;

Kemiskinan Ekstrem Dituntaskan pada 2024

Kemiskinan Ekstrem
Dituntaskan pada 2024

Pemerintah menargetkan dapat mengatasi sepenuhnya kemiskinan ekstrem di Indonesia tahun 2024. Terkait hal itu, Kementerian PU dan Perumahan Rakyat menargetkan penanganan di 212 kabupaten/kota pada tahun 2022. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dalam Raker dengan Komisi V DPR RI, Selasa (12/4), menyatakan, pemerintah menargetkan kemiskinan ekstrem menjadi nol % pada 2024 melalui koordinasi lintas kementerian di bawah Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) serta Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Kemiskinan ekstrem merujuk pada masyarakat berpenghasilan setara dan di bawah 1,9 dollar AS per kapita per hari. Kriteria lain menetapkan kemiskinan ekstrem mencakup prevalensi tengkes tinggi.

Tahun lalu, angka kemiskinan ekstrem di Indonesia tercatat 4 % dari jumlah keluarga Indonesia. Tahun ini, pemerintah mencanangkan penanganan kemiskinan ekstrem diprioritaskan pada 212 kabupaten/kota dengan menyasar total 22.386.202 keluarga. Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) diarahkan untuk menangani kemiskinan ekstrem. Pada setiap kabupaten/kota akan dipilih lima kecamatan dan dua desa serta dua rukun tetangga/rukun warga (RT/RW) yang tidak memiliki rumah layak huni terbanyak sebagai lokus prioritas. Basuki menambahkan, data BKKBN menjadi basis penetapan lokus kawasan dengan kemiskinan ekstrem dan rekapitulasi jumlah keluarga dengan indikator, fasilitas lingkungan tidak sehat, keluarga tidak memiliki sumber air minum utama yang layak, tidak mempunyai jamban layak, serta rumah tidak layak huni. (Yoga)


Tags :
#Isu Lokal
Download Aplikasi Labirin :