;

Bank Syariah Tancap Gas

Yuniati Turjandini 17 Jun 2025 Investor Daily

Di tengah dominasi bank konvensional raksasa, geliat perbankan syariah mulai terlihat semakin nyata. Beberapa bahkan tengah menyiapkan proses kelahiran bakal calon bank syariah besar yang diharapkan bisa mempercepat peningkatan pangsa pasar perbankan syariah. OJK tidak lagi mau jalan perlahan, mereka memilih tancap gas. Mendorong pangsa pasar perbankan syariah bisa tembus dua digit, dari posisi saat ini yang masih  berada di angka 7,36%. Angka yang menunjukkan progres dari jebakan market share 5%, tapi masih jauh dari potensi besar yang dimiliki Indonesia sebagai suatu negara dengan populasi muslim terbesar di dunia.

Setelah mega merjer tiga bank syariah milik bank pelat merah dilakukan pada 2021 silam menjadi PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), gini gilirian PT Bank Tabungan Negara (BTN) yang melakukan aksi korporasi, usai mengakuisisi Bank Victoria Syariah Indonesia Tbk (BVSI), langka selanjutnya adalah menyapih unit usaha syariah (UUS) BTN untuk menjadi bank umum syariah (BUS) dan digabungkan ke BVIS yang menjadi cangkangnya. "Konsolidasi ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan sektor perbankan syariah nasional, meningkatkan ekspansi usaha, dan mendorong pangsa pasar syariah menjadi minimal 10% dari total industri perbankan nasional," jelas Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae. (Yetede)

Performa Livin' by Mandiri Terus Mencatatkan Pertumbuhan

Yuniati Turjandini 17 Jun 2025 Investor Daily

Dalam lima bulan pertama tahun ini, performa Livin' by Mandiri terus mencatatkan pertumbuhan. Hingga Mei 2025, total frekuensi transaksi sebesar 1,8 miliar kali dan nilai transaksi mencapai Rp1.744 triliun, tumbuh 12% secara yoy. Bank Mandiri mencatatkan jumlah pengguna aktif telah mencapai 31,6 juta per Mei 2025. Bank berlogo pita emas ini terus mengakselerasi inovasi pelayanan finansial berbasis teknologi yang relevan dengan kebutuhan nasabah, Bank Mandiri resmi meluncurkan tampilan terbaru aplikasi Livin' By Mandiri. Pembaruan ini, menjadi bagian dari komitmen dan strategi perseroan dalam menjawab tantangan pengembangan fitur  yang semakin kompleks dengan berfokus pada peningkatan pengalaman informasi.

Direktur Teknologi Informasi Bank Mandiri Timothy Utama menjelaskan, pembaruan ini dirancang untuk menghadirkan desain antarmuka yang lebih sederhana namun komprehensif, guna mempermudah nasabah dalam mengelola berbagai produk dan layanan finansial melalui satu aplikasi. "Dengan bertambahnya fitur yang kami hadirkan di Livin' by Mandiri, tantangan berikutnya adalah bagaimana menghadirkan agar tetap simpel, efisien, dan mudah diakses. Melalui pembaruan ini, nasabah dapat mengakses seluruh kebutuhan finansial yang bersinergi dalam satu tampilan, dengan navigasi yang lebih intuitif dan personal," jelas Tim. (Yetede)

Maskapai Global Terdampak Perang Iran-Israel

Yuniati Turjandini 17 Jun 2025 Investor Daily
Perang antara Israel dan Iran berimbas terhadap maskapai global, akibatnya sejumlah pesawat harus mengalihkan rute penerbangannya di kedua negara tersebut. Meski demikian pemerintah memastikan kepulangan jadwal penerbangan haji Indonesia tidak terdampak peristiwa itu. Efek serangan Iran ke Israel maupun sebaliknya, membuat maskapai global mengalihkan penerbangannya ke negara-negara tersebut. Serangan rudal bergantian berdampak pada ruang udara masing-masing negara yang tidak bisa diterbangi. Maskapai Group Lutfhansa misalnya menangguhkan seluruh penerbangannya ke Tel Aviv hingga 31 Juli 2025. Lufthansa juga mengonfirmasi bahwa penerbangan ke Teheran  juga akan ditangguhkan hingga akhir Juli. Selain itu, penerbangan ke Amman, Erbil, dan Beirut dihentikan hingga 20 Juni. Sedangkan, maskapai Air France mengatakan kepada RIA Novosti bahwa pihaknya menangguhkan seluruh  penerbangan ke Tel Aviv dan terus memantai perkembangan situasi di Timur Tengah. Adapun Maskapai Aegean Airlines asal Yunani membatalkan penerbangan dari dan ke Israel yang dijadwalkan pada 13 Juni. Sementara itu, ITA Airways dari Italia juga menghentikan seluruh penerbangan  ke Tel Aviv hingga 31 Juli. (Yetede)

Apresiasi GOTO untuk 40.000 Mitra Gojek dan Gopay

Yuniati Turjandini 17 Jun 2025 Investor Daily
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO Group), ekosistem digital terbesar di Indonesia, memberikan penghargaan kepada lebih dari 40.000 mitra GoJek dan GoPay. Langkah ini demi memberikan penghargaan tertinggi dan pengakuan kualitas layanan bagi mitra pengemudi dan mitra usaha UMKM yang produktif dan berkinerja  terbaik sehingga berkontribusi langsung ke ekonomi nasional. "Di balik setiap perjalanan, makanan, dan pengantaran atau pembayaran melalui ekosistem GoTo, ada mitra-mitra yang bekerja keras  untuk mewujudkannya. Mereka memberikan yang terbaik untuk melayani konsumen dengan penuh kebanggaan dan ketulusan," kata Direktur Utama GoTo Patrick Walujo. Adapun inisiatif ini telah memasuki tahun keenam. Pemenang menetapkan standar tertinggi dalam industri dan menjadi contoh nyata bagaimana ekosistem GoTo memberdayakan kemajuan dengan meningkatkan peluang pendapatan, mengembangkan bisnis, sehingga pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan bagi jutaan orang, sambil memastikan fleksibilitas. (Yetede)

BI Melaporkan Nilai ULN Mencapai US$ 431,5 Miliar

Yuniati Turjandini 17 Jun 2025 Investor Daily
BI melaporkan nilai utang luar negeri (ULN) mencapai US$ 431,5 miliar pada April 2025, meningkat 8,2% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu (yoy). Pertumbuhan tahunan pada April tersebut juga lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 6,4%. "Perkembangan posisi ULN April 2025 bersumber dari sektor publik. Kenaikan posisi ULN juga dipengaruhi oleh faktor pelemahan uang dolar AS terhadap mayoritas mata uang global," jelas Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso. Ramdan menjelaskan, rasio ULN Domestik  terhadap PDB yang turun menjadi 30,3% pada April 2025, serta didominasi oleh ULN jangka panjang dengan pangsa mencapai 85,1% dari total ULN. "Struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya," imbuh Ramdan. Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, BI, dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN Peran ULN juga karena terus dioptimalkan untuk menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. (Yetede)

Indonesia Akan Menjadi Negara Eksportir Energi Hijau

Yuniati Turjandini 17 Jun 2025 Investor Daily
Indonesia akan menjadi negara eksportir energi hijau. Hal ini seiring dengan kesepakatan awal antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Singapura terkait perdagangan energi bersih. Rencananya, pasokan energi surya akan dikirim Singapura dalam beberapa tahun ke depan. Kedua pemerintahan ini akan menyiapkan investasi mencapai lebih dari US$ 10 miliar dalam mentransformasi kebijakan pengembangan energi berbasis ramah lingkungan. Dana investasi tersebut akan digunakan untuk membangun rantai pasok panel surya, mematenkan teknologi penangkapan karbon (Carbon Capture Storage/CCS) dan merintis kawasan industri. Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno mengapresiasi penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pemerintah Indonesia dan Singapura. Kesepakatan pada Jumat (13/06/2025) itu terkait ekspor listrik bersih hingga penangkapan dan penyimpanan karbon. "Saya memberikan apresiasi kepada Pak Bahlil Lahadahlia (Menteri ESDM) dan jajaran Kementerian ESDM yang secara cepat menangkap peluang untuk pengembangan sektor energi terbarukan, serta low carbon business di Indonesia melalui ekspor listrik dan industri CCS," kata Eddy. (Yetede)

Operasi Pasar Beras Segera Digelar Pemerintah Melalui Perum Bulog

Yuniati Turjandini 17 Jun 2025 Investor Daily
Operasi pasar beras segera digelar pemerintah melalui Perum Bulog. Sebanyak 1,32 juta ton beras SPHP di lepas ke pasaran di Juni-Juli tahun ini guna meredam kenaikan harga kebutuhan pokok tersebut. Seiring dengan akan diluncurkannya Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, distribusi beras SPHP juga menyasar jaringan koperasi tersebut sehingga masyarakat di perdesaan lebih mudah mengakses pangan dengan harga terjangkau. Dalam laporan Badan Pangan Nasional/National Food Agency (Bapanas/NFA), pada 14 Juni 2025, di tingkat konsumen, rerata banderol beras medium di zona III sudah 24,75% di atas harga eceran tertinggi (HET), beras premium di zona III telah 14,39% di atas HET, beras medium di zona II naik 8,33%  diatas HET, beras medium di zona 1 meningkat 7,4% diatas HET. Secara nasional, rerata harga beras medium Rp13.998 per kg atau 11,98% di atas HET dan berada pada status perlu intervensi, baik di zona 1, II, maupun III. Intervensi dilakukan di daerah terpilih dengan inflasi tinggi. Bahkan dalam data terbaru yang dimuat di Panel Harga Pangan yang dikelola Bapanas, rerata nasional harga beras medium pada 16 Juni 2025 telah mencapai Rp 14.126 per kg atau 13,01% diatas HET Rp 12.500 per kg. (Yetede)

Amankan Pasokan Energi Lewat Strategi Mitigasi

Hairul Rizal 17 Jun 2025 Bisnis Indonesia (H)

Menghadapi potensi gangguan pasokan minyak akibat eskalasi konflik Iran-Israel, pemerintah Indonesia mempercepat berbagai strategi untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Sebagai negara pengimpor minyak mentah dan BBM, Indonesia rentan terhadap gejolak global yang dapat memicu lonjakan harga dan membebani APBN.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyatakan pemerintah tengah mendorong peningkatan lifting minyak, mempercepat pengembangan energi baru terbarukan (EBT), serta mendorong realisasi mandatori B50 dan pembangunan proyek geotermal yang segera masuk tahap produksi. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor minyak.

Sementara itu, SKK Migas melalui Hudi D. Suryodipuro menegaskan fokus mengejar target lifting sesuai APBN sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan energi nasional. Pertamina, menurut VP Komunikasi Korporat Fadjar Djoko Santoso, memastikan pasokan minyak masih aman dan siap mengalihkan jalur kapal jika konflik meningkat.

Fathul Nugroho, Wakil Ketua Umum Aspebindo, menekankan konflik ini sebagai momen penting untuk mempercepat swasembada energi, mengingat Indonesia masih mengimpor sekitar 813.000 barel minyak per hari. Ia mengingatkan bahwa setiap kenaikan US$1 pada ICP berpotensi menambah beban subsidi hingga Rp1,5 triliun per tahun, menekan anggaran negara.

Dalam merespons tekanan fiskal, Kementerian Keuangan melalui Deni Surjantoro menyatakan siap menyusun ulang belanja negara dan menyiapkan stimulus fiskal untuk menjaga daya beli masyarakat dan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi. Seluruh kebijakan ini mencerminkan sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas energi dan fiskal di tengah ketidakpastian global.


QRIS Jadi Motor Inklusi dan Kemandirian Ekonomi

Hairul Rizal 17 Jun 2025 Bisnis Indonesia

Transformasi digital dalam sistem pembayaran Indonesia telah mengalami percepatan signifikan berkat kehadiran QR Code Indonesian Standard (QRIS) yang diluncurkan oleh Bank Indonesia pada 17 Agustus 2019. QRIS telah menjadi katalis penting dalam mendorong efisiensi, inklusivitas, dan keamanan sistem pembayaran, terutama bagi pelaku UMKM, yang kini menjadi mayoritas dari 35,9 juta merchant pengguna QRIS.

Gubernur Bank Indonesia, bersama Kadin Indonesia, mencatat bahwa digitalisasi ini berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan omzet UMKM, serta memperluas akses mereka terhadap pembiayaan formal. Selain itu, QRIS juga memperkuat pendapatan asli daerah (PAD) dan tata kelola keuangan publik, melalui adopsi sistem pembayaran digital di pemerintahan daerah bersama TP2DD.

Meski berhasil di dalam negeri, meningkatnya dominasi QRIS telah memicu kekhawatiran dari pihak internasional, khususnya dari Amerika Serikat, terkait penurunan volume transaksi jaringan pembayaran global seperti kartu kredit asing. Namun, pihak otoritas menegaskan bahwa QRIS tidak dimaksudkan untuk menggantikan sistem internasional, melainkan membangun fondasi ekonomi nasional yang sesuai dengan kebutuhan lokal.

Inisiatif interkoneksi QRIS lintas negara seperti Thailand dan Malaysia menjadi bagian penting untuk menjaga keterhubungan dengan sistem global. Faktor kolaborasi antara Bank Indonesia, OJK, pemerintah daerah, dan pelaku industri keuangan menjadi kunci dalam memastikan bahwa manfaat digitalisasi menyentuh semua lapisan masyarakat, termasuk pelosok.

Dengan capaian indeks inklusi keuangan sebesar 75,02% dan literasi keuangan 65,43% pada 2024, ruang pengembangan QRIS masih terbuka luas. Ke depan, tantangan utama adalah menjaga agar sistem ini tetap inklusif, aman, dan adaptif terhadap perubahan global, selaras dengan visi Asta Cita Presiden yang mendorong pemerataan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.


RI–Singapura Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bilateral

Hairul Rizal 17 Jun 2025 Bisnis Indonesia

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menyepakati 19 kerja sama strategis dalam Leaders’ Retreat perdana yang berlangsung di Singapura pada Senin (16/6). Kesepakatan ini mencakup berbagai sektor penting seperti pertahanan, ekonomi, ketahanan pangan, dan energi berkelanjutan, menandai penguatan hubungan bilateral kedua negara.

Dalam konferensi pers bersama, Presiden Prabowo secara terbuka memuji sejumlah kebijakan sukses Singapura, termasuk pembangunan perumahan rakyat dan pengelolaan sovereign wealth fund. Ia menyatakan niat Indonesia untuk meniru praktik-praktik terbaik dari negara tetangga demi kesejahteraan rakyat. Dengan gaya lugas, Prabowo menegaskan bahwa meniru keberhasilan negara lain dalam praktik kehidupan nyata adalah bentuk adaptasi positif.

Selain kerja sama strategis, kedua pemimpin juga membahas isu geopolitik global, khususnya konflik di Gaza dan ketegangan antara Israel dan Iran. Mereka menyerukan gencatan senjata segera dan penyelesaian melalui jalur damai, menekankan pentingnya diplomasi dalam meredam eskalasi konflik.

Pertemuan ini tidak hanya mempererat hubungan Indonesia–Singapura, tetapi juga menunjukkan posisi tegas kedua negara dalam mendukung stabilitas kawasan dan kerja sama yang saling menguntungkan di tengah ketidakpastian global.