Paylater Menjadi Favorit
Financial technology (fintech) dan e-commerce semakin gencar meluncurkan metode layanan bayar nanti atau lebih dikenal dengan paylater. Salah satu sebabnya, produk ini diklaim menawarkan keamanan dan kemudahan pembiayaan aktivitas sehari-hari di masa pandemi.
Salah satu fintech yang memiliki paylater adalah Kredivo. “Kredivo salah satu paylater dengan tenor pinjaman terpanjang, hingga 12 bulan, dan paylater dengan limit tertinggi hingga 30 juta,” kata Lily Suryani, General Manager Kredivo Indonesia, kepada KONTAN, Jumat (26/2).
Kredivo menawarkan bunga flat 2,6% per bulan. Jika terlambat membayar, pengguna terkena bunga keterlambatan 4% per 30 hari dan biaya keterlambatan 6% per 30 hari.
Target Diyakini Tercapai
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) juga optimistis target penerimaan pajak dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 sebesar Rp 1.229,6 triliun bisa tercapai. Target ini naik 2,6 persen dari target tahun lalu sebesar Rp 1.198,8 triliun.
Adapun realisasi penerimaan pajak tahun lalu sebesar Rp 1.070 triliun, turun 19,7 persen dari periode yang sama 2019 sehingga kekurangan penerimaan pajak pada tahun lalu sebesar Rp 128,8 triliun.
Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Kemenkeu Neilmaldrin Noor, Minggu (28/2/2021), mengatakan, perluasan basis pajak dilakukan terhadap sektor ekonomi yang sebelumnya masih belum maksimal dijangkau DJP dan sektor yang menikmati tambahan penghasilan pada masa pandemi.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ekonomi nasional pada triwulan IV-2020 tumbuh minus 2,19 persen. Angka pertumbuhan ini membaik dibandingkan dengan triwulan II-2020 dan III-2020 yang masing-masing tumbuh minus 5,32 persen dan 3,49 persen.
Pemerintah memperpanjang beberapa insentif pajak yang berlaku sejak 2020 yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 9/PMK.03/2021 tentang Insentif Pajak untuk Wajib Pajak Terdampak Pandemi Covid-19.
Sejumlah insentif pajak yang masih akan dilanjutkan di antaranya adalah insentif Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21, pajak UMKM, insentif PPh Pasal 22 Impor, dan insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Adapun insentif yang baru tahun ini dijalankan pemerintah adalah insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).
Vaksin Sekali Suntik J&J Segera Beredar
Penanganan pandemi Covid-19 dengan vaksinasi akan semakin cepat setelah Badan Pangan dan Obat-obatan Amerika Serikat mengesahkan penggunaan darurat vaksin satu dosis atau sekali suntik produksi perusahaan Johnson & Johnson.
Vaksin sekali suntik J&J untuk usia 18 tahun ke atas ini merupakan vaksin ketiga yang disahkan AS setelah vaksin dua dosis produksi Pfizer/BioNTech dan Moderna.
Hasil tes vaksin J&J pada 44.000 orang di berbagai dunia menunjukkan vaksin itu 66 persen efektif mencegah Covid-19 empat pekan setelah vaksinasi. Vaksin itu juga 100 persen efektif mencegah orang masuk rumah sakit dan tewas karena Covid-19. Dalam uji coba itu juga dilaporkan hanya ada sedikit efek samping serius. Terkait dengan efek samping ini, masih akan ada penelitian lanjutan.
Vaksin J&J menggunakan virus flu biasa yang dikenal sebagai adenovirus tipe 26 untuk memasukkan protein virus Covid-19 ke dalam sel tubuh dan memicu respon imun. Saat ini J&J juga tengah menguji vaksin versi dua dosis.
Jika dibandingkan dengan negara tetangga se-Asia Tenggara, Indonesia relatif lebih cepat dalam program vaksinasi Covid-19 ketimbang Filipina dan Thailand.
BI: Penerbitan Mata Uang Digital Banking untuk Memitigasi Shadow Banking
JAKARTA, investor.id– Bank Indonesia (BI) menyebutkan, tiap bank sentral memiliki motivasi yang berbeda dalam menerbitkan mata uang digital atau central bank digital currency (CBDC). Bagi negara berkembang seperti Indonesia, penerbitan CBDC lebih dipengaruhi oleh faktor untuk memperoleh efisiensi sistem pembayaran domestik dan keuangan inklusif serta memitigasi praktik perbankan bayangan (shadow banking).
“Sedangkan motivasi penerbitan CBDC negara maju didorong kebutuhan untuk mendukung keamanan pembayaran dan stabilitas keuangan, memitigasi private digital currency, dan merespons penggunaan uang kartal menjadi key driver utama negara-negara tersebut dalam melakukan eksplorasi,” ujar Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam jawaban tertulis atas pertanyaan Investor Daily, Kamis (25/2) malam. Jawaban Erwin itu diberikan atas pertanyaan dan pemintaan penjelasan lebih jauh terkait pernyataan Gubernur BI Perry Warjiyo yang menyebutkan, bank sentral tengah menyiapkan pembentukan mata uang rupiah digital yang disebut central bank digital currency. Ini dilakukan menyusul maraknya penggunaan mata uang kripto atau cryptocurrency, salah satunya Bitcoin.
Shadow banking atau sering juga sering disebut dengan “bank bawah tanah” merupakan istilah umum untuk menggambarkan kegiatan keuangan yang terjadi di antara lembaga keuangan nonbank, namun di luar ruang lingkup regulator. Artinya, kegiatan shadow banking ini terhindar atau lepas dari pengawasan otoritas perbankan.
Terkait dengan rencana penerbitan implementasi CBDC ini, kata Erwin, BI telah melakukan kajian atau asesmen untuk melihat potensi dan manfaat CBDC dikaitkan dengan kondisi di Indonesia. Kajian ini juga meliputi implikasi atas perbedaan desain dan arsitektur CBDC yang akan dipilih, beserta mitigasi risikonya.
(Oleh - HR1)
Hipmi Dukung Pencabutan Tax Holiday Investor
JAKARTA – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi)
menyetujui langkah pemerintah
yang akan menyisir bahkan
mencabut fasilitas tax holiday
yang sudah didapatkan wajib
pajak (WP) badan atau investor,
namun tidak segera merealisasikan komitmen investasinya.
"Kalau mencabut, saya rasa
memang sudah seharusnya ya,
seharusnya ada jangka waktunya sampai kapan berlakunya.
Jika tidak juga terealisasi, ya
risikonya batal," ujar Ketua
Bidang Keuangan dan Perbankan BPP Himpunan Pengusaha
Muda Indonesia (Hipmi) Ajib
Hamdani saat dihubungi Investor
Daily, pekan lalu.
Meski begitu, ia menilai, ada
beberapa faktor yang menyebabkan investor tak kunjung merealisasikan investasinya. Pertama,
insentif tax holiday hanyalah satu
di antara sekian hal yang dilihat investor ketika berinvestasi. Kedua,
faktor pandemi Covid-19 yang
masih berlangsung, tidak hanya
di Indonesia namun juga global.
Sebelumnya, Kepala Badan
Koordinasi Penanaman Modal
(BKPM) Bahlil Lahadalia akan
meminta penjelasan pengusaha
atau wajib pajak (WP) badan
penerima fasilitas tax holiday
yang tak kunjung merealisasikan komitmen investasinya.
Jika tidak memiliki alasan yang
bisa diterima, pemerintah tidak
segan untuk mencabut fasilitas
yang telah diberikan tersebut.
(Oleh - HR1)
21 Mobil Mulai Nikmati Pembebasan PPnBm
Jakarta - Sebanyak 21 mobil baru mulai menikmati insentif pengurangan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) hingga 0%. Insentif PPnBM mobil akan berlaku mulai Maret-Desember 2021, dengan tiga tahapan. Insentif PPnBM sebesar 100% dari tarif akan diberikan pada tahap pertama (Maret-Mei), diikuti insentif PPnBM sebesar 50% dari tarif yang akan diberikan pada tahap kedua (Juni-Agustus), dan insentif PPnBM 25% dari tarif akan diberikan pada tahap ketiga (September-Desember).
Kebijakan penurunan PPnBM ini, akan membuat harga mobil seperti Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Mitsubishi Xpander, Honda Brio dan Suzuki Ertiga, turun hingga Rp 20 jutaan rupiah. Saat ini, pengenaan PPnBM mobil mengacu kubikasi mesin dan jenis kendaraan. Untuk mobil penumpang selain sedan, dengan sistem 1 gardan penggerak atau 4x2 dengan kubikasi mesin 1.500cc hingga 2.500cc dikenakan pajak barang mewah 20%.
Berdasarkan skenario relaksasi PPnBM yang dilakukan secara bertahap, dapat terjadi peningkatan produksi mobil sebesar 81.752 unit. Estimasi terhadap penambahan output industri otomotif juga diperkirakan dapat menyumbangkan pemasukan negara sebesar Rp 1,4 triliun. Kebijakan tersebut juga akan berpengaruh pada pendapatan negara yang diproyeksi terjadi surplus penerimaan sebesar Rp 1,62 triliun. Insentif PPnBM mobil juga akan sejalan dengan kebijakan moneter yakni menurunkan batas uang muka hingga 0% untuk semua jenis kendaraan bermotor baru. Selain itu, kebijakan sektor keuangan melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan menurunkan aktiva tertimbang menurut risiko kredit (ATMR) untuk kendaraan bermotor yang memperoleh insentif PPnBM.
(Oleh - IDS)
Pemerintah Buka Peluang Bisnis SPKLU untuk Produsen Dalam Negeri
Jakarta - Pemerintah menyatakan, Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) merupakan bisnis yang harus dimanfaatkan oleh produsen dalam negeri. Pemerintah pun telah mengeluarkan regulasi terkait infrastruktur pengisian listrik untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) yang memberikan kemudahan pada investasi SPKLU.
Kesiapan perusahaan dalam memproduksi peralatan SPKLU yang nantinya akan dipasang di berbagai lokasi di Indonesia. Peralatan SPKLU produksi PT Bambang Djaja telah memiliki 3 tipe soket pengisian ulang, yaitu Type-2 untuk pengisian Arus Bolak Balik, CHAdeMO untuk pengisian Arus Searah, dan CCS2 untuk pengisian kombinasi Arus Searah dan Arus Bolak Balik. Peralatan SPKLU produksi PT Bambang Djaja saat ini telah siap dipasarkan.
Seperti diketahui, PT. Bambang Djaja, lebih dikenal sebagai B&D Transformer, adalah produsen Power, Distribution, and Instrument Transformer di Indonesia. Didirikan pada tahun 1985 di Surabaya, Indonesia, perusahaan terus unggul dan melengkapi dirinya dengan teknologi terbaru, permesinan, dan profesional berkualifikasi tinggi untuk melayani permintaan transformator yang terus meningkat baik di Indonesia maupun global.
(Oleh - IDS)
Siap Datangkan Cabai Kering India
Untuk menstabilkan harga cabai yang terus melambung tinggi, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang akan mendatangkan cabai kering dari India.
Pelaksana Tugas (Pit) Kepala Diskopindag Kota Malang, Wahyu Setianto membenarkan hal tersebut. Ia menjelaskan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Pusat, terkait pemasokan cabai kering dari India ke Kota Malang.
Diperkirakan harga cabai di Kota Malang akan terus melambung tinggi. Karena cuaca ekstrem, masih terjadi di wilayah Indonesia. Pantauan Surya di Pasar Besar pada Jumat lalu harga cabai telah tembus Rp 100,000/kg.
Market Share Kalla Lines 58%
Kalla Lines mengawali 2021 dengan sangat baik, distribusi kendaraan untuk rute Jakarta-Makassar masih dikuasai dengan merath market share sebesar 58 persen.
Hal ini disampaikan Chief Operation Officer (COO) Kalla Lines, Muhammad Naim. Ia pun optimistis kondisi distribusi kendaraan logistik bakal tumbuh lebih baik lagi tahun ini.
Per Januari 2021. Kalla Lines telah mendistribusikan 3635 unit kendaraan untuk rute Jakarta-Makassar dari total 6254 unit kendaraan yang terdistribusi. Jumlah ini berdasarkan data Kalla Lines dan berbagai sumber.
"Kalla Lines menguasai market share 58 persen dengan berbagai jenis muatan, kendaraan kecil, sedang, dan besar, " tambahnya.
Saat ini armada Kalla Lines diperkuat tiga kapal jenis Roro dengan rute Makassar-Jakarta PP, yang mampu menampung lebih dari 1.800 unit kendaraan kecil, sedang, besar, hingga alat berat, selain itu, ada pula armada tanker berkapasitas 1550 Mton.
Harga Karet Tembus Rp 12 Ribu Perkilogram
SEKAYU, SRIPO - Sepekan terakhir harga karet di Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA) menunjukkan angka positif di kalangan petani. Dimana, dari pantauan harga lelang karet di Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) mencapai Rp 11.000 - Rp12.000/kg. Kenaikan harga ini baru terjadi selama wabah Covid-19 dan berharap pemerintah daerah mampu menjaga stabilitas harga bahkan ditingkatkan lagi sehingga petani kembali bergairah ke kebun.
Petani karet berharap, pemerintah daerah mampu mempertahankan harga saat ini sehingga dapat membantu warga bisa sedikit bernafas lega di era wabah saat ini.
Sementara Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Muba, Akhmad Toyobir SSTP mengatakan, harga komoditas karet di Kabupaten Muba terus naik sejak satu minggu belakangan. Hal tersebut menunjukkan angka positif di tengah anjloknya harga karet beberapa waktu lalu.
Menurutnya, kenaikan harga karet yang terjadi akhir-akhir ini kembali menggairahkan semangat petani karet di Muba. Ini juga tidak terlepas dari support Pak Bupati yang sangat maksimal dan konsen menstabilkan harga karet petani di Muba.
Stabilnya harga karet di kalangan petani dengan adanya terobosan inovasi pembangunan infrastruktur jalan aspal yang bercampur karet.









