Penerimaan Pajak Berhasil Lepas dari Jerat Kontraksi
JAKARTA – Realisasi penerimaan pajak
hingga akhir Mei 2021 akhirnya kembali
membukukan pertumbuhan positif setelah
sejak Januari 2020 terus mengalami kontraksi,
bahkan hingga mencapai 19,71% (yoy) pada
akhir Desember 2020. Sampai akhir bulan
lalu, penerimaan pajak tercatat Rp 459,6
triliun atau tumbuh 3,4% dibandingkan
periode sama 2020.
Wakil Menteri Keuangan
Sua hasil Nazara mengatakan,
realisasi penerimaan pajak yang
mencapai 37,4% dari target setahun penuh dalam Anggaran
Pendapatan dan Belanja Negara
(APBN) 2021 sebesar Rp 1.229,6
triliun itu menunjukkan adanya
pemulihan ekonomi yang sejak
Maret tahun lalu tertekan akibat
pandemi Covid-19.
“Tentu ini sangat baik, karena
saat ini adalah proses pemulihan. Pemulihan penerimaan
pajak ini harus berjalan alamiah,
sedikit demi sedikit, bersamaan
dengan insentif yang terus kita
berikan ke perekonomian," ujar
Suahasil saat konferensi pers
APBN KiTa (Kinerja dan Fakta),
Senin (21/6).
Pasalnya,
aktivitas ekonomi serta momentum Hari Raya Idul Fitri pada
Mei lalu mengakibatkan mayoritas jenis pajak tumbuh. Pajak
penghasilan (PPh) pasal 21
misalnya, tumbuh 4,34% (yoy)
hingga akhir Mei 2021, sedangkan periode sama tahun lalu
masih kontraksi 5,3% (yoy).
Demikian juga PPh 26 tumbuh
hingga 15,93% (yoy) pada akhir
bulan lalu. Sementara pajak pertambahan nilai (PPN) di dalam
negeri juga tumbuh 8,85% (yoy)
di akhir Mei 2021 dan PPN impor tumbuh 14,64%. “PPN dalam
negeri dan PPN impor meningkat seiring dengan membaiknya
aktivitas produksi dan konsumsi
masyarakat,” jelas Suahasil.
(Oleh - HR1)
Ekspor Industri Tumbuh 30%
JAKARTA - Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, selama Januari-Mei 2021, ekspor industri pengolahan mencapai US$ 66,7 miliar, naik 30,53% dibandingkan periode sama 2020 sebesar US$ 51,10 miliar. Itu artinya, industri pengolahan berkontribusi paling tinggi terhadap ekspor nasional, yakni 79,42% dari total US$ 83,99 miliar. Membaiknya kinerja ekspor selama lima bulan ini memicu surplus perdagangan US$ 10,17 miliar. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menilai, besarnya proporsi ekspor produk industri pengolahan sekaligus menggambarkan telah terjadi pergeseran ekspor Indonesia dari komoditas primer ke produk manufaktur bernilai tambah tinggi. Hal ini dinilai dapat menghindarkan ekspor dari gejolak harga komoditas primer.Kebijakan pro-investasi dan pro-ekspor, kata dia, juga perlu dibarengi dengan kebijakan peningkatan daya tahan dan daya saing industri dalam negeri. Sebagai salah satu upaya peningkatan daya tahan dan daya saing industri dalam negeri, Kemenperin telah menginisiasi kebijakan substitusi impor sebesar 35% pada tahun 2022.
(Oleh - HR1)
Jadi Super Lender AdaKami, Bank Jago Siapkan Pembiayaan Rp 100 Miliar
JAKARTA – Penyelenggara
fintech peer to peer (P2P) lending
PT Pembiayaan Digital Indonesia
(AdaKami) menggandeng PT Bank
Jago Tbk sebagai super lender dengan nilai kerjasama pembiayaan
hingga Rp 100 miliar. Dana tersebut akan disalurkan kepada 4 juta
pengguna AdaKami.
Direktur Utama AdaKami Bernardino M Vega Jr menyampaikan,
kredit tanpa agunan melalui platform AdaKami memainkan peran
penting dalam menggerakkan
sektor riil dan membantu pemulihan ekonomi nasional akibat
pandemi. Fasilitas pembiayaan
dapat memacu pelaku usaha untuk
ekspansi, sekaligus mendorong
peningkatan daya beli masyarakat.
Dia menyatakan, proses membangun kolaborasi dengan Bank
Jago difinalisasi pada 12 April 2021.
Fasilitas pembiayaan senilai Rp
100 miliar tersebut akan disalurkan ke 4 juta pengguna AdaKami
yang mayoritas berprofesi sebagai
pelaku usaha
Sementara itu, AdaKami telah
menyalurkan pinjaman secara
kumulatif hingga lebih dari Rp 5
triliun kepada 6,4 juta debitur terdaftar. Dari total pinjaman tersebut,
sebanyak 40% digunakan untuk
modal kerja (capital loan). Selama kuartal I-2021 AdaKami telah
memberikan pinjaman hampir Rp
2 triliun kepada lebih dari 1 juta
peminjam.
(Oleh - HR1)
Keuangan Syariah Perlu Jangkauan Milenial
JAKARTA, TRIBUN - Sistem keuangan syariah Indonesia perlu memanfaatkan perkembangan teknologi untuk bisa menjangkau dan memudahkan kaum milenial yang akrab dengan dunia digital. Populasi Indonesia saat ini mayoritas adalah kaum milenial yang dekat dengan digital. Untuk itu, sistem keuangan syariah akan memanfaatkan teknologi untuk menjangkau mereka, kata Abdullah Firman Wibowo, Wakil Direktur Utama 2 PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), bank hasil penggabungan tiga bank syariah BUMN (Mandiri, BNI, dan BRI). "Kami optimistis, segala tantangan yang dihadapi perbankan syariah di Indonesia dapat diatasi melalui kolaborasi dengan para pakar, memanfaatkan teknologi dan berbagai langkah yang terarah sehingga ke depan perbankan syariah mampu menempati papan atas di percaturan perbankan di Indonesia,” katanya.
Melalui langkah itu, menurut Firman, Indonesia juga diharapkan dapat menjadi rujukan perbankan syariah di dunia dengan keunggulan jumlah penduduk muslim terbesar. Selain itu, dalam menjalankan perbankan syariah saat ini perlu mengembangkan teknologi yang berhubungan dengan big data, algoritma dan artificial intellegence dalam menjadi bank syariah yang mampu memberikan layanan yang terbaik kepada masyarakat.
Guna mendekatkan diri dengan kaum milenial, belum lama ini BSI menggelar kegiatan memperkuat literasi keuangan syariah bagi mahasiswa berkolaborasi dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Kegiatan itu antara lain diisi webinar keuangan syariah untuk mahasiswa, akademisi, dan masyarakat luas yang diikuti lebih dari 1000 peserta. "Semoga acara ini dapat memberikan informasi bagaimana prospek perbankan syariah di Indonesia, tantangan yang dihadapi dan bagaimana mengatasinya sehingga perbankan syariah dapat tumbuh dengan baik memenuhi harapan yang besar dari masyarakat muslim dan masyarakat secara umum,” kata Rektor UGM Panut Mulyono. UGM mendukung penuh terhadap upaya edukasi dan sosialisasi keuangan syariah yang saat muncul dan tumbuh dengan sangat baik. Terlihat dengan munculnya program studi, pusat studi dan komunitas forum diskusi yang terkait dengan keuangan Syariah Mardliyah Islamic Center UGM saat ini memiliki kepedulian terhadap bisnis, keuangan, dan enterpreneur yang berasaskan syariah dengan bekerjasama dan berkolaborasi dengan lembaga-lembaga di luar UGM seperti BSI dan Otoritas Jasa Keuangan.
Prioritaskan Pertanian, Peternakan dan UKM
PALI, TRIBUN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang llir (PALI) menggelar rapat paripuma ke-Vil Serah Terima Jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati PALI, Senin (21/6). Paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD PALI H. Asri Ag didampingi wakiI Irwan, ST, Wakil I, Budi Hoiru dan 20 orang dari 25 anggota DPRD PALI. Masa jabatan PJ Bupati PALI DR Rosidin Hasan berakhir, seiring Heri Amalindo Soemarjono dilantik Gubernur Sumsel Jumat (18/6/2021) kemarin, sebagai Bupati dan Wakil Bupati PALI periode 2021-2026.
Ketua DPRD PALI Asri Ag berkata atas nama Pimpinan Anggota DPRD PALI mengucapkan selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati yang baru dilantik. Pihaknya siap bersinergi mendukung program pemerintah untuk kemajuan di Bumi Serepat Serasan, seperti meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat tengah Pandemi Covid-19. "Apalagi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Ini sifatnya kepentingan banyak. Sektor pertanian, peternakan dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) kami harap jadi sorotan supaya lebih ditambah porsi karena bersentuhan langsung," ungkap Asi, Senin (21/6/2021).
Sementara, Rosidin Hasan mengatakan selama menjabat sebagai PJ Bupati PALI dirinya menyampaikan permohonan maaf apabila banyak kekurangan-kekurangan selama menjabat di Bumi Serapat Serasan. Dia juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Sebagai PJ Bupati tiga bulan kurang empat hari, kami ucapkan terimakasih kepada perangkat-perangkat daerah yang telah membantu dalam memberikan kontribusi untuk pelayanan masyarakat," jelasnya. Tempat yang sama, Bupati PALI Heri Amalindo mengucapkan terimakasih kepada PJ Bupati yang telah membimbing PALI dalam beberapa waktu ini. Heri juga menegaskan setelah Pilkada tidak ada lagi perbedaan-perbedaan yang berselisih. "Perbedaan serta gesekan yang terjadi selama Pilkada sudah tidak ada lagi, jadi sekarang yang kita harapkan ke depan bersama-sama bergandengan tangan kita membangun PALI untuk kepentingan masyarakat," jelasnya. Sertijab turut disaksikan, Kepala Biro Pemerintah Otonomi Daerah Sumsel, Sekda, Kapolres, Kejari, Danyon, Kepala OPD Forkompinda dan Kerua TP PKK Kabupaten PALI, dan tamu undangan lainnya.
Pasar Sepeda Motor Ditarget 4,6 Juta Unit
JAKARTA - Pasar sepeda motor menunjukkan tren positif dibandingkan tahun lalu. Meski pada penjualan Mei terjadi perlambatan. Bulan lalu, pasarnya hanya 254.710 unit atau turun 46,1 % dibandingkan April. Penurunan itu akibat dari hari libur atau hari efektif kerja yang lebih sedikit. "Kami berharap bulan berikutnya terjadi peningkatan" kata Ketua Bidang Niaga Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia (AISI), Sigit Kumala, kemarin.
Sepanjang Januari-Mei, terjadi kenaikan penjualan 17,8 % atau sebanyak 2.021.532 unit. Kontribusi terbesar masih berasal dari skutik. Tahun lalu, imbas masuknya pandemi Covid-19 di Indonesia pasarnya hanya 1.716.097 unit pada periode yang sama. AISI memperkirakan penjualan sepeda motor dalam negeri tahun ini akan lebih baik, kisaran 4,3 juta unit - 4,6 juta unit "Akhir tahun diharapkan bisa kita capai penjualan di angka 4,3 juta-4,6 juta unit,” tambahnya. Dijelaskannya, kondisi pasar motor saat ini sudah mulai membaik dibandingkan dengan periode awal pandemi yang kala itu sempat menyentuh angka penjualan 21 ribuan pada Mei 2020. "Kami ingin industri sepeda motor dapat melanjutkan kontribusinya, sejalan dengan membaiknya pasar sepeda motor dalam negeri. Kami yakin beberapa program pemulihan ekonomi dan program vaksinasi massal dapat meningkatkan tingkat kepercayaan dan daya beli konsumen, serta berdampak positif dalam pertumbuhan penjualan sepeda motor tahun ini,” jelasnya. Lanjutnya, pada periode lima bulan pertama tahun ini, sejumlah pabrikan anggota AISI berusaha menstimulasi pasar dengan memperkenal kan beberapa model motor baru. Seperti dari Honda mengenalkan CBR150R, PCX160, CB150R Streetfire, CRF250 Raly dan CBR60OR. Kemudian Kawasaki mengenalkan Ninja ZX-1OR, grafis baru Ninja ZX-25R, KLX150 dan D-TRACKER150. Tak ketinggalan, Yamaha juga mengenalkan RI5, Nmax, V-ixion dan MTl5. Bekerja sama dengan lembaga pembiayaan, ATPM juga berusaha memasarkan sepeda motor dengan beragam program menarik.
Dana Tak Cukup, Terbitkan SK Bertahap
JAKARTA Industri maskapai jadi salah satu yang terdampak pandemi Covid-19. Berbagai pembatasan serta aturan ketat penerbangan membuat bisnis terganggu. Hal itu berimbas ke PT Garuda Indonesia (persero) Tbk. Direktur Utama, Irfan Setiaputra, mengatakan, ada sebanyak 1.099 pegawai yang mendaftar dan menyetujui skema pensiun dini yang ditawarkan perusahaan. Itu terjadi setelah ada penawaran kepada para karyawan yang perlu menekan beban perusahaan lewat efisiensi. "Ini program yang kami tawarkan dan sama sekali enggak punya intensi jahat dan ini mengikuti aturan UU Ketenagakerjaan. Dari 1.099 jumlah yang masuk, sayangnya kami lihat jumlah pilot yang daftar tidak terlalu banyak" kata Irfan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR-RI, kemarin (21/6).
Dia membeberkan, rencananya, program akan dilakukan secara bertahap dan dirampungkan hingga akhir tahun ini. Namun, meski banyak yang mendaftar. Tapi Garuda belum memiliki cukup dana untuk memensiunkan seluruh yang mendaftar. Irfan menegaskan, meski sudah mengajukan pension dini. Namun, hak mereka untuk tetap digaji sebagai karyawan masih tetap ada selama Surat Keputusan (SK) pension belum keluar. "Jadi, eksekusi ini sesuai dengan ketersediaan dana dan akan dilakukan bertahap bebernya.
Sebenarnya, jelas Irfan, efisiensi tidak hanya lewat program pensiun dini saja. Namun juga cara lainnya. Seperti menawarkan skema cuti di luar tanggungan khususnya bagi pekerja perempuan yang akan dan baru melahirkan. Selain itu, pihaknya juga akan menawarkàn program serupa bagi karyawan Garuda yang sedang melanjutkan studi agar mereka bisa meninggalkan perusahaan untuk waktu tertentu. "Jadi kami lagi cari cara offering memenuhi kebutuhan karyawan. Tapi kami tidak ada keinginan menzalimi karyawan,” pungkas Irfan.
Inspirasi Masyarakat Untuk Transformasi
PALEMBANG - Tak lama lagi. Tepatnya 5 Juli, PT Bank Negara Indonesia (BNI) akan merayakan HUT ke-75. Usia matang ini akan dimanfaatkan BNI untuk mewujudkan visinya dan menjadi momen untuk BNI #LompatLebih Tinggi. Direktur Utama BNI, Royke Tumilaar, mengatakan, transformasi ke-75 BNI ini adalah shared values antara BNI dan bangsa Indonesia untuk melakukan transformasi untuk lompat lebih tinggi. "Fokus BNI pada HUT ke-75 ini adalah menginspirasi masyarakat agar bertransformasi khususnya dari UMKM," katanya melalui press release, kemarin (21/6). Selain itu, BNI juga ingin memberikan motivasi dan semangat kepada segenap BNI Hi-Movers untuk ikut juga bertransformasi secara bisnis. Kemudian menjadi agen transformasi untuk masyarakat dan merayakan ketangguhan Bangsa Indonesia dan BNI dalam melewati masa pandemi. Untuk di wilayah 03, perayaan HUT dengan kegiatan gowes sepeda diikuti oleh beberapa peserta yang juga melíbatkan komunitas pengusaha, nasabah/debitur, unsur muspida/institusi, BI, dan OJK.
Pemimpin Wilayah BNI W03, Sunarna Eka Nugraha, mengatakan, pihaknya berharap agar semua bisa tetap fight dalam menghadapi tantangan. "Untuk memenangkan tantangan yang hadir juga merupakan fokus utama kita sehingga kita bisa melompat lebih tinggi, sesuai dengan tagline BNl yaitu #LompatlLebihTinggi" ucap dia. la mengatakan, kegiatan melibatkan lima kota di area kerja BNI Wilayah 03, mulai dari Bengkulu, Jambi, Palembang, Pangkalpinang, dan Tanjung Karang. Yang mana di setiap kota juga telah memiliki temanya masing-masing mulai dari heritage, UMKM/Agen46, eksportir dan juga pariwisata." tukasnya.
IKEA Luncurkan Koleksi Fesyen Bergaya Streetwear
IKEA meluncurkan koleksi spesial untuk lini fesyen di Indonesia melalui seri EFTERTRADA. Seri ini menghadirkan koleksi pakaian dengan desain yang sederhana dan minimalis ala IKEA, dengan tetap menyematkan logo IKEA berwarna kuning dan biru secara apik. Sebelum masuk ke Indonesia, IKEA telah terlebih dahulu meluncurkan EFTERTRADA di Jepang pada Juli 2020, dilanjutkan ke Singapura dan Malaysia. Country Marketing Manager IKEA Indonesia, Dyah Fitrisally mengungkapkan selama ini sudah banyak label fesyen yang membawa desain IKEA di atas catwalk. Ini menunjukkan tingginya ketertarikan para pelaku fesyen terhadap keunikan IKEA sebagai sebuah label. "Karena seri perabotan rumah tangga kami sudah banyak dicintai masyarakat Indonesia, kami rasa sudah saatnya untuk membawa seri fashion EFTERTRADA ini ke Indonesia sebagai perwujudan visi kami untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang. Salah satunya dengan menghadirkan produk fashion yang cocok untuk segala karakteristik dan gaya busana dari pelanggan IKEA," kata Sally melalui keterangan tertulis.
Seri ini terdiri dari hoodie, kaus, handuk mandi, tas, botol air, eco totebag, dan gantungan kunci. Koleksi EFTERTRADA mengadaptasi gaya streetwear dengan karakteristik yang versatile dan effortless, sehingga dapat dipadupadankan dengan gaya busana apapun. Salah satu keunikannya adalah pada desain hoodie dan kaus yang menyertakan barcode dari produk terlaris IKEA, yakni rak buku BILLY. Sejalan dengan misi keberlanjutan IKEA, EFTERTRADA juga terbuat dari material yang aman, ramah lingkungan, dan dapat didaur ulang (recycle). Hoodie, kaus, handuk, dan tote-bag dari seri ini terbuat dari bahan yang ecofriendly. Sementara botol mninum dari koleksi EFTERTRADA juga merupakan upaya IKEA dalam mengurangi sampah plastik. Koleksi EFTERTRADA mulai 10 Juni 2021 di seluruh toko IKEA dan dapat diperoleh secara online di situs resmi IKEA.co.id dan aplikasi IKEA Indonesia, dengan harga mulai dari Rp 19.900 hingga Rp 299.000.
Bank BRI Pastikan Penyaluran BPUM Tahun 2021 Lancar
PALEMBANG - Bank BRI ditunjuk sebagai salah satu Bank penyalur untuk program Bantuan Pemerintah Bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM) Tahun 2021. Untuk Kantor Wilayah Palembang, sampai dengan posisi tanggal 17 Juni 2021 telah berhasil melakukan penyaluran kepada 209.739 penerima dengan total nominal Rp 251.686.800.000. Dengan rincian penyaluran di Kanca BRI Provinsi Sumsel sebanyak 127.125 penerima, Provinsi Bangka Belitung sebanyak 52.033 penerima dan Provinsi Jambi 30.581 penerima. Hal tersebut disampaikan oleh Pimpinan Wilayah Palembang, Revi Rizal, Sabtu (19/6/2021). "Setelah distribusi ke masing-masing rekening penerima BPUM dilakukan, selanjutnya penerima BPUM dapat melakukan pencairan bantuan di unit kerja BRI," katanya.
Revi melanjutkan, sesuai dengan Perjanjian Kerjasama antara Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop & UKM dengan BRI, pencairan harus dilakukan selambat-lambatnya 3 (tiga) bulan sejak dana bantuan masuk ke rekening penerima bantuan. Revi menjelaskan, dalam hal penyaluran BPUM Tahun 2021, terdapat perubahan kriteria maupun ketentuan penyaluran BPUM Tahun 2021. Yakni peran Bank BRI yang semula sebagai pengusul dan penyalur berubah menjadi bank penyalur. Sementara untuk nominal bantuan yang semula Rp 2,4 juta menjadi Rp 1,2 juta.
Syarat penerima BPUM sendiri yang semula tidak menikmati pinjaman/pembiayaan dari perbankan, kini menjadi tidak sedang menerima KUR. Semula penerima harus memiliki Nomor Induk Kependudukan, kini berubah menjadi memiliki Nomor induk Kependudukan Elektronik (E-KTP). "Namun tidak ada perubahan bahwa penerima harus memiliki usaha mikro yang dibuktikan dengan surat usulan calon penerima BPUM dari pengusul BPUM beserta lampirannya yang merupakan satu kesatuan," ungkapnya. Hal lainnya yang tak mengalami perubahan syarat bagi penerima BPUM adalah bukan ASN, Anggota TNI, Polri, pegawai BUMN/BUMD. "Pencairan BPUM dapat dilakukan di seluruh unit kerja BRI yaitu Kanca, KCP BRI Unit walaupun bukan unit kerja di mana rekening penerima dibuka," terangnya. Revi memastikan jika saat pencairan, unit kerja BRI sudah sesuai prosedur, termasuk melakukan pengecekan, verifikasi dan memastikan kelengkapan dokumen. Revi melanjutkan, unit kerja BRI memastikan bahwa penerima BPUM menggunakan form SPTJM 2021 dan Surat Pernyataan Kuasa & Penerima BPUM 2021. Revi menambahkan, sebagai upaya untuk mempercepat proses pencairan BPUM Tahun 2021, Unit Kerja BRI melakukan koordinasi dengan Dinas yang membidangi UKM baik tingkat Provinsi/ DI/ Kabupaten/ Kota, sebagai pihak yang lebih dekat dengan masyarakat penerima BPUM perihal informasi penyaluran & pencairan BPUM Tahun 2021. "Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini, Bank BRI dapat membantu masyarakat hingga pemerintah dalam memulihkan ekonomi nasional," tukasnya.









