;

BI Proyeksikan Inflasi 2022 Capai 4,2%

Yuniati Turjandini 02 Jun 2022 Investor Daily (H)

Bank Indonesia (BI) memproyeksi, tingkat inflasi pada akhir tahun ini di kisaran 4,2% year on year (yoy) atau lebih tinggi dari batas atas  sasaran pemerintah dan BI sebesar 4% yoy. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjoyo mengatakan, potensi inflasi yang melebihi perkiraan ini didorong oleh kenaikan harga-harga energi dan pangan akibat invasi Rusia ke Ukraina dan terganggunya rantai pasok perdagangan yang telah memberikan tekanan inflasi di seluruh dunia, termasuk Indonesia. "Jadi, memang kecenderungan inflasi ini akan meningkat. Untuk perkiraan kami, ke depan,  di akhir tahun ini kemungkinan inflasi sedikit di atas sasaran, yaitu 4,2% yoy." tutur Perry dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI dan pemerintah, Selasa (31/5).  Untuk memastikan inflasi terkendali, BI berkomitmen untuk terus berkoordinasi erat dengan pemerintah. Perry pun mengapresiasi  upaya pemerintah untuk meredam inflasi tahun ini dengan menaikkan subsidi dan bantuan sosial. (Yetede)

Industri Tekstil Khawatirkan Kondisi Usaha Kuartal II

Yuniati Turjandini 02 Jun 2022 Investor Daily (H)

Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 12,465% (year on year) pada kuartal I-2020. Meski demikian, serbuan produk impor baik legal maupun unprosedural yang kembali membanjiri pasar domestik membuat para pemain di sektor  tersebut khawatir akan kondisi usaha di kuartal II. Ketua Umum Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFI) Redma Gita Wiraswasta menyatakan, pencapaian pertumbuhan industri Kuartal I-2020 utamanya didorong oleh penjualan dalam negeri yang meningkat tajam sebagai dampak momen Lebaran dan investasi baru dalam  rangka penambahan kapasitas produksi dari hulu hingga hilir, selain ada tambahan dari neraca perdagangan yang kian membaik. "Para pengusaha kembali berinvestasi menambah kapasitas usia serangkaian kebijakan pemerintah terkait pembatasan impor," jelas dia dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, seperti dikutip pada Rabu (1/6). 

Pertamina RD Hadir Untuk EV Jakarta E-Prix 2022

Yuniati Turjandini 02 Jun 2022 Investor Daily (H)

Pertamina menghadirkan produk green energy, Pertamina Renewable Diesel (Pertamina RD)  sebagai bahan bakar hijau Generator Set (Genset) bagi electric vehicle (EV)  yang digunakan para pembalap mobil dunia yang bertanding di ajang internasional Jakarta E-Prix 2022 di Jakarta, Sabtu 4 Juni 2022 mendatang. Pertamina RD merupakan produk terbaru dari bahan bakar nabati, HVO (Hydrotreated Vegetable Oil), telah diluncurkan dan disiapkan untuk mendukung Jakarta E-Prix 2021. Saat ini, kilang Pertamina telah mampu menghasilkan bahan bakar nabati HVO dan Bioavtur atau Sustainable Avation Fuel (SAF) merupakan salah satu langkah strategis Pertamina  dalam mendukung transisi energi hijau seperti HVO dan SAF mulai tumbuh di berbagai negara. Penggunaan Pertamina RD di ajang Jakarta E-Prix 2022 ini diawali dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Suppy Pertamina International, Taufik Adityawarman, Direktur Utama PT Kilang Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution dan Direktur Dukungan Bisnis PT Jakarta Propertindo, Muhammad Taufiqurrohman di Jakarta (31/5). (Yetede)

Biaya Tinggi ke Tanah Suci

Yuniati Turjandini 02 Jun 2022 Tempo (H)

Kenaikan biaya layanan masyair, layanan saat puncak ibadah haji atau wukuf di Arofah, pada tahun ini diprediksi berimbas pada kenaikan biaya haji tahun berikutnya. Kenaikan biaya tersebut terjadi karena pemerintah Arab Saudi menerapkan  sistem paket layanan masyair. Komisi Ketua Nasional Haji dan Umroh, Mustolih Suradj, mengatakan biaya haji tahun depan  diprediksi naik lagi melihat kondisi saat ini. Namun kenaikan biaya naik haji tersebut sangat dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya biaya layanan masyair yang diterapkan oleh pemerintah Arab Saudi. "Tahun ini setidaknya bisa menjadi acuan tahun berikutnya. Tapi yang jelas, kenaikan biaya haji akan sulit dihindari," kata Mustolih kepada Tempo, kemarin.  Ia mengatakan selama ini terjadi tren kenaikan dana haji dari tahun ke tahun. Biaya penyelenggara haji (BPIH) pada 2011 hanya sebesar Rp 30 juta per orang. Lalu, pada 2019, angkanya naik menjadi Rp 32 juta per orang. Biaya haji lantas melonjak pada tahun ini mencapai Rp 81 juta per orang. (Yetede)

Layanan Samar Harga Selangit

Yuniati Turjandini 02 Jun 2022 Tempo (H)

Asosiasi penyelenggara haji belum mengetahui secara persis layanan dan fasilitas yang diberikan dalam paket layanan masyair dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Padahal biaya layanan masyair tiba-tiba naik drastis menjelang pemberangkatan calon haji kloter pertama yang dijadwalkan pada akhir pekan ini. 

Ketua Umum Syarikat Penyelenggara Umroh dan Haji Indonesia (Sepuhi), Syam Resfiadi, hampir tak akan ada perubahan yang signifikan dari pelayanan meski terjadi kenaikan tarif masyair. Namun, kata dia, secara fasilitas fisik, memang terjadi peningkatan yang cukup besar, "Baik itu dari tenda, bentuk kamar mandi, dan katering. Itu yang luar biasa kenaikan kualitasnya," kata Syam yang tengah berada di Mina, Arab Saudi, untuk meninjau lokasi tenda, kemarin. 

Ia mengambil contoh tenda tempat tinggal jamaah haji di Mina nantinya. Pada 2019, tenda yang disediakan berukuran 1x2 meter. Tenda ini diisi lebih dari lima calon jamaah haji. Di dalam tenda hanya tersedia karpet, busa tempat tidur untuk setiap orang, dan bantal. Berbeda dengan kondisi tenda pada saat ini. Pada satu tenda terdapat beberapa kamar dan ranjang single bed. (Yetede)

Berpacu Mengungkap Dugaan Kartel Minyak Goreng

Yuniati Turjandini 02 Jun 2022 Tempo (H)

Sekitar sebulan menjelang tenggat penyelidikan perkara dugaan kartel minyak goreng. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) terus mencari satu alat bukti tambahan untuk membawa kasus tersebut ke tahap pemeriksaan. Lembaga itu memulai proses pra-penyelidikan pada Januari 2022. Pada 30 Maret 2022, kasus itu naik ke tahap penyelidikan setelah otoritas mengantongi  satu alat bukti, KPPU mempunyai alat bukti 60 hari kerja hingga 5 Juli mendatang untuk melengkapi alat bukti. Direktur Investigasi KPPU, Gepprera Panggabean, mengatakan sampai saat ini lembaganya belum bisa menyimpulkan  perkara tersebut lantaran penyelidikan masih dilakukan. "Hasil akhir akan kami simpulkan. Tapi dari data, kami melihat ada perilaku  atau tindakan yang diduga sama di antara produsen, baik soal pasokan maupun harga," ujar dia kepada awak media, kemarin. (Yetede)

Pembeli Pertalite & Solar Bersubsidi Akan Dibatasi

Hairul Rizal 02 Jun 2022 Kontan (H)

Pemerintah berancang-ancang membatasi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, yakni Pertalite dan Solar. Pasalnya, konsumsi BBM subsidi, terutama Pertalite, menanjak setelah harga Pertamax (BBM nonsubsidi) naik dari Rp 9.000 menjadi Rp 12.500 per liter. Pemerintah kini sedang menggodok aturan penyaluran BBM subsidi. Beleid ini akan merevisi sejumlah poin di Peraturan Presiden No 191/2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran BBM. Aturan yang akan dibahas termasuk kriteria pengguna yang berhak atas BBM bersubsidi. Untuk sementara ini, penerapan teknologi dalam penyaluran BBM bersubsidi direncanakan menggunakan aplikasi MyPertamina. Skemanya, pengguna yang ingin membeli BBM bersubsidi harus meregistrasi terlebih dulu di aplikasi MyPertamina.

Pemangkasan Anggaran Tekan Ekonomi

Hairul Rizal 02 Jun 2022 Kontan

Pembengkakan anggaran subsidi energi menambah beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022. Walhasil pemerintah kembali memangkas anggaran belanja kementerian dan lembaga demi menambal kebutuhan subsidi. Ini memberi konsekuensinya pada mengecilnya belanja pemerintah sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Surat Edaran (SE) Nomor S-458/MK.02/2022 memutuskan untuk melakukan penambahan pencadangan anggaran (automatical adjutment) pada semua kementerian dan lembaga (K/L) sejalan dengan meningkatnya ketidakpastian ekonomi. Nilainya, mencapai Rp 24,5 triliun, dari anggaran belanja barang dan belanja modal yang belum diteken kontrak yakni sebesar Rp 227,2 triliun. Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Yusuf Rendy menilai, pemotongan anggaran K/L tersebut akan semakin menekan potensi pertumbuhan dari konsumsi pemerintah. Apalagi, target belanja pemerintah tahun ini lebih rendah dibandingkan tahun lalu.

Tangani Terorisme, BNPT Usul Tarik Utang Global

Hairul Rizal 02 Jun 2022 Kontan

Pemerintah memperbolehkan lembaga pemerintahan untuk mengajukan pinjaman luar negeri sendiri. Salah satunya, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang usul untuk melakukan pinjaman luar negeri sebesar US$ 160 juta dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebesar Rp 290 miliar pada tahun 2022. Usulan BNPT ini pun telah disetujui oleh Komisi III DPR. Direktur Jendral (Dirjen) Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemkeu) Luky Alfirman juga enggan menjawab pesan KONTAN saat meminta kejelasan mengenai permintaan utang luar negeri dari BNPT.

Emiten Grup Salim Berpesta Laba

Hairul Rizal 02 Jun 2022 Kontan

Emiten di Grup Salim mencatatkan kinerja mentereng pada kuartal I 2022. Kenaikan penjualan mendorong kenaikan laba bersih PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan anak-anak usahanya. Lewat laporan keuangan yang dirilis Selasa (31/5), penjualan bersih INDF di kuartal I 2022 tumbuh 11,81% year on year (yoy) menjadi Rp 27,45 triliun. Kendati margin laba usahanya turun menjadi 19% dari 20%, INDF masih mencatatkan kenaikan laba usaha 6% yoy menjadi Rp 5,2 triliun dan pertumbuhan laba bersih sebanyak 36,38% yoy menjadi Rp 2,4 triliun. Di tengah kenaikan harga komoditas, produksi dan volume penjualan emiten sawit Grup Salim justru menurun. PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) misalnya, mencatatkan penurunan produksi CPO 39% menjadi 53.000 ton. Hal itu dipengaruhi cuaca yang tidak mendukung dan kegiatan re-planting. Volume penjualan CPO LSIP turun 66% menjadi 33.000 ton.

Pilihan Editor