Gairah Investor Muda
Investor berusia muda mendominasi dengan porsi 60,2 % investor di pasar modal 2021 dengan 7,5 juta identitas (single investor identification/SID). Dominasi investor muda ini mulai terjadi sejak 2020, dengan jumlah 54,93 % total investor pasar modal. Kehadiran investor muda mendongkrak pertumbuhan jumlah investor pasar modal yang naik 93 % pada 2021. Meroketnya jumlah investor muda dipicu oleh perkembangan teknologi dan digitalisasi. Hal ini mendorong hadirnya berbagai inovasi keuangan yang mempermudah investor untuk mengakses layanan jasa keuangan. Dengan bermodalkan ponsel pintar, anak muda sudah bisa langsung terjun menjadi investor melalui berbagai aplikasi inovasi keuangan digital.
Pandemi Covid-19 membuat orang lebih banyak di rumah, dan digitalisasi makin terakselarasi sehingga kaum muda yang notabene telah terpapar digital sejak kecil (digital natives) makin leluasa memanfaatkan layanan keuangan digital termasuk layanan pasar modal. Faktor lainnya adalah meningkatnya tabungan kelas menengah atas selama pandemi, karena pengeluaran leisure, seperti wisata dan kongkow menurun drastis selama pandemi. Anak muda keluarga golongan menengah atas akhirnya memanfaatkan likuiditas untuk berinvestasi. Anak muda yang kerjanya mapan menggunakan tabungan sendiri untuk berinvestasi di pasar modal. Anak muda yang belum memiliki penghasilan sendiri atau masih bersekolah biasanya akan meminta uang kepada orangtuanya. Karena digunakan untuk berinvestasi, faktanya banyak orangtua yang mendukung tanpa berpikir panjang soal risikonya. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023