;

Pemerintah Antisipasi Ketidakpastian

Pemerintah
Antisipasi
Ketidakpastian

Revolusi industri 4.0 yang disusul pandemi Covid-19 dan ketegangan geopolitik Rusia dan Ukraina membuat pemerintah sulit memprediksi tantangan ekonomi ke depan. Meski begitu, pemerintah akan mengantisipasi ketidakpastian global melalui akselerasi SDM, sesuai pidato Presiden Jokowi dalam Sidang Terbuka Senat Akademik Dies Natalis Ke-46 UNS, Surakarta, secara hibrida, Jumat (11/3).

Presiden menyoroti kenaikan harga minyak dunia yang sempat mencapai level 130 USD per barel tahun ini, 2 kali lipat harga yang dipatok pemerintah dalam APBN 2022 sebesar 63 USD per barel. Selain masalah minyak, Presiden menyebut beberapa negara sudah mulai mengalami kenaikan harga pangan, seperti gandum dan kedelai, dipicu oleh kelangkaan container karena tarif logistik juga meningkat.

Selain menyiapkan kebijakan ekonomi yang responsif demi stabilitas ekonomi, dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global, pemerintah mengajak semua pihak mempercepat kesiapan SDM untuk menyongsong bonus demografi. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :