;

Integrasi untuk Menyangga Hulu Hilir Perikanan

Ekonomi Mohamad Sajili 29 Mar 2021 Kompas
Integrasi untuk Menyangga Hulu Hilir Perikanan

Integrasi BUMN Perikanan, yakni Perum Perikanan Indonesia dan PT Perikanan Nusantara (Persero), diharapkan memperkuat usaha hulu-hilir perikanan dan sistem logistik ikan nasional.

Rencana pemerintah menggabungkan Perindo dan Perinus tertuang dalam surat arahan pemegang saham atau pemilik modal tentang pembentukan induk BUMN Industri Pangan Nomor S-1131/MBU/12/2020. Perum Perindo bakal menjadi induk BUMN Perikanan. Pemerintah dalam proses mengubah bentuk hukum Perum Perindo dari perusahaan umum (perum) menjadi perusahaan perseroan (persero).

Persoalan utama perikanan pada serapan dan distribusi ikan. Produksi ikan diwarnai kesenjangan distribusi ikan antardaerah. Peran BUMN Perikanan perlu didorong menjadi operator sistem logistik ikan nasional yang dapat menyerap, mengolah, dan memasarkan hasil perikanan secara optimal sehingga menopang kinerja ekspor perikanan.

Pemerintah menargetkan nilai ekspor perikanan Indonesia pada tahun ini sebesar 6 miliar dollar AS atau meningkat 15,31 persen secara tahunan. Komoditas unggulan yang dibidik dalam peningatan ekspor antara lain udang; tuna, tongkol, dan cakalang; rajungan; kepiting; rumput laut; serta lobster hasil budidaya.

Perindo menargetkan serapan produksi ikan tahun ini sebanyak 12.917 ton atau meningkat 151,51 persen dari 2020 yang sebanyak 5.143 ton.


Download Aplikasi Labirin :