;

Modus Baru Penyelundupan di Batam

Modus Baru Penyelundupan di Batam

Gugus Keamanan Laut Komando Armada I mengungkap modus baru penyelundupan rokok tanpa cukai di Batam, Kepulauan Riau. Muatan kapal dari Singapura dipindahkan di Batam ke kapal yang seolah-olah menuju Thailand.

BATAM, KOMPAS — Gugus Keamanan Laut Komando Armada I TNI Angkatan Laut mengungkap modus baru penyelundupan rokok tanpa cukai di Batam, Kepulauan Riau. Dari Singapura, pelaku berupaya mengelabui petugas dengan transit secara resmi di Pelabuhan Batu Ampar sebelum memindahkan angkutan ke kapal cepat di perairan Tanjung Berakit, Bintan.

Komandan Gugus Keamanan Laut Koarmada I Laksamana Pertama Yayan Sofiyan, Minggu (28/3/2021), mengatakan, awalnya, barang ilegal itu diangkut di dalam kontainer menggunakan tongkang dari Pelabuhan Jurong, Singapura. Sesampai di Pelabuhan Batu Ampar, Batam, pelaku secara resmi memindahkan dua kontainer rokok ke Kapal Motor (KM) Karya Sampurna untuk selanjutnya dibawa ke Songkhla, Thailand.

Aparat sudah mengintai kegiatan pemindahan barang itu selama tiga hari. Pada Sabtu (27/3/2021), KM Karya Sampurna angkat jangkar dari Pelabuhan Batu Ampar. Kapal itu dibuntuti Kapal Republik Indonesia (KRI) Alamang, lalu disergap di perairan Teluk Jodoh, Batam

Komandan KRI Alamang Letnan Kolonel Mochamad Fuad Hasan mengatakan, para pelaku yang ditangkap itu adalah nakhoda KM Karya Sampurna, Musmuslimin (44), dan tujuh anak buahnya. Mereka semua merupakan warga negara Indonesia. Saat ini, delapan pelaku itu ditahan di Pangkalan TNI AL Batam.

(Oleh - HR1)
Tags :
#Umum
Download Aplikasi Labirin :