Bank Mandiri prediksi harga minyak 67,7 dolar AS per barel tahun ini
Jakarta - PT Bank Mandiri Persero Tbk memperkirakan harga rata-rata minyak mentah (Brent) akan bergerak di kisaran 67,7 dolar AS per barel pada 2021. Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro dalam kajiannya yang diterima di Jakarta, Minggu, menyampaikan harga minyak bumi dengan kontrak forward per 24 Juni 2021 untuk pengiriman Desember 2021 dan Desember 2022 masing-masing sebesar 72,34 dolar AS dan 67,2 dolar AS per barel. "Kami melihat, peningkatan harga minyak terus didorong oleh pemulihan bertahap ekonomi global setelah anjlok mencapai titik terendah 19,3 dolar AS per barel pada 21 April 2020 akibat pandemi COVID-19," katanya dalam Industry and Regional Brief Bank Mandiri.
(Oleh - HR1)
Program Sejuta Rumah 2021 hingga Mei capai 312.290 unit
Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan program Sejuta Rumah pada 2021 ini hingga akhir Mei tercatat mencapai angka 312.290 unit rumah di seluruh Indonesia. "Capaian Program Sejuta Rumah hingga Bulai Mei 2021 lalu sebanyak 312.290 unit," ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid di Jakarta, Minggu. Khalawi menerangkan, capaian tersebut terdiri dari 284.970 unit rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan 27.320 unit rumah non-MBR. Selain itu, ujar dia, pihaknya optimistis angka tersebut akan semakin meningkat karena pelaksanaan pembangunan perumahan serta fasilitas pendukung untuk hunian masyarakat masih terus berjalan di lapangan.
(Oleh - HR1)
Pakar: Jumlah investor milenial meningkat saat pandemi COVID-19
Bandung - Director of Executive Education Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung ( SBM ITB) dan Co-Founder Investor Academy Indonesia Donald Crestofel Lantu ST MBA Ph D menuturkan pada saat pandemi COVID-19, jumlah investor milenial yang ada di Indonesia meningkat atau kalangan milenial banyak yang tertarik dengan bidang investasi selama wabah virus corona melanda dunia ini. "Tren tersebut harus diimbangi dengan pengetahuan dan pemahaman terkait bursa saham sehingga para calon investor tahu potensi serta risiko berinvestasi saham," kata Donald C Lantu pada cara The First Indonesia Investor Summit 2021, yang diadakan oleh Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) Institut Teknologi Bandung (ITB) bekerja sama dengan IAI (Investor Academy Indonesia) secara daring, Minggu. Donald merinci berdasarkan data terakhir yang dihimpun olehnya saat ini jumlah investor di Indonesia mencapai 2,4 juta orang dan jumlah tersebut mengalami kenaikan 20 hingga 30 persen sejak tahun 2015 hingga saat ini.
(Oleh - HR1)
PHRI sebut hunian kamar hotel di Sumut turun lagi
Medan - Hunian kamar hotel berbintang di Sumatera Utara kembali turun karena kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang diperketat pemerintah untuk menekan penyebaran COVID-19. "Hunian hotel tinggal 20-30 persen dari sebelumnya sudah bisa 35 persen ke atas," ujar Ketua Badan Pengurus Daerah PHRi Sumut, Denny S Wardhana di Medan, Sabtu.
(Oleh - HR1)
Mengenal Bank Digital yang Naik Daun di Indonesia
Jakarta -- Sejumlah bank ramai-ramai bermigrasi atau membangun entitas anak usaha dalam bentuk bank digital. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat setidaknya ada tujuh bank yang sedang mempersiapkan diri untuk menjadi bank digital. Deputi Direktur Basel dan Perbankan Internasional OJK Tony mengungkapkan selain tujuh bank, ada pula lima bank yang sudah resmi jadi bank digital. "Sampai saat ini ada tujuh bank yang dalam proses go-digital dan ada lima bank yang sudah menobatkan diri atau menyatakan diri menjadi bank digital," kata Tony, Kamis, (10/6) lalu.
Tujuh bank tersebut meliputi Bank BCA Digital, PT BRI Agroniaga Tbk, PT Bank Neo Commerce Tbk, PT Bank Capital Tbk, PT Bank Harda Internasional Tbk, PT Bank QNB Indonesia Tbk. Sementara lima bank yang sudah menjadi bank digital, yaitu Jenius dari Bank BTPN, Wokee dari Bank Bukopin, Digibank dari Bank DBS, TMRW dari Bank UOB, LINE Bank dari KEB Hana Bank dan Jago dari Bank Jago. Forbes mendefinisikan bank digital sebagai bank yang menggabungkan layanan online dan seluler (mobile banking) dalam satu payung. Layanan perbankan online berarti nasabah dapat mengakses fitur dan layanan perbankan melalui situs website bank dari layar komputer atau laptop.
(Oleh - HR1)
BI Catat Aliran Modal Asing Masuk Rp5,32 T Pekan Ini
Jakarta, Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing beli bersih (net buy) sebesar Rp5,32 triliun. Hal ini berdasarkan data transaksi 21 Juni-24 Juni 2021. Direktur Eksekutif sekaligus Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono aliran modal asing juga tercatat net buy di pasar surat berharga negara (SBN) sebesar Rp4,04 triliun. Lalu, asing tercatat beli net buy sebesar Rp1,28 triliun di pasar saham. Sementara, aliran modal asing tercatat net buy sebesar Rp10,36 triliun dari awal tahun hingga 24 Juni 2021. Sebagai informasi, BI mencatat aliran modal asing pada 14 Juni-17 Juni 2021 net sell atau jual bersih sebesar Rp3,31 triliun. Investasi asing ini keluar lewat SBN dan saham. Jika dilihat, mayoritas investor keluar lewat SBN, yakni sebesar Rp2,8 triliun. Sisanya, investasi yang keluar lewat saham sebesar Rp501 miliar.
(Oleh - HR1)
Gudang Strategis Segmen UMKM
Tanrise Property mencatat adanya peningkatan permintaan gudang baru selama pandemi covid 19 yang berlangsung hingga saat ini. Hal tersebut mendorong mereka untuk mengembangkan area pergudangan baru di kawasan Tritan Hub yang berada di Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Klaster baru Tritan Hub ini merupakan pengembangan pergudangan yang sudah ada sebelumnya. Tapi klaster ini membidik segmen konsumen para UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah).
Saat pandemi ada UMKM yang justru bisnisnya tumbuh positif, misalnya UMKM produk mesin pembuat kopi, UMKM, produksi masker dan gudang masker. Segmen itu tentunya memerlukan gudang untuk produksinya.
Dalam kesempatan itu, Michael Ariel, Marketing Manager Tanrise Property menambahkan, harga gudang tipe ini ada di kisaran Rp 700 jutaan. Selain tipe Praxi, di klaster baru ini juga disediakan tiga tipe lainnya, dengan ukuran yang lebih besar. Yaitu Tipe Compact, ruang yang pas untuk bisnis yang baru berkembang. Tipe Ultima, ruang bisnis yang lebih luas, dan tipe Stellar untuk ruang bisnis yang menghadap ke jalan utama dengan exposure lebih.
Covid Melonjak,Bandara Juanda Ramai Penumpang
Aktivitas bepergian melalui via udara lewat Bandara Internasional Juanda (Bandara Juanda) ditengah melonjaknya kasus covid-19 di Jatim justru bergeliat. Kamis (24/6) meski belum sampai 24 Jam ada sebanyak 6.000 lebih penumpang yang datang dan pergi via Bandara Juanda.
Mengantisipasi penyebaran Covid-19, Yuristo memastikan menerapkan Prokes yang ketat di Bandara Juanda meliputi pemeriksaan suhu tubuh dengan thermo scanner, pemasangan dispenser catran pembersih tangan dan pengaturan jarak di ruang tunggu. Selain itu, lanjutnya, dilakukan pula pemasangan stiker pembatas jarak antrian.
World Bank Sarankan Cukai Tembakau Indonesia Naik
World Bank dalam laporannya yang berjudul Indonesia Economic Prospects menyarankan agar pemerintah Indonesia meningkatkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) atau rokok pada 2022. Cara itu diyakini bisa meningkatkan penerimaan negara di tahun depan.
Secara bersamaan, World Bank juga menilai pemerintah Indonesia dapat melakukan penyederhanaan struktur CHT saat ini yang terdapat sepuluh layer. Dengan demikian, semakin banyak industri rokok yang menyetor cukai dengan tarif lebih tinggi dari saat ini.
Dalam laporan yang dipublikasikan Juni 2021 itu, World Bank mengatakan kebijakan fiskal tersebut dapat menolong pemerintah untuk menyehatkan fiskal. Pasalnya, realisasi defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 sebesar 6,09% terhadap produk domestik bruto (PDB).
Adapun pemerintah menargetkan, penerimaan perpajakan cukai pada 2022 tumbuh 5%-8% dari proyeksi tahun ini sebesar Rp 173,78 triliun. Artinya, tahun depan target penerimaan cukai sebesar Rp 182,46 triliun sampai dengan Rp 187,68 triliun.
China Larang Bitcoin, Penambang 'Kabur' ke AS hingga RI
Jakarta, Sejumlah penambang uang kripto di China mulai pindah dan menjual mesin tambang mereka ke luar negeri, seperti Amerika Serikat, Kanada, Australia, Rusia, Kazakhstan, hingga Indonesia. Ini merupakan dampak dari larangan dan tindakan keras China terhadap uang kripto, seperti bitcoin dan lainnya."Banyak penambang keluar dari bisnis (uang kripto) untuk mematuhi kebijakan pemerintah (China). Mesin tambang (uang kripto) dijual seperti besi tua," ungkap Mike Huang, seorang operator tambang uang kripto di Sichuan, China, seperti dilansir dari Reuters, Jumat (25/6).Huang Dezhi, operator tambang uang kripto lain di Sichuan mengaku juga sudah melakukan penjajakan ke luar negeri seperti Kazakhstan. Sichuan sendiri merupakan salah satu kawasan yang terkenal sebagai pusat penambangan bitcoin nomor dua di China setelah Xinjiang.
Pindahnya para penambang uang kripto di China merupakan dampak lanjutan dari larangan pemerintah negeri tirai bambu terhadap bitcoin dan lainnya di negara mereka. Sebelumnya, larangan ini memberi dampak pada penurunan harga berbagai uang kripto, misalnya harga bitcoin yang jatuh dari kisaran US$60 ribu menjadi US$30 ribu per koin. China mengambil kebijakan ini untuk menghindari risiko spekulatif uang kripto terhadap pasar keuangan mereka. Di saat yang sama, bank sentral China tengah menguji mata uang digitalnya sendiri.
(Oleh - HR1)









