Menteri ESDM Tegaskan Komitmen Indonesia Menuju Netral Karbon
JAKARTA - Menteri Energi
dan Sumber Daya Mineral
(ESDM) Arifin Tasrif didampingi jajaran pimpinan eselon
I di lingkungan Kementerian
ESDM menerima kunjungan
kerja Menteri Lingkungan
Hidup Republik Ceko Richard
Brabec beserta para delegasi
dari pejabat pemerintah dan
kalangan bisnis Republik
Ceko. Pemerintah menegaskan komitmen Indonesia
menuju netral karbon.
Arifin memaparkan tentang
strategi jangka panjang mengenai penurunan emisi gas
rumah kaca di sektor energi
untuk mencapai netralitas karbon di Indonesia. Netralitas
karbon dapat dicapat melalui
pengembangan potensi EBT
secara masif, interkoneksi
transmisi dan pengembangan
sistem smart grid, penurunan
penggunaan energi fosil, dan
penerapan teknologi energi
bersih pada pembangkit listrik
berbasis energi fosil yang ada,
serta pengembangan kendaraan listrik.
Saat ini, sambung Arifin,
kontribusi EBT sudah mencapai 11,2% yang didominasi dari
Pembangkit Listrik Tenaga Air
(PLTA) dan PLT Panas Bumi
(PLTP). Pemerintah juga tengah menyusun Grand Strategi
Energi Nasional (GSEN) dengan menetapkan penambahan
kapasitas pembangkit EBT
sekitar 38 Giga Watt (GW) di
tahun 2035. “Solar PV jadi prioritas mengingat biaya investasi
yang relatif lebih murah, durasi
instalasi yang singkat, serta
memiliki potensi sumber yang
besar,” ungkap Arifin. Dalam pertemuan tersebut, Menteri Richard Brabec
yang didampingi oleh Dubes
Besar Republik Ceko untuk
Indonesia, Deputy Minister of
Trade and Industry, President
of Confederation of Industry
Ceko menawarkan kerjasama
yang terkait dengan teknologi
pertambangan yang berkelanjutan dan dekarbonisasi
penyediaan energi. Pihaknya
juga menyampaikan pengalaman dan keahlian Ceko dalam
survei dan pemetaan geologi
(Oleh - HR1)
Tags :
#EnergiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023