Hitung Ulang Pembengkakan Biaya Kereta Cepat
Penyelesaian persoalan pembengkakan biaya atau cost overrun proyek kereta cepat Jakarta-Bandung masih menunggu hasil audit BPKP. Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Dwiyana Slamet Riyadi, menuturkan, sembari menunggu proses penghitungan internal untuk menekan potensi cost overrun. "Pembengkakan bukan berdasarkan pada data histori (sudah terjadi), melainkan berdasarkan data dan biaya yang masih berpotensi akan terjadi karena apa yang dihitung adalah sampai proyek ini selesai," ujarnya, kemarin.
Adapun berdasarkan hitungan KCIC pada pertengahan 2021, biaya investasi kereta cepat membengkak sekitar Rp27,17 triliun. Managemen kala itu menjelaskan penyebab utama cost overrun adalah konstruksi atau engineering, procurrement, and construction, serta pembebasan lahan. Upaya pembebasan lahan kereta cepat memakan biaya lebih besar dari perkiraan dan sulit dilakukan lantaran jalur yang dilalui sangat luas serta melewati daerah komersial. (Yetede)
Tags :
#Pertumbuhan EkonomiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023