;

India yang Bebas dan Aktif di Tengah Polarisasi Dunia

Yoga 05 Jun 2022 Kompas

Posisi India dalam sejumlah resolusi PBB terkait perang di Ukraina, dianggap cenderung dekat ke Kremlin. Apalagi India terang-terangan menambah impor minyak mentah dari Rusia. Menlu India Subrahmanyam Jaishankar, saat menjadi narasumber GLOBSEC’s Bratislava Forum, konferensi di Eropa Tengah yang membicarakan strategi global, 3 Juni 2022, berkata ”Sejujurnya, saya tidak melihat kaitan kebijakan nonblok dan impor minyak (dari Rusia). Eropa hari ini membeli minyak dan gas (dari Rusia). Saya baru saja membaca paket sanksi dari Eropa terhadap Rusia. Paket didesain dengan mempertimbangkan kesejahteraan masyarakat Eropa,” kata Jaishankar. Jika AS dan Eropa bisa penuh pertimbangan demi kepentingan mereka sendiri, hal yang sama mestinya diterapkan untuk kepentingan negara lain. AS dan Eropa, bebas mengambil kebijakan agar ekonominya tidak traumatik.  Pemerintah India, lanjut Jaishankar, tidak mengirim orang untuk membeli minyak Rusia. India mengirim orang untuk membeli minyak dengan harga terbaik yang tersedia di pasar.

”Jika AS dan Eropa punya perhatian dalam urusan ini, mengapa mereka tidak mengizinkan minyak dari Iran dan Venezuela masuk ke pasar? Mereka (AS dan Eropa) menutup sumber minyak lain. Lalu mereka (AS dan Eropa) bilang, kalian tidak boleh masuk ke pasar dan mendapatkan minyak terbaik untuk rakyat kalian. Saya pikir, itu bukan pendekatan yang adil,” tutur Dubes India untuk AS pada 2013-2015 itu. Padatnya kegiatan diplomasi India sejak April 2022 menunjukkan relevansi dan pentingnya India pada politik internasional mutakhir. India sibuk menerima kunjungan para ”diplomat top” dari Barat dan Timur, seperti Menlu China Wang Yi, Menlu Inggris Liz Truss, Menlu Rusia Sergey Lavrov, PM Jepang Fumio Kishida, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, dan Wakil Penasihat Keamanan Nasional AS Daleep Singh.

Menlu Indonesia 2009-2014, Marty Natalegawa, berpendapat, India adalah negara demokrasi terbesar di dunia dengan 1,4 miliar jiwa penduduk. Saat ini, India memiliki PDB terbesar ke-6 di dunia. Merujuk pada PowerIndex yang diterbitkan Global Fire Power, India berada di urutan ke-4 negara dengan kekuatan militer terbesar di dunia. India adalah juga satu dari segelintir negara dengan program ruang angkasa yang sudah maju. Pengajar Ilmu Hubungan Internasional Unpad Teuku Rezasyah, menyatakan, India mempunyai kemampuan memetakan semua negara di dunia berdasarkan konsep Mandala, yang mencakup kekurangan-kelebihan serta kepentingan sejumlah negara. Salah satu faktor yang membuat India relevan dan penting dalam politik internasional mutakhir, adalah diplomasinya yang aktif di berbagai level. Modi dan Jaishankar hadir di banyak forum internasional. Kehadiran pemimpin negara dalam forum internasional menunjukkan keseriusan dan menunjukkan penghormatan terhadap hukum-hukum internasional. (Yoga)


Tiga Pelabuhan Dibangun di Bali untuk Konektivitas

Yoga 05 Jun 2022 Kompas

Tiga pelabuhan dibangun di Bali untuk memperkuat infrastruktur transportasi dan konektivitas daerah. Tiga pelabuhan itu meliputi Pelabuhan Sanur di Kota Denpasar serta Pelabuhan Sampalan dan Pelabuhan Bias Munjul di Kabupaten Klungkung. Menhub Budi Karya Sumadi menargetkan pembangunan Pelabuhan Sanur rampung September 2022. Keberadaan pelabuhan itu akan mendukung pelaksanaan KTT G20 di Bali tahun ini.

Pelabuhan Sanur di kawasan Pantai  Matahari Terbit serta Pelabuhan Sampalan dan Bias Munjul di Nusa Penida disebut sebagai segitiga emas, karena menghubungkan destinasi wisata di Denpasar dan Klungkung. Pembangunan ketiganya dialokasikan dari APBN periode tahun anggaran 2020-2023, dengan total nilai sekitar Rp 555 miliar.

Pembangunan tiga pelabuhan dinilai Gubernur Bali Wayan Koster sebagai proyek infrastruktur yang fundamental bagi Bali. Meskipun sudah selesai dibangun, peresmian Pelabuhan Sampalan menunggu tuntasnya pembangunan Pelabuhan Sanur dan Pelabuhan Bias Munjul. (Yoga)


Adu Pintar Managemen Baterai

Yuniati Turjandini 04 Jun 2022 Tempo (H)

Seri kesembilan balapan Formula-E musim 2021/2022 di Sirkuit Internasional E-Prix Jakarta hari ini disebut bakal menjadi ajang adu pintar strategi manajemen baterai oleh para pembalap Formula-E. Dalam pergelaran ini, para pembalap diprediksi lebih berhati-hati dalam adu cepat di sirkuit baru yang pertama kali menggelar lomba balap mobil listrik ini. Pengamat Formula-E, M Wahab, mengatakan lintasan Ancol, Jakarta Utara, tersebut memiliki karakteristik banyak trek lurus. Selain itu, setidaknya ada tiga tikungan panjang  yang bisa digunakan para pembalap untuk tancap gas penuh. "Sulit sekali memprediksi siapa yang akan menjadi juara mengingat sirkuit ini baru dengan karakter menghabiskan energi baterai," kata Wahab, kemarin. Balapan Formula-E  sangat berbeda dengan balap Formula 1 (F1). Formula 1 sangat bergantung pada battery management system (BMS) setiap peserta. Selain itu, ada aturan Attack Mode, yakni fitur yang bisa membantu pembalap mendapatkan kecepatan tambahan saat melewati jalur tertentu. Nantinya mereka bisa mendapatkan daya tambahan hingga 30 kw. (Yetede)

Intrik Menyembul di Luar Sirkuit

Yuniati Turjandini 04 Jun 2022 Tempo (H)

Polemik baru mencuat menjelang dimulainya balapan Formula-E Jakarta hari ini, Sabtu 4 Juni 2022. Panitia pelaksana balap internasional itu menyoal tak adanya BUMN yang mensponsori acara yang digagas pemerintah DKI Jakarta tersebut. Ketua Panitia Pelaksana Formula E Jakarta, Ahmad Sahroni mengaku telah mengajukan proposal ke Menteri BUMN Erick Thohir agar bisa ikut berpartisipasi. Proposal tersebut diajukan pada 25 April lalu setelah Presiden Joko Widodo bertemu dengan Gubernur Anies Baswedan  di Sirkuit Internasional E-Prix Jakarta, Ancol, Jakarta Utara. "Gua memelas minta BUMN untuk bergabung demi bangsa dan negara, bukan memelas karena faktor yang lain," kata Sahroni, Kamis, 2 Juni 2022. Erick Thohir irit bicara saat dimintai komentar ihwal tak adanya perusahaan milik negara yang terlibat dalam program besutan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu. Erick hanya mengatakan bahwa BUMN selama ini sudah terlalu banyak berpartisipasi dalam sejumlah acara seperti penyelenggaraan G20 di Bali, November mendatang, ((Yetede)

Terkerek Mahalnya Pakan Ternak

Yuniati Turjandini 04 Jun 2022 Tempo (H)

Rudianto duduk termenung menanti pembeli di dalam kiosnya di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur. Kemarin siang, ia menjadi satu-satunya pedagang telur ayam yang membuka kiosnya di sana. Kios-kios lain yang bisa buka terlihat tutup. Berbincang dengan Tempo, Rudianto menceritakan menyusutnya jumlah pembeli yang datang ke kiosnya setelah periode Ramadhan usai. Ia menduga daya beli masyarakat cenderung menurun belakangan ini setelah harga berbagai komoditas pangan melambung. Lain di pasar, lain di warung. Berdasarkan pantauan Tempo di sebuah warung bilangan Condet, Jakarta Timur, harga telur dibanderol Rp32 ribu per kilogram. Pemilik warung, Dasmanto, mengatakan hanya mengambil keuntungan Rp.1 000 untuk setiap kilogram telur. "Saya dapat dari agen sudah Rp31 ribu per kilogram, padahal sebelumnya Rp 28 per kilogram," katanya. Mansuri menduga kenaikan harga telur disebabkan dua faktor, yakni distribusi dan tingginya harga pakan ternak untuk ayam petelur. (Yetede)

Jakarta Menyambut Formula-E

Yuniati Turjandini 04 Jun 2022 Investor Daily (H)

Di tengah kritik dan sulitnya pendanaan, akhirnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dapat merealisasikan International sport event bergengsi, The ABB FIA Formula E World Championship, sebanyak 22 pembalap mobil listrik  akan adu cepat di kejuaraan  Formula E yang berlangsung Sabtu ini (4/6). Dari 22 pembalap peserta yang semuanya warga negara asing tersebut, ada satu orang keturunan Indonesia, yakni Nyck de Vries. International sport tourism event ini tercatat mendatangkan seribuan orang asing yang terlibat dalam  penyelenggaraan adu balap. Selain itu, ada 7.400 orang asing telah membeli tiket  hingga sekitar 20 Mei 2022, dari total kouta tiket sekitar 52.550. "Formula E sebuah event olahraga yang akan ditonton lebih dari 150 negara. Jakarta juga hadir untuk memberi pesan pada dunia bahwa Jakarta ikut ambil tanggung jawab dalam  menghadapi perubahan iklim, global warming. Hal ini  dilakukan dengan memulai transformasi menuju kendaraan ramah lingkungan," kata Anies kepada wartawan kepada Media Center Formula E, Ancol, Jakarta Utara, Jumat (3/6). (Yetede)

Penjualan Otomotif Dongkrak Piutang Multifinance Tumbuh 2,91%

Yuniati Turjandini 04 Jun 2022 Investor Daily (H)

Tren positif penjualan di industri otomotif ikut mendongkrak  piutang multifinance hingga tumbuh 2,91% secara year on year (yoy) menjadi Rp374,31 triliun per Maret 2022. Namun, nilai piutang tersebut masih jauh   dari pencapaian prapandemi  Covid-19 yang ditopang oleh kemampuan  pelunasan oleh debitur. Statistik OJK menggambarkan, piutang pembiayaan multifinance pada Maret 2020 mencapai Rp452,47triliun, kemudian turun signifikan 19,61% menjadi Rp363,70 triliun pada Maret 2021. Dengan demikian nilai piutang  pembiayaan per Maret masih lebih rendah 17,27% dibandingkan Maret 2020 atau prapandemi Covid-19. Penyusutan akibat pandemi itu  tidak terlepas dari melemahnya ini pembiayaan barang kosumsi yang diantaranya adalah kendaraan bermotor. Pembiayaan lini tersebut susut hingga 18,81% pada Maret 2021,  namun telah naik 3,61% menjadi Rp266,25 triliun pada Maret 2022. (Yetede)

Kemenkominfo Raih Predikat Kepatuhan Tinggi

Yuniati Turjandini 04 Jun 2022 Investor Daily (H)

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) meraih Predikat Kepatuhan Tinggi dalam kualitas pelayanan publik yang telah diberikan, atau berada dalam Zona Hijau dari Ombudsman Republik Indonesia. "Kemenkominfo menyampaikan terima kasih atas penghargaan dari Ombudsman RI. Predikat ini tentunya mendorong kami  untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kemenkominfo Hary Budiarto, yang juga menjadi Plh Sekretaris Jenderal Kemenkominfo. Mewakili Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate, saat menerima penghargaan, Hary menyampaikan, hasil penilaian itu juga menunjukkan apresiasi atas upaya jajaran Kemenkominfo untuk  menerapkan standar dan menjalankan administrasi pemerintahan yang baik. (Yetede)

Asaki Optimis Volume Produksi Industri Keramik Tumbuh 15%

Yuniati Turjandini 04 Jun 2022 Investor Daily (H)

Asosiasi aneka industri keramik Indonesia (Asaki) optimis, volume produksi industri keramik nasional bisa tumbuh 15% pada tahun ini. Optimisme ini didasarkan pada tren pemulihan ekonomi yang ditunjukkan oleh pertumbuhan  ekonomi Indonesia  pada kuartal  I-2022 yang mencapai 5,01%. Ketua Umum Asosiasi  Aneka Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto menerangkan, kinerja industri keramik  cukup baik, dimana tingkat utilisasi pada periode  Januari-Mei 2022 berada di level 75%. "Asaki optimis volume produksi industri keramik akan bertumbuh 15% pada 2022 ini, dengan target produksi  keramik memanfaatkan 475 juta -480 juta m2 dan tingkat utilisasi 85%" ucap Eddy kepada Investor Daily, Jakarta, Jumat (3/6). Industri keramik saat ini bahkan sudah m2 dengan memasuki zona ekspansif dimana pada 2021 ada tambahan kapasitas produksi baru sebesar 13 juta m2 dan 2022 ini ada ekspansi baru sebesar 35 juta m2 dengan total capex Rp 3 triliun. (Yetede)

Penggunaan dan Limbah Plastik Bakal Menggunung 3x Lipat

Yuniati Turjandini 04 Jun 2022 Investor Daily (H)

Dunia yang saat ini saja sudah kelimpungan  menghadapi polusi plastik ke depannya bakalan menghadapi situasi dimana penggunaan dan limbah plastik  menggunung hingga tiga kali lipat  dalam waktu kurang dari empat dekade.  Temuan dari organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (Organisaton for Economi Co-operation and Development/EOCD) ini dirilis pada Jumat (3/6). OECD menyatakan, produk si tahunan plastik berbasis bahan bakar fosil akan mencapai 1,2 miliar ton pada 2060. Pada periode yang sama, limbahnya bakal lebih dari satu miliar ton. Namun, kebijakan yang terkoordinasi secara global seperti saat itu, dapat sangat meningkatkan pangsa sampah plastik masa depan yang didaur ulang, dari 12% menjadi 40%. "Pencemaran plastik adalah salah satu tantangan lingkungan besar abad ke-21, menyebabkan kerusakan luas  pada ekosistem dan kesehatan manusia," ujar Kepala OECD Mathias Cormann, yang dilansir AFP. (Yetede)

Pilihan Editor