dan kecil memegang peranan penting bagi Indonesia, baik secara ekonomi maupun ketahanan pangan.

Rencananya, pada 2021, PDSPKP KKP akan menyerahkan bantuan 300 chest freezer dan 228 peralatan pengolahan kepada UPI berskala mikro kecil.


Besar Injeksi Modal Baru Dibanding Setoran Dividen

Mohamad Sajili 01 Mar 2021 Kontan

Pemerintah kembali berniat menyuntikkan modal segar ke sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam bentuk Penyertaan Modal negara (PMN). Total alokasi nilai PMN yang masuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2021 mencapai Rp 42 triliun.

Namun tahun ini, nilai PMN yang digelontorkan ke sejumlah BUMN lebih tinggi dari target setoran dividen BUMN. Sebagai gambaran, tahun ini Kementerian Keuangan menargetkan dividen BUMN sekitar Rp 26 triliun atau sekitar setengah dari alokasi PMN.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menandaskan, pencairan PMN tahun ini bakal dilakukan secara terukur dan prudent. Adapun sumber dana untuk memenuhi kebutuhan PMN tersebut antara lain berasal dari pos sisa lebih anggaran (Silpa).

Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Yusuf Rendy juga berharap pemerintah lebih bijaksana dalam menyalurkan PMN kepada BUMN tertentu. Pemerintah harus menimbang secara cermat kinerja BUMN, serta menyiapkan kebijakan pendukung agar PMN tersebut membuahkan hasil dan berdampak positif.


Meterai Naik, Penerimaan Bea Materai Melesat

Mohamad Sajili 01 Mar 2021 Kontan

Mulai awal tahun ini pemerintah sudah menetapkan tarif baru bea meterai sebesar Rp 10.000 dari sebelumnya sebesar Rp 3.000 dan Rp 6.000. Kenaikan tarif pajak atas dokumen ini, ikut mendorong peningkatan target penerimaan di akhir tahun 2021.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Kementerian Keuangan (Kemkeu) Neilmaldrin Noor kepada KONTAN (28/2) menyampaikan tahun ini pemerintah menargetkan penerimaan bea meterai sebesar Rp 11,26 triliun. Angka tersebut melonjak 54,97% dari realisasi 2020 senilai Rp 5,07 triliun.

Adanya kenaikan tarif meningkatkan kontribusi penerimaan bea meterai menjadi sekitar 0,91% dari total target penerimaan pajak 2021 sebesar Rp 1.229,6 triliun. Sebab tahun lalu, degan tarif bea metari lama, hanya menyumbang 0,47% dari realisasi pendapatan pajak 2020.

Mayoritas realisasi penerimaan pajak lainnya bersumber dari bea meterai. Adapun tahun ini otoritas menargetkan penerimaan pajak lainnya sebesar Rp 12,4 triliun.


Inilah /mobil yang Mendapat Insentif PPnBM

Mohamad Sajili 01 Mar 2021 Kontan

Aturan insentif pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) akhirnya terbit. Pada 26 Februari 2021, pemerintah resmi mengundangkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 20/PMK.010/2021 yang mengatur tentang insentif tersebut.

Merujuk Pasal 5 b PMK No. 20/2021, pemerintah akan menanggung PPnBM terutang sebesar 100% dari PPnBM terutang untuk masa pajak Maret-Mei tahun ini, kemudian menanggung 50% untuk masa pajak juni-Agustus 2021, serta 25% untuk masa pajak September-Desember 2021.

Adapun insentif yang disediakan untuk kendaraan bermotor berkapasitas 1.500 cc. Selanjutnya, kendaraan yang menjadi sasaran insentif ini harus memenuhi persyaratan pembelian lokal atau local purchase paling sedikit 70%, seperti tertuang pada Pasal 3 ayat (2) PMK No. 20/2021.


Pilihan Editor