;

E-Smart Percepat 6,1 juta UMKM Masuk Pasar Digital

R Hayuningtyas Putinda 23 Jun 2021 Investor Daily, 23 Juni 2021

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya mengakselerasi sektor industri kecil dan menengah (IKM) untuk melakukan transformasi digital dalam proses produksi dan bisnis. Langkah strategis ini dilakukan melalui program e-Smart IKM yang bertujuan untuk memacu daya saing dan memperluas akses pasar. “Progam ini dapat mempercepat target 6,1 juta UMKM go digital,” ujar Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, Selasa (22/6/2021). Dia menerangkan, program e-Smart IKM ini telah berjalan sejak 2017 dan telah melatih sebanyak 13.184 pelaku IKM di seluruh Indonesia. Program e-Smart IKM digelar agar pelaku IKM juga dapat mengakses mitra yang dapat membantu untuk go digital, seperti marketplace, relawan teknologi informasi dan komunikasi, serta BUMN yang membina IKM.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih mengatakan bahwa program e-Smart IKM akan digelar dalam bentuk workshop-workshop di berbagai daerah. Adapun materi workshop berupa pembuatan konten video pemasaran online, tips dan trik pembuatan foto produk, pemanfaatan marketplace untuk pemasaran dan dalam rangka pengadaan barang dan jasa pemerintah, serta mengenai sertifikasi tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dan pasar digital BUMN. “Tahun ini, Ditjen IKMA menargetkan pemberian edukasi, pelatihan, dan pendampingan e-business kepada 4.000 pelaku IKM di tanah air,” ujar Gati.

(Oleh - HR1)

Menteri ESDM Tegaskan Komitmen Indonesia Menuju Netral Karbon

R Hayuningtyas Putinda 23 Jun 2021 Investor Daily, 23 Juni 2021

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif didampingi jajaran pimpinan eselon I di lingkungan Kementerian ESDM menerima kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup Republik Ceko Richard Brabec beserta para delegasi dari pejabat pemerintah dan kalangan bisnis Republik Ceko. Pemerintah menegaskan komitmen Indonesia menuju netral karbon. Arifin memaparkan tentang strategi jangka panjang mengenai penurunan emisi gas rumah kaca di sektor energi untuk mencapai netralitas karbon di Indonesia. Netralitas karbon dapat dicapat melalui pengembangan potensi EBT secara masif, interkoneksi transmisi dan pengembangan sistem smart grid, penurunan penggunaan energi fosil, dan penerapan teknologi energi bersih pada pembangkit listrik berbasis energi fosil yang ada, serta pengembangan kendaraan listrik.

Saat ini, sambung Arifin, kontribusi EBT sudah mencapai 11,2% yang didominasi dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan PLT Panas Bumi (PLTP). Pemerintah juga tengah menyusun Grand Strategi Energi Nasional (GSEN) dengan menetapkan penambahan kapasitas pembangkit EBT sekitar 38 Giga Watt (GW) di tahun 2035. “Solar PV jadi prioritas mengingat biaya investasi yang relatif lebih murah, durasi instalasi yang singkat, serta memiliki potensi sumber yang besar,” ungkap Arifin. Dalam pertemuan tersebut, Menteri Richard Brabec yang didampingi oleh Dubes Besar Republik Ceko untuk Indonesia, Deputy Minister of Trade and Industry, President of Confederation of Industry Ceko menawarkan kerjasama yang terkait dengan teknologi pertambangan yang berkelanjutan dan dekarbonisasi penyediaan energi. Pihaknya juga menyampaikan pengalaman dan keahlian Ceko dalam survei dan pemetaan geologi

(Oleh - HR1)

1 Juli , BI Rilis Dua PBI Sistem Pembayaran

R Hayuningtyas Putinda 23 Jun 2021 Investor Daily, 23 Juni 2021

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) terus mengakomodasi transformasi yang dilakukan perbankan di era digital saat ini. Untuk itu, pada 1 Juli mendatang, BI akan merilis dua Peraturan Bank Indonesia (PBI) mengenai sistem pembayaran guna mendukung perkembangan industri keuangan. “Pada 1 Juli 2021 kebetulan masih beberapa hari ke depan, mudah-mudahan sudah menjadi suatu ketentuan yang dikeluarkan. Yang dikeluarkan adalah PBI Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) dan PBI Penyelenggara Infrastruktur Sistem Pembayaran (PIP),” tutur Deputi Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Bastian Muzbar Zams, Selasa (22/6). Bastian menjelaskan, BI selalu mendukung digitalisasi dan sejak lama juga telah mengakomodir melalui berbagai kebijakan. Pada Desember 2020, telah dikeluarkan regulatory reform, untuk menjaga titik keseimbangan antara memanfaatkan digitalisasi dengan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan.

Pihaknya melihat kebutuhan industri dengan menyeimbangkan harmonisasi menuju ekonomi keuangan digital yang secara end to end bisa menata industri dengan baik. “Ada beberapa hal yang sudah dilakukan BI, seperti mengeluarkan PBI Sistem Pembayaran, paling tidak, ada perubahan pendekatan dari rule base menjadi principal base,” kata Bastian. Lintasarta menyediakan data center hingga sediakan cloud dan security. Lintasarta juga mulai menyediakan solusi untuk pemerintah, seperti smart tax, smart tourism, smart farmer, analytics. “Dan penyedia solusi ini bukan dari Lintasarta tapi kerja sama dari pemasok-pemasok dan meletakan di Cloud Lintasarta. Di, education juga kami punya mobile apps, payment. Untuk payment, kami punya pemasok eKYC dan Third Party Card Management (TPCM),” sebut dia

(Oleh - HR1)

Memperluas Pasar ke Kanada

Mohamad Sajili 23 Jun 2021 Koran Tempo

Potensi ekspor produk Indonesia ke Kanada belum dimanfaatkan sepenuhnya. Padahal pasar Kanada memiliki sifat melengkapi karena sebagian besar produk ekspor Indonesia tidak bersaing secara langsung dengan produk lokal setempat.

Shinta yakin perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Kanada (ICA-CEPA) bisa memperbesar pemanfaatan potensi ekspor Indonesia. Ia mencontohkan, Indonesia memiliki potensi ekspor kendaraan atau suku cadang kendaraan yang mencapai US$ 72,5 juta per tahun ke Kanada.

Shinta juga mencatat potensi ekspor minyak sawit mentah (CPO) atau turunannya yang belum dipakai mencapai US$ 48 juta per tahun. Lalu ekspor karet dan ban juga masih belum dimanfaatkan sekitar US$ 23 juta.

Ketua Komite Tetap Pengembangan Ekspor Kadin Indonesia, Handito Joewono, menilai sejauh ini ekspor Indonesia ke Kanada masih sangat terbatas dan pertumbuhannya agak lambat. Di sisi lain, nilai investasi dari Kanada ke Indonesia berpotensi ditingkatkan karena kemampuan mereka cukup besar.

Meski nilai ekspor ke Kanada masih kecil kerja sama perdagangan dengan Kanada bisa membuka pasar ke Amerika Serikat. Apalagi ia melihat stimulus ekonomi oleh Presiden Amerika Joe Biden diprediksi meningkatkan konsumsi masyarakat, yang juga akan berdampak ke Kanada atau bahkan pasar global.


Kelonggaran Fiskal demi Menopang Pemulihan

Mohamad Sajili 23 Jun 2021 Koran Tempo

Pemerintah terus berupaya menopang keberlanjutan pemulihan ekonomi nasional. Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Perekonomian menuturkan, di tengah kebijakan pengetatan pembatasan aktivitis sosial masyarakat dan lonjakan jumlah kasus Covid-19, pemerintah memutuskan memperpanjang kelonggaran fiskal untuk dunia usaha.

Insentif perpajakan itu seharusnya berakhir pada bulan ini. Adapun insentif yang diperpanjang meliputi pajak penghasilan (PPh) Pasal 21 ditanggung pemerintah (DTP) untuk karyawan dengan penghasilan hingga Rp 16 juta per bulan dan diskon pajak korporasi sebesar 50 persen untuk angsuran PPh Pasal 25, perpanjangan masa berlaku atas PPh final UMKM, pembebasan PPh 22 impor, serta percepatan restitusi pajak pertambahan nilai (PPN).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menuturkan keputusan perpanjangan periode insentif telah memperhatikan kebutuhan dunia usaha, sehingga dapat membantu likuiditas dan keberlangsungan bisnis yang dijalankan. Pemberian insentif ini bakal diprioritaskan untuk sektor-sektor tertentu.

Tak hanya bagi dunia usaha, pemerintah juga memperpanjang insentif perpajakan yang berkaitan dengan konsumsi masyarakat. Insentif yang dilanjutkan adalah PPN DTP 100 persen atas penyerahan rumah tapak atau rusun baru, kebijakan tanggungan PPN properti hanya berlaku hingga Agustus 2021. Berikutnya adalah diskon pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) khusus untuk kendaraan 1.500 cc ke bawah. Diskon PPnBM 100 persen akan diperpanjang hingga Agustus 2021. Sementara itu, pada September-Desember 2021, diskon PPnBM berlaku 50 persen.


Para Penyimpan Data

Mohamad Sajili 23 Jun 2021 Koran Tempo

Kebutuhan pusat data semakin meningkat. Mengutip kajian Frost & Sullivan serta Structure Research, Indonesia Data Center Provider Organization menyatakan terdapat pertumbuhan kapasitas pusat data di dalam negeri sebesar 31-35 persen pada periode 2015-2019. Perusahaan penyedia pusat data pun gencar melakukan ekspansi untuk memenuhi permintaan tersebut.


Musim Ekspansi Bisnis Penyimpanan Data

Mohamad Sajili 23 Jun 2021 Koran Tempo

Pengembangan infrastruktur pusat data untuk menyokong aktivitas digital kian menjamur di berbagai daerah. PT DCI Indonesia Tbk (DCI) merupakan salah satu pengelola data center yang baru memperluas basis kerja perusahaan di Jawa Barat. Setelah memiliki empat gedung penyimpan data di sekitar Kawasan Industri Cibitung, perusahaan ini kembali membangun pusat penyimpanan data di Industrial Estate Karawang.

Account Manager DCI Indonesia, Tirza Widjaja, mengatakan pusat layanan milik entitasnya masih berpeluang bertambah sesuai dengan kebutuhan pasar pengguna jasa penyimpanan data. Pusat data DCI Indonesia di Cibitung, sudah melayani penyimpanan data yang kapasitas listriknya mencapai 37 megawatt. Dengan rencana skala besar pusat data Karawang, perusahaan menargetkan penguatan layanan hingga 1.000 megawatt. Infrastruktur DCI yang dibangun di kawasan Pertiwi Lestari itu akan mulai beroperasi pada triwulan terakhir tahun ini.

Operator pusat data asal Singapura, ST Telemedia Global Data Centres, juga berkongsi dengan Temasek serta Grup Triputra milik konglomerat Indonesia, Theodore Permadi Rachmat, untuk membangun kampus pusat data pertama di Greenland International Industrial Center, Kota Deltamas, Bekasi. ST Telemedia merupakan pemain lama data center yang memiliki lebih dari 120 basis layanan di enam negara, termasuk Cina dan Singapura.

Bagi Ketua Umum Asosiasi e-Commerce Indonesia (idEA), Bima Laga, pengelolaan data induk sangat mempengaruhi strategi pemasaran perusahaan digital. Layanan itu akan menentukan kecepatan pencarian produk oleh konsumen. Meski data center terus bermunculan, dia meminta aspek perlindungan data diperkuat. "Ini pekerjaan rumah Indonesia, " tuturnya kepada Tempo.


Pengajuan KPR Cukup Dari Rumah

Fadilla Anggraini 23 Jun 2021 Tribun Sumsel

PALEMBANG, TRIBUN - Bank Mandiri terus berkomitmen membantu masyarakat memiliki hunian dengan pembiayaan Mandiri KPR sekaligus mengurangi backlog rumah bagi masyarakat Sumatera Selatan. Saat ini Bank Mandiri telah bekerjasama dengan developer dan brokerage penyedia property terbaik yang dapat diperoleh dengan pembiayaan KPR bersubsidi maupun non subsidi.

Regional CEO PT Bank Mandiri (Persero), Tbk Region II Sumatera 2, Lourentius Aris Budiyanto mengatakan, Bank Mandiri sangat serius dalam menyalurkan KPR di wilayah Sumatera Bagian Selatan sebagai andil dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Aris mengatakan Bank Mandiri optimis bahwa Masyarakat Sumatera Selatan memiliki kemampuan membeli rumah yang cukup baik meskipun dalam kondisi pandemi yang masih belum dapat diprediksi kapan berakhir, namun informasi perumahan berkualitas maupun alternatif pembiayaan pembelian rumah masih sangat minim yang dapat oleh masyarakat. "Untuk itu kesempatan ini Bank Mandiri memberikan informasi alrernatif digital marketing channel untuk pengajuan Mandiri KPR, kata Lourentius Aris, Selasa (22/6/2021).

Bank Mandiri memperkenalkan cara pengajuan Mandiri KPR yang sangat mudah diakses melalui aplikasi digital buka rumah melalui gadget yang dimiliki tanpa harus keluar rumah. Buka Rumah merupakan kolaborasi antara Bank Mandiri dan BukaLapak yang menampilkan property milik developer rekanan Bank Mandiri dari seluruh wilayah Indonesia yang dapat diakses oleh setiap orang kapanpun dan dimanapun, melalui aplikasi BukaLapak. Banyak keuntungan yang dapat diperoleh nasabah antara lain suku bunga khusus untuk pengajuan secara online, diskon harga properti, cashback dari BukaLapak, cashback biaya prakredit dari pinhome untuk proyek tertentu, pengajuan KPR secara online. Terdapat juga fitur kunjungan ke properti, simulasi pinjaman dan status pengajuan. Seluruh masyarakat dapat langsung membuat aplikasi BukaLapak, mengisi data di Buka Rumah dan melakukan transfer biaya pengajuan ke BukaLapak. Dalam 1x24 jam tim BukaLapak akan melakukan verifikasi data dan mengirimkannya ke Bank Mandiri. Setelah data diterima di Bank Mandiri, akan dilakukan proses alokasi data sesuai lokasi calon debitur atau developer. Staff Bank Mandiri akan menghubungi calon debitur dan melakukan konfirmasi terkait stock ke developer dan menjadwal kunjungan properti yang dipilih. Setelah ada kesepakatan pembelian properti barulah aplikasi kredit diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Bank Mandiri dan akan memberi informasi keputusan pengajuan kredit.

Adapun Channel lain yang sudah biasa dilakukan adalah melalui cabang Bank Mandiri terdekat, dimana calon debitur dapat langsung datang ke Bank Mandiri dan mengisi aplikasi KPR serta membawa kelengkapan dokumen antara lain dokumen identitas, dokumen pendapatan dan dokumen agunan. Aplikasi yang sudah lengkapakan segera diproses. "Bank Mandiri juga memberikan suku bunga promo mulai dari 3,88% fixed 1 tahun, 4.88% fixed 3 tahun dan 8.88% fixed 10 tahun. Masyarakat dapat memilih alternatif angsuran sesuai dengan kebutuhan masyarakat," Tutup Aris.

Pelayanan Diharapkan Makin Prima

Fadilla Anggraini 23 Jun 2021 Tribun Sumsel

MUARA ENIM, TRIBUN - Bupati Nuara Enim Dr H Nasrun Umar (HNU) meresmikan gedung baru Bank Sumsel Babel (BSB) Cabang Muara Enim, Senin (21/6) lalu. Nasrun meminta agar bank plat merah milik daerah ini terus meningkatkan pelayanan kepada nasabah. "Kalau tidak salah BSB masuk 10 besar Bank terbesar di Indonesia. Tolong koreksi kalau saya salah," kata HNU pada Launching Operasional PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Bank Sumsel Babel) Cabang Muara Enim di JI Sudirman, Muara Enim, Senin (21/6/2021). HNU mengucapkan selamat dengan telah selesainya renovasi peningkatan fisik gedung Bank Sumsel Babel Kantor Cabang Muara Enim, dan mudah-mudahan diiringi dengan semangat dan motivasi kinerja maupun pelayanan akan semakin baik lagi. "Gedung baru dengan tata letak yang fresh juga harus diiringi dengan pelayanan prima,” pesannya.

Bank Sumsel Babel sebagai bank milik daerah, lanjut HNU, adalah milik seluruh masyarakat Kabupaten Muara Enim, tentunya harus didukung agar dapat terus tumbuh dan maju menjadi bank yang kompetitif. Performa kinerja Bank Sumsel Babel sepanjang 2020 lalu yang mampu membukukan laba melampaui target, yaitu 107,25 persen atau dengan peningkatan realisasi laba sebesar 12,78 persen turut pula berdampak pada penerimaan dividen pada bagi Kabupaten Muara Enim, yaitu sebesar 10,6 persen atau senilai Rp 8,5 milyar yang disetorkan ke kas daerah sebagai PAD Kabupaten Muara Enim tahun anggaran 2021. "Saya berharap sinergitass kemitraan Bank Sumsel Babel dengan Pemkab Muara Enim dapat lebih kita maksimalkan lagi demi meningkatkan sumbangsih bagi pembangunan Kabupaten Muara Enim," tutupnya.

Kepala BSB Cabang Muara Enim Benny Maryanto (Bento) memgatakan renovasi atau peningkatan fisik ini tak lain sebagai upaya Bank Sumsel Babel dalam meningkatkan pelayanan bagi masyarakat Kabupaten Muara Enim, khususnya memberikan kenyamanan layanan perbankan sehingga nasabah merasakan BSB adalah Bank milik sendiri. "Mudah-mudahan dengan gedung yang baru pelayanan akan semakin meningkat, dan nasabah semakin leluasa karena halaman parkir dan fasilitas yang presentatif," ujar Bento.

Murah Tapi Daunnya Memesona

Fadilla Anggraini 23 Jun 2021 Sriwijaya Post

PALEMBANG, SRIPO - Sejak pandemi COVID-19 kegiatan berkebun di rumah menjadi alternatif mengisi waktu. Tak khayal, pecinta tanaman hias khususnya kebanjiran rezeki karena banyak yang membelinya. Nah, siapa sangka beberapa jenis tanaman hias menjadi primadona di masa pandemi. Mulai dari monstera hingga ekor naga. Namun jangan sampai salah, meski terlihat serupa, tapi nyatanya dua jenis tanaman ini berbeda.

Om Rachman, sapaan akrab pemilik Hijaukan Teras menjelaskan, tanaman ekor naga dengan nama latin Epipremnum Pinatum, merupakan jenis tanaman mendaki/merambat yang memiliki karakteristik bentuk daun seperti ekor naga. Sebelumnya, tanaman ini tak terlalu populer di kalangan masyarakat dan tak terlalu dilirik oleh pecinta koleksi tanaman. Pasalnya, Ekor Naga tumbuh merambat seperti tanaman liar yang sering ditemukan di alam liar.

Hanya saja, tanaman hias ekor naga memiliki beberapa jenis, Ekor Naga hijau dimana lembaran daunnya sepenuhnya berwarna hijau, Ekor Naga Varigata berwarna putih dan kuning, Kemudian Ekor Naga Kuning Kujang yang bentuk daunnya persis seperti Ekor Naga. “Kalau yang berdaun Om Rachman pemilik Hijaukan Teras di Jalan Urip Sumoharjo, Sekojo Palembang dengan tanaman hias ekor Naga jenis Varigata miliknya kurang begitu diminati, sementara untuk Ekor Naga Varigata karena termasuk langka sehingga banyak menjadi incaran pengkoleksi tanaman hias. Apalagi untuk jenis Epipremnum Pinatum Kuning Kujang itu memang banyak sekali peminatnya," katanya.

Om Rachman menambahkan, secara kasat mata terutama ketika daun ekor naga belum membelah, memang terlihat sama seperti monstera. Namun seiring waktu bentuk daunnya akan semakin besar makan akan sangat jelas terlihat. “Saat di usia tiga bulan monstera sudah sobek baru terlihat, tapi saat usia masih satu bulan sepintas sama. Nah, untuk Ekor Naga semakin mature usianya bentuk daunnya memanjang seperti ekor Naga," Katanya.

Baik Monstera dan Ekor Naga merupakan jenis tanaman hias yang cocok untuk mereka yang baru mulai untuk menjadi pengkoleksi tanaman hias, sebab dari Sisi perawatannya pun tak rewel atau terkesan lebih mudah. Seperti, cukup melakukan penyiraman setiap tiga hari sekali kemudian diberikan pupuk, cukup ditempatkan di lokasi yang teduh tidak langsung terpapar sinar matahari. Media tanam yang dapat digunakan tanah, sekam, andam, dicanmpur cocopeat.

Sebagai daya tarik utamanya, daun ekor Naga akan semakin banyak, cantik dan terawat sampai membuat harganya melonjak harus dengan ketelatenan perawatan. Karenanya, jangan biarkan daunnya rusak dan kusam karena debu. Anda bisa membersihkan daunnya dengan cara mengelap dengan menyemprotkan air ke lembaran daun. Soal harga ternyata semakin cantik dan langka jenisnya maka harganya pun semakin mahal. Rachman mengatakan, untuk jenis ekor Naga berwarna hijau dibanderol Rp 50 ribu, kemudian Ekor Naga jenis Varigata per helai daunnya dihargai Rp 135 ribu. "Meski ini cukup simple perawatannya namun jangan lupa untuk sesekali mengelap helaian daunnya,” katanya.

Pilihan Editor