;

Geliat Neraca Dagang 2022 : Industri Topang Laju Ekspor

Hairul Rizal 18 Jan 2022 Bisnis Indonesia

Industri pengolahan diproyeksikan berkontribusi positif pada kinerja perdagangan luar negeri pada 2022, termasuk menjadi penopang surplus neraca perdagangan. Hal itu mengacu tren kenaikan impor bahan baku atau penolong maupun modal sejalan dengan naiknya aktivitas produksi. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Pertekstilan Indonesia (API) Jemmy Kartiwa mengatakan industri tekstil berpotensi menambah investasi pada 2022 untuk menangkap peluang naiknya permintaan. "Bisa dikatakan sudah menyamai level sebelum pandemi. Di banyak anggota kami order penuh sampai Maret untuk pasar dalam negeri maupun ekspor," katanya, Senin (17/1). Kenaikan permintaan didukung momentum Ramadan dan Lebaran mendatang. Begitu pula dengan pasar ekspor dengan kenaikan permintaan dari negara tujuan.

Dalam kaitan itu, Kepala Ekonom Bank Pertama Josua Pardede sependapat bahwa industri pengolahan berpotensi menjadi penopang surplus neraca perdagangan. Kontribusi industri manufaktur pada ekspor bisa terus berlanjut, seiring dengan arah kebijakan pemerintah yang mendorong penghiliran demi meningkatkan nilai tambah ekspor. Contoh sukses kebijakan ini sudah terlihat dari industri nikel dan stainless steel. Penghiliran di sektor tersebut mampu secara konsisten meningkatkan nilai ekspor besi dan baja (HS 72) nasional dalam beberapa tahun terakhir.


Operasi Hulu Minyak & Gas Bumi : Lifting Migas Kurang Tenaga

Hairul Rizal 18 Jan 2022 Bisnis Indonesia

Tertundanya sejumlah proyek pada tahun lalu berdampak pada capaian produksi siap jual atau lifting minyak dan gas bumi yang lebih rendah dari target yang ditetapkan. Berdasarkan data Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), lifting migas sepanjang tahun lalu sebanyak 1.642 juta barel setara minyak per hari (boepd) atau hanya 96% dari target yang ditetapkan dalam APBN 2021 sebesar 1.712 boepd. Realisasi itu terdiri atas lifting minyak sebanyak 660.000 barel per hari (bph) atau 93,7% dari target 705.000 bopd dan lifting migas 5.501 juta standar kaki kubik per hari (MMscfd) atau 97,6% dari target, yakni 5.638 MMscfd.Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan sepanjang tahun lalu produksi migas masih mengalami sejumlah tekanan karena disebabkan oleh sejumlah faktor. Di antaranya adalah pandemi Covid-19 dan keterlambatan penyelesaian proyek. Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno menambahkan pada awal 2021, tingkat lifting yang ada telah mengalami penurunan sekitar 20.000 bph karena adanya tekanan sepanjang 2020 yang me-nyebabkan adanya keterlambatan dalam eksekusi kegiatan.

Industri Kemasan : Peluang Investasi Plastik Terbuka Lebar

Hairul Rizal 18 Jan 2022 Bisnis Indonesia

Investasi di industri plastik hilir berpeluang untuk bertambah pada paruh kedua tahun ini dengan syarat pada semester I terjadi pertumbuhan paling tidak 5%. Asosiasi Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia (Inaplas) sebelumnya mencatat investasi di industri plastik hilir diperkirakan akan mencapai US$500 juta atau sekitar Rp 71,17 triliun pada tahun ini. Investasi tersebut sebagian besar mengalir ke pengadaan mesin-mesin baru.

Performa plastik hilir untuk sektor makanan dan minuman yang mendominasi permintaan juga diramal akan pulih 100% pada tahun ini. Jika itu terjadi, rata-rata utilitas kapasitas produksi plastik hilir akan berada di angka 80%. Sementara itu, utilitas industri plastik hulu mengalami penurunan tipis dari sebelumnya di atas 95% menjadi 92% pada bulan ini. Pasalnya, sejumlah pabrikan petrokimia seperti PT Polytama Propindo melakukan peremajaan mesin yang mengharuskan pemadaman selama 1 bulan.

Ekonomi ”Metaverse"

Yoga 18 Jan 2022 Kompas

Metaverse adalah dunia maya yang diciptakan dengan menghadirkan secara nyata kehidupan ini. Teknologi 3 dimensi memungkinkan kita beraktivitas di dunia maya sebagaimana senyatanya, mulai dari belanja, bermain, bersosialisasi, dan bekerja. Di dunia maya itu, kita adalah avatar. Dalam aktivitas ekonomi, produk (barang/jasa) perlu disertifikasi melalui NFT, kemudian diperjual belikan dengan mata uang kripto. Uang kripto merupakan sertifikasi dari proses ”penambangan” teknologi sebagai jaminan (underlying) atas nilainya. Semua aktivitas itu tercatat secara otentik dalam jaringan terbuka yang terdesentralisasi bernama blockchain. Ekonomi metaverse, khususnya aset kripto, menjadi tantangan penting bagi otoritas, khususnya moneter, dalam menjaga stabilitas sistem keuangan (dunia nyata).

Pada Mei 2021, aset kripto telah naik 3 kali lipat dari awal tahun menjadi 2,5 triliun USD. Selain volume penggunaannya meningkat, fluktuasi harganya juga tajam. Rilis triwulanan IMF, Global Financial Stability Report, Oktober 2021 berjudul Covid-19, Crypto, and Climate: Navigating Challenging Transitions. Bagian kedua mengulas peluang dan tantangan perkembangan ekosistem aset kripto yang muncul pada 2008, sebagai respons krisis finansial global, meskipun proporsi asetnya relatif kecil, perkembangannya perlu dipantau, karena variasi aset kripto terus meningkat dan volumenya terus melesat. Perkembangan metaverse akan meningkatkan peran aset kripto di masa depan, dan tujuan kepemilikan aset kripto juga semakin bervariasi, mulai untuk investasi spekulatif, konversi mata uang, hingga pembayaran. Di Indonesia, uang kripto tidak diterima sebagai alat pembayaran, tetapi bisa menjadi aset investasi di bawah Bappebti, Kemendag dan bisa ditukarkan dengan uang resmi. (Yoga)


Keterlambatan Pengesahan Ganggu Serapan APBD 2022

Yoga 18 Jan 2022 Kompas

Bulan Januari 2022 memasuki pekan ke 3, tetapi lebih dari 100 rancangan APBD 2022 belum disahkan karena faktor keterlambatan dari pemda. Kondisi ini dikhawatirkan membuat serapan anggaran pemda terlambat sehingga pelayanan publik tidak maksimal. Adapun realisasi belanja APBD provinsi dan kabupaten/kota per 30 Desember 2021 sebesar 81,02 %. Stafsus Mendagri Bidang Politik dan Media Kastorius Sinaga, menyampaikan, sebagian besar APBD sudah disahkan. Berdasar data Sistem Informasi Pemda (SIPD), dari total 548 pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota, APBD 423 provinsi dan kabupaten/kota sudah ditetapkan dan mereka sudah memiliki Perda APBD. ”Biasanya kelambatan terjadi karena faktor di daerah. Bukan karena evaluasi Kemendagri,” kata Kastorius (17/1).

Menurut Ketua Bidang Pemerintahan dan Pendayagunaan Aparatur Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia Nikson Nababan, salah satu faktor pengesahan APBD terlambat adalah pemda tersebut tidak ada kesepakatan dengan DPRD setempat. Keterlambatan ini berpengaruh pada serapan anggaran yang juga menjadi terlambat. Direktur Eksekutif Indonesia Budget Center Roy Salam mengatakan, keterlambatan penetapan APBD berdampak pada serapan anggaran sehingga bisa merugikan masyarakat karena layanan publik tidak maksimal pada awal tahun. Sekjen Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran Misbakhul Hasan mengatakan, sanksi penundaan pembayaran gaji terhadap eksekutif maupun legislatif yang daerahnya tidak mengesahkan APBD pada Desember, seharusnya ditegakkan. (Yoga)


Kebijakan Moneter Jadi Perhatian Pelaku Pasar

Yoga 18 Jan 2022 Kompas

Saham-saham unggulan di bursa saham China, Senin(17/1/2022), naik tipis 0,4 % setelah Bank Sentral China (PBOC) menurunkan suku bunga pinjaman utama sebesar 10 basis poin. Data terbaru ekonomi China menunjukkan, angka penjualan ritel hanya naik 1,7 persen secara tahunan Desember lalu, meleset dari perkiraan sebesar 3,7 %. Tahun lalu, ekonomi China tumbuh 8,1 %. Perhatian pelaku pasar pekan ini juga tertuju pada kebijakan moneter Jepang. (Yoga)


Inflasi Bayangi Upaya Penurunan Kemiskinan

Yoga 18 Jan 2022 Kompas

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, per September 2021, ada 26,5 juta orang miskin di Indonesia atau 9,71 % total penduduk, berkurang 1,05 juta orang dibandingkan September 2020. Per September 2021 BPS mendefinisikan penduduk miskin adalah mereka yang pengeluaran per kapita per bulannya di bawah angka garis kemiskinan, yaitu Rp 486.168 per kapita per bulan atau Rp 2.187.756 per rumah tangga miskin per bulan. Menurut Kepala BPS Margo Yuwono, jika tidak diiringi peningkatan upah atau pendapatan yang memadai, lonjakan harga komoditas pangan dan barang lainnya tahun ini dapat memicu kenaikan angka kemiskinan. ”Inflasi tidak serta-merta berpengaruh pada angka kemiskinan. Yang mengkhawatirkan itu kalau pendapatan masyarakat tak bertambah, sementara inflasinya semakin tinggi,” katanya. ”Kalau kenaikan pendapatan tetap melebihi inflasi, kemiskinan otomatis turun,” ujarnya.

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance Tauhid Ahmad berpendapat, angka kemiskinan yang menurun di tengah peningkatan garis kemiskinan per September 2021 menunjukkan indikator yang baik, dimana pendapatan dan daya beli masyarakat masih baik karena tidak tergerus kenaikan harga, tapi sulit dipertahankan di 2022, karena efek implementasi UU Cipta Kerja, rata-rata kenaikan UMR 2022 adalah 1,09 %, di bawah angka inflasi tahunan pada Desember 2021 sebesar 1,87 %. Staf Ahli Bidang Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Bappenas Vivi Yulaswati mengatakan, inflasi adalah hal wajar yang sering terjadi di awal tahun akibat sejumlah komoditas pangan mengalami gagal panen di musim hujan. (Yoga)


NFT Simbol Alih Peradaban

Yoga 17 Jan 2022 Kompas

Beberapa hari terakhir, orang meributkan non-fungible token (NFT) atau unit data berbentuk token di rantai blok. Pasalnya, Sultan Gustav Al-Ghozali, mendadak populer di jagat maya. Lewat akun Ghozali Everyday, dia menjual swafoto atau foto selfie dirinya sebagai NFT. Ada 933 swafoto yang diambil setiap hari oleh mahasiswa Program Animasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Dian Nuswantoro, Semarang, itu tahun 2017-2018, kemudian dijual di lokapasar NFT bernama OpenSea. Hingga Sabtu (15/1) pagi, foto NFT-nya telah dimiliki 471 akun dengan nilai transaksi 323 Ethereum atau Rp 15,3 miliar.

Semua produk digital itu mewakili apa yang ada di dunia nyata ke dalam metaverse. Avatar mewakili sosok manusia, produk seni diwakili NFT, mata uang diwakili kripto, lahan tempat kita berpijak akan muncul sebagai lahan virtual. Kita bisa bermain, berbisnis, beribadah, dan lainnya di dunia paralel virtual itu. Perubahan ini boleh dibilang menjadi salah satu puncak pencapaian peradaban digital. Seorang ahli menyatakan, nantinya manusia akan lebih lama berada di dunia paralelnya dibandingkan di dunia nyata. (Yoga)


Arah Ekonomi Digital 2022

Yoga 17 Jan 2022 Kompas

Adaptasi menjadi kata kunci perkembangan ekonomi digital tahun 2020-2021. Pandemi dan pembatasan mobilitas mendorong proses ini, membuat konsumen ataupun produsen lebih maju dalam mengarungi era digital. Diperkirakan terjadi pertambahan 21 juta konsumen digital baru di Indonesia, membuat ekonomi internet di Indonesia diperkirakan membengkak menjadi 70 miliar dollar AS (Google, Temasek, Bain & Company, 2021). Pelaku usaha yang melakukan digitalisasi mendapat penghasilan 8 % lebih tinggi dibandingkan yang tidak (Prospera, 2021). Pendapatan usaha skala menengah yang menggunakan platform digital lebih besar 18 % dibandingkan yang tidak.

Pada 2022, ekosistem ekonomi digital akan terus melahirkan inovasi yang dapat menjadi solusi berbagai problematika publik. Salahsatunya adalah inklusi keuanganan yang berkembang pesat, dari 20 % (2011) menjadi 49 % (2017), tapi sektor jasa keuangan masih bergantung pada perbankan, yaitu 79 %. Berdasar Survei Inklusi Keuangan 2020, baru 61,7 % orang dewasa memiliki akun bank. Munculnya berbagai bank digital, seperti Bank Jago, Jenius, dan Blu, dapat menjadi tonggak baru penciptaan inklusi keuangan di Indonesia. Kehadiran bank digital ini, terutama dengan maraknya integrasi tekfin, bisa membuka akses masyarakat terhadap layanan keuangan. Terdapat ribuan perusahaan ekonomi digital di Indonesia, sebagian besar (85 %) berskala relatif kecil, dengan modal awal di bawah Rp 100 juta. (Yoga)


Target Investasi 2022 Dinilai Ambisius

Yoga 17 Jan 2022 Kompas

Target awal realisasi investasi 2022 dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 sebenarnya Rp 968,4 triliun, namun Presiden Jokowi meminta Kementerian Investasi  menaikkannya hingga Rp 1.200 triliun demi menopang target pertumbuhan ekonomi kembali di atas 5 % pada 2022. Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics Mohammad Faisal (16/1), menilai target  Rp 1.200 triliun itu sulit dicapai, terlalu tinggi dan ambisius, terutama mengingat pandemi yang belum usai. Dari data Kementerian Investasi Januari-September 2021, capaian investasi Rp 659,4 triliun atau 73,3 % target Rp 900 triliun. Laju investasi melambat pada triwulan III-2021 akibat merebaknya varian Delta Covid-19 dan diberlakukannya PPKM darurat pada Juli-Agustus 2021.

Direktur Eksekutif Institute for Development on Economics and Finance Tauhid Ahmad berpendapat, peningkatan target realisasi investasi 33 % dari tahun 2021 ke tahun 2022 itu melampaui target yang biasanya dipasang pemerintah sebelum pandemic, dimana biasanya Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memasang kenaikan target konvensional di kisaran 11 %. Di sisi lain, kinerja investasi 2 tahun terakhir banyak terbantu realisasi investasi mangkrak. Waketum Kadin Indonesia Shinta W Kamdani menilai, target investasi Rp 1.200 triliun dari Rp 900 triliun sangat ambisius. ”Target ini memang ambisius, tetapi to be fair, kita belum pernah melakukan reformasi struktural besar-besaran. Kita juga belum pernah menjadi tuan rumah G-20. Jadi, kami tetap optimistis sambil terus bekerja keras mencapai target itu,” katanya. (Yoga)


Pilihan Editor