Sucor Asset Menagement Terus Memperkuat Jaringan Distribusi
PT Bank Mandiri Terus Memperkuat Perannya Sebagai Mitra Keuangan Utama bagi PMI
Indeks Tekno Perkasa Kala Deepsek Gebuk Raksasa Global
Dampak Kebijakan Penghematan Belanja Pemerintah ke Bisnis Hotel
Efisiensi Anggaran Pemerintah Belum Sentuh Banyak Sektor yang Berpotensi Pemborosan
Penghematan Anggaran Ditargetkan Mencapai Rp 306,6 Triliun
Belum Temukan Ada Sertifikat HGB Pagar Laut di Kawasan PSN Mauk Barat
Belum Dihapus Tagih Sebanyak 929.000 UMKM
Banjir Masih Melanda Jakarta
Emiten Komoditas Dibayangi Ketidakpastian
Rencana pemerintah untuk mewajibkan retensi devisa hasil ekspor (DHE) komoditas sumber daya alam (SDA) hingga 100% dalam waktu setahun, yang mulai berlaku pada Maret 2025, diperkirakan akan menimbulkan tantangan signifikan bagi emiten sektor komoditas, terutama dalam pengelolaan arus kas dan likuiditas. Direktur PT Bumi Resources, Dileep Srivastava, menyatakan bahwa kebijakan ini dapat membebani perusahaan karena membatasi akses terhadap dana yang biasanya digunakan untuk operasional dan investasi. Beberapa emiten, seperti PT Bumi Resources dan PT Bukit Asam, menyatakan kesiapan untuk mematuhi kebijakan ini, namun berharap adanya kompensasi berupa insentif dari pemerintah, seperti fasilitas pajak 0% untuk pendapatan bunga dari penempatan DHE. Analis juga memperingatkan bahwa kebijakan ini bisa berdampak negatif, terutama bagi emiten dengan liabilitas besar dan kebutuhan likuiditas cepat. Namun, insentif yang disiapkan pemerintah dapat meredam dampak tersebut.









