;

Kuartal I, InJourney Optimistis Trafik Penerbangan Domestik Capai 90% dari Normal

Yuniati Turjandini 14 Dec 2021 Investor Daily

Holding BUMN Aviansi dan Pariwisata, PT Aviansi Pariwisata (persero) atau InJourney optimistik trafik (Traffic) penerbangan domestik pada kuartal I-2022 bisa mencapai 90% dari kondisi normal atau sebelum pendemi. Direktur Utama Aviansi Pariwisata Donny Oskaria mengatakan, saat ini trafik diseluruh bandara di Tanah Air sudah hampir mencapai 70% dari kondisi normal. Donny juga mengungkapkan gelaran MotoGP dan KTT G20 sebagai momentum pendukung percepatan kebangkitan dan pemulihan pariwisata di Indonesia setelah terdampak Covid-19. Lebih lanjut, kata Donny, tidak hanya penerbangan saja yang akan bersiap untuk menghadapi momentum MotoGP dan KTT G20 melainkan juga seluruh sektor pariwisata di Indonesia, termasuk perusahaan BUMN yang bergerak di bidang tersebut. (Yetede)

100 Terminal Type A Siap Dikerjasamakan dengan Swasta

Yuniati Turjandini 14 Dec 2021 Investor Daily

Saat ini, terdapat lebih terminal tipe A di Indonesia berpotensi dikerjasamakan dengan badan usaha swasta dengan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). "Seratus lebih terminal tipe A dengan segala variasinya itu tentu akan menjadi peluang  bagi calon investor dalam negeri untuk berinvestasi sekaligus berpatisipasi dalam mengembangkan infrastruktur konektivitas yang bisa menunjang perekonomian pasca-pandemi kedepan," kata Tenaga Ahli KPBU dan Ketua Tim Proyek  KPBU Terminal Tipe A Purabaya dan Betan Subing Arianto Wibowo. Dikatakan, dalam Permen PPN 2/2020, terminal masuk dalam salah satu sektor yang bisa dikerjasamakan dalam KPBU. Didalam pelaksanaan proyek yang dikerjasamakan terdapat banyak risiko, apalagi sampai jangka waktu 10-20 tahun.  Makin lama waktu kerjasamanya, risiko yang timbul akan semakin banyak. Termasuk risiko perubahan kebijakan oleh pemerintah yang berpotensi mengganggu investasi tersebut. (Yetede)

Pemerintah akan Terbitkan Surat Utang Rp 157 Triliun Akhir 2021

Yuniati Turjandini 14 Dec 2021 Investor Daily

Direktorat Jendral Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPRR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan menerbitkan surat utang senilai Rp 157 triliun pada akhir tahun ini. Rencana penerbitan itu dikenal dengan burden sharing berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB)III antara Kemenkeu dan BI terkait pembagian beban pembiayaan APBN 2021. 

"Sisa pengadaan utang tunai adalah tinggal melakukan penerbit SKB III sebesar Rp 157 triliun yang akan kita lakukan diakhir tahun ini," ujar Direktur Strategi dan Portfolio Pembiayaan DJPPR Kementerian Keuangan Riko Amor dalam konferensi pers virtual, Senin (13/12). Sementara itu untuk realisasi SBN Domestik telah mencapai Rp982,6 triliun dengna SBN valas sebesar Rp 158 triliun. 

Ia mengatakan, Kemenkeu telah turut meningkatkan pembiayaan berupa pinjaman untuk memenuhi kebutuhan yang sangat tinggi dalam APBN 2021. "Kita meningkatkan pembiayaan berupa pinjaman di tengah kebutuhan yang sangat tinggi. Untuk pinjaman pemerintah melakukan konversi pinjaman," tuturnya. (Yetede)

Kemenperin Dukung Proyek Chandra Asri US$ 5 Miliar

Yuniati Turjandini 14 Dec 2021 Investor Daily

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendukung PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP) membangun kompleks petrokimia kedua dengan nilai investasi US$ 5 miliar. Direktur Jendral Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (Dirjen IKTF) Kemenperin Muhammad Khayam menerangkan, subsidi impor bahan baku  produk kimia sangat dibutuhkan oleh sektor saat ini. "Pemerintah Indonesia juga akan terus berupaya menciptakan iklim usaha industri yang baik, menguntungkan, dan berkesinambungan melalui berbagai kebijakan sehingga investasi seperti yang ditanamkan oleh CAP dapat terus bertumbuh dan kekuatan ekonomi negeri kita menjadi semakin kokoh," ujar dia dalam keterangan resmi, Senin (13/12). "Anak usaha CAP, PT Chandra Asri Perkasa, menggarap pembangunan kompleks yang akan menambah kapasitas total produksi dari 4,2 juta ton mnjadi lebih dari 8 juta ton per tahun," ujar Khayam. (Yetede)

Tinggalkan PLTU, GE Genjot Bisnis Mesin Pembangkit Energi Bersih

Yuniati Turjandini 14 Dec 2021 Investor Daily

General Electric Company (GE) akan fokus mengembangkan bisnis mesin pembangkit listrik berbasis energi gas dan energi terbarukan. Langkah ini menyusul komitmen untuk tidak lagi melanjutkan bisnis mesim pembangkit listri bertenaga uap (PLTU) berbasis batu bara. Director of Market Electric Indonesia Arka Wiriadidjaya menuturkan, perusahaan memiliki komitmen untuk mencapai net zero emission  pada 2060. Meski tak lagi menyuplai turbin uap (steam turbin) PLTU, Arka optimis pendapatan perusahaan tidak akan tergerus. "Jadi untuk GE power masih sebesar 24% dibandingkan total revenue," sebutnya. "Pada 2025 kita harus mencapai porsi energi terbarukan 23% dalam bauran energi, dimana pada 2020 masih 11,2%. Jadi di sisi market akan terus berkembang, dan GE berasa ada di posisi yang tepat untuk mendukung transisi ini," tegas Arka. Di Indonesia yang terbaru, GE terlibat dalam dua proyek energi bersih, yakni PLTGU Tambak Lorok dan Jawa-1, Arka menjelaskan GE memasok mesin turbin  gas terbarunya di dua proyek teresebut.  (Yetede)

25 Tahun Lagi Cadangan Timah Indonesia Habis

Yuniati Turjandini 14 Dec 2021 Investor Daily

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan cadangan timah Indonesia mencapai 2,23 juta ton logam. Direktur Jendral Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM  Ridwan Djamaludin mengatakan, data cadangan timah menjadi acuan bersama guna menentukan program kerja yang tepat dengan prinsip berkelanjutan "Sumber daya timah masih ada sampai 2046, kira-kira 25 tahun dari sekarang. Merujuk pada Undang-Undang Pertambangan  Mineral dan Batu Bara  maka pengajuan RKAB dilakukan kepada Kementerian ESDM. Selama ini pemerintah provinsi berwenang menyetujui Rencana Kerja Anggaran dan Belanja (RKAB) perusahaan. Dengan ketentuan baru ini maka Pemerintah Pusat bisa memastikan neraca daya timah. Di acara yang sama, Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Bambang Patijaya mengungkapkan fakta di lapangan terkait asal usul timah kerap sulit diterapkan. Pasalnya penambangan tanpa izin terjadi dimana-mana yang dilakukan oleh masyarakat. (Yetede)

Mati Hidup Garuda

Yoga 13 Dec 2021 Kompas

Diakui Dirut PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputera, pandemi porakporandakan industri penerbangan yang berbasis mobilitas masyarakat, penumpang maskapai seluruh dunia, termasuk Indonesia, turun hingga 90 persen. Garuda terjun bebas lagi Juli 2021 saat pengetatan mobilitas demi pengendalian penyebaran virus korona baru varian Delta. Perbaikan baru terjadi September-Oktober 2021, jumlah penumpang 30 % kondisi normal, namun, lagi-lagi pandemi menghadang. Sebelum pandemi, Garuda terbangkan 15 - 19 juta penumpang domestik per tahun, anjlok jadi 4,5 juta pada 2020. Padahal, penumpang domestik 80 - 85 % total penumpang Garuda.

Kementerian BUMN menyatakan, Garuda Indonesia bangkrut meski belum legal. Hutangnya 9,756 miliar dollar AS (Rp 140 triliun), dengan 6,351 miliar dollar AS utang  terhadap lessor (perusahaan sewa guna) pesawat. Grup Garuda targetkan pesawat Garuda dan Citilink berkurang dari 202 pesawat pada 2021 jadi 134 pesawat pada 2022, rute penerbangan dikurangi dari 237 pada 2019 jadi 140 pada 2022, juga kurangi 2.000  karyawan, potong gaji karyawan termasuk direksi dan komisaris. Garuda juga tingkatkan  pendapatan kargo 40 % setidaknya hingga pandemi usai. Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo berkata, langkah efisiensi Garuda pangkas biaya operasional 150 juta dollar AS jadi 80 juta dollar AS per bulan, belum cukup. Hutang harus  direstrukturisasi, baik melalui pengadilan maupun nonpengadilan. (Yoga)


Dana Desa untuk Bencana

Yoga 13 Dec 2021 Kompas

Bencana, terutama pada akhir dan awal tahun kalender, kerap ditanggapi kikuk, pada Januari, anggaran belum lagi cair, bencana ditanggapi dengan iuran sukarela. Pembangunan desa dimaknai sebagai perubahan yang direncanakan secara sistematis, entropi yang menggerogotinya dirancang sekecil mungkin. Entropi itu tercatat sebagai akun belanja bencana dan tak terduga dalam APB Desa. Pada 2021  pengeluaran bencana desa meningkat jadi Rp 31 triliun atau 43 %. Sebanyak Rp 5,8 triliun untuk penanganan Covid-19, Rp 25,2 triliun sebagai BLT dana desa pada 5,6 juta keluarga terdampak pandemi.

Sejak 2015, Permendesa PDTT tahunan perihal prioritas penggunaanDana Desa (DD) tahun berikutnya beri ruang pengeluaran penanganan bencana. Mitigasi bencana cakup pemahaman sadar bencana, pelatihan kebencanaan, dan pembangunan jalur evakuasi. DD juga dipakai saat bencana atau tanggap darurat, seperti evakuasi, lokasi pengungsian dan dapur umum, penyediaan selimut dan sarana lain. Setelah bencana berlalu, DD berguna untuk rehabilitasi dan rekonstruksi, termasuk bangun fasilitas yang roboh. Pengeluaran anggaran bencana dari APB Desa adalah hasil musyawarah desa dan selingkup wewenang desa. Dan harus didokumentasikan serta dicatat  dengan sarana yang tersedia saat itu. (Yoga)


Pantau Jentik dengan Aplikasi

Yoga 13 Dec 2021 Kompas

Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Vektor dan Reservoir Penyakit (B2P2VRP) Salatiga kembangkan aplikasi Pemantau Jentik Warga untuk pantau keberadaan telur dan jentik nyamuk di suatu wilayah. Masyarakat dapat partisipasi unggah laporan di aplikasi secara mandiri, juga tahu laporan serupa wilayah lain di aplikasi ini, dan sudah diadopsi Dinkes Magelang. Aplikasi ini mulai digunakan pada 2020. Bagus Febrianto, Plt Kepala B2P2VRP Salatiga informasikan, mereka lakukan inovasi mengeliminasi telur dan jentik nyamuk dengan Larvinano, larvasida nabati pembunuh jentik. Juga Biolaras dari bakteri Bacillus thuringinesis.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kementerian Kesehatan Didik Budijanto himbau masyarakat waspada akan DBD. Peneliti B2P2VRP Salatiga Aryani Pujiyanti bekata, implementasi program 3M plus tak boleh ditinggalkan, mencakup menguras dan menutup penampungan air, mengubur sampah, dan menyikat dinding penampungan air agar tak ada telur nyamuk menempel. ”Membunuh nyamuk Aedes sama dengan hilangkan tiga penyakit, yaitu DBD, chikungunya, dan zika,” kata Aryani. (Yoga)


Antisipasi Kemungkinan Harga Minyak yang Tetap Tinggi

Yoga 13 Dec 2021 Kompas

Harga energi diperkirakan tetap tinggi pada 2022, menambah tekanan inflasi global dan berpotensi geser pertumbuhan ekonomi ke negara pengekspor dari negara pengimpor energi. Bank Dunia perkirakan harga energi meningkat lebih dari 2 % pada tahun 2022. Melanjutkan lonjakan 80 % tahun 2021 akibat permintaan kuat dan peningkatan produksi bertahap. Harga akan turun tajam pada 2023 karena pasokan minyak naik. Harga minyak diperkirakan 74 dollar AS per barel tahun 2022, naik dari proyeksi 70 dollar AS per barel pada 2021, turun jadi 65 dollar AS per barel pada 2023.

Anggota Komisi VII DPR Fraksi Partai Gerindra, Kardaya Warnika mengatakan, upaya meningkatkan produksi minyak mentah merupakan antisipasi jika harga minyak dunia tetap tinggi pada 2022, tidak mudah, sebab sekarang produksi minyak mentah harian 649.990 BOPD per 11 Desember 2021, di bawah target harian tahun 2021, yaitu 705.000 BOPD. Antisipasi lain dengan kaji ulang kebijakan subsidi BBM, kemudian pemerintah sebaiknya fokus mengoptimalkan potensi sumber energi baru dan terbarukan  (EBT) sebagai sumber energi. (Yoga)


Pilihan Editor