;

Honda Investasikan US$ 40 Miliar Untuk Teknologi EV Dalam 10 Tahun

Yuniati Turjandini 13 Apr 2022 Investor Daily

Produsen mobil Jepang Honda pada Selasa (12/4) mengatakan akan menginvestasikan hampir US$ 40 miliar ke dalam teknologi kendaraan listrik sebagai  program satu dekade  berikutnya. Perusahaan tersebut berupaya mengalihkan semua penjualan dari mobil dengan bahan bakar fosil. Raksasa otomotif global semakin memprioritaskan kendaraan listrik  (electric vehicle/EV) dan kendaraan hybrid. Permintaan meningkat untuk kendaraan yang tidak terlalu berpolusi, seiring meningkatnya  kekhawatiran tentang perubahan iklim global. Honda mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka berusaha meluncurkan  30 model EV pada 2030, dengan volume produksi tahunan lebih dari dua juta unit. Perusahan tersebut mengatakan akan mengalokasikan sekitar lima triliun yen (US$ 39,9 miliar) selama 10 tahun kedepan.  (Yetede)

Perang Membelah Ekonomi Global

Yuniati Turjandini 13 Apr 2022 Investor Daily

Organisasi Perdagangan Dunia, atau World Trade Organization (WTO) mengingatkan perang Rusia-Ukraina telah menggelapkan prospek perdagangan dunia dan bakal membahayakan ekonomi global, karena dapat membaginya menjadi blok-blok persaingan atas konflik tersebut. "Ini bukan waktunya untuk berubah arah. Dalam sebuah krisis, diperlukan perdagangan lebih banyak guna mendukung akses kebutuhan yang stabil dan adil. Membatasi perdagangan akan mengancam kesejahteraan keluarga, bisnis dan menambah tugas lebih banyak untuk membangun pemulihan ekonomi yang tahan lama pasca pandemi Covid-19," ujar Direktur Jendral (Dirjen) WTO Ngozi Okonjo-Iweala dalam konferensi pers di Jenewa, Swiss, yang dilansir AFP pada Selasa (12/4).

Inflasi Konsumen AS Capai 8,5% di Maret 2022

Yuniati Turjandini 13 Apr 2022 Investor Daily

Harga-harga yang harus dibayar konsumen AS untuk membeli barang kebutuhan sehari-hari pada Maret 2022 melonjak ke level tertinggi  sejak masa-masa awal pemerintahan Ronald Reagen. Departemen Tenaga Kerja (Depnaker) AS melaporkan pada Selasa (12/3), Indeks Harga Konsumen (IHK) yang mengukur harga barang dan jasa  melonjak 8,5% pada Maret 2022 dari tahun sebelumnya. IHK pada Maret 2022 itu adalah yang tertinggi sejak  Desember 1981. Sedangkan inflasi intinya mencapai level tertinggi sejak Agustus  1982. "Berita besar dari laporan Maret itu adalah tekanan inflasi inti akhirnya  mulai melunak. Saya perkirakan kenaikan pada Maret  ini akan menandai puncak inflasi tahunan, karena kedepannya angka-angka tersebut  menurun dan harga energi juga menurun," tutur Andrew Hunter, ekonom senior Capital Economics untuk AS, seperti dikutip CNBC, Selasa (12/4). 

Zuckerberg: Meta Akan Uji Coba Jualan Produk di Metaverse

Yuniati Turjandini 13 Apr 2022 Investor Daily

CEO Meta Mark Zuckerberg mengatakan, perusahaannya sedang menguji coba perangkat baru yang akan membantu para kreator menjual aset dan pengalaman virtual dalam dunia-dunia yang mereka bangun di Horizon. "Kemampuan untuk menjual barang-barang virtual dan mengakses berbagai hal di dalam dunia itu adalah  bagian baru dari persamaan dagang virtual secara keseluruhan. Kami mulai menguji coba bersama segelintir kreator dan akan melihat bagaimana hasilnya tapi saya bayangkan bagaimana akhirnya nanti akan lebih banyak implementasi," tutur Zuckerberg, dalam video yang akan dimuat  pada Senin (11/4) malam waktu setempat, seperti dilansir CNBC. Horizon Worlds yang dulunya bernama  Facebook Horizon ,adalah sebuah realitas virtual gratis. Sebuah video game daring yang membuat orang-orang dapat membangun serta menjelajahi dunia virtual. (Yetede)

BNI Tunggu Restu Beli Mayora dari OJK

Hairul Rizal 13 Apr 2022 Kontan

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank BNI telah menyetujui rencana akuisisi Bank Mayora pada 15 Maret 2022 lau. Sekretaris Perusahaan BNI, Mucharom mengatakan, mayoritas pemegang saham BNI telah menyetujui akuisisi saham Bank Mayora sebesar 63,92%. Dengan begitu, BNI menjadi pemegang saham mayoritas Bank Mayora. "Proses akuisisi terus berjalan, dan saat ini kami tengah menunggu persetujuan regulator (OJK) sehingga Bank Mayora dapat secara efektif menjadi anak perusahaan BNI," kata Mucharom, Selasa (12/4).

Serapan Anggaran Jelang Akhir Tahun Sisakan Masalah

Yoga 13 Apr 2022 Kompas

Belanja pemerintah dalam APBN sejak 2017 hingga 2021 tumbuh rata-rata 8,59 % per tahun. Dalam kurun tersebut, realisasi belanja rata-rata di atas 90 % target. Namun, ada masalah berupa kerap terlambatnya realisasi belanja barang dan belanja modal. Pada tahun anggaran 2021, pemerintah mencatatkan realisasi anggaran belanja sebesar Rp 2.786,37 triliun. Peningkatan belanja dipicu penanganan pandemi Covid-19 sejak awal 2020. ”Peningkatan realisasi belanja didorong juga oleh program PEN (pemulihan ekonomi nasional) untuk melindungi ekonomi dari keterpurukan akibat pandemi,” ujar Dirjen Perbendaharaan Kemenkeu Hadiyanto dalam rakornas pelaksanaan anggaran tahun 2022, Selasa (12/4). Kendati ada peningkatan realisasi belanja, imbuh Hadiyanto, tantangan kinerja anggaran belanja negara yang datang dari keterlambatan realisasi belanja barang dan belanja modal. Realisasi belanja modal 2021 mencapai 97,9 %. Dalam realisasi hingga Oktober 2021, capaiannya 48,1 %. Dengan demikian, sisa belanja 49,8 % baru dieksekusi pada November dan Desember di 2021.

Direktur Pelaksanaan Anggaran Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu Tri Budhianto menambahkan, realisasi belanja barang berupa perjalanan dinas dan belanja bantuan pemerintah yang tidak tersebar merata menjadi salah satu penyebab penumpukan anggaran belanja di akhir tahun. Sementara dari aspek belanja modal, penumpukan kerap terjadi karena tidak kunjung terealisasinya anggaran belanja untuk peralatan dan mesin. Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad menegaskan, lambatnya realisasi anggaran belanja negara melemahkan sumbangsih APBN terhadap perekonomian nasional. (Yoga)


Menanam Jati, Memanen Kesegaran

Yoga 13 Apr 2022 Kompas

Decky Suprapto (38), warga Desa Selobanteng, Situbondo, Jatim, dengan bangga menunjukkan deretan pohon jati di kebun miliknya, Selasa (29/3). Dari 83 pohon jati itu, ia bisa mendapatkan kredit tunda tebang (KTT) sebanyak tiga kali sejak 2016 dengan total Rp 32 juta. Bagi Decky, program KTT Kementerian LH dan Kehutanan (KLHK) sangat berarti. Ia tidak perlu buru-buru menjual atau menebang pohon jati miliknya kala membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Cukup menjadikan pohon itu sebagai agunan kredit hingga bisa menjual saat pohon sudah cukup umur untuk dipanen dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Total ada 2.220 hektar hutan rakyat di desa itu dengan jumlah pohon jati mencapai 150.000 batang.

Sekitar tahun 2007, kondisi hutan di desa itu memprihatinkan karena banyak yang gundul. Kepala Desa Selobanteng Muttaha mengisahkan, saat itu bahkan hawa di desa terasa panas dan warga kesulitan air. Sumber-sumber air di sana debitnya kecil. Karena begitu sulit mendapat air, warga harus antre mengambil air pada malam hari jika esok hari ingin mandi. Tahun 2009, ia berkomunikasi dengan Paiton Energy-Paiton Operation & Maintenance Indonesia (POMI) hingga setahun berikutnya mendapat bantuan bibit jati sebagai bagian dari tanggung jawab social perusahaan. Kesepakatan dengan Paiton Energy, pohon jati tidak ditebang selama sembilan tahun. Upaya konservasi hutan mulai membuahkan hasil. Selain hutan kembali rimbun, pada 2013, Desa Selobanteng meraih penghargaan sebagai Desa Peduli Hutan tingkat Kabupaten Situbondo. (Yoga)


Pelatihan Kerja, Kecakapan Digital Semakin Dibutuhkan

Yoga 13 Apr 2022 Kompas

Peningkatan kecakapan digital yang didorong pandemi Covid-19 menjadi kebutuhan banyak orang saat ini. Program peningkatan kecakapan digital disiapkan bagi siswa, para perempuan, hingga para pekerja agar mampu beradaptasi dengan dinamika baru di dunia kerja. Dari laporan Amazon Web Services, Inc (AWS), anak perusahaan Amazon.com yang dirilis akhir Maret 2022, terpantau 98 % pekerja di Indonesia menyampaikan bahwa mereka butuh meningkatkan kapasitas di bidang digital. Tahun depan, diproyeksikan akan ada peningkatan 17,2 juta karyawan di Indonesia yang butuh mengikuti pelatihan digital untuk mendukung kinerja mereka. Angka ini setara dengan 13 % angkatan kerja di Indonesia. Namun, hanya 36 % perusahaan di Indonesia yang sudah siap menyelenggarakan pelatihan yang dibutuhkan.

Direktur AlphaBeta untuk wilayah Asia Pasifik (APAC) Genevieve Lim, Selasa (12/4) menyampaikan, kebutuhan untuk peningkatan kecakapan digital mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pandemi Covid-19 telah mengakselerasi munculnya kebutuhan untuk penyelenggaraan pelatihan bagi pekerja dari kalangan teknologi maupun nonteknologi di Indonesia. Berdasarkan laporan AWS, beragam pelatihan digital, seperti penggunaan piranti-piranti berbasis cloud, piranti pengembang, perangkat lunak komunikasi berbasis cloud, perangkat lunak akuntansi maupun customer relationship management akan banyak diminati di tahun 2025. Kecakapan digital lainnya yang dibutuhkan adalah kecakapan di bidang keamanan siber. (Yoga)


Mengejar Konsumen

Yoga 13 Apr 2022 Kompas

Suatu saat apabila ikut kapal pesiar, Anda akan ”ditangani” sejak memesan tiket hingga lepas dari kapal. Begitu memesan tiket dan layanan lain, Anda akan ditawari berbagai hal melalui surat elektronik dan aplikasi. Namun, setelah ditawari melalui kedua kanal itu, ada tawaran dari kanal lain, seperti bertemu langsung, seminar, event, dan pesan melalui telepon di kamar. Ketika sudah di kapal, Anda akan ditawari berbagai kebutuhan dan produk serta layanan dengan harga menarik. Intinya, Anda diharapkan mengeluarkan uang dari kocek. Mereka bekerja berdasarkan data aktivitas kita di platform, seperti aktivitas harian dan pengeluaran kita hingga tersusun algoritma. Melalui algoritma ini mereka menyajikan layanan yang pas buat para tamu. Algoritma seperti telah mengatur keputusan di semua bagian kehidupan dan memungkinkan perusahaan menjadi lebih berorientasi kepada pelanggan.

Akan tetapi, peneliti menemukan kenyataan, ketika lamaran para calon pelanggan diterima, mereka bereaksi lebih positif ketika keputusan dibuat oleh manusia daripada oleh algoritma. Pelanggan juga mengevaluasi perusahaan secara lebih positif dan cenderung merekomendasikannya kepada orang lain ketika aplikasi mereka diterima oleh manusia. Permintaan saya diterima karena saya istimewa dan saya pantas mendapatkannya ketika keputusan dibuat oleh manusia daripada oleh algoritma. Oleh karena itu, berbagai data penyusun algoritma tak bisa digunakan begitu saja untuk layanan konsumen melalui surat elektronik atau tampilan di aplikasi. Komunikasi langsung melalui berbagai kanal akan membuat pemasaran lebih berhasil. (Yoga)


Kemiskinan Ekstrem Dituntaskan pada 2024

Yoga 13 Apr 2022 Kompas

Pemerintah menargetkan dapat mengatasi sepenuhnya kemiskinan ekstrem di Indonesia tahun 2024. Terkait hal itu, Kementerian PU dan Perumahan Rakyat menargetkan penanganan di 212 kabupaten/kota pada tahun 2022. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dalam Raker dengan Komisi V DPR RI, Selasa (12/4), menyatakan, pemerintah menargetkan kemiskinan ekstrem menjadi nol % pada 2024 melalui koordinasi lintas kementerian di bawah Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) serta Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Kemiskinan ekstrem merujuk pada masyarakat berpenghasilan setara dan di bawah 1,9 dollar AS per kapita per hari. Kriteria lain menetapkan kemiskinan ekstrem mencakup prevalensi tengkes tinggi.

Tahun lalu, angka kemiskinan ekstrem di Indonesia tercatat 4 % dari jumlah keluarga Indonesia. Tahun ini, pemerintah mencanangkan penanganan kemiskinan ekstrem diprioritaskan pada 212 kabupaten/kota dengan menyasar total 22.386.202 keluarga. Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) diarahkan untuk menangani kemiskinan ekstrem. Pada setiap kabupaten/kota akan dipilih lima kecamatan dan dua desa serta dua rukun tetangga/rukun warga (RT/RW) yang tidak memiliki rumah layak huni terbanyak sebagai lokus prioritas. Basuki menambahkan, data BKKBN menjadi basis penetapan lokus kawasan dengan kemiskinan ekstrem dan rekapitulasi jumlah keluarga dengan indikator, fasilitas lingkungan tidak sehat, keluarga tidak memiliki sumber air minum utama yang layak, tidak mempunyai jamban layak, serta rumah tidak layak huni. (Yoga)


Pilihan Editor