Dua Investor Lirik Pulo Kemaro
PALEMBANG - Tak butuh waktu lama bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dalam menggaet investor unuk mengembangkan wisata di Pulo Kemaro, Kawasan yang akan dijadikan destinasi wisata air ini sudah di lirik dua investor sekaligus.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu PIntu (DPMPTSP) Kota Palembang, Ahmad Mustain, mengatakan, pengembangan kawasan seluas 30 hektar itu memang membutuhkan dana besar.
Dia mengakui, dua calon investor sudah mulai melakukan komunikasi dengan Pemkot Palembang. Mereka tertarik menjadi Pulo Kemaro sebagai potensi wisata baru yang ada di metropolis.
"Dari dua investor ini salah satunya dari Tiongkok, tapi masih orang kita (Indonesia) bahkan sudah ada yang paparan, menampilkan konsep mereka untuk pengembangan Pulo Kemaro menjadi destinasi wisata pilihan," ungkapnya.
Menurutnya, investor tertarik menanamkan investasi itu karena upaya pemkot yang sudah melakukan pembersihan kawasan lewat program gotong royong. Bahkan, sudah ada patok batas sehingga bisa di tawarkan ke pihak ketiga.
Menurut sudut pandang pihak ketiga (calon investor) jika meniru konsep Ancol, maka orang cukup datang ke Ancol. Namun jika dikembangkan berbeda, seperti pengalaman bandar, maka ini akan jadi daya tersendiri karena berbeda.
Jika nanti pengembangan Pulo Kemaro ini melalui pihak ketiga, maka akan ada sejumlah kerja sama yang dilakukan, bisa saja berbentuk perjanjian kerja sama dalam waktu tertentu, seperti BOT, dan lainnya.
Sementara itu, Ketua Percepatan Pengembangan Pembangunan Pulo Kemaro, Safri Nungcik, menambahkan, rencana perubahan itu sebenarnya sudah juga dikonsep Pemkot Palembang. Namun pihaknya belum memutuskan untuk mengimplementasikan penerapannya..
Menurutnya, konsep pantai dan arena atau wahana permainan tetap menjadi fokus yang akan dikembangkan Pemkot Palembang sejauh ini. "Untuk investor siapa saja boleh masuk, asal mengikuti arahan kita," pungkasnya.
Sebelumnya, Wali Kota Palembang H. Harnojoyo, mengatakan, kawasan Pulo Kemaro ini akan dikembangkan menjadi destinasi wisata air yang akan menarik wisatawan, dengan konsep seperti Dufan Ancol di Jakarta.
Pemkot Palembang, lanjut dia juga sudah membentuk tim percepatan pembangunan Pulo Kemaro ini, dengan fokus di 25 hektare milik pemkot dan 5 hektare milik Pemprov Sumsel. " Dalam pengembangannya kami melibatkan semua, baik CSR, APBD bantan provinsi dan APBN untuk men-support pembangunan disini," ujarnya.
Salah satunya seperti dari penggunaan APBN membangun jembatan sebagai akses selain jalur sungai. "Jadi nanti ada dua jalur kesini, sungai dan darat jika sudah ada jembatan, tapi parkir tidak di Pulo Kemaro tetap diluar, hanya akses saja bisa lewat darat," tukasnya.
Postingan Terkait
Ketahanan Investasi di Sektor Hulu Migas
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023