;

Peringkat Wisata Halal Indonesia Naik

Yoga 03 Jun 2022 Kompas

Indonesia menduduki peringkat kedua dari 138 negara sebagai destinasi wisata halal terbaik dunia menurut standar Global Muslim Travel Index atau GMTI 2022 yang dikeluarkan oleh Mastercard dan Crescent Rating. Posisi Indonesia ini naik dari urutan keempat dunia pada 2021. Pada GMTI 2022 yang dirilis Rabu (1/6), Malaysia menduduki peringkat pertama, diikuti oleh Turki dan Arab Saudi yang bersama Indonesia menempati peringkat kedua. Sementara Uzbekistan melanjutkan pertumbuhannya yang mengesankan untuk mencapai posisi kesembilan. Di antara negara non-Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), empat negara teratas sebagai destinasi wisata halal terbaik tetap sama, seperti GMTI tahun sebelumnya, yakni Singapura, Taiwan, Inggris, dan Thailand.

GMTI 2022 memiliki empat indikator utama sebagai tolok ukur yang memungkinkan sebuah negara menjadi destinasi menarik lebih banyak wisatawan Muslim, yaitu kemudahan akses ke tempat tujuan, komunikasi, lingkungan, dan layanan yang disediakan di destinasi. Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia Didien Junaedy (2/6) berpendapat, destinasi pariwisata di Indonesia melimpah dan luas, mulai dari Banda Aceh hingga Lombok. Sementara di negara lain, seperti Malaysia, pengembangan destinasi ramah Muslim cenderung terfokus. ”Kita harus mengkaji kesadaran dan ketertarikan pelaku industri pariwisata di Indonesia terhadap pariwisata ramah Muslim. Sebab, kebijakan atau regulasi yang mendukung sudah ada, antara lain sertifikasi halal,” kata Didien. Menurut Menparekraf Sandiaga S Uno, Rabu (1/6), wisata ramah Muslim bukan berarti islamisasi wisata atraksi, melainkan memberikan layanan tambahan yang terkait fasilitas, turis, atraksi, dan aksesibilitas untuk memenuhi pengalaman dan kebutuhan pariwisata ramah Muslim. (Yoga)


Pelaku UMKM di Jatim Semakin Kreatif

Yoga 03 Jun 2022 Kompas

Pendampingan langsung dan terus-menerus kepada pelaku UMKM efektif menekan rasa malas hingga ingin menyerah akibat Pandemi Covid-19. Tidak hanya membantu sekadar bertahan, pendekatan itu juga potensial memicu kreativitas pelaku usaha. Hal itu dirasakan sebagian pelaku UMKM peserta Program Pendampingan Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) di Sukorejo, Pasuruan, Jatim. Di pusat pelatihan kewirausahaan yang berdiri sejak 2007 ini, pelatihan dan pendampingan UMKM binaan tidak berhenti meski pandemi. Polanya dilakukan daring dan tatap muka.

Winarsih, pengusaha kerajinan rajut dan eceng gondok asal Gempol, Pasuruan, Kamis (2/6), mengatakan, hampir setiap hari didatangi fasilitator. Mereka memantau perkembangan usaha hingga memberi tips pemenuhan kebutuhan sehari-hari, seperti menanam sayur di rumah. Buahnya ia nikmati saat kembali mengantongi omzet hingga Rp 200 juta dalam Inacraft 2022. Kreativitas pengusaha sari buah asal Prigen, Pasuruan, Wahyuniarti, juga terus digenjot saat pandemi. Lewat pelatihan daring, ia diajak terus berinovasi, hingga akhirnya membuat produk keripik buah dan bumbu pecel

Gabungan Kelompok Tani Kopi Lereng Welirang, yang dipimpin Widi Prayitno, juga banyak belajar saat pandemi. Salah satu metode yang dilakukan untuk tetap bertahan adalah mengumpulkan modal bersama untuk setahun ke depan. Uang itu untuk membiayai kebutuhan operasional lahan kopi. Widi mengatakan, petani sepakat tidak melayani pembelian biji kopi (green bean) untuk menaikkan nilai ekonomi panen petani. Harga jual kopi kelak bisa lebih tinggi karena langsung dijual ke kedai. Jaringan konsumennya terentang hingga Yunani dan Arab Saudi. (Yoga)


MENAHAN RISIKO LAJU INFLASI

Hairul Rizal 03 Jun 2022 Bisnis Indonesia (H)

Ruang pengendalian inflasi pada tahun ini masih cukup luas, kendati indeks harga konsumen pada Mei 2022 mencapai 3,55% (year-on-year/YoY), tertinggi sejak Desember 2017. Musababnya, inflasi inti yang menjadi tolok ukur daya beli masyarakat sejauh ini masih cukup stabil, yakni sebesar 2,59% (YoY) pada bulan lalu, hampir tidak berubah dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 2,6%. Inflasi inti adalah komponen pengukur inflasi yang cenderung menetap karena dipengaruhi oleh faktor fundamental seperti harga komoditas, nilai tukar rupiah, hingga kondisi ekonomi di negara mitra dagang. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono mengatakan situasi pasar pada bulan lalu memang menunjukkan adanya kenaikan harga yang didorong oleh meningkatnya permintaan dan terbatasnya pasokan barang.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengatakan pemerintah juga masih bisa memanfaatkan windfall penerimaan dari komoditas untuk dialokasikan ke dalam belanja subsidi. “Pemerintah bisa melakukan subsidi dari nilai tambah itu pada sektor tertentu. Kita waspada harus, tapi saya melihat terkendali,” ujarnya kepada Bisnis, Kamis (2/6). Koordinator Wakil Ketua Umum III Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Shinta Widjaja Kamdani menilai target inflasi pemerintah 4% hingga akhir tahun sudah cukup rasional. Pemerintah maupun otoritas moneter juga perlu mencermati berbagai dinamika yang berpotensi mengerek laju inflasi makin tinggi dan menggerus daya beli masyarakat.


PEMULIHAN EKONOMI : RESTRUKTURISASI KREDIT TERKENDALI

Hairul Rizal 03 Jun 2022 Bisnis Indonesia

Kalangan perbankan optimistis restrukturisasi kredit perbankan dampak pandemi Covid-19 bakal terkendali seiring dengan perbaikan ekonomi dan pertumbuhan penyaluran kredit. Sekretaris Perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Aestika Oryza Gunarto mengatakan restrukturisasi kredit BRI sampai dengan April 2022 senilai Rp138,57 triliun atau turun Rp110,75 triliun dibandingkan dengan total restrukturisasi Rp249,33 triliun. Aestika menambahkan sebagai antisipasi menghadapi berakhirnya masa restrukturisasi pada Maret 2023, perseroan telah menyiapkan pencadangan dan melakukan percepatan terhadap nasabah yang saat ini masih berstatus nonperforming di portofolio Covid-19. Hal senada disampaikan oleh Presiden Direktur PT Bank CIMB Niaga Tbk., Lani Darmawan bahwa portofolio restrukturisasi Covid-19 hingga April 2022 kian landai di bawah 4%. Sementara itu, PT Bank Central Asia Tbk. mencatat total kredit restrukturisasi per Maret 2022 terdapat 12,5% atau Rp77,4 triliun.


BAHAN BAKU OBAT : PEMERINTAH TEGAS TEKAN IMPOR

Hairul Rizal 03 Jun 2022 Bisnis Indonesia

Pemerintah semakin serius memutus ketergantungan industri farmasi dalam negeri dari bahan baku impor dengan mengancam akan membekukan izin obat yang tidak menggunakan produk dalam negeri. Ancaman tersebut disampaikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang menyebut hingga kini masih ada perusahaan farmasi yang tidak mengikuti arahan pemerintah terkait penggunaan bahan baku obat dalam negeri. Padahal, pemerintah telah mengupayakan transformasi layanan kesehatan dengan membangun pabrik bahan baku obat di dalam negeri untuk memutus ketergantungan terhadap barang impor yang selama ini mencapai 90%.“Ada yang tidak menurut? Ada. Dia masih mau impor [bahan baku obat]. Yang seperti itu nanti kami akan panggil, dan kalau tidak datang juga, kami freeze obat-obatan dari farmasi tersebut,” katanya, Kamis (2/6). Budi mengatakan, pemerintah tidak akan segan untuk melakukan audit terhadap perusahaan farmasi untuk mengetahui apakah masih ada yang mengimpor bahan baku obat yang saat ini sudah diproduksi di dalam negeri.

Dia pun menyebut selama ini industri farmasi nasional banyak mengimpor bahan baku obat dari China dan India dengan nilai hingga ratusan triliun rupiah. Untuk itu, pemerintah menargetkan setidaknya bisa mengambil alih 10% bahan baku obat impor dengan memproduksinya di dalam negeri. Meski begitu, Budi juga mengakui pihaknya masih mendapat laporan terkait rumitnya regulasi dan perizinan untuk mengandalkan pasokan bahan baku obat lokal. Untuk itu, dirinya menjanjikan Kementerian Kesehatan akan memfasilitasi perusahaan farmasi untuk memperoleh bahan baku obat.

PASAR PROPERTI : Jabodetabek Tetap Menarik

Hairul Rizal 03 Jun 2022 Bisnis Indonesia

Pasar properti di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi diproyeksi tetap bisa bertumbuh, khususnya dari segi harga meskipun pemerintah bakal memindahkan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Willson Kalip, Country Head Knight Frank Indonesia, mengatakan kesimpulan itu berdasarkan Indonesia Property Survey pada April 2022 yang dilakukan Knight Frank Indonesia. Dalam survei itu, 73% responden mengatakan bahwa pindahnya Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur tidak akan berdampak banyak terhadap pertumbuhan pasar properti, khususnya dari segi harga. “Kawasan Jabodetabek , khususnya Jakarta, akan tetap menjadi poros untuk beragam kegiatan bisnis dan investasi properti,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (2/6). Indonesia Property Survey juga mencatat beberapa kota lain yang potensial untuk investasi properti 3—5 tahun ke depan. Penajam Paser Utara, sebagai IKN, termasuk salah satu kota yang potensial untuk investasi properti oleh 16% responden.


Stop Bakar Uang, Startup Mulai Incar Profitabilitas

Hairul Rizal 03 Jun 2022 Kontan (H)

Ekspektasi pasar terhadap perusahaan rintisan atau startup makin menjulang. Jika sebelumnya investor memaklumi ritual bakar uang untuk memacu valuasi pasar, kini situasi berubah. Para pemilik modal mulai meminta perusahaan startup segera berbenah dengan mulai memupuk profitabilitas. Para pemilik modal juga semakin selektif saat memilih injeksi modal. CEO GOTO Andre Sulistyo menegaskan, GOTO akan terus berfokus mengejar profitabilitas, bukan terus-terusan membakar uang. GOTO juga akan terus membangun produk yang dibutuhkan masyarakat.

Bisnis Remitansi Industri Perbankan Melesat

Hairul Rizal 03 Jun 2022 Kontan

Bisnis remitansi perbankan terus meningkat setelah sempat tertekan akibat pandemi Covid-19. Terlihat dari peningkatan frekuensi transaksi dari layanan pengiriman uang dari dan ke luar negeri ini. Bank BNI misalnya, berhasil meningkatkan frekuensi transaksi 14,9% yoy menjadi 1,6 juta. Sedangkan nilai transaksi naik 27,6% yoy menjadi Rp 31,7 miliar pada April 2022. Direktur Treasury dan Internasional BNI Henry Panjaitan mengatakan, pertumbuhan bisnis remitansi ditopang oleh sejumlah faktor. Pertama, transformasi digital dalam proses bisnis remitansi baik dari sisi front end dengan adanya fitur transfer internasional. Kedua, adanya penambahan jumlah mitra yang menyalurkan transaksi remitansi ke Indonesia melalui BNI. Hingga akhir 2021, ada sekitar 100 mitra dan tambahan lima mitra baru pada April 2022. Ketiga, pemulihan pasca pandemi Covid-19 telah mendorong transaksi nasabah dari negara-negara penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) maupun transaksi perusahaan - perusahaan yang melakukan ekspor impor. Keempat, pertumbuhan customer based personal berkat kemudahan proses pembukaan rekening BNI secara digital. Dengan berbagai strategi bisnis yang berkelanjutan, BNI optimistis bisnis remitansi akan meningkat sampai akhir tahun.

Bank BUMN Menyunting IFG Life Rp 6,7 Triliun

Hairul Rizal 03 Jun 2022 Kontan

IFG Life sebentar lagi akan mendapat penguatan modal senilai Rp 6,7 triliun. Sang induk, Indonesia Finansial Group (IFG) bakal menyuntikkan modal tersebut. Adapun, dana bersumber dari fundraising dari bank BUMN senilai Rp 6,7 triliun. Wakil Direktur Utama IFG, Hexana Tri Sasongko mengatakan, dana tersebut telah mendapat persetujuan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan bakal segera ditransfer ke IFG Life. Dana yang didapat dari bank-bank BUMN bukanlah semata-mata berbentuk uang. Sebab, utang tersebut berbasis dividen yang sudah disetujui pemerintah untuk melakukan pembayaran.

Kerjasama Dompet Digital

Hairul Rizal 03 Jun 2022 Kontan

Dompet digital semakin semarak melakukan kerjasama dengan perusahaan asuransi. Terlebih, perkembangan teknologi digital saat ini menyebabkan dompet digital memiliki peran besar untuk ikut memperluas penetrasi industri asuransi dan investasi. Terbaru, perusahaan dompet digital Dana, berkolaborasi dengan perusahaan insurtech asal Singapura, Igloo menghadirkan asuransi kesehatan untuk gamer. 

Pilihan Editor