BAHAN BAKU OBAT : PEMERINTAH TEGAS TEKAN IMPOR
Pemerintah semakin serius memutus ketergantungan industri farmasi dalam negeri dari bahan baku impor dengan mengancam akan membekukan izin obat yang tidak menggunakan produk dalam negeri.
Ancaman tersebut disampaikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang menyebut hingga kini masih ada perusahaan farmasi yang tidak mengikuti arahan pemerintah terkait penggunaan bahan baku obat dalam negeri. Padahal, pemerintah telah mengupayakan transformasi layanan kesehatan dengan membangun pabrik bahan baku obat di dalam negeri untuk memutus ketergantungan terhadap barang impor yang selama ini mencapai 90%.“Ada yang tidak menurut? Ada. Dia masih mau impor [bahan baku obat]. Yang seperti itu nanti kami akan panggil, dan kalau tidak datang juga, kami freeze obat-obatan dari farmasi tersebut,” katanya, Kamis (2/6). Budi mengatakan, pemerintah tidak akan segan untuk melakukan audit terhadap perusahaan farmasi untuk mengetahui apakah masih ada yang mengimpor bahan baku obat yang saat ini sudah diproduksi di dalam negeri.
Dia pun menyebut selama ini industri farmasi nasional banyak mengimpor bahan baku obat dari China dan India dengan nilai hingga ratusan triliun rupiah. Untuk itu, pemerintah menargetkan setidaknya bisa mengambil alih 10% bahan baku obat impor dengan memproduksinya di dalam negeri. Meski begitu, Budi juga mengakui pihaknya masih mendapat laporan terkait rumitnya regulasi dan perizinan untuk mengandalkan pasokan bahan baku obat lokal. Untuk itu, dirinya menjanjikan Kementerian Kesehatan akan memfasilitasi perusahaan farmasi untuk memperoleh bahan baku obat.
Tags :
#FarmasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023