Pelatihan Kerja, Kecakapan Digital Semakin Dibutuhkan
Peningkatan kecakapan digital yang didorong pandemi Covid-19 menjadi kebutuhan banyak orang saat ini. Program peningkatan kecakapan digital disiapkan bagi siswa, para perempuan, hingga para pekerja agar mampu beradaptasi dengan dinamika baru di dunia kerja. Dari laporan Amazon Web Services, Inc (AWS), anak perusahaan Amazon.com yang dirilis akhir Maret 2022, terpantau 98 % pekerja di Indonesia menyampaikan bahwa mereka butuh meningkatkan kapasitas di bidang digital. Tahun depan, diproyeksikan akan ada peningkatan 17,2 juta karyawan di Indonesia yang butuh mengikuti pelatihan digital untuk mendukung kinerja mereka. Angka ini setara dengan 13 % angkatan kerja di Indonesia. Namun, hanya 36 % perusahaan di Indonesia yang sudah siap menyelenggarakan pelatihan yang dibutuhkan.
Direktur AlphaBeta untuk wilayah Asia Pasifik (APAC) Genevieve Lim, Selasa (12/4) menyampaikan, kebutuhan untuk peningkatan kecakapan digital mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pandemi Covid-19 telah mengakselerasi munculnya kebutuhan untuk penyelenggaraan pelatihan bagi pekerja dari kalangan teknologi maupun nonteknologi di Indonesia. Berdasarkan laporan AWS, beragam pelatihan digital, seperti penggunaan piranti-piranti berbasis cloud, piranti pengembang, perangkat lunak komunikasi berbasis cloud, perangkat lunak akuntansi maupun customer relationship management akan banyak diminati di tahun 2025. Kecakapan digital lainnya yang dibutuhkan adalah kecakapan di bidang keamanan siber. (Yoga)
Tags :
#Isu LokalPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023