;

Masalah Iklim dan Inflasi Global Menjadi Perhatian

Yoga 27 May 2022 Kompas (H)

Inflasi yang meningkat secara global dan masalah perubahan iklim menjadi topik utama, di samping masalah kesehatan, pembahasan selama penyelenggaraan Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF 2022) di Davos, Swiss. Sektor swasta diajak berinvestasi dalam jumlah besar untuk pengembangan teknologi yang ramah lingkungan. Forum yang dihadiri lebih dari 50 kepala negara atau pemerintahan itu ditutup pada Kamis (26/5) dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz menjadi salah satu pembicara utama. WEF 2022 mengusung tema ”Working Together, Restoring Trust”. Isu yang dibahas meliputi kebijakan pemerintah dan strategi bisnis dengan latar belakang pandemi global, konflik Ukraina-Rusia, serta tantangan geoekonomi. Dalam pidatonya, Scholz mengungkapkan rencana Jerman untuk menjadi netral karbon pada tahun 2045 telah menjadi ”lebih penting” sebagai akibat dari perang Rusia-Ukraina.

Presiden WEF Børge Brende mengingatkan betapa pentingnya forum itu. WEF 2022 merupakan pertemuan setelah COP26 di Glasgow dan pertemuan pertama kali setelah terjadi konflik Rusia-Ukraina. Dari isu lingkungan dan perubahan iklim, Brende mencontohkan telah terjadi komitmen 54 perusahaan terkemuka di dunia untuk memenuhi kebutuhan suplai barang mereka dengan sebisa mungkin mengurangi jejak karbon. Dari sisi kesehatan, perusahaan farmasi Pfizer berkomitmen menyediakan produk vaksin dan pengobatan Covid-19 dengan harga nirlaba di beberapa negara termiskin di dunia. Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva menambahkan, di tengah tingginya risiko ekonomi, resesi global tidak akan terjadi kendati hal itu berarti tidak mungkin (untuk terjadi). IMF mengharapkan pertumbuhan ekonomi 3,6 % tahun ini, yang merupakan ”jalan panjang menuju resesi global”. Namun, dia mengakui bahwa ini akan menjadi tahun yang sulit dan salah satu masalah besar adalah melonjaknya harga pangan, yang sebagian dipicu oleh perang Rusia-Ukraina. (Yoga)


Ruang Terbengkalai Jadi Tempat Kreasi Penuh Aksi

Yoga 27 May 2022 Kompas (H)

Kota Bandung, Jabar, memiliki ruang kreasi untuk menelurkan hingga menularkan ide-ide. Dari awalnya ruang terbengkalai dan pernah hangus karena kebakaran, kini keberadaannya jadi ruang eksistensi yang merespons perubahan zaman. Event and PR Manager ESMOD Jakarta, Chike Herningtias, semringah saat melihat area terbuka di Laswee Creative Space, Bandung, Rabu (25/5) malam. Di tengah kawasan berbentuk huruf U itu terdapat taman dengan sejumlah kursi dan beberapa pohon besar yang meneduhkan lokasi. Tempat itu menjadi ruang terbuka yang kerap digunakan untuk diskusi dan silaturahmi. Laswee Creative Space berada di lahan dan bangunan milik Pemprov Jabar yang dulunya terbengkalai. Ditemani Manajer Laswee Creative Space Pita Tjokronegoro, Chike meninjau area yang disinari rangkaian lampu taman tersebut. ESMOD adalah sekolah mode dari Perancis dan telah eksis di Indonesia sejak 1996 itu, kata Chike, bakal menggelar acara di Laswee. ”Kami akan mengadakan acara kreatif bertema ’Meet the Local Hero’ di sini pada Jumat-Sabtu (27-28/5). Saya rasa tempat ini sangat cocok untuk workshop hingga pameran busana,” ujar Chike dengan mata berbinar.

Pita mengatakan, Laswee dikelola Koperasi Bima Sejahtera Sentosa dan PT Olah Kelola Ruang. Tempat itu kini diisi sembilan gerai makanan-minuman dan tiga gerai busana. Dua ruangan lainnya disiapkan untuk aktivitas dalam ruangan yang terbuka untuk siapa saja. Setidaknya sekali sebulan ada kegiatan besar, seperti pameran hingga diskusi. Salah satunya, Bandung Design Biennale 2021 di awal November,” katanya. Gubernur Jabar Ridwan Kamil berharap ruang-ruang kreatif itu bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian. Hal ini sejalan dengan instruksi Menkeu untuk memanfaatkan aset-aset pemerintah yang tidak terpakai agar bernilai ekonomi. Karena itu, ia memberikan kesempatan kepada semua pihak untuk memanfaatkan aset pemerintah demi kepentingan publik, termasuk untuk ruang-ruang kreatif. Apalagi, roda perekonomian tersendat di tengah pandemi Covid-19 sehingga semua perlu dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk memacu sektor itu.

Di Bandung, tidak hanya aset pemerintah yang terbengkalai, yang lalu disulap jadi ruang kreatif. Di Pasar Kosambi ada The Hallway Space yang menjadi tempat ratusan penggiat kreatif berkumpul dan memamerkan produknya. Pasar Kosambi di Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, ini memiliki enam lantai. Namun, hanya lantai dasar yang diisi pedagang tradisional. Sebagian besar kios di lantai atas pada awalnya tidak terpakai. Pengelola The Hallway Space, Pam Setiawan, menyatakan, ruang kosong tersebut akan sia-sia jika dibiarkan. Karena itu, dia bersama pengelola lainnya memiliki konsep ruang kreatif, mulai dari tempat memasarkan produk hingga berdiskusi. Kebakaran yang melanda Pasar Kosambi pada 2019 tidak menyurutkan niat Pam dan rekan-rekannya ”menyulap” sebagian area pasar jadi The Hallway Space. Setelah dipastikan aman, mereka melanjutkan pembangunan dan mulai ramai sejak awal 2020. (Yoga)


Inflasi dan Sanksi dalam Sepiring ”Fish and Chips”

Yoga 27 May 2022 Kompas

Bagi banyak orang Inggris, ikan dan kentang, di dunia dikenal sebagai fish and chips, adalah makanan yang sudah menjadi bagian tradisi selama setidaknya 160 tahun terakhir. Serangan Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2022 mengubah itu. ”Harga ikan melambung, harga minyak melonjak. Semua hal terkait dagangan kami melambung,” kata Bally Singh, pengelola kedai Hooked Fish and Chips di London Barat, sebagaimana dilaporkan Reuters, Kamis (26/5). Harga ikan untuk bahan baku menu itu sudah naik 75 % dibanding 2021. Sementara minyak biji matahari naik 60 % dan tepung 40 %. Gara-gara kenaikan itu, Singh, salah satu pengelola kedai ikan dan kentang goreng yang terdampak, menaikkan harga menu itu dari 7,5 pound menjadi 9,5 pound per porsi. Bahkan, ia mempertimbangkan kenaikan harga sampai 11 pound per porsi. ”Kami berusaha membuat harga tetap terjangkau dan produk bisa bersaing dengan kedai atau jenis makanan lain. Sayangnya, kami merasakan penjualan terus menurun,” ujarnya.

Minyak biji bunga matahari dan tepung juga produk utama dari Rusia-Ukraina. Sanksi Inggris dan sekutunya membuat impor kedua komoditas itu sulit dilakukan dari Rusia. Impor dari Ukraina lebih sulit lagi. Sebab, seluruh pelabuhan Ukraina sudah dikuasai atau diblokade Rusia. Adapun jaringan jalan dan rel kereta sudah banyak rusak. Inggris sedang berusaha mencari sumber pemasok pengganti. Hal yang tidak mudah karena 40 % gandum dan 50 % minyak biji bunga matahari dunia dipasok Rusia-Ukraina. Selain ada hambatan di pasokan, ada pula rebutan pasar. Bukan hanya Inggris butuh gandum dan minyak biji bunga matahari. Jika melirik ke sektor energi, dampak sanksi ke Rusia semakin luas. Sanksi membuat harga energi melonjak dan, seperti di banyak negara, Inggris ikut menanggungnya. Dari 1,26 pound pada April 2021, harga BBM di Inggris mencapai 1,62 pound per liter pada April 2022. Inflasi Inggris pada April 2022 mencapai 9 % atau tertinggi dalam 40 tahun terakhir. Pada Maret 2022, inflasi di Inggris mencapai 7 %, tertinggi di antara anggota G7. (Yoga)


Akses Pangan Bermasalah

Yoga 27 May 2022 Kompas

”Indonesia belum betul-betul merdeka jika di antara kita masih ada yang kelaparan dan kurang gizi,” kata pendiri Food bank of Indonesia (FOI) M Hendro Utomo, pada Kongres Jaringan Bank Pangan Indonesia, Rabu (25/5). Padahal, makanan adalah hak dasar setiap manusia. Berdasarkan penelitian Bappenas pada 2021, potensi sampah yang dihasilkan dari sampah makanan (food waste) dan makanan yang terbuang sebelum diolah (food loss) di Indonesia 23-48 juta ton per tahun pada 2020-2019, setara 115-184 kg per kapita per tahun. Menurut analisis harian Kompas, setiap orang di Indonesia rata-rata membuang makanan senilai Rp 2,1 juta per tahun. Jika dijumlahkan, sampah makanan di Indonesia mencapai Rp 330 triliun per tahun. Dari data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) KLHK tahun 2020, sampah makanan mencapai 40 % total sampah yang dihasilkan masyarakat di 199 kabupaten/kota. Di sisi lain, ribuan, bahkan jutaan orang, masih berjuang mendapatkan makanan setiap hari. Kelaparan bisa terjadi karena beberapa hal, antara lain, kemiskinan dan minimnya akses untuk memproduksi pangan dari lahan sendiri.

Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) sebelumnya memperkirakan ada 130 juta ton sampah makanan per tahun. Angka itu seharusnya bisa menyelamatkan 11 % penduduk Indonesia atau 28 juta orang dari kelaparan. Ketua Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (YLPI) Wida Septarina mengatakan, FOI (yang bernaung di bawah YLPI) membantu masyarakat mengatasi masalah kelaparan dan gizi buruk selama tujuh tahun terakhir. Mereka mendistribusikan makanan berlebih kepada kelompok rentan, terutama anak-anak. Keberadaan FOI bermula dari kegiatan membagikan sarapan gratis di garasi sebuah kantor. Kini, FOI berkembang menjadi jaringan di 43 kota / kabupaten di Indonesia. Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengatakan, pihaknya sedang mengajukan RUU bank makanan untuk keadilan sosial kepada DPR. RUU tersebut kini masuk ke Program Legislasi Nasional (Prolegnas). RUU tersebut dibutuhkan karena tidak ada payung hukum yang mengatur pemerataan pangan untuk penduduk Indonesia. Padahal, pemerataan pangan adalah salah satu cara mencapai keadilan sosial. RUU juga dapat memberikan perlindungan hukum bagi pihak yang mendistribusikan makanan berlebih kepada publik. (Yoga)


Tantangan Moneter dan Fiskal

Yoga 27 May 2022 Kompas

Langkah BI mempertahankan bunga acuan 3,5 % pekan ini menunjukkan optimisme perekonomian domestik, di tengah situasi global yang tak kondusif. Situasi tak kondusif ini ditandai kian meningkatnya risiko global. Saat ini terjadi lonjakan inflasi dunia yang mendorong kenaikan suku bunga negara maju, ancaman stagflasi di AS dan Uni Eropa, kian meningkatnya disrupsi rantai pasok global akibat lockdown di China, pelemahan prospek pertumbuhan global, dan berkepanjangannya perang Rusia-Ukraina yang memperparah krisis energi dan pangan dunia. Ada beberapa faktor yang memungkinkan Indonesia melakukan hal ini. Posisi sebagai eksportir komoditas membuat Indonesia diuntungkan oleh lonjakan harga komoditas global kendati Indonesia juga sangat terdampak oleh kenaikan harga energi dan pangan karena masih tergantung impor.

Di tengah risiko global yang kian meningkat, kondisi ekonomi dalam negeri juga masih relatif baik, dengan perekonomian yang terus menunjukkan pemulihan dari dampak pandemi. Ekonomi triwulan I-2022 tumbuh 5,01 %, dengan hampir semua sektor dan mesin pertumbuhan mengalami ekspansi. Inflasi Indonesia memang meningkat ke 3,47 %, tetapi angka ini relatif moderat dibandingkan banyak negara berkembang lain ataupun negara maju. Perang Rusia-Ukraina memicu siklus globalisasi inflasi lewat lonjakan harga energi dan pangan, ditambah lockdown China yang memperparah disrupsi rantai pasok global. Hampir 80 negara maju dan berkembang mencatat inflasi di atas 5 %.Dengan negara maju relatif menahan diri untuk tidak terlalu agresif menaikkan suku bunga karena khawatir bisa memicu resesi, ada ruang bagi Indonesia untuk sementara menahan kenaikan bunga guna memacu pertumbuhan. (Yoga)


Perkecil Defisit Anggaran, Pemerintah Tekan Utang

Yoga 27 May 2022 Kompas

Fleksibilitas serta keterukuran dalam berutang menjadi kunci dalam upaya menurunkan defisit fiskal. Upaya pemerintah memangkas utang tahun ini dinilai berada di koridor yang tepat. Kemenkeu mencatat posisi utang pemerintah pada akhir April 2022 berada di angka Rp 7.040,32 triliun, dengan rasio utang pemerintah terhadap PDB sebesar 39,09 %. Untuk menjaga agar rasio utang tetap rendah, Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Luky Alfirman mengatakan, pemerintah telah membatalkan rencana realisasi penerbitan utang hingga Rp 100 triliun untuk memuluskan target pemangkasan defisit fiskal tahun ini dari sebelumnya 4,85 % menjadi 4,5 % PDB. Dalam konferensi pers ”APBN Kita” awal pekan ini, Luky menekankan bahwa kondisi pasar keuangan yang masih bergejolak membuat Kemenkeu harus

Menkeu Sri Mulyani sebelumnya menyampaikan proyeksi penerimaan negara tahun 2022 diperkirakan lebih tinggi Rp 420,1 triliun dari target sebelumnya menjadi Rp 2.262,2 triliun. Meski begitu, Sri Mulyani menegaskan bahwa tak semua kelebihan pendapatan tersebut akan dialokasikan untuk menutup defisit. Pasalnya, belanja negara tetap akan tinggi, terutama untuk belanja subsidi dan program perlindungan sosial. Ekonom Center of Reformon Economics (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, mengatakan, dengan penyesuaian defisit, penarikan utang mau tidak mau perlu dipangkas. (Yoga)


KOPERASI BERMASALAH, Kemenkop UKM Layangkan Teguran

Yoga 27 May 2022 Kompas

Kemenkop UKM melayangkan teguran kepada Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama (KSP SB). Koperasi itu dinilai gagal menyelesaikan pembayaran utang sesuai putusan PKPU. Selain itu, KSP SB dinilai telah melakukan perjanjian kesepahaman dengan KSP Fadillah Insan Mandiri (FIM) yang mengandung substansi, antara lain pengalihan kewajiban PKPU dari KSP SB kepada KSP FIM. Nota kesepahaman itu dilakukan tanpa melalui rapat anggota sebagai pemegang kekuasaan tertinggi pada koperasi. Deputi Bidang Perkoperasian Kemenkop UKM, Ahmad Zabadi (25/5) menyatakan, berdasarkan bukti-bukti itu, pemerintah dalam hal ini Kemenkop UKM melalui Surat Deputi Bidang Perkoperasian No B-186/D.1/PK.02.00/V/2022 tanggal 21 Mei 2022, menetapkan KSP SB sebagai koperasi dalam pengawasan khusus. Terkait itu, KSP SB wajib melaporkan segala aktivitas perkoperasian, baik secara kelembagaan, usaha, maupun keuangan kepada Deputi Bidang Perkoperasian.

Hingga kini, kata Zabadi, Satgas Penanganan Koperasi Bermasalah mencatat, dana yang dibayarkan baru Rp 134,7 miliar atau di bawah kewajiban pembayaran tahap pertama sebesar 4 % atau sekitar Rp 200 miliar hingga Desember 2021. Pada Juni 2022, seharusnya sudah masuk pembayaran tahap kedua 4 %. upanya, kata Zabadi, tahap pertama belum selesai dan kewajiban tahap kedua akan diteruskan oleh KSP FIM. Dari data yang dimiliki Satgas Penanganan Koperasi Bermasalah dan hasil konfirmasi pihak terkait, kemampuan KSP FIM dalam pembayaran kewajiban tersebut masih diragukan. Kepala Humas KSP SB Dede Suherdi, saat dikonfirmasi, menyatakan, pihaknya tidak menampik bahwa KSP SB termasuk delapan koperasi bermasalah yang sedang berada dalam pengawasan Satgas Penanganan Koperasi Bermasalah. Namun, terkait perjanjian dengan KSP FIM, KSP SB akan menunggu rapat anggota tahunan (RAT). (Yoga)


Titik Kumpul Industri Kreatif Kota Bandung

Yoga 27 May 2022 Kompas

Ruang kreatif di Kota Bandung tidak hanya menjadi wadah berkumpulnya ide dan diskusi. Tempat ini cocok untuk menjalankan bisnis karena menjadi titik kumpul industri kreatif yang membawa semangat anak muda menjadi wirausaha. Keriuhan pengunjung The Hallway Space, Bandung, Jabar, Rabu (25/5) siang, memberi suntikan semangat bagi puluhan gerai di dalamnya. Berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga pekerja kantor, menikmati makan siang di salah satu sudut Pasar Kosambi tersebut. Celie (29). Warga Bandung ini kerap mengunjungi The Hallway untuk mencari ide-ide tentang usahanya. Tidak hanya pengunjung, keramaian saat jam makan siang yang mulai muncul setelah dua tahun lebih pandemi Covid-19 juga memberikan secercah harapan bagi para pedagang. Hari (29), barista Gelora Fantasi, semringah menyambut pembeli kopi di kafe tersebut, 13 cangkir telah terjual dalam dua jam. Dia bersyukur, Hallway kembali ramai setelah sepi karena pandemi Covid-19.

Gairah kewirausahaan di The Hallway Space yang mulai bangkit ini tidak muncul begitu saja. Sejak dibentuk tahun 2018, ruang kreatif di Pasar Kosambi ini bertujuan untuk menjadi salah satu simpul industri kreatif di Kota Bandung. Semangat ini dirasakan Gussaoki (32), pengelola Kafe Gelora Fantasi. Meskipun hanya menjual minuman varian kopi, dia yakin akan mendapatkan pelanggan dari orang-orang yang datang. Sayangnya, keyakinan itu tertunda pandemi Covid-19, tapi jelang dua tahun, geliat ekonomi mulai bangkit di berbagai sudut Kota Bandung, termasuk The Hallway Space. ”Dulu waktu pandemi saya bisa menjual 50 cangkir sehari saja sudah bersyukur. Sekarang sudah lebih dari 100 cangkir,” ujar Oki. Pengelola The Hallway Space, Pam Setiawan, menjelaskan, keseriusan pelaku usaha dalam menjalankan bisnisnya menjadi nilai yang diperhitungkan dalam ekosistem bisnis kreatif The Hallway Space. Karena itu, kurasi ketat dilakukan kepada setiap produk yang ingin masuk ke ruang kreatif tersebut. Hal ini ditunjukkan dari beraneka ragam produk yang mengisi 120 gerai di Hallway. Sebagian besar merupakan gerai busana dan aksesori, sementara hanya 20 gerai makanan yang ada di sana. The Hallway buka setiap hari pada pukul 12.00-22.00 untuk hari biasa dan pukul 10.00-22.00 pada akhir pekan. Pam menjelaskan, sewa tahunan untuk gerai di sini mulai Rp 12 juta hingga Rp 18 juta, di luar uang listrik dan operasional lainnya. (Yoga)


Cermat Berburu Dividen, Jangan Tergiur Yield Tinggi

Hairul Rizal 27 May 2022 Kontan (H)

Pesta pembagian dividen di bursa saham masih berlanjut. Bahkan, beberapa emiten melakukan pembagian dividen dengan yield yang cukup besar. Trio emiten tambang pelat merah cukup menarik perhatian pelaku pasar lantaran pembagian deviden jumbo. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) misalnya, menebar 100% laba bersih tahun buku 2021 sebagai dividen. Tapi Associate Director of Research & Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengingatkan agar investor tetap mencermati harga saham pasca distribusi dividen, yang biasanya membuat harga saham terkoreksi. 

Tak Menarik, Peminat Tax Amnesty II Mini

Hairul Rizal 27 May 2022 Kontan

Program Pengungkapan Sukarela (PPS) wajib pajak alias Tax Amnesty Jilid II akan berakhir sekitar satu bulan lagi. Namun hingga kini, setoran pajak penghasilan (PPh) yang masuk ke kantong negara masih sangat rendah. Dari data Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemkeu) hingga Kamis (26/5), Tax Amnesty II diikuti oleh 51.459 wajib pajak dengan 59.924 surat keterangan. Besaran PPh yang diterima, mencapai Rp 10,36 triliun. Angka itu jauh di bawah setoran PPh Tax Amnesty Jilid I yang mencapai Rp 94,6 triliun dalam 90 hari pertama pelaksanaannya.

Pilihan Editor