;

Perbankan Siap Salurkan Kredit Usaha Rakyat Rp 373,17 Triliun

Yoga 17 Jan 2022 Kompas

Kemenko Bidang Perekonomian menetapkan kuota KUR 2022 menjadi Rp 373,17 triliun dengan suku bunga tetap 6 %, dari Rp 285 triliun pada 2021. Realisasi KUR diharapkan dapat menggairahkan aktivitas UMKM dan mendorong pemulihan ekonomi nasional yang terdampak pandemi Covid-19. Sekretaris     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Rudi As Aturridha (16/1) menjelaskan, Bank Mandiri tahun ini kembali dipercaya pemerintah untuk menyalurkan KUR yang menyasar pelaku UMKM dari berbagai sektor yang memenuhi persyaratan, dengan kuota Rp 40 triliun, meningkat dari tahun lalu, Rp 35 triliun.

PT BRI (Persero) Tbk tahun ini mendapat alokasi penyaluran KUR Rp 260 triliun atau 70 % total alokasi KUR nasional tahun ini. Tahun lalu BRI menyalurkan KUR Rp 194,9 triliun kepada 6,5 juta debitor. Wadirut BRI Catur Budi Harto mengatakan, pihaknya optimistis kapasitas dan kemampuan BRI dapat mengantarkan perseroan mencapai target penyaluran KUR tersebut. Kedepan, BRI terus berfokus pada segmen mikro sebagai bisnis utama pertumbuhan pinjaman KUR. Dengan menyalurkan kredit ke sektor produktif, diharapkan dapat memperkuat pemulihan ekonomi nasional. (Yoga)


UMKM Mengekspor 150 Kontainer Sabun

Yoga 17 Jan 2022 Kompas

Sebanyak 150 kontainer produk sabun olahan UMKM merambah pasar 6 negara di Afrika dan Timur Tengah. Pemerintah menargetkan kontribusi ekspor UMKM mencapai 17 % pada 2024, dari saat ini sebesar 15,6 %. Deputi Bidang UKM Kemenkop dan UKM Hanung Harimba Rachman (15/1), dalam peluncuran ekspor 150 kontainer sabun kolaborasi PT Restu Graha Dana, Kadin Indonesia, dan Komunitas UMKM Naik Kelas, di Jakarta, mengatakan, ini merupakan salah satu prioritas agar UMKM masuk pasar global. Untuk memastikan target peningkatan kontribusi ekspor, pelaku UMKM nasional membutuhkan biaya logistik lebih murah dan pengurusan administrasi ekspor yang lebih cepat.

Komisaris PT Restu Graha Dana Dian Prasetyo mengatakan, peluncuran ini menunjukkan, pelaku UMKM dapat berkontribusi meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui ekspor. Ketua Umum Komunitas UMKM Naik Kelas Raden Tedy menyatakan, pelepasan ekspor ini jadi bukti sinergi UMKM dan pelaku usaha untuk mengekspor sabun dengan bahan baku dari UMKM di seluruh Indonesia. ”Sabun yang diekspor ini ada yang berbahan baku dari minyak kelapa sawit, buah pala, dan banyak lagi. Kami juga mengekspor produk UMKM lainnya pada masa mendatang,” ujarnya. (Yoga)


Daging Ayam Rp 40.000 Per Kg di Indramayu

Yoga 17 Jan 2022 Kompas

Sejumlah pedagang di Kabupaten Indramayu, Jabar, mengeluhkan lonjakan harga daging  ayam  hingga Rp 40.000 per kg, yang selain memberatkan konsumen, juga merugikan pedagang. ”Bingung juga, kalau ayam dijual di atas Rp 40.000 per kg, tidak ada yang beli. Mau mengurangi belanja, nanti pelanggan tidak kebagian,” kata Ahmad Aris (27), pedagang di Pasar Karangampel, Indramayu, Minggu (16/1). Para pedagang berharap harga ayam di distributor bisa sekitar Rp 15.000 per kg. (Yoga)


Pasar Saham Menanti Arah Kebijakan Suku Bunga

Hairul Rizal 17 Jan 2022 Kontan

Fokus pelaku pasar di pekan ini akan tertuju pada Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang akan digelar pada 19-20 Januari 2022. Sementara itu bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve baru akan menggelar pertemuan pada pekan depan. The Fed telah memberi sinyal kuat akan menaikkan suku bunga lebih agresif pada tahun ini. Meski demikian, analis memprediksi BI masih akan menahan suku bunga acuan BI 7-day reverse repo rate dalam RDG kali ini. Daya beli masyarakat juga dinilai masih belum pulih. Sehingga, suku bunga akan tetap dipertahankan rendah, dengan harapan bisa mendorong pemulihan ekonomi ke depan.

Tapi, Ivan tak menampik bahwa ada peluang kenaikan suku bunga BI pada tahun ini, sejalan dengan rencana kebijakan suku bunga AS. Jika BI menaikkan suku bunga di RDG bulan ini, saham-saham perbankan dan properti kemungkinan bakal terkoreksi. Sebaliknya, jika suku bunga BI belum berubah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak positif.


Pungutan Batubara Terus Memantik Protes

Hairul Rizal 17 Jan 2022 Kontan

Pembenahan tata niaga batubara nasional terus mengalir. Pemerintah menyodorkan skema Badan Layanan Umum (BLU) Batubara untuk mengatasi seretnya pasokan batubara di pasar domestik. Namun, parlemen dan sejumlah kalangan menolak skema BLU Batubara, yang dianggap sebagai jalan liberalisasi tata niaga batubara. Direktur Eksekutif Indonesia Resouces Studies (IRESS) Marwan Batubara juga bilang, skema BLU Batubara berpotensi lebih menguntungkan pelaku usaha ketimbang PLN.  Skema ini bisa membebani keuangan PLN. Apalagi, Marwan menilai iuran pelaku usaha bisa saja tidak mampu menutupi disparitas harga batubara antara harga pasar dan baseline DMO sebesar US$ 70 per ton. "Setiap kenaikan (harga) US$ 10 per ton. Jika bicara kenaikan (selisih) US$ 50 per ton, berarti BPP naik Rp 50 triliun," ungkap dia. 

Impor Mulai Menggerus Surplus Neraca Dagang

Hairul Rizal 17 Jan 2022 Kontan

Kinerja ekspor dan  impor Indonesia tahun  lalu diperkirakan tetap tinggi. Namun, impor naik lebih tinggi sehingga surplus neraca perdagangan Desember 2021 mulai menyusut. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede memperkirakan, surplus neraca perdagangan bulan lalu sebesar US$ 3,28 miliar, sedikit turun dibanding surplus bulan November 2021 yang sebesar US$ 3,51 miliar. Menurut Josua, hal ini sejalan dengan penurunan tipis nilai ekspor, yang diikuti dengan peningkatan nilai impor.


Bank Dunia : Ekonomi RI Melambat Lagi di 2023

Hairul Rizal 17 Jan 2022 Kontan

Bank Dunia (World Bank) optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini bisa mencapai 5,2%. Namun, pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2023 diperkirakan melambat lagi ke level 5,1%. Dalam laporan bertajuk Global Economic Prospects, World Bank menyebut ada tiga risiko utama yang berpotensi menekan ekonomi global, termasuk Indonesia, pada 2022 dan 2023. Pertama, risiko pandemi Covid-19 makin kuat di negara-negara yang memiliki tingkat vaksinasi dan tingkat pengetesan Covid-19 yang rendah. Kedua, risiko inflasi yang tinggi di berbagai negara karena gangguan rantai pasok dan kekurangan pasar tenaga kerja yang mendorong lonjakan inflasi pangan dan energi. Ketiga, risiko melambatnya pertumbuhan ekspor karena permintaan global yang lebih lemah, gangguan pasokan, kekurangan tenaga kerja, sehingga ada peningkatan biaya pengiriman.


Masih Ada 30 Perusahaan Mengantre IPO di BEI

Hairul Rizal 17 Jan 2022 Kontan

Sejak awal tahun ini, dua emiten baru telah mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan total nilai emisi Rp 723 miliar. Direktur Penilaian BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, masih ada 30 perusahaan dalam antrean initial public offering (IPO). "Dari 30 perusahaan tersebut, sebanyak empat perusahaan termasuk kategori aset skala kecil, 14 perusahaan masuk aset skala menengah, dan 12 perusahaan merupakan aset skala besar," kata Nyoman, Jumat (14/1).

Perusahaan dengan skala kecil adalah yang memiliki aset tidak lebih dari Rp 50 miliar, sedangkan perusahaan skala menengah memiliki aset lebih dari Rp 50 miliar sampai dengan Rp 250 miliar. Lalu perusahaan kategori aset skala besar memiliki aset di atas Rp 250 miliar. Secara sektoral, perusahaan dari sektor barang konsumsi non-primer mendominasi pipeline tersebut, yakni sebanyak sembilan perusahaan. Kemudian, empat perusahaan berasal dari sektor perindustrian, empat dari setor barang konsumsi primer, dan empat dari sektor teknologi.



Momentum Bank Dulang Cuan

Hairul Rizal 17 Jan 2022 Bisnis Indonesia

Capaian kinerja pada 2021 yang diramal moncer bakal menjadi modal kuat bagi bank dalam memacu bisnis pada 2022. Demikian pula dengan tren positif sejumlah indikator ekonomi yang diyakini menjadi katalis positif bagi bank dalam mengerek kredit di tengah situasi menantang akibat pandemi Covid-19. Pelaku industri perbankan optimistis kinerja pada 2022 akan baik kendati tetap mewaspadai dampak dari penurunan kualitas kredit.

Alhasil, meriahnya permintaan kredit yang diimbangi dengan tingkat suku bunga rendah, serta berbagai terobosan inovasi perbankan, mengungkit laba yang dibukukan bank. Bahkan, saat dana pihak ketiga (DPK) menumpuk lantaran laju kredit belum naik tinggi, bank masih bisa mendulang cuan dari penempatan dananya di surat berharga negara. Berdasarkan data Bisnis Indonesia Resources Center (BIRC), laba bersih bank sampai dengan kuartal III/2021 mencapai Rp103,52 triliun. Nilai itu telah melampaui kinerja laba pada akhir 2020 yang tercatat Rp98,32 triliun. Sementara itu, konsensus analis di Bloomberg memperkirakan laba bersih sebanyak sembilan bank papan atas pada 2021 sekitar Rp106,91 triliun. Kelompok bank itu rata-rata mewakili 74% dari total laba industri perbankan nasional. (Lihat infografik) Mengacu pada asumsi tersebut, laba di industri perbankan nasional pada 2021 dapat menyentuh Rp130 triliun—Rp140 triliun.

Ribuan Guru Honorer Peroleh Apresiasi BUMN

Hairul Rizal 17 Jan 2022 Bisnis Indonesia

Saat ini di tengah perjuangan para guru dalam mengajar dan mendidik siswa di sekolah-sekolah di Tanah Air, terdapat guru-guru yang berjuang di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal atau biasa disebut daerah 3T, yang mana sebagian di antara mereka bahkan masih berstatus guru honorer. Atas perjuangan para guru honorer tersebut, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memberikan apresiasi atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan anak bangsa. BNI menilai bahwa peran tenaga pendidik ini sangat krusial karena pengabdiannya sangat bernilai dalam meningkatkan pengetahuan serta nilai dan etika dari generasi muda Indonesia. Pada program ini, sebanyak 3.638 guru honorer telah terpilih untuk mendapatkan apresiasi dari BNI dalam bentuk tabungan. Guru honorer ini mulai dari jenjang Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Program ini pun mencakup guru honorer baik dari sekolah negeri maupun swasta dengan total alokasi anggaran senilai Rp18,19 miliar. Apresiasi tersebut diserahkan langsung secara simbolis oleh Menteri BUMN Erick Thohir kepada beberapa guru honorer di Malang, Jawa Timur, Sabtu (15/1).

Pilihan Editor