;

Ancaman Krisis Industri Tekstil Lokal Belum Pudar

Mohamad Sajili 29 Mar 2021 Kontan

Krisis masih menghantui industri tekstil Indonesia di masa pandemi Covid-19. Di saat permintaan global masih melemah, sejumlah pemain tekstil domestik dihadapkan pada utang jatuh tempo.

PT Indah Jaya Textile Industry, misalnya, salah satu yang menghadapii gugatan PKPU. Gugatan ini diajukan PT Tunas Ruang Mesin di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 27 Januari 2021 dengan nomor perkara 57/Pdt. Sus-PKPU/2021/PN Niaga Jakarta Pusat. Indah Jaya Textile adalah produsen handuk ternama dengan merek Terry Palmer.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Pertekstilan Indonesia, Rizal Talzil enggan mengomentari perkara PKPU yang melibatkan industri tekstil. Namun dia mengakui bahwa kondisi saat ini cukup berat bagi industri tekstil dalam negeri. Selain pandemi korona, ada sejumlah tantangan, misalnya harga bahan baku naik akibat harga minyak mentah di pasar global meningkat.

Perencana Bidang Perdagangan Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas), Deasy Pane menilai, Untuk mengatasi persoalan di industri garmen, pemerintah perlu memberikan akses luas terhadap bahan baku, baik impor maupun lokal.


Pemulihan Ekonomi, Ekspor Teh Digenjot

R Hayuningtyas Putinda 29 Mar 2021 Bisnis Indonesia

Bisnis, BANDUNG — Komoditas teh Jawa Barat berpeluang merajai kebutuhan pasar internasional didorong pemenuhan ekspor ke berbagai negara pada tahun ini. Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan pihaknya pada akhir pekan lalu baru saja melepas ekspor sebanyak 20 ton teh asli dengan tujuan Uni Emirat Arab dengan nilai Rp614 juta. Dia mengatakan ekspor teh membuktikan bahwa sektor pangan paling tangguh terhadap Covid-19 sekaligus membuktikan teh masih menjadi komoditas primadona dari Jabar selain kopi.

Bahkan sejauh ini ekspor produk pertanian dan perkebunan Jabar masih yang tertinggi di Indonesia. Khusus produk teh, kontribusi Jabar terhadap total produksi teh nasio-nal sebesar 69,15%, disusul Jawa Tengah (9,06%), Sumatra Utara (6,20%), Sumatra Barat (5,70%) dan Jambi sebesar (2,59%).“Ekspor kita tetap peringkat satu, tak terkecali produk teh,” ucapnya.Menurutnya, ekspor teh ini akan berpengaruh terhadap recovery rate atau angka pemulihan ekonomi Jabar pasca-Covid-19. Minggu ini diketahui recovery rate Jabar terus meningkat di angka 58 setelah minggu sebelumnya di angka 48.

Ekonomi Jabar diprediksi akan tumbuh positif 4,5% pada akhir tahun 2021. Gubernur pun optimistis angka tersebut akan tercapai seiring bergeraknya ekonomi dan vaksinasi.“Mudah-mudahan sesuai prediksi akhir tahun 2021 ekonomi Jabar bisa tumbuh positif 4,5%, salah satunya dengan pergerakan eko-nomi lewat ekspor teh,” katanya.

Melihat peluang komoditas teh ini, Pemerintah Kabupaten Purwakarta ikut mendorong pengembangan perkebunan teh agar menjadi produk unggulan yang bisa menembus pasar ekspor.“Daun teh ini menjadi salah satu produk perkebunan unggulan di Purwakarta. Bisa dibilang, potensi ekonomi dari komoditas ini cukup besar,” kata Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, belum lama ini.

(Oleh - HR1)


Cabai Rawit Setara Daging Sapi

R Hayuningtyas Putinda 29 Mar 2021 Kompas

Harga cabai rawit merah di daerah di pantura barat Jateng tembus Rp 120.000 per kilogram atau setara dengan harga daging sapi. Masyarakat diminta menanam sendiri cabai untuk mengurangi ketergantungan pada pasar.

PEKALONGAN, KOMPAS — Dua pekan jelang Ramadhan, harga cabai rawit merah di sejumlah daerah di kawasan pesisir pantura barat Jawa Tengah melambung tinggi, setara dengan harga daging sapi. Masyarakat diminta menanam cabai di rumah untuk mencukupi kebutuhannya masing-masing.

Sejak sepuluh hari terakhir, harga cabai rawit merah di sejumlah pasar tradisonal di Kota Tegal dan Kota Pekalongan tembus Rp 120.000 per kilogram dari harga sebelumnya, Rp 110.000 per kilogram. Harga tersebut setara dengan harga sekilo daging sapi.

Di Pasar Induk Banyurip, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan, misalnya, harga cabai rawit merah bahkan pernah mencapai Rp 123.000 per kilogram. Hal itu terjadi pada dua pekan lalu.

Aminah (41), pedagang cabai di Pasar Induk Banyurip, menuturkan, peningkatan harga cabai rawit merah terjadi sejak dari tingkat petani. ”Dari tingkat petani sudah mahal, Rp 115.000 per kilogram dari sebelumnya Rp 80.000 per kilogram. Katanya, stok cabai rawit merah di mereka memang sedikit karena banyak yang gagal panen akibat curah hujan tinggi,” kata Aminah, Minggu (28/3/2021).

Berdasarkan data Sistem Informasi Harga dan Produksi Komoditi Jawa Tengah, harga cabai rawit merah di wilayah pantura barat pada tiga bulan pertama 2021 stabil naik. Pada Januari, rata-rata harga cabai rawit merah di wilayah tersebut sebesar Rp 60.000 per kilogram.

(Oleh - HR1)

Pembuatan Konten Kreatif Skala Domestik Naik Daun

R Hayuningtyas Putinda 29 Mar 2021 Kompas

Membuat konten kreatif dari rumah menjadi salah satu bentuk adaptasi di tengah kondisi pandemi saat ini.

Ragam kegiatan dilakukan oleh banyak orang di rumah selama masa pandemi, termasuk membuat konten kreatif. Tujuh dari sepuluh orang melibatkan keluarga/kerabat untuk membuat konten kreatif baik untuk konsumsi pribadi atau berbisnis.

Konten kreatif terus berkembang seiring beragamnya platform publikasi digital. Data Youtube Official menunjukkan ada 500 jam video diunggah setiap menit di Youtube. Di Instagram, ada 500 juta akun menggunakan instagram story setiap hari. Berkembangnya konten digital didukung pertumbuhan pengguna internet dan media sosial. Hingga Januari 2021, tercatat ada 4,66 miliar penduduk dunia yang menggunakan internet.                                   

Di Indonesia, ada 73,7 persen penduduk yang aktif sebagai pengguna internet dengan durasi berinternet harian masyarakat mencapai 8 jam 52 menit. Platform publikasi digital paling diminati warga Indonesia adalah media sosial, terutama Youtube, Whatsaap, Instagram, dan Facebook.

Kondisi serupa juga tercermin dari hasil survei Kompas pada 27 Desember 2020 - 9 Januari 2021 lalu. Sebanyak 45,9 persen responden membuat dan mempublikasi konten kreatifnya di aplikasi Tiktok. Media sosial lain yang turut populer adalah Facebook (41 persen), Instagram (34,3 persen), dan Youtube (30,7 persen).

Sementara dari sisi jenis konten, masyarakat Indonesia dominan membuat foto naratif dan video. Selain makin beragamnya platform dan jenis konten kreatif, sebagai bentuk adaptasi maka pembuatan konten tersebut dilakukan di skala domestik, yaitu rumah pribadi.

Proses pembuatan konten kreatif dapat dilakukan di skala domestik atau langsung di tempat tinggal masing-masing, salah satu alasannya adalah dapat mengajak keluarga, kerabat, atau tetangganya. Sebagian besar responden (71,2 persen) pembuat konten mengajak orang terdekatnya dalam berkreasi.

Konten pascapandemi

Tren positif konten kreatif yang dibuat di rumah dengan melibatkan orang terdekat turut dipicu kondisi pandemi Covid-19 saat ini. Banyak masyarakat Indonesia yang menghabiskan banyak waktunya di rumah atau lokasi dekat rumah.

Apabila selama pandemi sebagian besar konten dapat diselesaikan di rumah, maka dibutuhkan penyesuaian proses produksi konten kreatif pasca pandemi. Hasil survei Kompas menunjukkan adanya diferensiasi proses yang perlu dipilah untuk membuat konten kreatif.

Pembuat konten perlu memikirkan solusi produksi kontennya agar terus konsisten di tengah mulai padatnya kesibukan lain. Setidaknya ada tiga hal yang dapat dilakukan agar tetap bisa berkarya di masa pasca pandemi dan mencapai tujuan mengapa konten tersebut diproduksi.

Pertama, mengikuti pelatihan lanjutan proses pembuatan konten, baik secara teknologi yang dipakai dan perencanaan konten. Pelatihan lanjutan penting untuk mengevaluasi dan mengatur ulang tahapan pembuatan konten agar lebih adaptif dengan kondisi pasca pandemi.

Kedua, menjalin kerjasama dengan pembuat konten lainnya. Distribusi pekerjaan melalui bentuk kerjasama juga mampu mengurangi beban pekerjaan di rumah, mulai dari perancangan naskah, pengambilan foto dan video, hingga strategi pemasaran. Selain itu, masing-masing orang dengan leluasa akan bertukar ide untuk perbaikan konten.

Terakhir, menata ulang manajemen waktu dan peran di rumah. Kesibukan yang makin meningkat menuntut tiap orang agar fokus, sehingga sangat mungkin lalai dengan tugas masing-masing di rumah. Kondisi tersebut tentu menimbulkan perselisihan.

(Oleh - HR1)


Modus Baru Penyelundupan di Batam

R Hayuningtyas Putinda 29 Mar 2021 Kompas

Gugus Keamanan Laut Komando Armada I mengungkap modus baru penyelundupan rokok tanpa cukai di Batam, Kepulauan Riau. Muatan kapal dari Singapura dipindahkan di Batam ke kapal yang seolah-olah menuju Thailand.

BATAM, KOMPAS — Gugus Keamanan Laut Komando Armada I TNI Angkatan Laut mengungkap modus baru penyelundupan rokok tanpa cukai di Batam, Kepulauan Riau. Dari Singapura, pelaku berupaya mengelabui petugas dengan transit secara resmi di Pelabuhan Batu Ampar sebelum memindahkan angkutan ke kapal cepat di perairan Tanjung Berakit, Bintan.

Komandan Gugus Keamanan Laut Koarmada I Laksamana Pertama Yayan Sofiyan, Minggu (28/3/2021), mengatakan, awalnya, barang ilegal itu diangkut di dalam kontainer menggunakan tongkang dari Pelabuhan Jurong, Singapura. Sesampai di Pelabuhan Batu Ampar, Batam, pelaku secara resmi memindahkan dua kontainer rokok ke Kapal Motor (KM) Karya Sampurna untuk selanjutnya dibawa ke Songkhla, Thailand.

Aparat sudah mengintai kegiatan pemindahan barang itu selama tiga hari. Pada Sabtu (27/3/2021), KM Karya Sampurna angkat jangkar dari Pelabuhan Batu Ampar. Kapal itu dibuntuti Kapal Republik Indonesia (KRI) Alamang, lalu disergap di perairan Teluk Jodoh, Batam

Komandan KRI Alamang Letnan Kolonel Mochamad Fuad Hasan mengatakan, para pelaku yang ditangkap itu adalah nakhoda KM Karya Sampurna, Musmuslimin (44), dan tujuh anak buahnya. Mereka semua merupakan warga negara Indonesia. Saat ini, delapan pelaku itu ditahan di Pangkalan TNI AL Batam.

(Oleh - HR1)

Integrasi untuk Menyangga Hulu Hilir Perikanan

Mohamad Sajili 29 Mar 2021 Kompas

Integrasi BUMN Perikanan, yakni Perum Perikanan Indonesia dan PT Perikanan Nusantara (Persero), diharapkan memperkuat usaha hulu-hilir perikanan dan sistem logistik ikan nasional.

Rencana pemerintah menggabungkan Perindo dan Perinus tertuang dalam surat arahan pemegang saham atau pemilik modal tentang pembentukan induk BUMN Industri Pangan Nomor S-1131/MBU/12/2020. Perum Perindo bakal menjadi induk BUMN Perikanan. Pemerintah dalam proses mengubah bentuk hukum Perum Perindo dari perusahaan umum (perum) menjadi perusahaan perseroan (persero).

Persoalan utama perikanan pada serapan dan distribusi ikan. Produksi ikan diwarnai kesenjangan distribusi ikan antardaerah. Peran BUMN Perikanan perlu didorong menjadi operator sistem logistik ikan nasional yang dapat menyerap, mengolah, dan memasarkan hasil perikanan secara optimal sehingga menopang kinerja ekspor perikanan.

Pemerintah menargetkan nilai ekspor perikanan Indonesia pada tahun ini sebesar 6 miliar dollar AS atau meningkat 15,31 persen secara tahunan. Komoditas unggulan yang dibidik dalam peningatan ekspor antara lain udang; tuna, tongkol, dan cakalang; rajungan; kepiting; rumput laut; serta lobster hasil budidaya.

Perindo menargetkan serapan produksi ikan tahun ini sebanyak 12.917 ton atau meningkat 151,51 persen dari 2020 yang sebanyak 5.143 ton.


Integrasi untuk Menyangga Hulu-Hilir Perikanan

Andriani D 29 Mar 2021 Epaper Compas

Integrasi BUMN Perikanan, yakni Perum Perikanan Indonesia dan PT Perikanan Nusantara (Persero), diharapkan memperkuat usaha hulu-hilir perikanan dan sistem logistik ikan nasional. Selama ini, distribusi ikan dari sentra produksi ke industri pengolahan dan pasar masih timpang. 

Rencana pemerintah menggabungkan Perindo dan Perinus tertuang dalam surat arahan pemegang saham atau pemilik modal tentang pembentukan induk BUMN Industri Pangan Nomor S-1131/MBU/12/2020. Perum Perindo bakal menjadi induk BUMN Perikanan.

penggabungan Perindo dengan Perinus diharapkan memperkuat sektor penangkapan, pengolahan, dan distribusi ikan di Tanah Air. Selain itu, menjadi penyangga hasil tangkapan nelayan.

Persoalan utama perikanan pada serapan dan distribusi ikan. Produksi ikan diwarnai kesenjangan distribusi ikan antardaerah. Peran BUMN Perikanan perlu didorong menjadi operator sistem logistik ikan nasional yang dapat menyerap, mengolah, dan memasarkan hasil perikanan secara optimal sehingga menopang kinerja ekspor perikanan.

Menurut Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Artati Widiarti, diperlukan upaya hulu-hilir untuk mendorong daya saing ekspor hasil perikanan. Upaya itu antara lain pemetaan peluang pasar, peningkatan produksi hilir, dan produk bernilai tambah. Peningkatan daya saing mesti ditopang logistik ikan nasional.

Harapannya, Perindo dapat lebih agresif mengubah paradigma sehingga tidak hanya menerima penugasan pemerintah, tetapi juga mengejar keuntungan untuk kinerja perusahaan.  Semua penugasan sejak Perindo berdiri berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 9/2013 dapat tetap melekat kendati telah berubah menjadi persero. Penguatan bisnis BUMN akan menghasilkan lini bisnis yang terintegrasi secara horizontal sehingga tidak ada lagi persaingan memperebutkan pasar yang sama.

Perindo menargetkan serapan produksi ikan tahun ini sebanyak 12.917 ton atau meningkat 151,51 persen dari 2020 yang sebanyak 5.143 ton. Peningkatan serapan, antara lain, melalui perluasan lahan dan kemitraan. Pada 2021, Perindo membidik 1.750 mitra perikanan budidaya atau bertambah dari 2020 yang sebanyak 551 mitra.

Daya Ungkit Kebijakan PPnBM untuk Mempercepat Pemulihan Ekonomi Nasional

R Hayuningtyas Putinda 29 Mar 2021 Investor Daily, 29 Maret 2021

Pemerintah terus berupaya mendorong agar perekonomian dapat bergerak lebih cepat lewat berbagai stimulus. Salah satu stimulus yang baru-baru ini dikeluarkan pemerintah adalah pemberian insentif diskon pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) mobil. Insentif tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 20/PMK.010/2021 tentang Pajak Penjualan Atas Barang Mewah Atas Penyerahan Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor Tertentu yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2021. Regulasi tersebut membagi tiga kategori diskon PPnBM berdasarkan periodenya. Diskon PPnBM mencapai 100% pada Maret hingga Mei 2021. Diskon turun menjadi 50% dari PPnBM untuk Juni 2021 hingga Agustus 2021. Diskon 25% dari PPnBM diberikan untuk pembelian September 2021 hingga Desember 2021.

Pilihan kebijakan diskon PPnBM merupakan langkah tepat. Beberapa hal yang mendasarinya adalah sebagai berikut. Pertama, industri otomotif menjadi salah satu leading sector, yang mencerminkan pergerakan aktivitas ekonomi terutama konsumsi. Semain cepat sektor otomotif pulih maka pemulihan ekonomi semakin dekat. Kedua, peranan industri otomotif dalam perekonomian ti daklah rendah, baik dari sisi PDB maupun penyerapan tenaga kerja. Kontribusi subsektor perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda motor mencapai 12,95% terhadap PDB pada tahun 2020. Khusus pada subsektor perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda motor, kontribusinya terhadap PDB sekitar 2,57%.  Ketiga, kebijakan diskon PPnBM bertujuan untuk menggairahkan kembali konsumsi kelas menengah-atas. Sasaran kebijakan tersebut adalah kelompok menengah-atas. Sebagaimana diketahui, kontribusi konsumsi kelas menengah (khususnya) sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam struktur konsumsi (pengeluaran) nasional, porsi pengeluaran penduduk 40% menengah dan penduduk 20% teratas mencapai 82,27%. Jika dirinci, peranan pengeluaran penduduk 40% menengah mencapai 36,78%, sedangkan penduduk 20% teratas mencapai 45,49%. Sisanya didonasikan oleh penduduk 40% terbawah sebesar 17,73%. Artinya, jika konsumsi kelas menengah-atas pulih, maka 80% pemulihan ekonomi bisa tercapai.

(Oleh - HR1)

Daya Ungkit Kebijakan PPnBM untuk Mempercepat Pemulihan Ekonomi Nasional

R Hayuningtyas Putinda 29 Mar 2021 Investor Daily, 29 Maret 2021

Jakarta - Pemerintah terus berupaya mendorong agar perekonomian dapat bergerak lebih cepat lewat berbagai stimulus. Salah satu stimulus yang baru-baru ini dikeluarkan pemerintah adalah pemberian insentif diskon pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) mobil. Regulasi tersebut membagi tiga kategori diskon PPnBM berdasarkan periodenya. Diskon PPnBM mencapi 100% pada Maret hingga Mei 2021. Diskon turun menjadi 50% dari PPnBM untuk Juni 2021 hingga Agustus 2021. Diskon 25% dari PPnBM diberikan untuk pembelian September 2021 hingga Desember 2021.

Untuk memperoleh diskon tersebut, pemerintah menetapkan beberapa syarat, seperti kapasitas mobil harus dibawah 1.500cc serta syarat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 70%. Pemerintah meyakini, kebijakan ini mampu meningkatkan penjualan hingga 81 ribu unit. Belakangan, pemerintah memperluas relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM - DTP) bagi kendaraan bermotor dengan kapasitas silinder mesin antara 1.501cc hingga 2.500cc. Potongan pajang diberikan kepada kendaraan bermotor roda empat dengan kapasitas 1.501 - 2.500cc dan segmen 4x2 serta 4x4.

Stimulus diskon PPnBM merupakan bagian terintegrasi dari upaya pemerintah menstimulus kelas menengah - atas. Sebelumnya, pemerintah memberikan stimulus dalam bentuk bantuan sosial, subsidi bunga maupun kebijakan terkait dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Tentu, dampaknya akan berbeda antara kebijakan yang satu dengan yang lainnya. Namun demikian, stimulus tersebut sedikit banyak dapat mendorong konsumsi yang lebih besar sehingga ekonomi bisa segera pulih. 

(Oleh - IDS)

Crypto Art Jadi Peluang Usaha Seni di Indonesia

R Hayuningtyas Putinda 29 Mar 2021 Investor Daily, 29 Maret 2021

JAKARTA – Crypto art berpotensi berkembang di Indonesia. Ini karena Indonesia memiliki banyak seniman yang karyanya bisa diakses, didistribusikan, dan dibeli menggunakan teknologi blockchain yang disebut crypto art. “Crypto Art mempunyai peluang yang bagus untuk berkembang di Indonesia, bahkan bisa membangun bisnis model baru ke depannya. Apalagi Indonesia sendiri memiliki banyak seniman potensial dengan karya dan karakteristik beragam, sehingga punya peluang yang sangat besar untuk berkembang dan dikenal hingga ke mancanegara,” kata E.Putra, seniman digital dalam keterangan pers.

Berangkat dari isu yang tengah ramai diperbincangkan di media sosial terkait tuduhan menjiplak karya seni seniman lain yang kemudian diperjual-belikan lewat berbagai platform, ternyata teknologi Crypto Art di Indonesia sendiri juga sedang booming dan baru mulai dipopulerkan selama 3 bulan terakhir. “Berdasarkan dari penelusuran di berbagai platform dan NFT Space, tersebut nama Twisted Vacancy - nama persona yang dibangun seniman Indonesia untuk berkarya dengan mengandalkan teknologi blockchain; dinilai sudah aktif dalam membangun sistem sekaligus memperkenalkan Crypto Art di Indonesia jauh sebelum industri tersebut booming seperti sekarang,” kata Putra. Menurut Putra, Twisted Vacancy melihat bahwa Crypto Art mempunyai peluang yang bagus untuk berkembang di Indonesia, bahkan bisa membangun bisnis model baru kedepannya

(Oleh - HR1)

Pilihan Editor