;

Menanam Jati, Memanen Kesegaran

Menanam Jati, Memanen Kesegaran

Decky Suprapto (38), warga Desa Selobanteng, Situbondo, Jatim, dengan bangga menunjukkan deretan pohon jati di kebun miliknya, Selasa (29/3). Dari 83 pohon jati itu, ia bisa mendapatkan kredit tunda tebang (KTT) sebanyak tiga kali sejak 2016 dengan total Rp 32 juta. Bagi Decky, program KTT Kementerian LH dan Kehutanan (KLHK) sangat berarti. Ia tidak perlu buru-buru menjual atau menebang pohon jati miliknya kala membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Cukup menjadikan pohon itu sebagai agunan kredit hingga bisa menjual saat pohon sudah cukup umur untuk dipanen dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Total ada 2.220 hektar hutan rakyat di desa itu dengan jumlah pohon jati mencapai 150.000 batang.

Sekitar tahun 2007, kondisi hutan di desa itu memprihatinkan karena banyak yang gundul. Kepala Desa Selobanteng Muttaha mengisahkan, saat itu bahkan hawa di desa terasa panas dan warga kesulitan air. Sumber-sumber air di sana debitnya kecil. Karena begitu sulit mendapat air, warga harus antre mengambil air pada malam hari jika esok hari ingin mandi. Tahun 2009, ia berkomunikasi dengan Paiton Energy-Paiton Operation & Maintenance Indonesia (POMI) hingga setahun berikutnya mendapat bantuan bibit jati sebagai bagian dari tanggung jawab social perusahaan. Kesepakatan dengan Paiton Energy, pohon jati tidak ditebang selama sembilan tahun. Upaya konservasi hutan mulai membuahkan hasil. Selain hutan kembali rimbun, pada 2013, Desa Selobanteng meraih penghargaan sebagai Desa Peduli Hutan tingkat Kabupaten Situbondo. (Yoga)


Tags :
#Isu Lokal
Download Aplikasi Labirin :