;

Perindustrian, Habis Wabah, Terbit Perang

Yoga 11 Mar 2022 Kompas

Dunia semakin diwarnai ketidakpastian. Baru menavigasi ketidakpastian pandemi, disrupsi lain muncul, yaitu ketegangan geopolitik akibat invasi Rusia ke Ukraina. Dunia industri harus menghadapi ujian baru di tengah rantai pasok yang semakin rentan. Dalam 2 minggu, risiko terbesar  rantai pasok global bergeser dari dampak wabah Covid-19 menjadi perang Rusia-Ukraina, yang berimbas melonjaknya harga sejumlah komoditas, yang ikut meningkatkan harga bahan baku dan biaya produksi di beberapa sektor andalan, seperti makanan dan minuman (mamin), tekstil, besi, dan baja. Di sektor mamin, dampak langsung dirasakan karena Ukraina merupakan eksportir gandum terbesar kedua diunia setelah Australia. Pada 2021, impor gandum dari Ukraina 26,8 % total impor gandum Indonesia sebanyak 11,4 juta ton. Industri besi dan baja yang bergantung impor dari Rusia turut terdampak. Per 2021, impor terbesar Indonesia dari Rusia adalah ingot besi baja sebagai bahan baku senilai 326,63 juta USD.  Selain besi baja, impor terbesar kedua dari Rusia adalah pupuk buatan pabrik senilai 326,03 juta USD, yang akan berdampak ke sektor pertanian dan mamin. (Yoga)


Minyak Goreng, Kebijakan Pemenuhan Kebutuhan Domestik

Yoga 11 Mar 2022 Kompas

Penambahan kuota DMO dari 20 % menjadi 30 % total ekspor, mulai 10 Maret 2022, dinilai semakin menambah kusut persoalan. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Joko Supriyono (10/3), mengatakan, DMO CPO dan olein 20 % sebenarnya sudah  mencukupi kebutuhan bahan baku minyak goreng dalam negeri. Namun, pemerintah justru menambah kuota DMO jadi 30 %, padahal, sebelum penambahan itu, kebijakan DMO masih menyisakan persoalan. Ada pabrik minyak goreng yang belum mendapat pasokan dari DMO CPO dan olein secara memadai. Ada juga industri menengah dan besar yang mendapat rembesan DMO, bahkan minyak goreng curah. Penyelundupan CPO dan olein juga terjadi dan distribusi minyak goreng di pasar belum merata. Kebijakan kuota DMO CPO dan olein 30 % total ekspor akan berakhir saat harga CPO global normal atau mencapai keseimbangan baru. Kebijakan itu membuat harga CPO global naik. (Yoga)


Perlu Titik Temu Soal JHT

Yoga 11 Mar 2022 Kompas

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengusulkan agar porsi pencairan JHT dibedakan antara pekerja rentan dan non rentan. Sementara perwakilan pekerja memegang janji pemerintah untuk kembali mengizinkan seluruh pekerja mengklaim JHT saat putus kerja. Revisi Permenaker No 2 Tahun 2022 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat JHT masih dibahas internal pemerintah dengan menampung masukan dari berbagai elemen.  

Mengutip kata-kata Menaker Ida Fauziyah seusai pertemuan daring dengan forum Lembaga Kerja Sama Tripartit Nasional (LKS Tripnas), ketentuan tentang klaim dana JHT pekerja saat kehilangan pekerjaan akan dikembalikan ke aturan lama, bahkan syaratnya akan dipermudah (Kompas, 10/3). Kendati demikian, Apindo mengajukan opsi lain, walau mendukung revisi Permenaker No 2/2022 dilakukan untuk memudahkan pekerja mendapat manfaat JHT sebelum usia pensiun. Namun, kemudahan itu diharapkan tidak mengusik pengembangan dana JHT pekerja sebagai bekal perlindungan di hari tua, kata anggota Bidang Ketenagakerjaan DPP Apindo, Subchan Gatot, yang juga anggota Dewan Pengawas BP Jamsostek. (Yoga)


Investasi Bodong, Transaksi 121 Rekening Dihentikan

Yoga 11 Mar 2022 Kompas

Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan atau PPATK terus menelusuri aliran dana terkait investasi bodong. Total dana yang terindikasi tindak pidana hingga kini Rp 353,98 miliar. Sampai Kamis (10/3/2022), PPATK telah menghentikan sementara transaksi 121 rekening yang diduga terkait investasi ilegal. Rekening-rekening tersebut dimiliki oleh 49 pihak pada 56 penyedia jasa keuangan dengan total  Rp 353,98 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp 99,11 miliar telah diblokir oleh penyidik dari Bareskrim Polri. ”Jumlah ini masih terus bertambah karena proses penelusuran sejak Januari 2022 masih berlangsung,” ujar Koordinator Kelompok Substansi Humas PPATK M Natsir Kongah.

Natsir menjelaskan, terkait investasi bodong, PPATK juga memantau informasi di media sosial terkait beberapa anak muda yang sebelumnya tidak dikenal dan tidak diketahui latar belakang pendidikan, keluarga, serta pekerjaannya tiba-tiba muncul di media sosial dengan memamerkan harta kekayaan berupa barang-barang mewah dengan nilai tidak wajar. Apabila diketahui transaksi mereka terkait dugaan tindak pidana, PPATK akan menghentikan sementara transaksi selama 5 hari kerja dan dapat diperpanjang selama 15 hari kerja. PPATK kemudian akan berkoordinasi dengan penyidik untuk melaksanakan proses hukum berikutnya, baik berupa pemblokiran atau penyitaan. (Yoga)


Perikanan, Penangkapan Terukur Memerlukan Pengawasan

Yoga 11 Mar 2022 Kompas

Rencana KKP menerapkan percontohan kebijakan penangkapan terukur berbasis kuota di wilayah pengelolaan perikanan atau WPP 718 membutuhkan kesiapan pengawasan dan sinergi antar instansi penegak hukum. WPP 718 yang meliputi Laut Aru, Laut Arafura, dan Laut Timor bagian timur merupakan wilayah produktif ikan sekaligus rawan praktik penangkapan ikan ilegal. Penangkapan ikan terukur akan diberlakukan di 6 zona pada 11 WPP. Dari jumlah itu, 4 zona pada 7 WPP diperuntukkan bagi zona industry melalui sistem kontrak penangkapan ikan.

Koordinator Nasional Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia Mohammad Abdi Suhufan (10/3), mengemukakan, penerapan system kontrak dinilai tidak akan menyelesaikan praktik penangkapan ikan yang tidak dilaporkan. Hasil temuan di WPP 718 mengindikasikan tingginya praktik penangkapan ikan yang tidak dilaporkan oleh kapal berukuran di bawah 30 gros ton. Kepala Pusat Riset Perikanan Badan Riset Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan KKP Yayan Hikmayani menyatakan, WPP 718 yang meliputi Papua, Papua Barat, dan Maluku merupakan wilayah penangkapan ikan yang produktif, tetapi rawan IUUF (Penangkapan Ikan Ilegal, Tidak Dilaporkan, dan Tidar Diatur). (Yoga)


Mata Uang Kripto di Simpang Jalan

Yoga 11 Mar 2022 Kompas

Bitcoin, ethereum, dogecoin, solana, dan mata uang kripto lainnya disebut netral karena tidak ada lembaga, bank sentral, atau entitas tertentu yang bisa mencegah orang untuk menggunakannya. Namun, netralitas tampaknya tak lagi bisa menjadi pilihan. ”Pengingat: Ethereum netral, tetapi saya tidak,” demikian Vitalik Buterin dalam akun Twitter-nya @VitalikButerin (”Reminder: Ethereum is neutral, but I am not.”). Buterin adalah pendiri Ethereum, mata uang kripto berbasis rantai blok kelahiran Rusia. Ia mengecam keras serangan Rusia ke Ukraina. Setelah pasukan Rusia menyerbu Ukraina 24 Februari 2022, jutaan dollar donasi dalam uang kripto mengalir guna mendukung warga dan tentara Ukraina. Laman Forbes 5 Maret menyebutkan, pemerintah Kiev mengumpulkan 56 juta USD dalam berbagai aset, seperti bitcoin, ether, polkadot, solana, dogecoin, dan tether, untuk membantu lembaga kemanusiaan mendistribusikan bantuan, mendapatkan pasokan yang diperlukan untuk pasukan, seperti makanan dan rompi anti peluru, juga untuk membiayai barisan pejuang dunia maya Ukraina, yang telah merusak laman Pemerintah Rusia, menyediakan intelijen, dan menjatuhkan sistem militer.

Pada saat yang sama, ada kekhawatiran bahwa lingkaran dalam Presiden Rusia Vladimir Putin akan mencari celah di dunia kripto untuk menghindari sanksi dengan memindahkan aset mereka ke kripto. Kekhawatiran itu beralasan setelah pembelian uang kripto dengan mata uang Rusia rubel, seperti dikutip dari AFP, mencapai rekor tertinggi. Sejumlah pihak menepis kekhawatiran itu dengan menyebutkan bahwa menghindari sanksi internasional dengan memanfaatkan kripto cukup sulit. Namun, sejumlah platform layanan jual beli mata uang kripto telah memblokir semua transaksi dari akun yang diketahui terkait dengan individu yang terkena sanksi di Rusia. Coinbase, misalnya, seperti dikutip dari Wired pada 8 Maret, memblokir 25.000 alamat terkait Rusia yang diyakini terkait dengan aktivitas terlarang. (Yoga)


Investor Asing Kembali Masuk ke Multifinance

Hairul Rizal 11 Mar 2022 Kontan

Bisnis multifinance kembali kedatangan pemain baru. Tidak main-main pemain baru itu merupakan investor dari luar negeri. PT Batavia Prosperindo Finance Tbk (BPFI) akan kedatangan pemegang saham pengendali baru. Perusahaan asal Korea Selatan, Woori Card Co., Ltd., akan menjadi pengendali baru setelah membeli saham emiten tersebut sekitar Rp 1 triliun. Dikutip dari keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (10/3), Woori Card akan membeli 82,03% saham atau setara 2,19 miliar saham. Sebanyak 74,22% saham tersebut merupakan milik PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) dan sisanya milik beberapa pemegang saham lain yang tidak disebutkan.


Prospek Properti Ritel dan Komersial Mulai Pulih

Hairul Rizal 11 Mar 2022 Kontan

Sempat terpapar pandemi Covid-19, prospek properti komersial mulai memperlihatkan tanda-tanda pemulihan. Sejumlah pengembang properti melanjutkan lagi proyek-proyek yang sempat tertunda. Knight Frank Indonesia mencatat, penjualan lahan industri hingga akhir tahun 2021 meningkat 22% dibandingkan tahun sbeelumnya. Selain pertumbuhan penjualan lahan, Knight melaporkan adanya penambahan pasokan untuk kawasan industri di semester II-2021 meningkat 1,4% dibandingkan semester I-2021. Melalui riset terbaru bertajuk Jakarta Property Highlight, Knight Frank melihat adanya optimisme terhadap pemulihan sektor ritel di tahun 2022. Knight Frank mencatat rata-rata tingkat sewa ritel sebesar 77,75% di semester II-2021. Hal itu diikuti adanya proyeksi penambahan tujuh mal baru yang masuk pasar Jakarta dalam rentang tahun 2022 sampai tahun 2024. 


PPATK Pantau Dana Investasi Ilegal Rp 8,26 Triliun

Hairul Rizal 11 Mar 2022 Kontan

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyebut, sampai 10 Maret telah menghentikan sementara transaksi 121 rekening yang dimiliki 49 pihak karena diduga terkait investasi ilegal. Pembekuan rekening dilakukan atas laporan 56 penyedia jasa keuangan dengan total nominal Rp 353.980.706.680 Menurut Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, PPATK telah menerima 375 laporan transaksi terkait para pihak yang rekeningnya dihentikan tersebut. "Transaksi yang kami pantau terkait (pelaporan itu), dan sampai hari ini transaksi itu sejumlah Rp 8,26 triliun," ujar Ivan, Kamis (10/3).


Kopi Janji Jiwa Terus Ekspansi Gerai Baru

Hairul Rizal 11 Mar 2022 Kontan

Jiwa Group, perusahaan yang membawahi brand dan produk Janji Jiwa, Jiwa Toast dan Jiwa Tea masih berhitung untuk menjalankan ekspansi gerai baru di tahun ini. Hal ini tidak terlepas dari kondisi pandemi Covid-19 serta kebutuhan pasar. Chief Executive Officer dan Pendiri Jiwa Group Billy Kurniawan mengatakan, pihaknya punya angka tersendiri terkait target gerai baru, namun enggan menyebutkan secara rinci. "Terkait ekspansi, setiap tahun pasti ada target. Janji Jiwa sudah tersebar di pulau besar dan berada di certain region di kota besar. Sekarang akan lebih kami fokuskan ekspansi ke kota second hingga third tier," ujar Billy saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (10/3). Kopi Jiwa memiliki lebih dari 900 jilid (sebutan untuk outlet Kopi Janji Jiwa), Jiwa Toast memiliki lebih dari 300 outlet di Indonesia dan Jiwa Tea adalah brand terbaru yang meluncur pada 2020 dan telah tersebar di 10 kota di Indonesia.


Pilihan Editor