;

Tersokong Arus Dana Masuk

Hairul Rizal 02 Mar 2022 Kontan

Arus masuk modal asing (capital inflow) mendukung nilai tukar rupiah kembali menguat. Adanya perundingan gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina juga memberi angin segar bagi rupiah. Di pasar spot, Selasa (1/3), kurs rupiah menguat 0,32% ke Rp 14.335 per dollar AS. Kompak, kurs JISDOR Bank Indonesia (BI) juga menguat 0,13% jadi Rp 14.350 per dollar AS. Reny Eka Putri Ekonom Bank Mandiri, memprediksi rupiah bisa kembali menguat hari ini (2/3). Research and Education Valbury Asia Futures Nanang memprediksi rentang rupiah hari ini di Rp 14.280-Rp 13.385. Sedangkan hitungan Reny kurs rupiah bergerak di rentang Rp 14.292-14.360 per dollar AS. 

Bos KSP Indosurya Buron

Hairul Rizal 02 Mar 2022 Kontan

Bareskrim Polri telah menangkap para petinggi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Cipta akhir pekan lalu. Kepolisian juga menetapkan Direktur Operasional KSP Indosurya, Suwito Ayub masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Dirtipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Whisnu Hermawan Mengungkapkan, Suwito Ayub mangkir dalam pemanggilan untuk dimintai keterangan pekan lalu. Ia beralasan sedang sakit dengan mengirim surat keterangan sakit.

Gelar RUPST, BRI Bagikan Dividen Rp26,4 Triliun

Hairul Rizal 02 Mar 2022 Bisnis Indonesia

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2022 di Jakarta (1/3). BRI membagikan dividen sebesar 85% dari laba bersih konsolidasian atau setara dengan Rp26,40 triliun. Dividen yang akan dibagikan ini sekurang-kurangnya ekuivalen dengan Rp174,23 per lembar saham (dengan asumsi adanya pengalihan treasury stock sebelum tanggal cumdate). Angka tersebut meningkat 76,17% dibanding dividen pada 2020. Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, sepanjang 2021 perseroan mampu mencatatkan pertumbuhan kinerja yang sehat dan berkelanjutan.

Sunarso menjelaskan, pemberian dividend payout ratio sebesar 85% tersebut mempertimbangkan saat ini BRI memiliki struktur modal yang kuat dan likuiditas yang optimal dalam rangka ekspansi bisnis dan antisipasi risiko pada masa mendatang. “Dengan rasio pembayaran dividen sebesar 85%, CAR perseroan tetap terjaga minimal 20%,” tambahnya. Pada RUPST 2022, BRI juga membahas 5 agenda lainnya. Salah satunya ialah penetapan pengurus baru perseroan mulai dari komisaris dan direksi.

Mewaspadai Gelombang Perekonomian

Hairul Rizal 02 Mar 2022 Bisnis Indonesia

Mengawali 2022, dunia usaha terlihat mulai menggeliat. Hal itu terlihat dari sejumlah indikator perekonomian. Namun, kabar gembira itu bisa tidak bertahan lama. Kondisi pandemi dan tensi politik dunia yang memanas menjadi ancaman nyata. Indikator positif sebenarnya terlihat dari setoran PPh Badan atau pajak korporasi pada bulan pertama tahun ini yang melejit hingga 352% secara tahunan (year-on-year/YoY) di level Rp14,25 triliun. Berdasarkan data Kementerian Keuangan, pertumbuhan PPh badan pada Januari 2022 merupakan yang tertinggi dibandingkan dengan jenis pajak lain. Target PPh badan tahun ini sebesar Rp185 triliun. Survei yang dirilis oleh IHS Markit menyebutkan bahwa kelesuan sektor manufaktur dipicu oleh kenaikan kasus Covid-19 varian Omicron. Pembatasan mobilitas masyarakat berdampak pada tertahannya laju konsumsi. Hal tersebut terefleksi dari laporan Badan Pusat Statistik (BPS), Selasa (1/3). Untuk pertama kalinya sejak September 2021, indeks harga konsumen (IHK) mencatatkan deflasi pada awal tahun ini. 

Gelombang ketiga wabah Covid-19 menjadi batu sandungan pelaku industri di tengah geliat ekonomi. Akibatnya, pebisnis lebih berhati-hati dalam mengelola pasokan sejalan dengan prospek perlambatan permintaan di pasar. Pertama, kenaikan harga bahan bakar minyak dan gas dunia karena perang Rusia-Ukraina, cepat atau lambat akan berpengaruh pada penyesuaian harga di dalam negeri. Seperti diketahui, belum lama ini produsen gas telah menaikan harga untuk produk non subsidi. Kedua, produk manufaktur dan makanan olahan yang berbasis impor atau mengacu harga luar negeri bakal terpengaruh konflik Rusia-Ukraina. Sebut saja gandum, bijih besi, alumunium, dan lainnya saat ini merangkak naik. Ketiga, aktivitas perdagangan bakal terganggu untuk beberapa negara tujuan ekspor ke Eropa. Sanksi yang diberikan sejumlah negara terhadap Rusia berpeluang menjadi titik panas baru ketidakseimbangan rantai pasok dan logistik dunia.


Lonjakan Harga Daging: Mobilisasi Sapi Dipercepat

Hairul Rizal 02 Mar 2022 Bisnis Indonesia

Kementerian Perdagangan mempercepat mobilisasi 78.000 ekor sapi dari sentra produksi ke Pulau Jawa untuk menekan gejolak harga daging sapi menjelang Hari Raya Idulfitri tahun ini. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan Indonesia tengah surplus daging sapi mencapai 2.736,7 ton hingga Mei 2022 atau saat Lebaran nanti. Kenaikan harga daging sapi belakangan ini lebih dipicu pasokan yang terhambat ke sejumlah pasar yang ada di Pulau Jawa. “Saat ini pemerintah akan mencoba mendatangkan 78.000 sapi dari sentra produksi untuk menutup kekurangan pasokan di Pulau Jawa agar harga kembali stabil. Jadi tidak ada alasan harga terus naik,” katanya kepada Bisnis, Selasa (1/3). Berdasarkan data Kementerian Pertanian, ketersediaan daging sapi atau kerbau Februari hingga Mei 2022 sebanyak 240.948,5 ton, sedangkan kebutuhan 238.211,8 ton, sehingga masih ada surplus 2.736,7 ton. Komposisi ketersediaan daging tersebut terdiri atas produksi sapi atau kerbau lokal sebanyak 564.360 ekor atau setara daging 101.596,0 ton. Selain itu, sapi bakalan impor siap potong 174.264 ekor atau setara daging 33.404,7 ton dan daging sapi atau kerbau beku impor sebanyak 105.947,8 ton.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Gabungan Pelaku Usaha Peternakan Sapi Potong (Gapuspindo) Joni P. Liano menyatakan keberatan untuk kembali mengimpor daging sapi bakalan dari Australia seiring dengan kenaikan harga yang signifikan sejak November 2021. Berdasarkan catatan Gapuspindo, harga impor sapi bakalan jantan dari Australia pada November 2021 berada di angka US$3,65 per kg atau setara dengan Rp56.574 per kg. Selang 3 bulan, harga beli sapi dari Australia itu mengalami kenaikan 24,1% menjadi US$4,53 atau Rp70.413 per kg pada Februari 2022.

Ekonomi Hijau Sektor Transportasi

Hairul Rizal 02 Mar 2022 Bisnis Indonesia

Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) memerinci metode yang bisa dilakukan untuk melakukan transisi ekonomi hijau di sektor transportasi perkotaan. Antara lain yaitu memperpendek jarak transportasi dengan mengintegrasikan tata ruang dan layanan transportasi, konsolidasi dan integrasi pergerakan transportasi kota, hingga transisi ke bahan bakar transportasi yang ramah lingkungan.

Perancis: Tujuan Sanksi adalah Runtuhnya Ekonomi Rusia

Yuniati Turjandini 02 Mar 2022 Investor Daily

Pemerintah Prancis menyatakan pada Selasa (1/3) bahwa sanksi-sanski Barat terhadap Rusia atas penyerangan ke Ukraina akan meruntuhkan ekonomi Rusia. Pada Senin (28/2), UE menambahkan oligarki yang berkaitan dengan pemerintah Rusia beserta juru bicara Presiden Rusia Vladimir Putin masuk  ke daftar hitam sanskinya. Diantaranya adalah nama-nama terkenal yang merupakan sekutu dengan Putin. Antara lain dengan raksasa minyak negara Rosnelt Igor Sechin dan Nicolay Tokarev, yang adalah bos perusahaan pipa Transneft. Tiga orang yang masuk 10 besar Rusia terkaya oleh Forbes juga ditambahkan, yakni pemimpin perusahaan besar Logam Alexei Mardashov, taipan Alisher Usmanov, dan pengusaha yang juga teman Putin, Gennady Timchenko. "Para oligarki perlu diwaspadai karena daftar oligarki yang menjadi sasaran UE sangat besar," kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Prancis, Yves Le Drian kepada saluran BFM, Senin malam. (Yetede)

Dampak Sanksi Terhadap Rusia dan Dunia

Yuniati Turjandini 02 Mar 2022 Investor Daily

Ekonomi Rusia kemungkinan akan menderita secara signifikan dari sanksi-sanksi yang dijatuhkan setelah aksi militer Rusia ke Ukraina, meskipun ada upaya untuk mengurangi ketergantungan keuangan dengan negara-negara Barat dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu sanksi terbaru, pembekuan sebagian  cadangan devisa  bank sentral Rusia yang disimpan diluar negeri, akan membuat pihak Rusia  sulit menopang nilai mata uang. "Ukuran cadangan Anda membuat kredibilitas Anda untuk mempertahankan nilai tukar. Orang-orang kehilangan kepercayaan mereka pada sistem keuangan," kata Nicholas Poitiers, peneliti di lembaga pemikir ekonomi Bruegel yang berbasis di Brussel, Selasa (1/3/2021). Sanksi ekonomi juga termasuk pembekuan aset milik bank dan sejumlah orang. Sementara bank-bank Rusia dikeluarkan dari sistem  pesan antar bank SWIFT ditambah sanksi kontrol ekspor. Tetapi pembatasan ekspor untuk  komponen elektronik akan memiliki konsekuensi jangka panjang, tambahnya. (Yetede)

Tiongkok Akan Hidup Berdampingan dengan Covid-19

Yuniati Turjandini 02 Mar 2022 Investor Daily

Ilmuan Zeng Guang menyampaikan bahwa Republik Rakyat Tiongkok (RRT) harus hidup berdampingan  dengan virus corona dan dapat menghindari strategi nihil Covid dalam waktu dekat. Pernyataan disampaikan supaya  kepemimpinan Tirai Bambu memikirkan kembali penerapan pendekatan yang ketat. Tiongkok dikenal sebagai negara tempat virus corona pertama kali terdeteksi pada 2019, dan sekarang menjadi salah satu tempat terakhir yang masih berpegang teguh pada  pendekatan tanpa toleransi. 

Bahkan langsung merespons kemunculan wabah kecil sebagian besar dengan tindakan karantina yang cepat dan mengurangi sebagian besar kegiatan yang melibatkan perjalanan internasional. Walau diakuai pendekatan Tingkok telah  mencegah kekacauan  awal dari kasus infeksi yang meluas seperti yang dialami oleh banyak negara Barat, tingkat kasus infeksinya yang rendah saat ini menjadi "titik lemahnya" karena jauh lebih sedikit orang yang membangun kekebalan alami. (Yetede)

Visa dan Mastercard Blokir Jaringan Pembayaran Perbankan Rusia

Yuniati Turjandini 02 Mar 2022 Investor Daily

Raksasa perusahaan pembayaran dan kartu kredit, Visa dan Mastercard telah memblokir lembaga-lembaga keuangan  Rusia dari jaringan pembayaran. Seperti dibicarakan, Negeri Beruang Merah meluncurkan serangan luar biasa ke Ukraina pada pekan lalu yang kemudian memaksa AS dan pemerintah diseluruh dunia untuk menjatuhkan serangkaian sanksi guna memutuskan Rusia dari sistem keuangan global. Pekan lalu, otoritas AS telah menempatkan  sejumlah individu dan lembaga keuangan Rusia dalam daftar sanksi yang disebut dalam daftar Warga Yang Ditunjuk Secara Khusus. Mastercard menyampaikan pada Senin, bahwa telah melakukan pemblokiran terhadap banyak lembaga keuangan dari jaringan pembayarannya. Rivalnya, Visa juga telah memblokir pihak-pihak yang ada dalam daftar sanksi. Di samping itu, baik Visa dan Mastercard telah menjanjikan dana bantuan untuk Ukraina sebesar US$ 2 juta. Pemberlakuan sanksi yang meluas juga telah menyebabkan nilai mata uang rubel Rusia anjlok. (Yetede)

Pilihan Editor