Triliun Rupiah Dana Pemodal Fahrenheit Amblas
Skema investasi berkedok robot trading, memakan korban lagi. Kali ini, nestapa itu menimpa sekitar 40.000 nasabah robot trading Fahrenheit, dengan taksiran nilai kerugian mencapai lebih dari Rp 10 triliun. Menurut Daniel, salah satu investor Fahrenheit, masalah muncul ketika Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga dan Badan Pengawas Berjangka Komoditi (Bappebti) membekukan penjualan expert advisor atau robot trading tak berizin, semisal PT DNA Pro Akademi pada 28 Januari 2022. Pada saat yang sama, aktivitas Fahrenheit, baik trading, top up dan withdrawal, terhenti. Vakum selama lebih dari sebulan, aktivitas trading akhirnya dibuka di awal Maret. Tapi anehnya tidak ada pembatasan kerugian trading dan aktivitas Fahrenheit tidak seperti biasanya. Akibatnya. dalam hitungan jam dana nasabah amblas. "Saat itu, chart perdagangan aset kripto di Fahrenheit berbeda-beda dengan chart perdagangan kripto di tempat lain. Nasabah mecurigai chart itu fake," tutur Daniel yang berinvestasi senilai US$ 169.000.
Tags :
#Investasi lainnyaPostingan Terkait
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023