;

Juli, Investree Bukukan Fasilitas Pinjaman Rp 11 T

Hairul Rizal 23 Aug 2021 Investor Daily, 23 Agustus 2021

PT Investree Radhika Jaya (Investree) membukukan fasilitas pinjaman hingga Juli 2021 mencapai Rp 11 triliun, tumbuh 32% tahun berjalan (year to date/ytd) dibandingkan akhir tahun lalu sebesar Rp 8,3 triliun. Di samping itu, perseroan juga telah menyalurkan dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) sebesar Rp 50,2 miliar. Data Investree memaparkan, dari fasilitas pinjaman mencapai Rp 11 triliun itu, nilai pinjaman tersalurkan sebesar Rp 7,6 triliun dengan rata-rata tingkat pengembalian (return) 16,6% p.a. Adapun rata-rata tingkat keberhasilan bayar 90 hari (TKB 90) terjaga di level moderat 98,47%. Sementara itu, Investree turut melangsungkan berbagai upaya dalam hal mendukung percepatan pemulihan negeri. Diantaranya dengan menyalurkan dana PEN sebesar Rp 50,2 miliar kepada UKM melalui platform Investree. Dana itu disalurkan secara cepat dan tepat sasaran kepada UKM atau borrower yang sangat membutuhkan dukungan pendanaan untuk membangkitkan bisnisnya dan mendukung pemulihan tanah air.

IHSG Masih Dihantui Aksi The Fed

Imam Dwi Baskoro 23 Aug 2021 Koran Tempo

Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) melemah dalam sepekan terakhir, dipicu oleh faktor eksternal. Direktur Ekuator Swarna Investama, mengatakan penurunan IHSG disebabkan oleh aksi jual investor setelah risalah pertemuan terakhir bank sentral Amerika Serikat atau The Federal Reserve (The Fed) membahas penghapusan stimulus moneter. Meski begitu, pejabat The Fed menegaskan bahwa pengurangan stimulus atau tapering off tidak selalu berarti kenaikan suku bunga dalam waktu dekat. IHSG berada pada level 6.030,77. Dengan demikian, selama sepekan IHSG melemah 1,77 persen dari 6.139,49 penutupan perdagangan pekan sebelumnya. Bahkan IHSG berada di bawah 6.000.

Investor khawatir The Fed menghapus stimulus tahun ini. Tapering off, bisa dilakukan pada akhir 2021 karena inflasi dikatakan sudah mencapai target dan pemulihan pasar tenaga kerja juga hampir sesuai ekspektasi. Hal yang menjadi perhatian investor adalah respons Bank Indonesia terhadap kemungkinan tapering off tahun ini. BI harus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dengan menjaga suku bunga tetap kompetitif sehingga arus modal asing tetap masuk ke Indonesia dan dapat menjaga agar kurs rupiah tetap stabil. Untuk sentimen eksternal IHSG mencatat beberapa data indikator ekonomi Amerika Serikat yang mendapat perhatian, yaitu data penjualan rumah, penjualan barang, data pengangguran, dan inflasi. 

Seribu Akal Bisnis Tes Usap

Mohamad Sajili 23 Aug 2021 Koran Tempo

Bisnis pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) menjadi primadona di kala pandemi. Sebelum pemerintah menetapkan batas tarif tertinggi, pembentukan harga tes PCR dilakukan melalui mekanisme pasar atau ditentukan oleh pengusaha penyedia layanan tanpa aturan yang jelas.

Relawan LaporCovid-19, Amanda Tan, mengatakan komunitasnya menemukan klinik swasta yang menetapkan harga berlapis bergantung pada kecepatan hasil pemeriksaan, yaitu Rp 495 ribu untuk hasil tes PCR 24 jam, Rp 750 ribu untuk 16 jam, dan Rp 900 ribu untuk 10 jam.

Amanda berujar, LaporCovid-19 juga menemukan upaya penyedia layanan tes usap memangkas komponen biaya esensial demi memaksimalkan keuntungan dan menutup selisih harga yang harus ditanggung untuk pelayanan tes usap.

Peneliti dari Indonesia Corruption Watch, Wana Alamsyah, mengungkapkan, berdasarkan hitungan kasar lembaganya, bisnis tes usap telah menghasilkan perputaran uang yang fantastis. Dia menjelaskan, penghitungan biaya tes PCR dari periode Oktober 2020 hingga Agustus 2021 mencapai Rp 23,2 triliun. Jika dihitung hingga perubahan tarif, penyedia layanan tes PCR ditaksir telah mendapatkan keuntungan hingga Rp 10,46 triliun.

Penghitungan itu didasarkan pada dimulainya pemberlakuan tarif tes PCR tertinggi sebesar Rp 900 ribu pada Oktober 2020, hingga kemudian diberlakukannya tarif baru Rp 495-525 ribu pada Agustus 2021.


Pemerintah Pasang Target Tinggi PPN Tahun 2022

Hairul Rizal 23 Aug 2021 Kontan

Pemerintah optimistis, perekonomian 2022 pulih sehingga memasang target tinggi pajak pertambahan nilai (PPN) tahun depan. Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2022, pemerintah menargetkan penerimaan PPN sebesar Rp 552,3 triliun atau naik 10,1% dari perkiraan realisasi tahun ini. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut, penetapan target ini berdasarkan proyeksi pertumbuhan ekonomi 2022 sekitar 5%-5,5% dan inflasi 3%. Dengan demikian, secara alamiah, penerimaan PPN akan tumbuh 8%-8,5%. Adapun 1,6%-2,1% sisanya berasal dari usaha ekstra pemerintah. 

Pengamat Pajak Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Fajry Akbar pesimistis target penerimaan PPN tersebut bisa tercapai. Sebab, kinerja PPN tahun ini diprediksi bakal di bawah target. Perkiraan Fajry, penerimaan PPN 2022 hanya akan terkumpul Rp 479,12 triliun.

Harga CPO Terus Tertekan Dampak Menguatnya Produksi

Mohamad Sajili 22 Aug 2021 Antaranews

Harga jual minyak sawit mentah (crude palm oil) di pasar internasional terus tertekan, meski penurunannya tidak drastis, sebagai dampak turunnya harga minyak kedelai di pasar internasional dan meningkatnya produksi sawit.

Pada 30 Juli 2021, harga CPO masih sebesar Rp12.735 per kg, sementara 19 Agustus Rp12,603, dan 20 Agustus Rp12,510 per kg. Gapki memprediksi harga rata-rata CPO pada Agustus akan lebih rendah dari pada Juli yang Rp11.594 per kg. Dia menjelaskan pada Januari, harga CPO masih rata-rata Rp9.746 per kg dan April Rp10.794 per kg.


Aturan Bank Digital, Ceruk Bisnis Unikorn & Tekfin

Yuniati Turjandini 21 Aug 2021 Bisnis Indonesia

Kehadiran peraturan bank digital bisa menjadi peluang perusahaan teknologi finansial dan unikorn membangun bank digitalnya sendiri utuk mendongkrak pertumbuhan bisnis. Ketua Umum Empowering Community (IDIEEC) M Tesar Sandikapura mengatakan, dengan memiliki bank digital, perusahaan dapat mengelola dana yang dihimpun secara mandiri. Mereka tidak hanya  menggunakan  bank sebagai tempat penyimpanan uang, tetapi juga dapat meminjamkannya. "Hanya perusahaan yang sudah besar saja yang melirik bank digital dan itu sudah pasti unikorn, Kalau yang dibawah itu, tidak akan," kata Tesar, Jumat (20/8).

Dalam beleid itu, OJK menyebutkan bank digital dapat beroperasi melalui dua jenis model. Pertama, mendirikan bank baru sebagai bank digital, kedua transformasi dari bank umum menjadi bank digital. Selain peruasahaan dengan transaksi tinggi, perusahaan yang bergerak dibidang teknologi finansial juga membutuhkan  kehadiran bank digital agar pendapatan yang mereka bukukan makin besar. Bendahara Assosiasi Modal Ventura dan Startup Indonesia Edwar Ismawan Chamdani mengatakan tantangan bagi perusahaan teknologi atau unikorn ketika terjun ke bank digital adalah kemampuan perusahaan rintisan maupun bank digital yang dibentuk dari bank konvensional untuk mengerti interaksi di segmen ini.

Sementara itu Ovo masih akan berfokus pada pengembangan pembayaran bank digital kedepan, Ovo belum akan mengembangkan bank digital  dan lebih tertarik untuk berkolaborasi."Ovo juga akan fokus pada pelayanan finansial yang kami hadirkan bagi masyarakat. Untuk itu kami senantiasa terbuka  untuk nekerja sama dengan berbagai pelaku industri, termasuk perbankan," kata Head of Corporate  Communications Ovo, Harumi kepada Bisnis. "Akan lebih mudah akuisisi. Karena bank konvensional yang diakuisisi akan tinggal di dorong transformasi digitalnya saja," tambah Koordinator Pusat Inovasi dan Inkubator Bisnis UI, Diana Sebayang. (YTD)

Ekspansi Emiten, Ambisi MSIN di Bisnis Game

Yuniati Turjandini 21 Aug 2021 Bisnis Indonesia

Kinerja positif yang dibukukan PT MNC Studios International Tbk. (MSIN) hingga semester 1/2021 tak menyurutkan rencana ekspansi perusahaan. Teranyar,entitas anak Group MNC itu menjalin kolaborasi dengan produsen game online yang juga anak usaha perusahaan teknologi rekayasa Sea Ltd, Garena. Dalam keterangan resmi, Rabu (18/8), MSIN menyampaikan telah mencapai  kesepakatan dengan PT Garena Indonesia, bagian dari Garena yang merupakan pengembang dan penerbit game online asal Singapura.

Garena terkenal sebagai produsen game ternama dunia, bersama e-commers Shopee, selain itu, kerja sama ini juga mencakup blocking program untuk acara ulang tahun ke-4 Free Fire, yang akan diproduksi oleh divisi game khusus MSIN. MSIN menyebut kolaborasi strategis dengan RCTI+ akan terbukti bermanfaat  bagi lini operasi game ESI (Eksports Star Indonesia) kedepannya. Perseroan meyakini kemitraan tersebut bakal menarik perhatian penggemar game di deluruh dunia, yang diproyeksi tumbuh menjadi 577 juta pada 2024.

Pada Senin (16/8), MSIN pun telah menyatakan akan meluncurkan game pertamanya  pada September 2021. Game berjudul Rapid Fire ini merupakan online militari shooting game. Bisnis ini mencakup tayangan sinetron, reality show, infotaiment, hingga management artis. Relatif positif bisnis MSIN juga tergambar dari proyeksi cerah PT Media Nusantara Citra Tbk. (MNCN). "Pengiklan akan cenderung tentatif  menganggarkan iklan, tergantung pada perekonomian, yang artinya pertumbuhan pemasukan iklan akan landai tidak sampai PPKM selesai. Namun segment digital, disisi lain, akan baik-baik saja dan  melanjutkan pertumbuhan di tengah potensi kejatuhan tersebut," tulis Andreas dan Ignatius dalam publikasi risetnya, belum lama ini. Tak tertutup kemungkinan, kerja sama lanjutan dengan Garena mampu membawa pundi-pundi keuntungan yang lebih besar bagi MSIN dan group MNC. (YTD)

Ekspor karet Sumsel terus membaik di tengah pandemi

Fadilla Anggraini 21 Aug 2021 Antaranews

Palembang (ANTARA)- Ekspor karet Provinsi Sumatera Selatan terus membaik di tengah pandemi COVID-19 seiring dengan pulihnya permintaan dari negara tujuan. Berdasarkan data Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumsel diketahui pada Semester 1/2021 terjadi peningkatan sebesar 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Terhitung Januari-Juni 2021 mampu mengekspor 501.651 ton atau melampaui tahun lalu yang hanya 414.956 ton.

Ketua Gapkindo Sumsel Alex K Eddy di Palembang, Sabtu, mengatakan secara kuantitas maupun harga jual juga jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu. "Tahun lalu kami sangat terpukul dengan adanya lockdown dari negara-negara pengimpor karet, di samping harga juga sangat rendah," kata dia. Menurut Alex saat ini pembelian dari negara tujuan sudah kembali normal. Begitu pula dengan harga di pasar Singapore Commodity Exchange (Sicom) yang rata-rata senilai 1,65 dolar AS per kilogram. Adapun pasar utama untuk ekspor karet adalah Tiongkok. la memaparkan produksi pabrik karet di Sumsel lebih dari 90 persen diserap oleh pasar ekspor. Adapun produksi total karet mencapai 521.819 ton. Alex mengemukakan saat ini pabrik di Sumsel berupaya untuk menjaga produksi. Pasalnya, di tengah pulihnya kondisi negara tujuan, Sumsel masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). "Saat ini PPKM level 4, industri esensial hanya boleh produksi dengan 50 persen pekerja. Secara teori ini akan menekan produksi karet" kata dia.

Oleh karena itu, ia mengemukakan, pengusaha karet di Sumsel fokus untuk mengurangi pekerja yang tidak berhubungan dengan produksi. Sehingga aturan PPKM tidak berdampak signifikan terhadap produksi karet. "Kondisi sekarang berbeda dengan PSBB (pembatasan sosial berskala besar), industri karet masih diizinkan produksi normal dengan protokol kesehatan ketat," katanya. Namun demikian, kata Alex, para pengusaha karet optimistis kinerja produksi maupun ekspor sepanjang tahun ini sesuai target. Pada tahun lalu, ekspor karet asal Sumsel tercatat sebanyak 918.674 ton. "Mudah-mudahan ekspor bisa tembus di atas 900.000 ton," kata dia.

E-Sport Torehkan Sejarah - Jadi Cabor Eksibisi pada PON Papua 2021

Mohamad Sajili 20 Aug 2021 Banjarmasin Post

E-SPORT resmi dipertandingkan dalam cabang olahraga (cabor) eksibisi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021, Oktober mendatang. Ini menjadi sejarah, karena untuk kali pertama akan dipertandingkan dalam multievent berskala nasional.

Penetapan E-sport sebagai cabang olahraga ekshibisi PON XX Papua 2021 beserta sembilan cabang olahraga lain berdasar SKKONI Pusat Nomor 67 Tahun 2021. Sekjen PBESI, Frengky Ong mengatakan, rencananya ada tiga nomor atau gim yang dipertandingkan dalam Eksibisi PON XX Papua 2021. Yaitu eFootball PES 2021. Mobile Legends dan Free Fire. Nomor pertandingan battle royale dan MOBA akan dilakukan secara beregu atau tim pada platform MOBA. Sementara sepak bola dilakukan secara perorangan maupun ganda pada platform konsol.

Bagi PBESI, Eksibisi PON XX Papua 2021 menjadi semacam wadah penyaringan atlet-atlet potensial yang nantinya mewakili Indonesia dalam turnamen atau kompetisi internasional. Para atlet E-sport dengan performa terbaik akan mendapat kesempatan menjalani pemusatan latihan di pelatnas dan dibina langsung oleh PBESI.

Mereka akan dipersiapkan untuk mengikuti turnamen-turnamen E-sports internasional dan mewakili Indonesia untuk mengikuti kejuaraan multievent, seperti SEA Games, Asian Games dan lainnya.


Layanan Perbankan, Potensi Penetrasi Digital Banking Masih Besar

Yuniati Turjandini 20 Aug 2021 Bisnis Indonesia

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengklaim potensi penetrasi peningkatan digital banking masih cukup besar seiring dengan potensi kinerja ekonomi dan perilaku digital masyarakat. Direktur Pemilihan Bank Umum Departemen Penelitian dan Perbankan OJK Muhammad Miftah mengatakan pengembangan digital sudah terjadi sangat pesat beberapa tahun terakhir, terutama pada masa pandemi. "Kendati demikian, potensi penetrasi masih sangat terbuka lantaran akses digital banking juga baru 39,2%, sehingga masih ada ruang untuk meningkatkan penetrasinya, masih sangat besar," katanya dalam sebuah wabinar, Jumat (20/8).

Hal tersebut akan menjadi pangsa pasar yang cukup besar bagi perbankan. Oleh karena itu, pengembangan digital perbankan pun masih perlu ditingkatkan sekaligus integritasnya dengan pelaku ekonomi digital lainnya. Salah satu bank yang sangat memperkuat digital banking adalah PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Bank hasil merger antara Bank BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah, itu akan memperkuat bisnis transaksi digital dengan akuisisi nasabah eksisting.

Wakil Direktur Utama 2 BSI, Abdullah Firman Wibowo menyampaikan proses penggabungan membuat banyak nasabah eksisting mulai beralih menggunakan mobile banking. Menurutnya transaksi nasabah via mobile banking saat ini meningkat pesat karena pandemi membuat banyak yang mengalihkan transaksi ke digital.  (YTD)

Pilihan Editor