;

Dua Indeks Saham ”Hijau” Diluncurkan

Yoga 21 Dec 2021 Kompas

BEI luncurkan dua indeks berbasis lingkungan, sosial, dan tata kelola (environment, social, and good governance/ESG) yaitu Indeks ESG Sector Leaders IDX Kehati dan Indeks ESG Quality 45, yang bekerja sama dengan Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia atau Kehati. Menurut Dirut BEI Inarno Djajadi (20/12/2021) Indeks ESG Sector Leaders IDX Kehati merupakan indeks berisi saham dengan kinerja ESG di atas rata-rata pada sektornya dan memiliki likuiditas baik. Sementara indeks ESG Quality 45 IDX Kehati berisi 45 saham terbaik hasil penilaian kinerja ESG, yang diharap jadi acuan manajer investasi menyusun produk berbasis indeks, terutama yang menekankan pada lingkungan, sosial, dan tata kelola yang baik.

Direktur Eksekutif Yayasan Kehati Riki Frindos jelaskan, indeks baru ini menanggapi kebutuhan pasar akan investasi berbasis ESG yang semakin diminati. Investor dan manajer investasi dapat gunakan indeks ini untuk diversifikasi portofolionya. Hingga Oktober 2021, dana kelolaan reksa dana yang mengacu indeks saham bertema ESG tercatat Rp 3,4 triliun, naik 80 kali lipat dibanding total dana kelolaan berbasis ESG  tahun 2016 yang sebesar Rp 42,2 miliar.


Dua Perusahaan Tiongkok akan Bangun 1.000 Sekolah di Irak

Yuniati Turjandini 21 Dec 2021 Investor Daily

Pemerintah Irak telah menandatangani perjanjian dengan dua perusahaan untuk membangun 1.000 sekolah di negara itu dalam jangka waktu dua tahun. Pengumuman ini disampaikan oleh seorang pejabat Irak. "Negara ini membutuhkan total 8.000 sekolah untuk mengisi kesenjangan di sektor pendidikan," kata pejabat Kementerian Perumahan Hasan Majeham, seperti dikutip oleh kantor berita resmi Irak. Pembangunan sekolah akan selesai dalam dua tahun. Fase pertama serah terima, kata Majeham, setahun setelah pekerjaan diambil  dalam waktu dekat. Ia menambahkan, pemerintah Irak akan membayar proyek tersebut  dengan menggunakan produk minyak. Pada penandatanganan kontrak, pihak Tiongkok diwakili oleh Wakil Presiden Power China dan Direktur Regional Sino Tech. (Yetede)

PBoC Bergerak untuk Memacu Pertumbuhan Ekonomi

Yuniati Turjandini 21 Dec 2021 Investor Daily

Bank sentral Tiongkok atau PBoC pada Senin (2021) memangkas suku bunga pinjaman utama untuk pertama kalinya dalam hampir dua tahun. PBoC bergerak untuk memacu pertumbuhan ekonomi, yang lajunya tersendat karena terdampak krisis real estate serta pandemi Covid-19. PBoC mengumumkan telah menurunkan suku bunga pinjaman (LPR) menjadi 3,8% dari 3,85% pada November 2021. Ekonom Jeffrey Halley dari OANDA mengatakan pemerintah Tiongkok menghadapi perlambatan pertumbuhan tahun depan. "Jauh lebih banyak pinjaman didasarkan pada LPR satu tahun dari pada lima tahun, jadi langkah itu merupakan sinyal konkrit bahwa Tiongkok bergerak kedalam kebijakan moneter yang mendukung, tambahnya. (Yetede)

Bandara Dubai Kembali Beroperasi Penuh

Yuniati Turjandini 21 Dec 2021 Investor Daily

Bandara Dubai, salah satu pusat perjalanan tersibuk di bunia, telah beroperasi penuh untuk pertama kalinya sejak pandemi Covid-19 pada Maret 2020 menurut para pejabat."Menyusul pembukaan tahap akhir bandara ini 100% beroperasi dengan semua terminal, ruang pertemuan, lounge, restoran, dan gerai ritel sekarang dibuka," kata sebuah pernyataan yang disampaikan kantor berita resmi UEA, WAM pada Senin (20/12). Tahun lalu, Bandara Internasional Dubai melaporkan penurunan lalu lintas sebesar 70% dari sebelumnya mencatat lebih dari 86 juta wisatawan pada 2019 menjadi 25,9 juta pada 2020. Pemerintah UEA, yang terdiri dari tujuh emirat termasuk Abu Dhabi dan Dubai, telah secara komprehensif mendorong kampanye vaksinasi untuk hampir 10 juta peduduknya. WAM juga melaporkan pada Senin bahwa pemerintah UEA menerima pengiriman pertama Evusheld dari AstraZeneca, yakni pengobatan antibiotik Covid-19. (Yetede)

Perkebunan Sumbang 94% Devisa Sektor Pertanian

Yuniati Turjandini 21 Dec 2021 Investor Daily

Perkebunan merupakan penyumbang utama devisa ekspor  sektor pertanian. Tahun 2021, nilai ekspor pertanian mencapai Rp 451,8 triliun. Dari jumlah tersebut, hampir 94% dikontribusi oleh subsektor perkebunan dengan komoditas utama kelapa sawit. "Kelapa sawit sudah dikembangkan sejak 1910. Kemudian pengembangan kelapa sawit semakin besar lewat kebijakan pemerintah seperti Perkebunan Besar Swasta Nasional (PBSN) dan Perkebunan Inti Rakyat (PIR)," kata Ali Jamil dalam webinar Ditjen Perkebunan. Ali menambahkan, program Peremajaan Sawit Rakyat dengan dana dari Badan Pengelola Dana  Perkebunan Kelapa Sawit memberikan kemudahan petani untuk meremajakan kebunnya. Negara tujuan ekspor meliputi Malaysia, Jerman, Jepang,  Afrika Selatan, Taiwan, Vietnam, Philipina, India, Ukraina, Argentina, Spanyol, AS, Korea  Selatan, Belanda, Polandia, Thailand, Algeria, Pakistan Uni Emirat Arab, Haiti, Singapura, Mesir, Iraq, Bangladesh dan Odessa. (Yetede)

Ekspor Industri Kehutanan Tumbuh 25%

Yuniati Turjandini 21 Dec 2021 4

Kinerja usaha sektor kehutanan selama masa pandemi Covid-19 menunjukkan tren positif. Nilai ekspor produk industri kehutanan pada kuartal IV-2021 diprediksi tumbuh 25,39% jika dibandingkan periode sama 2020. Untuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor kehutanan, pada kuartal III-2021 juga tumbuh sebesar 19,75% dan pada kuartal IV-2021 diprediksi meningkat 7,76%. 

Direktur Jendral Pengelolaan Hutan Lestari (PHL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Agus Justianto mengatakan, dalam pengelolaan hutan lestari  Ditjen PHI, berpegang pada konsep lima pilar pengelolaan hutan lestari  yaitu kepastian kawasan, jaminan perusahaan produktivitas, difersivikasi produk, dan daya saing. 

Produksi kayu bulat, kata dia, pada kuartal ketiga tahun 2021 tumbuh sebesar 5,98%, dan pada kuartal keempat tahun 2021 mencapai 51,81 juta meter kubik dan pada akhir periode kuartal keempat tahun 2021 diyakini akan tetap tumbuh terutama untuk produksi kayu bulat yang berasal dari hutan tanaman. (Yetede)

Airlangga: Ruang Fiskal Rp 52 Triliun Disiapkan untuk Antisipasi Dampak Omicron

Yuniati Turjandini 21 Dec 2021 Investor Daily

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian  Airlangga Hartanto mengatakan,  pemerintah telah menyiapkan skenario dengan menyiapkan dana khusus  atau ruang fiskal sebesar Rp 52 triliun untuk mengantisipasi dampak varian Omicron, guna meminimalisir dampaknya agar tidak serupa dengan  gelombang varian delta yang terjadi pada pertengahan tahun ini. "Apabila ada efek yang mirip dengan delta, maka pemerintah siapkan ruang fiskal," ucap Arilangga dalam konferensi persnya secara daring, Senin (20/12). Selain itu pemerintah juga mengalokasikan sisa 10% dari alokasi dana program pemulihan ekonomi nasional  (PEN) 2021 yang kemungkinan tidak terserap, untuk menjadi tambahan dalam penyaluran bansos tahun depan. Airlangga merinci anggran PEN hingga 20 Desember 2021 terealisasi untuk progam perlindungan sosial sebesar 86,4% atau setara Rp 152 triliun dari pagu Rp 186,6 triliun. Kemudian program prioritas realisasinya 74,2% atau 87,84 triliun dari pagu Rp117,9 triliun.

Angkutan Kargo Internasional Garuda Melonjak 89,66%

Yuniati Turjandini 21 Dec 2021 Investor Daily

Maskapai Garuda Indonesia mencatatkan pertumbuhan angkutan lalu lintas kargo internasional sebesar 89,66% hingga kuartal III-2021 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menjelaskan, peningkatan tersebut selaras dengan fokus diversifikasi bisnis Garuda pada bisnis kargo udara menyusul tekanan pendapatan usaha pada lini bisnis angkutan penumpang. "Lini bisnis kargo udara menjadi salah satu penopang penting pendapatan Usaha Garuda bersamaan dengan tren pergerakan penumpang yang mulai menunjukkan sinyal positif jelang akhir kuartal III-2021 ini," kata Irfan. Lebih jauh, Garuda Indonesia menyebutkan terjadi peningkatan  jumlah penumpang pada kuartal IV-2021 yang disebabkan pelonggaran PPKM dan periode Natura  2021. (Yetede)

Memaksimalkan Jalan Tol

Yoga 20 Dec 2021 Kompas

Hingga akhir 2024, Presiden Jokowi targetkan bangun 4.500 km jalan tol yang terbukti efisienkan logistik, pusat ekonomi baru terbangun, misal di Subang, Batang, Kendal, dan Gresik. Kawasan industri  tumbuh seiring lelang ruas tol baru seperti Jabar selatan menuju Garut dan Tasikmalaya. Dampak jalan tol terhadap lahan pertanian diminimalkan dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW) secara konsisten. Terkoneksinya kota-kota dengan jalan tol juga dongkrak sektor ekonomi. Dengan waktu tempuh singkat hingga tak melelahkan, jalan tol dorong tumbuhnya pariwisata, bahkan di era pandemi Covid-19.

Dengan algoritma, tarif tol bisa berubah sesuai kepadatan lalu lintas. Dengan teknologi radio frequency identification (RFID), untuk membayar tarif tol, dapat diidentifikasi terinci kendaraan yang melintas. Kendaraan pembawa barang produk UMKM dapat dikenai tarif lebih murah. Pemda harus revisi RTRW begitu Kementrian PU tetapkan trase ruas tol yang akan dibangun. Jadi, saat ruas tol baru diresmikan,  ekonomi daerah dapat melonjak. (Yoga)


Waspadai Omicron, Batasi Mobilitas

Yoga 20 Dec 2021 Kompas

Omicron sudah terdeteksi di Indonesia, tiga kasus terkonfirmasi dan 14 masih terduga. Meski bergejala ringan, bahkan tak bergejala, belum terbukti Omicron tak berbahaya. WHO umumkan Omicron beredar di 89 negara, sangat cepat menular dan bisa tembus pertahanan vaksin. Laporan peneliti Universitas Hong Kong, vaksin Sinovac tak tunjukkan antibodi cukup pada serum darah untuk netralkan Omicron, vaksinasi Pfizer-BioNTech, hanya sebagian yang miliki antibodi cukup menetralkan galur tersebut.

Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan, Omicron menyebar sangat cepat, vaksin saja tak cukup, prokes dengan masker, jaga jarak, ventilasi baik, dan jaga kebersihan tangan wajib dilakukan. Kita perlu waspada, pandemi belum usai, Tes dan telusur kontak erat perlu digencarkan, penapisan pelaku perjalanan dari luar negeri diperkuat, Karantina pelaku perjalanan luar negeri harus dilakukan tanpa pandang bulu, supaya bisa melewati pandemi dengan selamat. (Yoga)


Pilihan Editor